#PinjamPangkalKaya – Naikkan Penjualan 2x Lipat dengan Pinjaman

PinjamPangkalKaya

Siapa bilang pinjaman itu menandakan tidak berhasilnya suatu bisnis? Di artikel bertajuk #PinjamPangkalKaya ini KoinWorks bakal mengajak kamu untuk sama-sama belajar dari mereka yang sukses di bisnisnya berkat pinjaman.


Baru-baru ini Forbes Indonesia baru saja mengeluarkan daftar 30 Under 30 class of 2021 yang merupakan bintang, enterprenuer, dan pemimpin cemerlang yang berusia di bawah 30 tahun. Jessica Lin, co-founder dari Everwhite, merupakan salah satu figur yang masuk ke dalam jajaran 30 orang muda yang berpengaruh di Indonesia.

Everwhite sendiri merupakan salah satu pelopor brand lokal pada industri kecantikan, khususnya skincare, di Indonesia. Berangkat dari pengalaman yang didapatkan saat bekerja untuk salah satu E-commerce Beauty di Indonesia, Jessica memiliki ide untuk membuat merek kecantikan lokal. Saat itu produk-produk kecantikan yang ada di Indonesia masih didominasi produk dari luar negeri. Melihat hal tersebut, Jessica terdorong untuk memajukan industri kecantikan Indonesia.

Saat ini Everwhite memasuki usianya yang kelima dan sudah mendapatkan nama yang besar hingga ekspansi ke pasar Singapore. Di balik wajah kesuksesan Everwhite, sama seperti pengusaha lain yang baru memulai bisnis, Jessica mengaku pernah mengalami kesulitan dan keterbatasan untuk memulai usahanya. Lantas, bagaimana cara Jessica  menjadikan keterbatasannya pada saat itu sebuah peluang yang menghasilkan keuntungan miliaran rupiah? Yuk, kita belajar bareng dari Jessica dalam perjalanannya untuk mengembangkan Everwhite.

Meningkatkan Produksi Barang dengan Pinjaman Tanpa Agunan

Saat pertama kali merintis bisnisnya, Jessica masih menyandang status sebagai pegawai di tempatnya bekerja saat itu. Bisnis yang Ia mulai dengan sistem maklon ini, pernah mengalami tantangan yang cukup dilematis. 

Di awal peluncurannya, Everwhite sudah menunjukkan perkembangan yang sangat baik. Barang yang sudah ia pasarkan tersebut ternyata terjual habis dalam waktu dua bulan saja. Hal ini mengharuskan Jessica untuk memproduksi produk Everwhite untuk penjualan berikutnya. Dengan posisinya sebagai karyawan saat itu, tentu produksi dengan jumlah dua kali lipat dari jumlah sebelumnya jadi suatu dilema tersendiri. Modal yang dimiliki saat itu sangat terbatas, sehingga harus memikirkan cara lain agar bisnisnya tidak terputus tepat setelah produksi pertamanya.

Kebutuhan modal dengan cepat membuat Jessica untuk memberanikan diri mengajukan KTA (Kredit Tanpa Agunan) yang syarat dan prosesnya lebih mudah dan cepat dibandingkan kredit dengan agunan. Setelah mendapatkan tambahan modal dari pengajuan KTA, Jessica langsung melakukan pembayaran kepada pihak pabrik untuk dapat memproduksi Everwhite dengan jumlah dua kali lipat dari produksi semula.

 

Melakukan Perhitungan Pinjaman Secara Terperinci

Mengajukan pinjaman memang bisa menjadi momok tersendiri bagi pebisnis baru, apalagi kalau membayangkan besarnya bunga, risiko gagal bayar, dan blacklist dari penyedia pinjaman bisa kredit macet. Sebelum mengajukan pinjaman Jessica mengaku untuk melakukan perhitungan secara terperinci.

Menurut Jessica, sebelum memutuskan untuk meminjam, kita harus menghitung semua faktor-faktor dalam bisnis kita. Mulai dari penghasilan dari penjualan saat launching, berapa modal yang dibutuhkan, dan perkiraan penghasilan yang akan didapatkan jika melakukan produksi dalam jumlah yang lebih banyak.

Harus kayak dibuat budget dulu, jangan kayak ‘Oh, butuh duit nih buat expand, buat bikin lagi, gitu kan’, tapi tidak ngga gambaran ke depannya tiap bulan rencana targetnya bisa menghasilkan uang berapa,” ungkap perempuan yang mengidolakan Jack Ma ini. 

Biar kita bisa tahu, nih, kita bisa bayar apa ngga gitu. Kalau misalkan pinjam uang segini, tapi ternyata hitung-hitung dari kita ngga bisa menghasilkan uang dan tidak bisa bayar cicilan, berarti ngga efektif, kan?” lanjutnya saat ditanya mengenai tips sebelum mengajukan pinjaman.

 

Baca Juga: 3 Tahapan yang Harus Anda Jalani Sebelum Melakukan Ekspansi Bisnis

 

Penjualan Online Membantu Perputaran Uang yang Lebih Cepat

Dalam memasarkan dan menjual Everwhite, Jessica lebih memprioritaskan pada online channel. Everwhite juga menggunakan penjualan offline, namun bila dibandingkan dengan penjualan online, jumlah dari penjualan offline ini terbilang kecil.

Dulu sebelum pandemi perbanding offline dan online bisa 40:60, karena pandemi turun banget untuk offline-nya. Mungkin sekitar bisa 30:70 kali,” demikian ucap Jessica.

Jessica berkata bahwa dengan penjualan online bisa mendapatkan pembayaran terlebih dahulu sebelum barang dikirim. Dalam penjualan offline dengan menitipkan barang di gerai-gerai tertentu, Everwhite harus menyepakati ToP (Terms of Payment) dengan pemilik gerai. Hal ini terkadang bisa menyebabkan kurang lancarnya aliran arus uang. Pembayaran dari offline baru dapat diterima satu hingga dua bulan kemudian sejak barang masuk di gerai offline.

Dengan menitikberatkan pada channel online, uang tunai yang didapatkan bisa lebih besar dan bisa diputar dengan lebih cepat untuk ongkos produksi, marketing, dan lainnya. 

 

Baca juga: 5 Tips Meningkatkan Penjualan Bisnis Online

 

Putar Hasil Penjualan untuk Keuntungan yang Lebih Besar

Jessica juga memberikan tips bagi kamu yang baru mau memulai bisnis atau sedang dalam tahap pengembangan bisnis, “Tips-nya yang pasti uangnya jangan diambilin terus, sih. Jadi bener-bener harus digulung terus. Kayak aku biasa, dari awal sampai sekarang selalu ambil gaji bulanan yang dipakai untuk keperluan sehari-hari. Sisanya itu bener-bener digulung buat ekspansi lagi, buat gedein lagi, buat kembangin bisnisnya lagi gitu.”

Untuk sampai pada tahap ini, Jessica berkata bahwa sangat penting untuk melakukan perincian rencana bisnis , khusunya perincian keuangan. Dengan sistem perputaran uang yang terperinci, modal yang dapat digunakan dalam bisnis otomatis akan bertambah, sehingga bisnis yang kamu jalankan bisa terus ekspansi dan bertambah besar.


Gimana sobat KoinWorks, kamu juga ingin sukses seperti brand Everwhite milik Jessica, tapi masih bingung harus dapat modal dari mana? Atau mungkin kamu udah punya usaha dan mau mengembangkan usahamu seperti Jessica?

Jangan khawatir! Kamu bisa memanfaatkan KoinBisnis dari KoinWorks sebagai solusi permodalan bisnis kamu.

Melalui KoinBisnis kamu bisa mendapatkan modal hingga Rp 2 Miliar, dengan bunga rendah mulai dari 0,75% per bulan. Tidak perlu khawatir apalagi takut dengan biaya pinjaman. Kami menjamin bahwa kamu hanya membayar bunga dan biaya berdasarkan analisa skor kredit dan tentunya atas persetujuanmu.

Yuk, ajukan sekarang!



Simulasi Pinjaman Modal Usaha

Jumlah Pinjaman

Suku Bunga/Tahun (% APR)

Jangka Waktu (Tahun)


Hasil
Bunga Pinjaman
Pokok + Bunga

Cicilan Bulanan:

Syarat Pengajuan Pinjaman di KoinWorks


Skolastika C. Rosari
I am a passionate storyteller who also in love with numbers and data. I choose to be a researcher because I can tell many stories based on the numbers I see!

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​

Super Financial App yang
membawamu #MelangkahLebih