Home » Blog » Bisnis & UKM, Daily » Tolak Ukur Kesuksesan dan Cara Mengembangkan Usaha Martabak

Tolak Ukur Kesuksesan dan Cara Mengembangkan Usaha Martabak

·
13 menit
Cara Mengembangkan Usaha Martabak

Kuliner selalu menjadi topik menarik untuk dibahas dan digali lebih dalam.

Di Indonesia, ada jutaan jenis kuliner yang bisa kamu coba, mulai dari kuliner berat atau makanan pokok sampai dengan camilan yang bisa menemani kamu beraktifitas. 

Keragaman jenis kuliner inilah yang membuat bisnis kuliner kian menjanjikan, bukan hanya di Indonesia tapi juga dunia.

Salah satu camilan yang paling populer di masyarakat Indonesia adalah martabak.

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa ada dua jenis martabak yaitu martabak telor dan juga martabak manis. 

Meskipun memiliki cita rasa yang bertolak belakang, tapi keduanya masih sangat cocok jika dihidangkan secara bersamaan. 

Tingginya minat masyarakat Indonesia terhadap martabak membuat usaha martabak kian melaju pesat. 

Bahkan, akhir-akhir ini semakin banyak pengusaha martabak yang terus berinovasi dengan menghadirkan rasa dan varian baru pada martabak.

Berinovasi dan menyusun strategi untuk bisa terus berkembang merupakan hal wajib untuk setiap pengusaha, karena setiap harinya semakin banyak kompetitor yang hadir.

Lalu, bagaimana cara mengembangkan usaha martabak di tengah persaingan yang cukup ketat? 

Mari kita bahas selengkapnya di artikel ini.

Tolak Ukur Kesuksesan Bisnis Martabak

Memiliki usaha martabak yang selalu ramai belum menjamin kesuksesan sebuah bisnis martabak.

Hal ini dikarenakan tolak ukur kesuksesan dari bisnis martabak harus dilihat dari berbagai aspek yang bisa disebut juga sebagai Key Performance Indicator (KPI) bisnis martabak.

Iya, bukan hanya seorang karyawan saja yang memiliki KPI untuk penilaian, tapi bisnis juga.

Berikut ini adalah KPI yang bisa dijadikan tolak ukur sukses atau tidaknya bisnis martabak:


Persentase biaya modal

Pemilik usaha harus menghitung biaya modal sebagai persentase dari total pengeluaran bisnis.

Kamu juga bisa mengukurnya dengan menjumlahkan modal belanja mingguan dan bandingkan  angka tersebut dengan penjualan martabak mingguan.

Angka perbandingan antara modal dan pendapatan mingguan dapat berkisar dari 25 hingga 35 persen.


Penjualan mingguan.

Selanjutnya, kamu bisa membandingkan angka penjualan dari minggu ke minggu. Lihatlah apakah ada peningkatan penjualan di setiap minggunya. 

Apabila angka penjualan mingguan terus menanjak, maka bisnis martabak kamu berada dijalur yang tepat dan menguntungkan. 

Penjualan mingguan juga bisa menjadi indikator bagi kamu untuk mengembangkan usaha kamu, seperti membuka cabang lainnya.


Penjualan per konsumen

Setelah menghitung porsi martabak yang terjual, kamu juga bisa melakukan penghitungan terhadap jumlah konsumen. 

Meskipun hal ini mungkin belum banyak diterapkan karena sedikit lebih sulit dalam mencatatnya, namun percayalah data ini sangat berguna untuk kelangsungan usaha kamu.

Dengan mengetahui jumlah konsumen, kamu bisa mengetahui ada berapa konsumen yang kamu layani dalam sehari.

Kemudian kamu bisa membandingkan angka konsumen di setiap minggunya untuk melihat kurva jumlah konsumen.

Data ini juga berguna untuk melacak tren positif dan negatif di usaha martabak kamu. 


Memastikan Kebersihan dan Kualitas Bahan Makanan

Sudah menjadi kewajiban bagi setiap pelaku bisnis kuliner untuk memperhatikan kebersihan dan kualitas bahan makanan. 

Meskipun begitu, masih banyak saja yang lalai akan hal ini.

Apabila kau ingin bisnis martabak kamu kian berkembang, maka jadikanlah kedua hal ini sebagai hal utama yang harus kamu pertahankan.

Pada dasarnya, martabak dikenal sebagai jajanan kaki lima yang artinya tingkat kebersihan dari setiap produk sering dipertanyakan. 

Ya, berjualan di pinggir jalan dengan banyaknya kendaraan berlalu lalang tentu menjadi tantangan  tersendiri bagi para pemilik usaha martabak untuk menjaga kebersihan makanan. 

Namun percayalah, menjaga kebersihan makanan yang kamu sajikan bukan hanya bermanfaat untuk bisnis kamu tapi juga untuk para konsumen.

Martabak yang disajikan dengan bersih tentunya tidak akan mendatangkan ancaman penyakit seperti diare ataupun mual. 

Dengan menjaga kebersihan makanan maka kamu akan menjaga kepercayaan konsumen yang pada akhirnya akan kembali lagi dan lagi ke tempat usaha kamu.

Berikut ini beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menjaga kebersihan bahan makanan yang akan kamu olah:


Cuci dengan air mengalir

Tahukah kamu? 

Sering sekali kita menemukan pedagang kaki lima yang hanya menggunakan satu buah ember kecil untuk mencuci makanan ataupun alat makan. 

Metode seperti ini sama sekali tidak higienis karena kotoran akan menumpuk di ember tersebut. 

Jadi usahakan untuk menggunakan air mengalir


Bersihkan gerobak atau etalase secara berkala

Wajib hukumnya bagi pedagang untuk membersihkan gerobak atau etalasenya sebelum berjualan. 

Selain itu, apabila ada waktu senggang di sela-sela berjualan, tidak ada salahnya juga untuk membersihkan kembali.

Gerobak dan etalase yang bersih akan menghasilkan makanan yang berkualitas.


Cuci tangan

Sebagai pedagang, pastikan untuk rajin mencuci tangan sebelum mengolah pesanan pelanggan.

Hal ini terkesan sepele namun sangat berimbas terhadap rasa percaya pelanggan.


Selain itu, kamu juga harus memperhatikan kualitas bahan baku yang kamu gunakan untuk membuat martabak. 

Jangan mengubah bahan baku makanan hanya karena harga yang lebih murah ataupun dengan alasan untuk mendatangkan keuntungan lebih banyak. 

Mengubah bahan baku artinya kamu mengubah rasa dari makanan tersebut. 

Apabila rasa sudah berubah, maka bisa saja para pelanggan setia menyadari hal tersebut dan akan berpaling ke usaha yang mempertahankan cita rasa dan kualitas martabaknya.

Ingatlah, jumlah pemilik usaha martabak di Indonesia sangatlah banyak, jadi kamu harus sangat berhati-hati dan bersungguh-sungguh dalam mempertahankan cita rasa martabak buatanmu.


Manajemen Persediaan Bahan Baku yang Lebih Baik

Salah satu hal yang paling krusial di bisnis kuliner adalah mengatur bahan baku, karena apabila kamu tidak mengatur persediaan bahan baku dengan baik maka kerugian bisnis bisa saja menghantuimu. 

Pelacakan inventaris makanan pada usaha kuliner merupakan alat pencegahan kerugian dan ukuran profitabilitas untuk usaha kamu..

Perlu diingat bahwa apabila kamu tidak bisa melacak apa saja yang berkurang di inventaris kamu, maka kamu juga tidak bisa mengukur apa yang kamu dapatkan.

Berikut ini adalah tips dalam mengatur persediaan bahan baku:

Tentukan pokok jumlah bahan baku

Hal paling utama yang harus kamu lakukan adalah menghitung jumlah bahan baku yang harus kamu miliki. 

Hal ini akan menjadi tolak ukur utama dalam menentukan jumlah penambahan bahan baku yang harus ada di gudang. 

Sebagai contoh, dalam satu minggu kamu setidaknya menggunakan 30 kilogram telur, maka setiap awal minggu kamu harus menambah jumlah persediaan telur agar menyentuh angka 30 kilogram. 

Apabila pada akhir minggu kamu masih punya sisa telur 3 kilogram, maka kamu hanya perlu menambahkan 27 kilogram. 

Hal ini juga berlaku untuk seluruh bahan baku lainnya.


Gunakan Sistem

Di zaman sekarang para pebisnis telah mengandalkan sistem untuk membantu mereka dalam mengurus banyak hal, termasuk sistem inventori bisnis.

Tentu saja kamu bisa melakukan pencatatan secara manual, tapi itu akan membutuhkan lebih banyak waktu dan sangat merepotkan. 

Sebaiknya, carilah sistem yang sesuai dengan bisnis martabak dan gunakan sistem tersebut untuk mendukung kamu dalam mengelola stok bahan baku.


Atur Gudang Penyimpanan

Pengaturan pada gudang penyimpanan adalah kunci untuk dapat melacak dan mengatur bahan baku.

Gunakan label untuk setiap bahan baku, dan jangan lupa untuk menuliskan tanggal pembelian pada setiap wadah makanan. 

Hal ini tentunya sangat berguna untuk melihat batas kadaluarsa dari setiap bahan baku.

Jangan lupa untuk menyusunnya berdasarkan jenis, misalnya saja topping ataupun bahan baku. 

Hal ini untuk memudahkan kamu ketika mengambil bahan baku.

Pastikan juga untuk menggunakan ruang penyimpanan secara efisien, dan perhatikan suhu ruangan agar tidak membuat bahan baku rusak.

Lakukan juga pengecekan berkala untuk setiap bahan baku yang sudah kadaluarsa.


Adakan Pelatihan

Usaha martabak tentunya tidak dapat dijalankan hanya dengan satu orang, oleh karena itu kamu setidaknya butuh 1 atau dua orang untuk membantumu apabila baru memulai bisnis martabak. 

Pelatihan pada setiap karyawan sangatlah dibutuhkan, hal ini untuk memastikan bahwa karyawan memiliki cara dan tujuan yang sama dengan kamu. 

Jangan sampai terdapat perbedaan yang nyata antara martabak buatan kamu dengan martabak buatan karyawan kamu. 

Jika hal tersebut terjadi, maka usaha martabak kamu bisa terlihat tidak memiliki standarisasi dalam penyajian produk.

Kamu juga harus memberikan pelatihan dalam mengatur stok bahan baku, dan kalau perlu buatlah panduan dasar operasional yang bisa menjadi pedoman bagi para karyawan.


Terapkan Sistem FIFO

FIFO merupakan sistem wajib yang harus diimplementasikan pada bisnis terutama bisnis kuliner. 

FIFO merupakan singkatan dari First In First Out, yang artinya barang yang pertama kali masuk harus menjadi barang yang pertama kali keluar.

Menerapkan sistem FIFO akan menghindarkan bisnis kamu mengalami kerugian akibat rusaknya bahan baku di gudang.

Untuk dapat menerapkan FIFO dengan baik, kamu juga harus memastikan penyusunan barang di gudang telah sesuai dengan sistem FIFO ini. 

Pastikan barang yang baru masuk ke gudang selalu diletakkan di belakang atau di bawah barang yang sudah ada di gudang. 

Hal ini akan memudahkan karyawan ketika ingin mengambil barang dari gudang.

Jadi, ingatlah untuk melakukan pengorganisasian bahan baku ketika barang masuk ke gudang.


Konsisten

Konsistensi selalu menjadi sebuah kunci dari kesuksesan suatu hal, termasuk manajemen bahan baku. 

Pastikan untuk terus konsisten dalam menerapkan prosedur operasional bahan baku, meskipun di hari sibuk sekalipun.

Umumnya ketika bisnis sedang sibuk maka karyawan akan menjadikan alasan untuk melewati prosedur inti dalam manajemen bahan baku.

Jika hal ini sekali dilakukan, tidak dapat menutup kemungkinan hal tersebut akan terus berlanjut dan menjadi kebiasaan.

Alhasil sistem manajemen bahan baku standar tidak lagi diterapkan dan gudang akan menjadi berantakan.


Kurangi Sampah Dari Sisa-Sisa Bahan Baku Makanan

Pernahkah kamu melihat ada banyak makanan yang terbuang sia-sia? Padahal bukan karena rasanya yang tidak enak, tapi mungkin porsinya yang terlalu besar.

Sebagai pengusaha di bidang kuliner, khususnya martabak kamu harus meminimalisir kemungkinan banyak sampah yang dihasilkan dari martabak buatan kamu. 

Mengapa? 

Karena selain menjadi mubazir, sampah yang tercipta dari makanans secara berlebihan akan membawa dampak buruk terhadap lingkungan sekitar. 

Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk meminimalisir atau mengurangi sampah makanan:

Perhatikan Porsi

Seperti yang diungkapkan sebelumnya, memperhatikan porsi makanan untuk setiap hidangan sangatlah wajib. 

Terkadang mungkin para penjual martabak akan berlomba-lomba untuk memberikan porsi yang besar baik dari segi ukuran ataupun jumlah topping untuk menarik pelanggan. 

Hal ini tentu tidak salah dan seringnya efektif, tapi perlu diingat bahwa setiap manusia memiliki batas maksimal dalam mengkonsumsi makanan.

Sebagai contoh, keju yang banyak dalam sebuah martabak mungkin akan menarik perhatian dan nafsu makan ketika membelinya tapi terkadang orang akan berhenti makan pada potongan yang kedua. 

Mengapa? 

Karena mereka sudah terlalu kenyang ataupun merasa sedikit mual karena jumlah keju yang berlebih.

Alhasil akan banyak martabak yang tersisa dan berakhir di tempat sampah.


Buat Prediksi Pesanan

Sebelum mulai berjualan akan lebih bijak apabila kamu melakukan prediksi pesanan yang akan kamu jual hari ini. 

Hal ini sangat berguna untuk menentukan seberapa banyak kamu perlu membuat adonan martabak. 

Membuat adonan dalam jumlah yang sangat banyak tentulah sangat beresiko, karena hal tersebut akan membuka kemungkinan besar adonan akan terbuang sia-sia apabila tidak terjual hari ini. 

Mungkin adonan bisa dimasukkan ke dalam kulkas, tapi tentunya hal tersebut akan mengubah cita rasa. 

Sebaiknya, buat adonan yang sesuai dengan prediksi penjualan harian. 

Lebih baik kurang adonan karena bisa membuat adonan di tempat dibandingkan berlebihan.


Rutin Melakukan Stock Opname

Stock opname merupakan kegiatan evaluasi yang dilakukan untuk mengecek persediaan bahan baku di gudang penyimpanan.

Melakukan stock opname secara rutin juga bisa menghindarkan kamu dari membuang banyak bahan baku. 

Jangan menyimpan terlalu banyak bahan yang mudah busuk terlalu lama di gudang, karena pasti akan terbuang. 

Dalam bisnis martabak, salah satu bahan yang membutuhkan perhatian khusus adalah telur.

Ya, jika dibandingkan dengan bahan baku lainnya telur merupakan bahan baku yang paling beresiko cepat busuk. 

Oleh karena itu, belilah telur secukupnya agar stok telur di gudang terus berganti setiap harinya. 

Jangan karena tergoda harga murah apabila beli dalam jumlah banyak, tapi akhirnya kamu akan merugi karena banyak telur yang busuk dan tidak dapat digunakan.


Lakukan Pengomposan

Untuk sisa makanan yang tidak dapat digunakan, kamu bisa mempertimbangkan untuk melakukan pengomposan.

Beberapa bisnis makanan menggunakan kompos dari dapur untuk menyuburkan tanah di kebun buah dan sayuran atau sebagai pupuk alami.

Apabila kamu tidak bisa melakukan pengomposan secara pribadi, maka temukanlah jasa yang akan menampung limbah makanan kamu untuk dijadikan pupuk kompos.


Inovasi Produk Dikala Tren Diet Rendah Gula dan Karbohidrat

Masalah

Tahukah kamu? 

Meskipun kerap dicari namun sebenarnya jajanan pinggir jalan termasuk martabak dianggap tidak sehat untuk tubuh. 

Ya, jika berbicara jujur memang martabak bukan merupakan makanan yang sehat, bukan?

Bayangkan saja berapa banyak kandungan gula yang terdapat di satu suapan martabak manis?

Lalu berapa banyak minyak yang terkandung di dalam setiap gigitan martabak telur?

Belum lagi faktor kebersihan dan lain sebagainya yang dipercaya menambah ketidaksehatan hidangan martabak ini. 

Berikut ini adalah ancaman kesehatan yang akan kamu hadapi jika terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang tidak sehat:


Diabetes

Ancaman paling utama adalah diabetes atau juga bisa dibilang penyakit gula. 

Penyebab utama dari diabetes adalah apabila kandungan gula dalam darah kamu sangat tinggi. 

Penyakit diabetes sering menghantui siapapun yang gemar akan makanan manis, apalagi jika orang tersebut memiliki riwayat keluarga yang juga memiliki penyakit diabetes.


Obesitas

Jajanan pinggir jalan termasuk martabak dikenal memiliki jumlah lemak yang sangat banyak, oleh karena itu mengkonsumsi martabak terlalu banyak bisa menyebabkan obesitas.

Seperti yang kita ketahui bahwa obesitas merupakan awal dari berbagai penyakit kronis seperti penyakit jantung, radang sendi dan lain sebagainya.

Hal yang paling bijak yang bisa dilakukan oleh para penikmat makanan pinggir jalan adalah dengan konsumsi secukupnya


Merusak Hati dan Jantung

Tingginya kadar lemak dan natrium dalam junk food dan street food dapat berkontribusi pada penyakit jantung dengan meningkatkan kadar kolesterol darah dan berkontribusi pada pembentukan plak arteri. 

Tingginya kadar asam lemak trans yang ditemukan di banyak makanan cepat saji dan makanan cepat saji dapat menyebabkan timbunan lemak hati, yang seiring waktu dapat menyebabkan disfungsi hati dan penyakit.


Penyelesaian

Untuk menghindarkan konsumen martabak kamu dari penyakit-penyakit yang disebutkan di atas, kamu bisa lho membuat terobosan dengan menghadirkan martabak yang setidaknya sedikit lebih sehat. 

Berikut ini adalah beberapa langkah yang bisa kamu lakukan:

  • Gunakan lebih sedikit garam
  • Gunakan bahan-bahan yang lebih sehat, misalnya ubah tepung terigu menjadi tepung gandum.
  • Hadirkan varian sehat, misalnya martabak dengan topping buah-buahan.
  • Perhatikan porsi

Jangan Biarkan Cuaca Mengurangi Penghasilan Usaha Martabak

Tahukah kamu?

Setiap bisnis itu sering mengalami pasang surut, termasuk dengan bisnis martabak.

Ada musim dimana penghasilan pedagang martabak melonjak naik. 

Misalnya saja, ketika musim hujan. ‘

Ya, beberapa pihak setuju bahwa martabak sering dicari ketika musim hujan tiba.

Mengapa?

Hal ini dikarenakan ketika musim hujan tiba biasanya orang-orang akan cenderung cepat lapar ataupun sekedar ingin menyantap camilan.

Selain itu, martabak juga umumnya disajikan dalam kondisi hangat sehingga sangat cocok dikonsumsi ketika hujan.

Lalu, bagaimana cara mempertahankan penjualan ketika musim kemarau?

Berikan promosi

Untuk dapat mempertahankan penghasilan usaha martabak kamu, tidak ada salahnya untuk memberikan promosi seperti beli 2 loyang martabak manis gratis 1 martabak telur ataupun beragam promosi menarik lainnya. 

Orang-orang cenderung tertarik dengan kata-kata promosi.


Hadirkan varian yang sesuai

Di jaman sekarang varian martabak sangatlah banyak, oleh karena itu tidak ada salahnya kamu lakukan riset terkait varian apa yang sekiranya akan dicari oleh orang-orang ketika musim kemarau.

Mungkin saja kamu bisa mencoba martabak isi es krim, mungkin terdengar sedikit aneh tapi jika crepes saja ada yang isinya es krim, mungkin martabak juga bisa.


Berikan potongan harga

Satu lagi yang pasti menarik perhatian adalah potongan harga.

Ya, berikan potongan harga di periode-periode tertentu.

Hal ini dijamin ampuh untuk memikat pelanggan.


Perpanjang Siklus Pergantian Staf (Employee Retention)

Ada satu hal yang sangat penting untuk diingat ketika menjalankan bisnis di bidang kuliner, yaitu menahan angka pergantian staf.

Mengapa?

Untuk dapat bertahan dan terus berinovasi, sebuah usaha kuliner membutuhkan staf yang ahli dan handal di bidangnya.

Selain itu, pergantian staf yang terus menerus bisa saja mengubah cita rasa dari makanan yang ada di bisnis kamu.

Ya, seperti yang kita ketahui bahwa terkadang dengan resep makanan yang sama saja masih ada kemungkinan menghasilkan cita rasa yang berbeda jika diolah oleh orang yang berbeda.

Oleh karena itu, buatlah agar staf yang bekerja di toko martabak kamu menjadi merasa nyaman dan betah. 

Ingatlah bahwa memberikan kenyamanan kepada karyawan artinya memberikan dukungan untuk mereka bekerja lebih baik dan juga tulus dari hati.

Segala sesuatu yang dilakukan dengan hati tentunya akan mendatangkan hasil yang terbaik, bukan?


Kumpulkan dan Dengarkan Masukan Dari Pelanggan

Untuk dapat terus berkembang, kamu harus terbuka dengan pendapat dan masukan dari para pelanggan. 

Hal ini dikarenakan sebagai pengusaha terkadang kita tidak terlalu memperhatikan perubahan selera dari para pelanggan.

Dengan mendengarkan masukan dari para pelanggan, bisnis yang kamu jalani akan terus berinovasi dan berusaha memberikan pelayanan yang sesuai dengan apa yang pelanggan inginkan.

Cara Efektif Mengumpulkan Masukan

Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengumpulkan masukan dari para pelanggan:

Face to Face

Cara pertama adalah face to face atau dengan menanyakan pendapat secara langsung kepada pelanggan.

Hal ini bisa kamu lakukan ketika pelanggan sedang menunggu pesanan martabak mereka dibuat. 

Jangan lupa untuk mempersiapkan daftar pertanyaan terlebih dahulu supaya tidak ada pertanyaan yang terlewat.

Selain itu, jangan lupa untuk mencatat semua jawaban dari pelanggan dengan jelas, ya!


Mengisi form

Cara berikutnya adalah dengan menyediakan formulir untuk diisi oleh para pelanggan.

Buatlah daftar pertanyaan yang tidak terlalu banyak tapi cukup jelas.

Hal ini karena biasanya pelanggan cenderung enggan ketika melihat daftar pertanyaan yang terlalu banyak sejak awal.

Selain itu kamu juga bisa memberikan formulir dalam bentuk pilihan ganda ataupun essay, karena semua ini tergantung dari respon seperti apa yang kamu harapkan dari pelanggan.


Melalui Aplikasi

Di era digital seperti sekarang ada baiknya jika kamu memanfaatkan aplikasi untuk mengembangkan bisnis kamu. 

Melalui aplikasi, para pelanggan akan lebih mudah untuk memesan produk kamu dan juga bisa memberikan rating dan masukan secara langsung.

Sangat praktis, bukan?


Melalui Sosial Media

Pengguna sosial media selalu bertambah setiap harinya, oleh karena itu tidak heran jika banyak bisnis menggunakan sosial media sebagai media pemasaran ataupun media untuk berkomunikasi dengan pelanggan secara langsung. 

Buatlah sosial media untuk bisnis martabak kamu, kemudian buat unggahan yang menanyakan tentang kepuasan pelanggan akan pelayanan dan cita rasa dari produk kamu.


Pertanyaan yang Harus Ditanyakan

Berikut ini adalah beberapa daftar pertanyaan yang bisa kamu tanyakan ke pelanggan:

  1. Bagaimana kamu mengetahui tentang toko kami?
  2. Kapan kamu pertama kali mengunjungi toko kami?
  3. Apakah lokasi toko kami mudah dijangkau?
  4. Apakah kamu ingin berkunjung lagi ke toko ini?
  5. Seberapa besar kemungkinan kamu akan merekomendasikan restoran ini kepada keluarga atau teman kamu? 
  6. Bagaimana kamu menilai kualitas makanan di toko kami?
  7. Apakah ada sesuatu yang menurut kamu harus ada di daftar menu?
  8. Bagaimana cita rasa makanannya?
  9. Bagaimana kamu menilai variasi pilihan pada menu?
  10. Bagaimana kecepatan penyajian di toko kami?

Perhatikan Review Online dan Fake Reviews

Kecanggihan teknologi membuat hampir seluruh kegiatan menjadi mudah, termasuk ketika ingin mencari tempat makan. 

Ya, dengan kecanggihan teknologi yang ada kita bisa dengan bebas mencari restoran ataupun kedai martabak hanya dengan menggunakan smartphone saja. 

Biasanya, nama restoran akan muncul bersamaan dengan lokasi, menu dan juga rating dari para pelanggan sebelumnya. 

Nah, sebagai pemilik bisnis sudah sepatutnya kamu memperhatikan bagaimana rating dan review online para pelanggan terhadap toko kamu. 

Perlu dipahami bahwa terkadang ada banyak review yang mungkin kurang enak dibaca, tapi hal ini sebaiknya kamu jadikan masukan untuk mengembangkan bisnis kamu ke arah yang lebih baik lagi. 

Namun perlu kamu ketahui, bahwa terkadang juga ada banyak review palsu atau fake reviews di internet. 

Maksudnya adalah mungkin saja ada pihak-pihak yang ingin menjatuhkan rating kedai kamu di internet.

Pihak ini bisa saja kompetitor ataupun orang iseng. 

Ya, ada banyak orang iseng yang kerap merugikan pejuang bisnis seperti kamu.

Lalu, bagaimana cara menanggapi fake reviews? 

Caranya adalah dengan menuliskan review positif namun apa adanya untuk menampik komentar-komentar buruk.

Ingat, jangan membalas review kasar dengan komentar yang kasar juga, ya!

Selain itu, cara terbaik untuk mendapatkan rating dan review bagus adalah dengan mempertahankan kualitas martabak kamu.

Jika sudah begitu, secara otomatis rating kamu di internet akan terus baik.


Ikut Berpartisipasi Dalam Event / Festival

Salah satu cara paling efektif untuk mengembangkan bisnis martabak kamu adalah dengan mengikuti festival makanan. 

Di Indonesia sebenarnya cukup banyak festival makanan yang terbuka bagi pemilik bisnis UMKM.

Salah satu yang paling terkenal mungkin festival jajanan bango.

Apabila kamu memiliki kesempatan untuk mengikuti festival ini atau mungkin beragam festival lainnya, maka jangan ragu-ragu untuk menunjukkan kelebihan apa yang dimiliki oleh martabak kamu.

Selain itu, berikanlah harga spesial dan hadiah-hadiah menarik agar pelanggan datang ke booth kamu. 

Ingatlah, berjualan di festival juga merupakan langkah pemasaran yang sangat efektif jadi tidak masalah jika kamu harus mengeluarkan modal sedikit lebih banyak.

Anggap saja biaya tersebut termasuk biaya pemasaran.


Social Media Marketing

Kehadiran sosial media di tengah-tengah masyarakat dunia sudah tidak dapat terelakan. 

Hampir setiap harinya sosial media kerap dipenuhi dengan beragam aktivitas setiap penggunanya. 

Selain itu, jumlah sosial media pun kerap bertambah dan beberapa sosial media yang paling banyak digunakan adalah instagram dan twitter.

Instagram merupakan sosial media yang memungkinkan kamu untuk mengunggah momen dalam bentuk unggahan foto ataupun video yang dilengkapi dengan caption. 

Sedangkan twitter diperuntukkan bagi mereka yang lebih suka menggambarkan momen melalui kata-kata. 

Ramainya pengguna media sosial membuat para pemilik bisnis kerap melirik sosial media sebagai sarana promosi. 

Ya, memang pemasaran melalui sosial media atau yang juga dikenal sebagai social media marketing terbilang cukup efektif.

Berikut ini adalah cara yang bisa kamu lakukan untuk mengimplementasikan social media marketing:

  • Buat akun resmi bisnis kamu di beberapa social media
  • Hadirkan konten yang menarik
  • Buat jadwal yang pasti untuk mengunggah konten
  • Hadirkan juga konten interaktif
  • Apabila diperlukan, buat kuis ataupun give away
  • Bekerja sama dengan influencer untuk mempromosikan akun media sosial bisnis kamu
  • dll

 

Keuntungan mengimplementasikan social media marketing:

  • Brand awareness
  • Up to date terhadap kondisi dan selera konsumen
  • Murah dan efisien
  • Bisa digunakan kapan saja
  • Interaksi secara langsung oleh pelanggan
  • Meningkatkan traffic organic

 

Pastikan Sudah Terdaftar di Marketplace

Kehadiran marketplace sangat membantu para pebisnis lokal, karena melalui marketplace bisnis kamu bisa lebih mudah dikenal oleh pelanggan dari berbagai lokasi. 

Untuk itu, jangan ragu untuk mendaftarkan bisnis kamu di marketplace, ya!

GrabFood

Cara daftar GrabFood:

  • Siapkan semua dokumen legal yang dibutuhkan seperti KTP, NPWP, dan buku rekening
  • Siapkan juga foto dan deskripsi lengkap produk yang kamu akan kamu jual di aplikasi
  • Lakukan pendaftaran di sini.
  • Kamu akan menerima email konfirmasi setelah melengkapi formulir pendaftaran, kemudian klik verifikasi pada email yang dikirimkan GrabFood
  • Isi informasi lengkap tentang restoran
  • Baca dan tanda tangani kontrak antara kamu dengan GrabFood
  • Lakukan verifikasi bisnis kuliner kamu
  • Aktivasi akun OVO 
  • Proses training

GoFood

Cara bergabung dengan GoFood:

  • Siapkan semua dokumen legal yang dibutuhkan seperti KTP, NPWP, dan buku rekening
  • Siapkan juga foto dan deskripsi lengkap produk yang kamu akan kamu jual di aplikasi
  • Lakukan pendaftaran di sini.
  • Kamu akan menerima email konfirmasi setelah melengkapi formulir pendaftaran, kemudian klik verifikasi pada email yang dikirimkan GoFood
  • Isi informasi lengkap tentang restoran seperti menu, deskripsi dan harga.
  • Lakukan verifikasi akhir akun GoBiz

ShopeeFood

Saat ini ecommerce Shopee sudah memiliki layanan pesan antar makanan yaitu ShopeeFood.

Untuk dapat bergabung sebagai merchant di sini, berikut adalah beberapa langkah mudah yang bisa kamu lakukan.

  • Siapkan dokumen yang dibutuhkan sesuai dengan jenis merchant
  • Lengkapi formulir pendaftaran dengan data yang benar
  • Tunggu hingga tim dari ShopeeFood melakukan konfirmasi melalui telepon ataupun email
  • Tim ShopeeFood akan mengirimkan formulir kelengkapan dokumen dan juga Perjanjian Kerja Sama
  • Pastikan untuk mengisi seluruh data dengan sesuai dan lengkapi dokumen yang dibutuhkan dalam bentuk soft copy
  • Tunggu sampai dengan 15 hari kerja sampai tim Shopee Food mengunjungi toko kamu
  • Tim ShopeeFood akan memberikan stiker QR code dan juga membantu kamu untuk aktivasi
  • Toko kamu sudah terdaftar di ShopeeFood

Franchise-kan Merk Martabakmu

Mengembangkan bisnis secara mandiri memang sangat sulit, oleh karena itu banyak bisnis yang akhirnya memilih jalan franchise. 

Dengan mendaftarkan merek martabak kamu sebagai usaha franchise, maka peluang nama martabak kamu untuk lebih dikenal akan semakin besar.

Selain itu, pertumbuhan cabang juga akan semakin cepat. 

Lalu, apa lagi kelebihan dari mendaftarkan merek martabak sebagai usaha franchise?

  • Mempermudah ekspansi 
  • Menggunakan modal pihak lain untuk mengembangkan bisnis
  • Menambah sumber pemasukan, karena kamu akan mendapatkan fee dan royalti.
  • Mempercepat proses penguasaan pasar di bisnis sejenis

 

Itulah berbagai cara dan langkah yang bisa kamu implementasikan untuk mengembangkan bisnis martabak kamu. 

Apabila kamu membutuhkan dana lebih untuk mengembangkan bisnis, KoinBisnis dari KoinWorks memberikan penawaran pinjaman usaha sampai dengan Rp. 2 Miliar dengan syarat mudah dan bunga rendah. 

Pelajari selengkapnya tentang KoinBisnis di sini. 

Gina Valerina
Beware of little expenses, a small leak will sink a great ship - Benjamin Franklin

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​