Bingung Harga Emas Naik Turun? Ini 5 Alasannya! – Banyak yang bilang kalau emas adalah investasi aman karena harganya cenderung stabil. Di Indonesia sendiri, emang masih jadi pilihan populer untuk berinvestasi.

Selain karena diklaim harganya lebih stabil dari mata uang, emas juga menjadi pilihan investasi yang mudah dipahami.

Baca juga: Harga Emas Hari Ini: Kamis, 22 Agustus 2019

Untuk bisa memulai investasi juga mudah, Anda hanya perlu datang ke gerai logam mulia atau Antam lalu beli emas dengan karat sesuai keinginan.

Sebenarnya, untung yang dihasilkan memang tidak sebanyak jika Anda melakukan investasi saham. Namun, tak menutup fakta bahwa masih banyak orang yang menyimpan emas untuk investasi jangka panjang.

Tapi sayangnya, engga banyak orang yang tahu kalau emas juga bisa naik dan turun lho harganya. Ada beberapa faktor pemicu yang bisa membuat harga emas naik-turun.

Yuk, disimak 5 faktor yang menjadi pemicu harga emas naik dan turun ini!


Bingung Harga Emas Naik Turun? Ini 5 Alasannya!

1Kebijakan Moneter

amerika - the fed - emas

Faktor pertama yang bisa memicu harga emas naik atau turun adalah adanya kebijakan moneter yang diambil oleh The Fed, bank sentral Amerika Serikat.

Kebijakan moneter sendiri adalah kebijakan dalam menaikkan atau menurunkan suku bunga.

Baca Juga: 3 Konsep Dasar Investasi yang Perlu Diketahui Oleh Para Pemula

Nah, kalau The Fed menurunkan suku bunga, potensi harga emas naik bisa saja terjadi. Hal ini dikarenakan, mata uang dolar tidak lagi menjadi menarik soalnya akan ada banyak orang cenderung berinvestasi dalam bentuk emas. Begitupun sebaliknya.


2Nilai Tukar US Dollar

investasi-dollar-

Pergerakan dolar Amerika Serikat sangat memengaruhi turun dan naiknya harga emas, lho. Hal ini menyambung dengan poin sebelumnya, bahwa kebijakan naik turunkan suku bunga oleh The Fed sangat berpengaruh.

Jadi, ketika The Fed menurunkan suku bunga dan harga emas menjadi naik, maka akan berdampak kepada pergerakan dolar. Di mana, nilai dolar akan menjadi melemah.

Baca Juga: 5 Pilihan Investasi Saat Rupiah Mengalami Pelemahan

Korelasi negatif bisa terjadi dari hubungan nilai tukar US dollar dengan harga emas yang sedang berlaku.

Bila dolar Amerika melemah, harga emas akan naik. Sedangkan, jika dolar Amerika menguat, harga emas menjadi turun.

Maka dari itu, Anda bisa sempatkan diri membaca berita tentang perkembangan ekonomi dunia agar berinvestasi emas lebih maksimal.


3Jumlah Produksi Emas Dunia

emas-investasi-perhiasan

Semakin sulitnya emas ditambang, tentu saja harga emas dipasaran akan karena emas mengalami kelangkaan.

Apalagi, jika permintaan emas semakin terus meningkat, tentunya akan jauh lebih mahal lagi karena penambang harus mengggali lebih dalam.

Baca Juga: 5 Tips Investasi Emas untuk Pemula Biar Anda Makin Pro!

Nah, jika hal ini terjadi Anda sebenarnya bisa lho, mencari alternatif lain selain investasi emas, seperti Peer-to-Peer Lending (P2P) dari KoinWorks yang sudah diawasi dan terdaftar Otoritas Jasa Keuangan.

Jika Anda belum familiar, Peer-to-Peer Lending (P2P) adalah marketplace yang menghubungkan pendana dan Peminjam. Nantinya, pendana akan manyalurkan dana yang dimiliki kepada peminjam. Dana tersebut biasanya digunakan peminjam untuk mengembangkan bisnis atau menjalani pendidikan formal maupun non-formal.

Jika tertartik, di KoinWorks Anda bisa langsung mulai berinvestasi hanya dengan Rp100.000 dan berlaku kelipatannya. Selain itu, tawaran imbal yang dihasilkan juga besar lho, yaitu hingga 21,32%.


4Inflasi

pengaruh peningkatan inflasi terhadap uang

Satu lagi faktor yang memengaruhi harga emas adalah Inflasi. Ya, inflasi yang cenderung tinggi tentunya akan mendorong pergerakan emas. Jadi, jika inflasi meningkat maka nilai emas juga akan mengikuti.

Emas biasanya digunakan sebagai lindung nilai atau hedhe terhadap inflasi. Maksudnya adalah, dengan adanya inflasi nilai uang yang dimiliki jadi turun, nah menyimpan uang dalam bentuk emas bisa menjaga nilainya.

Faktor itulah, yang membuat emas semakin digandrungi banyak orang dan mendapat tempatnya sendiri seiring dengan adanya laju inflasi.

Baca Juga: 5 Cara Menganalisis Potensi Pasar

Tapi, Anda juga harus waspada jika bank sentral menaikkan suku bunga untuk menahan inflasi. Kalau suku bunga dinaikkan, inflasi cenderung menurun dan akan diikuti dengan penurunan harga emas, karena mata uang saat itu lebih berharga daripada emas.


5Isu-isu yang Terjadi di Dunia

Pergerakan harga emas yang turun-naik, juga bisa terjadi karena adanya isu global yang terjadi. Contohnya, seperti saat adanya Brexit (keluarnya Inggris Raya daru Uni Eropa) yang mengakibatkan para investor panik dan mulai memborong emas dalam jumlah besar.

Situasi seperti di atas, tentunya membuat para investor merasa situasi ekonomi global tidak pasti dan tentu berdampak negatid terhadap pergerakkan saham.

Jadi, daripada kehilangan uang dalam jumlah banyak di saham, mereka akan mengamankan dananya dalam bentuk emas.

Emas yang menjadi aset safe haven akan memberi efek psikologis ke pasar saham. Hasilnya akan ada lebih banyak lagi investor yang beralih ke emas dan harga emas meningkat.

Baca Juga: 5 Hal Seharusnya Tidak Dilakukan Investor Jika Ingin Imbal Hasil yang Optimal

Setelah membaca artikel di atas, tentunya sekarang Anda sudah lebih paham terhadap faktor-faktor apa saja yang memicu naik turunnya harga emas.

Kalau dilihat, faktor pemicu yang ada sangat berhubungan dengan perkembangan atau kejadian di seluruh dunia. Maka sebagai saran, sering-seringlah Anda untuk melek berita International, agar bisa lebih sensitif dalam mengetahui informasi yang ada.

Jadi jangan asal berinvestasi, tapi Anda juga harus tahu bagaimana keadaan instrumen investasi pilihan Anda di pasar agar hasil yang diinginkan bisa didapatkan. Selamat berinvestasi!


Hitung Efek Compounding Investasi Anda

Investasi Awal:
Investasi Bulanan:
Suku Bunga per Tahun (%):
Jangka Waktu (Tahun):



Total Investasi:
Future Value:
Bunga Keuntungan:
Daftar Dapat 150.000

(*) KOIN, Khusus Pendaftar Baru


Download Aplikasi KoinWorks

apple app store iosgoogle play store android app

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.