Home » Blog » Bisnis & UKM, Daily » Tips Manajemen Karyawan dalam Bisnis Martabak

Tips Manajemen Karyawan dalam Bisnis Martabak

·
3 menit

Apapun bisnisnya, manajemen karyawan sangat penting untuk diperhatikan.

Tidak terkecuali untuk bisnis martabak.

Bagi kamu yang memiliki bisnis martabak dan ingin “go professional”, kamu wajib memperhatikan sistem human resource kamu.

Berikut ini adalah beberapa kesalahan dan tips atau solusi untuk meningkatkan manajemen karyawan dan human resource bisnis kamu. 

Sebelumnya, yuk, kita kenali beberapa hal terkait manajemen karyawan terlebih dahulu.


Kesalahan yang umum dilakukan dalam manajemen karyawan bisnis martabak 

Ketika kamu memiliki bisnis martabak kecil, mungkin kamu berpikir kamu tidak perlu repot masalah human resource.

Padahal, jika kamu melakukan banyak kesalahan, pada akhirnya akan sulit bagi bisnis kamu untuk berkembang.

Nah, berikut ini adalah kesalahan umum yang sering kali terjadi dalam bisnis makanan yang bisa berdampak sangat fatal.

Apa saja?

Ini dia ulasannya. 

Proses rekrutmen yang kurang diperhatikan 

Banyak pelaku bisnis kecil terutama bisnis makanan, termasuk bisnis martabak, yang melakukan kesalahan ini.

Meskipun kamu hanya memiliki satu tempat usaha untuk menjual martabak kamu, mencari orang yang tepat tetap wajib dilakukan.

Mengapa? Karena satu orang ini mungkin bisa menjadi ladang rezeki kamu atau bisa juga menjadi penghambat pertumbuhan bisnis kamu. 

Untuk mendapatkan pegawai di bisnis martabak kamu, akan lebih baik jika kamu memulainya dengan memposting job description yang jelas.

Membuat job description yang buruk dapat menarik kandidat yang kurang tepat. 

Selain itu, jangan terburu-buru.

Proses rekrutmen yang terburu-buru bisa menghambat perkembangan bisnis kamu.

Tidak membuat aturan resmi berkaitan dengan pekerjaan 

Setiap pegawai harus memiliki tanggung jawab mereka.

Tanggung jawab ini dilakukan sesuai dengan aturan yang kamu buat sebagai pemilik.

Akan tetapi, banyak pemilik bisnis kecil seperti bisnis martabak yang kurang memperhatikan masalah ini.

Banyak dari mereka yang hanya memberikan aturan secara lisan saja. 

Aturan secara lisan tidak mengikat, dan sering kali dilupakan seiring dengan berjalannya waktu.

Hal ini mungkin akan berdampak buruk pada manajemen pegawai kamu.

Mulai malas, kurang bersemangat, dan hal-hal lainnya.

Membuat aturan secara resmi dan tertulis menjadi jaminan antara kamu dan pegawai kamu mengenai apa yang benar dan apa yang salah dalam pelaksanaan tugas dan haknya. 

Oleh karena itu, jangan lupa untuk membuat aturan yang resmi dan tertulis untuk memastikan pekerja bisa menyelesaikan pekerjaannya dengan baik.

Jangan lupa untuk mengupdate buku pegangan pegawai kamu jika memang sudah waktunya diperbaharui. 

Tidak ada training pegawai 

Pegawai yang baru atau belum memiliki pengalaman buta dengan apapun yang ada di hadapannya.

Ketika mereka tidak mengetahui apa yang mendasar yang harus mereka lakukan, maka mereka akan melakukannya dengan ala kadarnya.

Mungkin mereka paham mengenai skill dasar pekerjaan mereka.

Akan tetapi, pegawai yang tidak mendapatkan training soft skill biasanya akan kurang memahaminya.

Padahal, sebagai pegawai bisnis martabak, soft skill berupa kemampuan bicara, keramahan, dan customer service yang baik akan sangat diperlukan.

Oleh karena itu, masalah training memang harus benar-benar kamu perhatikan. 

Masalah performa yang tidak didokumentasikan

Hal lain yang sering menjadi masalah dalam sistem pegawai di bisnis martabak adalah masalah performa yang tidak didokumentasikan.

Sangat penting bagi kamu untuk selalu mendokumentasikan kinerja maupun kesalahan yang dilakukan oleh pegawai kamu.

Hal ini sangat penting untuk mengetahui apakah pegawai kamu sudah terlalu banyak melakukan kesalahan atau tidak. 

Terkadang banyak pemilik bisnis yang menyelesaikan kontrak secara emosional karena kesalahan yang terlalu banyak.

Ketika kamu sebagai pemilik bisnis mendokumentasikan semua kesalahan pegawai, akan lebih mudah melakukan tracking kesalahannya dan mengetahui kapan waktu yang tepat untuk mengakhiri kontrak secara profesional.

Selain itu, dengan adanya dokumentasi kesalahan yang dimiliki oleh pegawai, kamu juga bisa memperbaiki dirinya terlebih dahulu.

Dengan cara ini, kamu bisa mendapatkan performa yang lebih baik dari para pegawai dan tentunya mengenai bisnis yang kamu miliki.


Cara meningkatkan performa pegawai bisnis martabak  

Untuk menaikkan performa pegawai kamu, ada 3 cara yang bisa kamu lakukan, yaitu:

Berikan poin penting dari evaluasi pegawai secara jelas di awal tahun 

Untuk meningkatkan performa pegawai kamu, salah satu cara utama yang perlu kamu lakukan adalah memberikan poin penting evaluasi di tiap awal tahun.

Sebelum kamu memberikan poin evaluasi ini lakukan analisis mengenai apa yang sudah baik dan hal apa yang perlu ditingkatkan dalam pelayanan bisnis kamu. 

Dengan memberikan poin penting evaluasi, akan lebih mudah bagi kamu untuk menerapkan boundaries atau batasan pada pegawai kamu.

Dari sini, jika ada pegawai yang membangkang, kamu bisa memberikannya poin kesalahan.


 Gunakan tone yang tepat 

Ketika kamu bicara dengan pegawai kamu, pastikan kamu bicara dengan tone yang tepat.

Akan lebih baik jika kamu menyampaikan pesan kamu dengan cara yang positif.

Pastikan kamu berkonsentrasi pada kekuatan dan pencapaian dari pegawai kamu.

Selain itu, tunjukkan apresiasi  untuk bisa meningkatkan performa bisnis kamu.

Hindari bicara tentang uang 

Ketika sedang bicara dengan karyawan, pastikan kamu menghindari bicara mengenai uang atau menjanjikan performa dengan embel-embel bonus dan uang.

Hal ini harus kamu hindari untuk mencegah ekspektasi yang tidak sesuai dengan dari kenyataan. 

Perhatikan hal-hal mengenai kenyamanan pegawai 

Selain menuntut pegawai untuk melakukan hal sesuai dengan apa yang kamu inginkan, kamu juga harus memperhatikan hal lain yang berhubungan dengan hak pegawai kamu.

Jangan lupa bahwa untuk membuat karyawan loyal, kebutuhan mereka harus tercukupi.

Oleh karena itu, pastikan kamu memberikan gaji yang sesuai, memperhatikan keamanan dan juga memberikan jaminan kesehatan bagi karyawan kamu. 

Akan lebih baik lagi jika kamu memberikan keuntungan bagi karyawan yang berhubungan ,dengan hal-hal penting, misalnya seperti bonus performa, dan lain-lain. 


Jika kamu memang ingin memiliki bisnis yang profesional dan berkembang, hal-hal di atas wajib untuk kamu perhatikan.

Demikian informasi yang bisa kami berikan, semoga informasi yang kami sampaikan di atas bisa bermanfaat untuk kamu yang sedang ingin merombak hal-hal yang berhubungan dengan manajemen kepegawaian di dalam bisnis kamu.

Miko
Dengan tulisan, Miko bisa membagikan banyak hal positif. Berkontribusi dalam pengembangan pengetahuan para pembaca membuatku bahagia.

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​