Home » Blog » Investasi & Keuangan Pribadi » Tips Sukses Andrew Darwis Membesarkan Kaskus

Tips Sukses Andrew Darwis Membesarkan Kaskus

·
3 menit
logo kaskus andrew darwis

Mengenal Kaskus? Pastinya Anda mengenal forum penyedia informasi terbesar di Indonesia ini sekaligus mengenal pendirinya Andrew Darwis. Bisa dikatakan jika Andrew merupakan eksekutif atau pengusaha muda yang mampu meraih sukses di bidang teknologi dan menjadi inspirasi bagi setiap anak muda bangsa yang ingin mengikuti jejak suksesnya menjadi bos di usia yang terbilang muda. Kaskus pun dapat dijadikan sebagai portofolio investasi menguntungkan bagi Andrew untuk jangka panjang. Bergerak di bidang teknologi, tentunya tak banyak yang bisa meniru jejak Andrew apalagi jika Anda tak memiliki latar belakang teknologi. Namun bila ingin belajar menjadi sukses seperti Andrew, semua orang berhak untuk mempelajarinya dan menerapkannya di kehidupan sehari-hari sehingga Anda nantinya bisa membuka lapangan pekerjaan bagi mereka yang membutuhkan dan tidak perlu lagi bersaing dengan pelamar kerja lain hanya untuk memperoleh pekerjaan.

Keberanian, keyakinan dan kegigihan mungkin kata-kata yang tepat untuk menggambarkan Andrew Darwis mengenai Kaskus yang didirikannya. Mungkin itulah kunci sukses yang bisa diterapkan oleh masyarakat yang ingin menjadi sukses meskipun tak sedikit pula masyarakat yang merasa kesulitan untuk mencobanya sendiri dan mudah menyerah pada akhirnya. Faktanya bisnis bukan hanya berasal dari ide baru yang kemudian direalisasikan di kehidupan nyata. Setidaknya Andrew mengawali Kaskus dari hobi yang selanjutnya bisa membawa berkah dan keuntungan nyata hingga sekarang. Pada awalnya, Andrew jauh dari kata CEO atau bos dan memulai karirnya bekerja paruh waktu di Jakarta tepatnya di sebuah perusahaan web design. Dirinya memutuskan untuk bekerja sebab tak ingin membebano orang tua guna membiayai kuliah. Idenya berawal ketika Andrew membuat portal berita di dunia maya namun keuntungan pun tak kunjung datang dan dinilai buang-buang waktu.

Akhirnya, ide brilian yang sebenarnya sederhana pun muncul dimana Andrew mulai menjual barang dengan cara online melalui portal tersebut padahal pada saat itu bisnis online masih belum berkembang seperti sekarang ini. Selama menjalankan bisnisnya, Andrew berhenti kuliah walaupun keputusan tersebut sepertinya sangat beresiko. Namun Andrew mencari universitas lain yang bisa membuatnya lebih memahami ilmu mengenai website. Guna mendalaminya, Andrew rela harus pindah ke Amerika dan mengambil kuliah jurusan Multimedia dan Web Design di universitas Art Institute of Seattle. Selama menempuh pendidikan di Amerika, Andrew pun membangun sebuah forum komunikasi untuk mahasiswa Indonesia yang berada di luar negeri. Dengan dibantu kedua temannya itulah, Andrew mulai membangun Kaskus.us.

Belajar dari Andrew, Anda harus berani mengambil keputusan meskipun itu beresiko. Keputusannya untuk keluar dari kuliah pertamanya dan mencari sekolah dengan ilmu khusus yang diinginkan menjadi prioritasnya dan tekad bulat itulah yang membawanya hingga ke titik puncak kini. Padahal kaskus sebelumnya hanya merupakan forum yang digunakan untuk mengetahui berita maupun peristiwa yang terdapat di Indonesia. Anggota yang bergabung dengan Kaskus pun belum banyak namun dirinya tak menyerah dan putus asa untuk mengembangkan Kaskus. Setelah itu, dirinya kembali ke Indonesia dan mecoba untuk lebih fokus lagi dalam mengembangkan kaskus. Dibantu oleh Ken Dean yang notabennya adalah teman dekatnya sekaligus kini menjadi CEO Kaskus Network, mereka fokus meningkatkan performa Kaskus hingga menjadi perusahaan besar sekarang. Dalam mencari anggota di awal pembangunannya bukan hal yang mudah meskipun telah mempromosikan kepada event yang digelar. Hasilnya tetap tak meningkat.

Bahkan kendala juga hadir dimana situs Kaskus dianggap sebagai situs pornografi dan orang tua Ken marah mengetahui hal ini. Kaskus juga terancam ditutup karenanya. Meskipun banyak sekali cobaan dan terpaan, namun kedua orang ini memiliki ide menarik untuk mempromosikan Kaskus dengan cara mencetak kaos yang bertuliskan Kaskus pada artis sebagai endorse hingga akhirnya di tahun 2008, anggota Kaskus mulai bertambah menjadi 300.000an. Puncaknya di tahun 2011 silam, anggotanya mencapai 2.501.000 orang. Itulah yang harus Anda ambil dari tips Andrew dimana kegagalan dan kendala jangan sampai menjadi halangan untuk Anda menyerah dalam menghadapi bisnis yang berat karena selalu ada jalan untuk setiap masalah.

Dari ulasan di atas, bisa kita ambil pelajaran bahwa membangun bisnis bukan hanya mengenai modal besar, tapi juga sangat dipengaruhi oleh kemampuan kita melihat peluang dan keberanian kita mengambil resiko. Jika Anda bisa mengembangkan bisnis Anda semakin luas, maka bukan hal yang mustahil jika usaha Anda akan menjadi portofolio investasi di masa depan yang diwariskan kepada generasi selanjutnya.

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​