Home Bisnis 20+ Tren Produk Populer Tahun 2020, Bisa Jadi Peluang...

20+ Tren Produk Populer Tahun 2020, Bisa Jadi Peluang Bisnis

20+ Tren Produk Populer di Tahun 2020 – Untuk berhasil dalam bisnis, kamu memerlukan tiga hal, yaitu produk terbaik untuk dijual, keterampilan memasarkannya, dan dorongan untuk sukses.

Sebagai seorang pebisnis, kamu perlu untuk terus belajar, melakukan penelitian, dan mempersiapkan kesuksesan.

Tahun 2020 menjadi waktu yang tepat bagi kamu untuk melakukan tindakan-tindakan nyata. Inilah tahun yang harus kamu habiskan dengan menguji produk baru, membuat iklan baru, dan menciptakan pasar baru.

Saatnya untuk mulai menerapkan semua yang telah kamu pelajari selama satu tahun belakangan ini.

KoinWorks telah menyusun 20 daftar produk yang akan menjadi tren sepanjang tahun 2020, sehingga kamu pun dapat mempertimbangkan penjualannya.

Apa saja? Simak daftarnya berikut ini!


20+ Tren Produk Populer di Tahun 2020

Makanan Ready to Cook

Makanan ready to cook menjadi tren produk populer, apalagi dengan adanya pandemi virus corona yang menyebabkan banyak orang tinggal di rumah saja.

Bahkan pemerintah menjalankan aturan PSBB yang tentunya hal ini membatasi ruang gerak masyarakat, termasuk untuk mencari makanan di luar rumah.

Siapa sangka? Hal ini membuat penjualan online meningkat, terlebih untuk produk makanan ready to cook atau makanan siap saji.

Konsep dari makanan ready to cook adalah, kamu bisa memasak berbagai menu di rumah, tanpa perlu belanja ke pasar.

Karena dalam paket ready to cook biasanya sudah tersedia bahan makanan lengkap, bumbu bahkan panduan cara memasaknya.

I. Tips Berbisnis Makanan Ready to Cook

  • Tawarkan Menu yang Bervariasi

Kamu bisa menawarkan jenis makanan yang berbeda-beda.

Misalnya makanan berat seperti spageti atau makanan ringan seperti brownis.

Selain itu, tak ada salahnya juga lho untuk menghadirkan menu masakan tradisional Indonesia seperti rendang, rawon dan lain sebagainya.

  • Perhatikan Kesehatan Bahan Makanan

Salah satu dari kelebihan makanan ready to cook adalah dari segi kesehatan.

Maka dari itu, pastikan bahan-bahan yang kamu sediakan segar dan memiliki kualitas yang baik karena nantinya akan proses memasaknya akan dilakukan konsumen.

Tapi meskipun begitu, tawarkan harga yang masih terjangkau, dan tak jauh berbeda jika beli makanan di pasar atau supermarket.

  • Perkuat Penjualan Online

Gunakan media internet dan marketplace supaya bisnis kamu bisa berjalan dengan efektif.

Kamu bisa memasarkan secara online melalui media sosial atau menaruh produk di e-commerce.

Masker Kain

Masker kain menjadi salah satu tren produk populer pada tahun 2020. Ini dikarenakan, wabah virus corona yang masih terus menyebar di wilayah. Sehingga masyarakat membutuhkan masker untuk menjaga mereka dari penularan virus.

Pemerintah mengimbau seluruh masyarakat untuk menggunakan masker kain non-medis yang bisa dicuci dan dipakai kembali ketimbang menggunakan masker medis sekali pakai.

Penelitian menunjukkan bahwa masker kain hanya sepertiga efektifnya dengan masker medis (surgical mask) dalam mencegah infeksi, tapi dianggap masih secara siginifikan mengurangi jumlah penularan virus dan bakteri.

Oleh karena itu, pastikan masker kain yang dipakai beraktivitas di luar ruangan terdiri dari 2-3 lapis kain, dan langsung mencucinya setelah dipakai seharian.

I. Cara Membuat Masker Kain

    • Alat dan Bahan
        • Jarum dan benang, atau mesin jahit (jika ada).
        • Gunting.
        • Peniti atau penjepit kertas untuk menahan pola kain.
        • Kain bahan tertentu berukuran 20 x 20 inch, misalnya katun atau kaus. Lihat di sini untuk mengetahui persentase keefektifannya menahan virus.
        • Tali sepatu yang sudah tidak terpakai, ukur sama panjang.
    • Langkah-Langkah Membuat Masker Kain
        • Pilih sepotong kain yang akan digunakan, cuci dan keringkan.
        • Ukur dan potong kain (bentuk persegi panjang) dengan ukuran 9,5 x 6,5 inch. Buat 2-3 potong kain, tergantung ketebalannya.
        • Tumpuk kain masker, jepit menggunakan jarum pentul, peniti, atau penjepit kertas. Jahit sisi atas dan bawahnya. Jangan lupa untuk membuat 2-3 lipatan horizontal seperti kipas, tahan dengan jarum pentul.
        • Siapkan tali sepatu, tali karet, atau gunakan kain yang dilipat menjadi kecil untuk menjadi tali, ukurannya bisa diperkirakan. Selipkan tali di sisi kanan dan kiri, lipat sedikit tepi kain dan jahit perlahan.
        • Selesai.

II. Inspirasi Masker Kain

Mari manfaatkan peluang membuat dan menjual masker kain dengan bahan-bahan yang tepat. Kamu bisa melihat inspirasinya di media sosial Instagram atau di berbagai platform e-Commerce.


Jamu Tradisional

Untuk menjaga stamina dan sistem imun tubuh saat pandemi corona sekarang ini, jamu tradisional kerap menjadi tren produk populer di tahun 2020. Masyarakat cenderung memilih untuk minum herbal alami dibandingkan vitamin dengan bentuk yang modern.

I. Jenis-Jenis Jamu Tradisional dan Manfaatnya

Jamu merupakan minuman herbal khas Indonesia. Biasanya, jamu tradisional mengandung berbagai macam tanaman herbal dan rempah pilihan. Jenis-jenisnya menurut brilio.net yaitu:

      • Beras Kencur – terdiri dari ekstrak kencur, ekstrak jahe, ekstrak asam, dan beras. Manfaatnya untuk menambah nafsu makan, menghilangkan pegal linu, dan meningkatkan stamina.
      • Kunyit Asam – terdiri dari kunyit dan asam jawa, ada tambahan seperti gula merah, temulawak dan rempah lain. Manfaatnya untuk mengatasi masalah haid, mencerahkan kulit, dan diet.
      • Sinom – terdiri dari sinom (daun asam muda), temulawak, kunyit, kapulaga, kayu manis, pala, gula merah, dan gula pasir. Manfaatnya untuk menambah nafsu makan, mengatasi maag, keputihan pada wanita.
      • Cabe Puyang – terdiri dari cabe jamu, puyang, dan rempah lain. Manfaatnya adalah menghilangkan pegal linu dan kesemutan.
      • Pahitan – terdiri dari daun sambiloto, atau ditambah brotowali. Manfaatnya untuk mengatasi pegal, menambah nafsu makan, mencegah risiko diabetes, dan sebagai terapi ‘cuci darah’.
      • Uyup-Uyup (Gepyokan) – terdiri dari kencur, jahe, bangle, laos, kunir, temulawak, puyang, dan temugiring. Manfaatnya untuk meningkatkan produksi ASI, menghilangkan bau badan, dan mengatasi kembung.
      • Kunci Sirih – terdiri dari rimpang kunci dan daun sirih. Manfaatnya untuk menghilangkan keputihan, menghilangkan bau badan, merapatkan bagian kewanitaan, dan memperkuat gigi.
      • Kudu Laos – terdiri dari laos tumbuk dan rempah lain, lalu direbus. Manfaatnya untuk mengatasi kembung dan meredakan demam.
      • Galian Singset – terdiri dari kencur, temulawak, kunyit, asam jawa, kayu manis, merica, laos, serai, kunyit, cengkeh, kapulaga, ketumbar, dan rempah lain. Manfaatnya untuk menjaga kesehatan organ kewanitaan.
      • Temulawak – terdiri dari temulawak, asam jawa, gula aren, daun pandan, dan jinten. Manfaatnya untuk menambah nafsu makan, menyembuhkan keluhan pusing, mual, dan menghilangkan gejala masuk angin.

II. Peluang Bisnis Jamu Tradisional

Kini, jamu tradisional jarang ditemukan dan dijajakan oleh penjual jamu keliling. Bahkan, sekarang ini banyak pebisnis yang menjual jamu tradisional dan mengemasnya dengan cara yang modern. Lihat referensi di sini.


Rempah-Rempah

Selain olahan rempah dalam wujud jamu tradisional, rempah-rempah asli juga menjadi salah satu bisnis yang laku di pasaran. Rempah-rempah merupakan sekumpulan bahan mentah yang mayoritas berupa tumbuh-tumbuhan, terkadang ada yang dikeringkan.

I. Jenis-Jenis Rempah-Rempah

Ada banyak jenis rempah-rempah yang bisa ditemui dan kemudian digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Berikut adalah beberapa jenis rempah-rempah alami yang dikutip dari Dokter Sehat.

        • Kayu manis
        • Jahe
        • Kunyit
        • Bawang putih
        • Cokelat
        • Ginseng
        • Kemiri
        • Kencur
        • Ketumbar
        • Cengkeh
        • Lengkuas
        • Daun salam
        • Daun mint
        • Rosmarin

II. Peluang Bisnis Minuman Rempah-Rempah

Hingga saat ini, bisnis rempah-rempah semakin diminati oleh sebagian besar masyarakat. Baik dalam berupa seduhan minuman maupun dalam bentuk rempah-rempah asli.

Apalagi, adanya pandemi ini membuat orang-orang berbondong-bondong membeli rempah-rempah untuk kemudian direbus dan diminum dengan tujuan untuk meningkatkan stamina.

Sebagai informasi, salah satu contoh rempah yang diminati sekarang ini adalah jahe merah.


Sabun Cuci Tangan Organik

Sejak penularan COVID-19, pasti kamu jadi lebih sering mencuci tangan untuk terhindar dari virus. Namun, dengan menggunakan sabun biasa, air bekas cuci tangan bisa saja mencemari lingkungan.

Oleh karena itu, produk populer berupa sabun cuci tangan organik muncul untuk mengurangi limbah yang dihasilkan dari mencuci tangan.

Selain ramah lingkungan, sabun cuci tangan organik memiliki manfaat bagi kulit, seperti:

    1. Membuat kulit menjadi lembut.
    2. Mengatasi jerawat pada punggung.
    3. Melembabkan kulit kering.
    4. Menunda Penuaan Dini.

I. Cara Membuat Sabun Cuci Tangan Organik

    • Alat dan Bahan
        • Hand blender.
        • Cetakan sabun sesuai keinginan.
        • Timbangan digital, wadah, dan takaran.
        • Minyak zaitun, minyak kelapa sawit, dan minyak kelapa.
        • Air demineral.
        • Bahan perisa, bubuk kopi, ekstrak sayur atau buah, dan bahan lainnya.
        • Soda api.
        • Sarung tangan dan masker.
    • Langkah-Langkah Membuat Sabun Cuci Tangan Organik (Batangan)
        • Gunakan masker dan sarung tangan untuk melindungi diri kamu.
        • Larutan wadah A
            • Tuang 250 gr air ke dalam wadah.
            • Masukkan 115 gr soda api, campurkan sambil diaduk.
            • Diamkan sejenak dalam suhu ruang.
        • Larutan wadah B
            • Tuang 320 gr minyak zaitun, 240 gr minyak kelapa sawit, dan 240 gr minyak kelapa ke dalam wadah.
            • Campurkan bahan perisa secukupnya ke dalam larutan.
            • Aduk campuran dalam wadah memakai hand blender.
        • Tuangkan larutan wadah A ke wadah B.
        • Aduk rata menggunakan hand blender hingga mengental.
        • Tuang ke dalam cetakan dan diamkan selama 1×24 jam pada suhu ruang.
        • Setelah membeku, keluarkan dari cetakan dan potong sesuai kebutuhan.

II. Inspirasi Bisnis Sabun Cuci Tangan Organik

Selain membuat dan menjual sabun cuci tangan organik dalam bentuk batangan, kamu bisa membuatnya dalam versi cair. Kemudian, kamu hanya perlu mengemasnya dengan botol khusus ditambah label yang unik dan menarik. Lihat referensinya di sini.


Hand Sanitizer

Walaupun wabah COVID-19 diharapkan segera berlalu, namun kebiasaan mencuci tangan menggunakan hand sanitizer akan tetap menjadi kebiasaan baru. Hand sanitizer dipastikan menjadi tren produk yang populer di tahun 2020.

Banyak manfaat dari penggunaan hand sanitizer, yaitu:

    1. Menjaga kebersihan dan mencegah bakteri.
    2. Membersihkan benda-benda lain, seperti gadget hingga pegangan pintu saat tidak tersedia air bersih dan sabun.
    3. Membersihkan tinta spidol permanen.
    4. Menghapus cat kuku.

I. Cara Membuat Hand Sanitizer Sesuai Formulasi WHO

    • Alat dan Bahan
        • Siapkan peralatan; gelas ukur, corong, botol atau gelas labu 1 liter, botol kecil untuk menyimpan cairan hand sanitizer.
        • Siapkan formula, kamu bisa memilih antara kedua formula berikut:
        • Formula I;
            • Ethanol 96% – 833 ml
            • Gliserin 98% – 14,5 ml
            • Hidrogen peroksida 3% – 41,7 ml
            • Air suling steril (distiled water) atau air yang sudah direbus dan didinginkan – 1 liter
        • Formula II;
            • Isopropil alkohol 99,8% – 751,5 ml
            • Gliserin 98% – 14,5 ml
            • Hidrogen peroksida 3% – 41,7 ml
            • Air suling steril (distiled water) atau air yang sudah direbus dan didinginkan – 1 liter
    • Langkah-Langkah Pembuatan Hand Sanitizer
        • Pilih formula yang dibutuhkan, lalu ukur formula sesuai takaran menggunakan gelas ukur.
        • Masukkan ethanol atau isopropil pada botol atau gelas labu.
        • Masukkan hidrogen peroksida ke dalam botol atau gelas labu.
        • Lalu masukkan gliserin. Pastikan gliserin tidak tertinggal di dalam gelas ukur. Kamu bisa gunakan sedikit air distilasi untuk membilas gliserin dalam gelas ukur.
        • Masukkan 1 liter air distilasi. Tutup botol agar alkohol tidak menguap.
        • Campur semua bahan dengan cara mengocok botol atau gelas labu secara perlahan hingga tercampur rata.
        • Setelah berhasil tercampur rata, masukkan cairan ini ke botol-botol yang lebih kecil untuk mempermudah penyimpanan.
        • Simpan selama kurang lebih 72 jam untuk menghindari kontaminasi dari botol.
        • Hand sanitizer sudah siap digunakan.

II. Peluang Bisnis Hand Sanitizer

Selain masker, hand sanitizer merupakan produk yang banyak dicari oleh masyarakat. Keberadaan hand sanitizer bermerek sudah sangat langka penjualannya.

Ini menjadikan masyarakat lainnya berinisiatif untuk membuat hand sanitizer sendiri dan mendistribusikannya dalam jumlah banyak. Harganya pun bervariasi, ada yang berharga normal dan juga di atas normal.


Cairan Disinfektan

Tidak hanya hand sanitizer, cairan disinfektan juga kerap dicari oleh sejumlah orang untuk menyingkirkan virus-virus yang menempel pada benda-benda di sekitar mereka.

Penggunaannya memang lebih terbatas karena tidak bisa dimanfaatkan untuk membersihkan tangan. Ini dikarenakan bahan-bahan yang dipakai sangat tidak dianjurkan untuk dikenakan pada kulit.

Disinfektan berfungsi cukup penting untuk mengendalikan infeksi yang tersebar dan juga untuk mensterilkan benda-benda yang mudah tersentuh seperti pintu, dinding, lantai, dan permukaan lainnya.

Berikut ini adalah cara membuat cairan disinfektan dari produk rumah tangga.

cairan disinfektan

Sumber: Kompas


Tote Bag dan Tas Jaring

Tren produk populer 2020 lainnya adalah tote bag dan tas jaring. Kedua tas ini biasa dipakai untuk berbelanja sebagai pengganti dari kantung plastik.

Selain mampu mengurangi limbah plastik, pemakaian tote bag dan tas jaring menjadi keunikan tersendiri karena desain dan bahan yang disediakan beraneka ragam, ukurannya pun juga bervariasi.

I. Larangan Penggunaan Tas Plastik Sekali Pakai (Mulai Juli 2020)

Demi perubahan lingkungan yang lebih baik, Kepala Seksi Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mengatakan bahwa mulai Juli 2020 larangan penggunaan tas plastik sekali pakai mulai diberlakukan secara tegas.

Pemerintah juga sudah melakukan sosialisasi dan penyesuaian selama 6 bulan, dari Januari hingga Juni 2020.

Dengan adanya kebijakan tersebut, tote bag dan tas jaring kemungkinan mulai menjadi salah satu tren yang paling populer tahun 2020.

II. Cara Membuat Tote Bag

    • Alat dan Bahan
        • Kain, sesuai kebutuhan. Bisa menggunakan kain kanvas, denim, drill, atau kain jenis lainnya.
        • Penggaris atau alat ukur.
        • Pensil atau kapur jahit.
        • Gunting kain untuk memotong kain.
        • Mesin jahit, jarum, dan benang.
        • Mesin obras untuk merapikan tepi kain.
        • Jarum pentul dan setrika.
    • Langkah-Langkah Pembuatan
        • Pilih ukuran tote bag yang diinginkan, berikut referensinya;
            • 30 x 35 cm untuk ukuran kecil
            • 35 x 40 cm untuk ukuran sedang
            • 60 x 50 cm untuk ukuran besar
        • Ukur dua lembar kain menggunakan kapur jahit atau pensil, lalu potong sesuai dengan garis ukur.
        • Tumpuk kedua kain, tahan posisi dengan jarum pentul. Kemudian jahir bagian sisi kiri, kanan, dan bawah dengan mesin jahit.
        • Obras sepanjang tepi kain agar serat-seratnya tidak mudah terurai.
        • Balikkan tote bag sehingga bagian yang dijahit tadi berada di dalam. Rapikan bagian atas dengan cara melipat tepi kain ke arah dalam, lalu press menggunakan setrika dan tindas dengan mesin jahit.
        • Lipat tote bag menjadi tiga bagian sama besar secara vertikal, lalu tandai setiap bagian lipatannya menggunakan pensil atau kapur jahit sebagai acuan untuk menempatkan tali tote bag.
        • Gunakan sisa kain untuk digunakan sebagai tali, tentukan ukurannya. Lipat dua, lalu jahit tepi kainnya. Kemudian balik supaya bagian baik kainnya berada di luar.
        • Supaya lebih rapi, press tali tote bag dengan setrika.
        • Pasang tali tote bag pada bagian yang telah ditandai sebelumnya, lalu jahit di kedua ujungnya.
        • Untuk mempercantik tote bag, tambahkan ornamen seperti bordir atau aplikasi lainnya.

III. Cara Membuat Tas Jaring

    • Alat dan Bahan
        • Dua bahan jaring persegi panjang berukuran 36 x 30 cm untuk badan tas.
        • Dua bahan jaring persegi panjang berukuran 8 x 30 cm untuk serutan tas.
        • Dua tali pita berukuran dua kali lipat dari lebar tas sebagai talinya.
        • Jarum, benang, dan gunting.
        • Mesin jahit.
    • Langkah-Langkah Pembuatan
        • Satukan kedua potongan bahan jaring untuk badan tas lalu rapatkan sisi kanan, kiri, dan bawah menggunakan jarum. Kemudian jahit dengan jarak 1,5 cm dari tepi kain.
        • Gunakan jahitan zig zag untuk mendapatkan tampilan tas serut yang sempurna.
        • Lipat bahan jaring untuk serutan dengan panjang 1,5 cm dan satukan tepat di ujung atas dari badan tas, tahan posisi dengan jarum.
        • Lipat bagian depannya lalu sejajarkan dengan bagian belakang agar terlihat rapi. Kemudian, jahit dan satukan serutan dengan badan tas.
        • Rapikan dan setrika agar tas jaring terlihat rapi.
        • Masukan tali pita ke ujung serutan dan tas serut jaring sudah bisa digunakan.

Cassava Bag atau Kantung “Plastik” Singkong

Masih terkait dengan kebijakan larangan penggunaan sampah plastik yang dimulai pada bulan Juli 2020. Tidak hanya tote bag dan tas jaring yang kepopulerannya bertambah, tapi cassava bag juga demikian.

Kantung berbahan dasar tepung singkong dan minyak nabati ini dianggap sangat efektif, pasalnya cassava bag cenderung mudah terurai dibandingkan plastik yang membutuhkan waktu 50-100 tahun untuk bisa benar-benar terurai.

Hal tersebut dikarenakan cassava bag mengandung bahan-bahan alami dan organik dalam pembuatannya, teksturnya juga tentu berbeda dengan kantung plastik pada umumnya.

Untuk pemakaiannya bisa dipakai berulang kali sebelum benar-benar sobek, sama seperti kantung plastik yang biasa digunakan saat belanja ke pasar atau supermarket.

Walaupun tidak mudah dalam pembuatannya, ini bisa kamu jadikan peluang bisnis yang sangat menggiurkan karena pasti akan sangat menguntungkan, lho!


Sedotan Stainless atau Sedotan Bambu

Selain mengganti tas plastik dengan tas kain dan cassava bag, masyarakat juga mulai mengalihkan pemakaian sedotan plastik dengan sedotan berbahan stainless atau bambu.

Sedotan jenis ini bisa dicuci dan dipakai berulang kali. Karena hal tersebut, penggunaannya terbilang efektif dan bisa meminimalisir sampah plastik. Maka dari itu, sedotan stainless dan sedotan bambu menjadi tren produk populer di tahun ini.

Secara lebih singkat, mari simak manfaatnya!

    1. Ramah lingkungan.
    2. Dapat digunakan kembali.
    3. Aman digunakan.
    4. Mudah dibersihkan.
    5. Praktis dan bisa dibawa ke mana saja.

I. Cara Membuat Sedotan Bambu

Karena sedotan stainless hanya bisa dibuat oleh mesin pabrik, kamu bisa memproduksi sedotan berbahan bambu (jika kamu benar-benar ingin fokus berbisnis sedotan bambu).

Berikut langkah-langkahnya:

        • Pilih bambu dengan diameter sedotan pada umumnya. Untuk mendapatkan ukuran bambu muda yang sesuai, tandai waktu tumbuh pohon bambu.
        • Jika sudah waktunya, tebang lalu jemur di bawah sinar matahari untuk menghilangkan kadar air bambu.
        • Pada saat bambu mulai mengering, batang bambu akan terlihat mengerut. Proses pengerutan ini membuat diameter bambu berkurang hingga 16% dan ketebalan bambu berkurang hingga 17% dari semula.
        • Bersihkan bambu yang telah dikeringkan, lalu potong sesuai dengan tinggi yang telah ditentukan.
        • Haluskan permukaan bambu menggunakan amplas, kemudian bersihkan kembali dengan air supaya tidak ada bekas serbuk amplas yang menempel.
        • Keringkan di bawah sinar matahari sebentar saja.
        • Sedotan bambu siap dipasarkan dan digunakan.

Jika kamu tidak memiliki waktu dan kesempatan untuk membuatnya, kamu bisa mencari supplier sedotan stainless dan sedotan bambu yang menawarkan harga lebih murah dari pasaran. Sehingga kamu pun bisa menjualnya kembali dan meraih keuntungan.

II. Perawatan Sedotan Stainless dan Sedotan Bambu

Sedotan stainless – Cuci menggunakan air bersih dan sikat kecil khusus, boleh menggunakan sabun. Jika perlu, sebelum digunakan, rendam dalam air mendidih selama 15 menit.

Kemudian, keringkan dan masukkan ke dalam pouch. Setelah itu, kamu bisa membawanya ke mana pun kamu pergi.

Sedotan bambu – Tidak jauh berbeda dengan sedotan stainless, sedotan dengan bahan bambu juga perlu dicuci, disikat, dan direndam air mendidih sebelum digunakan untuk membunuh bakteri yang menempel.

Jangan lupa untuk mengeringkannya hingga benar-benar tidak ada air yang tersisa. Pastikan sedotan tidak dalam kondisi yang lembab ketika dimasukkan ke dalam pouch.

Kalau perlu, tambahkan silica gel ke dalam pouch atau kotak penyimpanan supaya tidak lembab dan berjamur. Dengan begitu, sedotan bambu akan lebih awet dan nyaman digunakan.


Sedotan Kertas

Tren produk populer lainnya adalah sedotan kertas. Meskipun sedotan kertas merupakan sedotan sekali pakai, sedotan ini jauh lebih ramah lingkungan dibandingkan sedotan plastik karena mudah terurai.

Bahannya memang dari kertas, tapi sedotan ini cukup kokoh ketika digunakan kok. Bahkan, sudah banyak penjual sedotan kertas dengan desain dan corak yang menarik.

Kamu akan jarang menemukan sedotan plastik di berbagai rumah makan cepat saji seperti KFC dan McDonalds, maka kamu harus menyiapkan sedotan sendiri.

Oleh karena itu, ini bisa kamu jadikan peluang bisnis yang cukup menguntungkan. Berniat mencobanya?


Makanan Vegan

I. Apa Itu Vegan?

Saat ini sudah banyak masyarakat yang memperhatikan gaya hidup sehat, maka dari itu bila dilihat sosial media tak jarang orang yang membagikan konten perihal home workout, menu diet dan lain sebagainya.

Tapi sebenarnya, apa itu vegan? Vegan sendiri adalah sebuah prinsip dilakukan orang seseorang, di mana ia tidak akan mengonsumi daging dan semua produk dari hewan serta turunannya seperti, telur, keju dan susu.

Lalu, apa bedanya dengan Vegetarian?

II. Perbedaan Vegan dan Vegetarian

Vegan dan vegetarian memang sekilas terdengar mirip, bahkan masih banyak yang mengira bahwa vegan adalah singkatan dari vegetarian. Padahal sebenarnya, keduanya adalah dua istilah yang berbeda.

Seperti yang sudah dibahas di atas, dengan menjadi seorang vegan orang tidak akan makan apapun yang produk hewani beserta turunannya.

Sedangkan, vegetarian juga sama tidak memakan daging tapi masih toleansi untuk mengonsumsi susu, telur dan madu.

III. Manfaat Vegan

Menjadi seorang vegan memiliki banyak manfaat yang berpengaruh baik kepada diri seseorang, apa sajakah?

  • Vegan bisa digunakan sebagai program diet bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan dengan menghindari makanan berlemak tinggi dan kolestrol jahat.
  • Makanan vegan bisa membuat kenyang lebih lama, sehingga mampu mengurangi berat badan.
  • Asupan gizi dan serat yang diterima tubuh, membuat proses penceranaan lancar dan sehat dan terhindari penyakit seperti wasir, sembelit serta lainnya.
  • Membantu proses metabolisme tubuh.
  • Menurut penelitian, mereka yang seorang vegan atau vegertaian akan lebih sehat, panjang umur dan awet muda.
  • Tidak akan menyiksa wanita yang telah menopause.
  • Menjadi vegan membuat tekanan darah dalam batas aman, dan jantung selalu dalam kondisi sehat.
  • Terhindar dari racun yang berasal dari lemak hewani.
  • Bisa terhindari dari resiko terkena kanker. Banyak nutrisi dari makanan vegetarian yang mempu meningkatkan imunitas untuk melawan berbagai jenis penyakit kanker.

Dengan banyaknya manfaat yang terdapat jika menjadi seorang vegan, tak heran saat ini sudah banyak masyarakat yang menerapkan pola hidup ini.

Ditambah lagi, sekarang ini juga banyak kampanye-kampanye di media sosial yang mengajak masyarakat untuk menjadi seorang vegan atau vegetarian.

Bahkan, banyak lho artis atau influencer yang menjalankannya. Sehingga, masyarakat juga tak sedikit yang turut serta mengikuti jejak mereka. Maka dari itu, produk ini menjadi sangat populer

IV. Peluang Bisnis Makanan Vegan

Populernya gaya hidup vegan, menjadikan makanan vegan dan vegetarian banyak dicari oleh masyarakat, karena sejatinya untuk membuat makanan vegan diperlukan pengolahan yang baik agar nutrisi tetap terjaga, dan lezat dinikmati.

Saat ini, sudah banyak bisnis yang menjajakan produk makanan vegan, namun dioleh sedemikian rupa sehingga rasanya lezat, bahkan bisa dinikmati oleh mereka yang bukan vegan.

Para pebisnis ini juga bisa mengolah makanan vegan, mirip seperti makanan non-vegan, contohnya rendang yang biasanya terbuat dari daging, tapi karena berkonsep vegan mereka menggunakan jamur merang sebagai gantinya. Rasanya pun akan sama seperti rendang pada umumnya. Menarik, bukan?

Sebagai insiprasi coba intip produk-produk makanan vegan berikut yaitu, Burgreens, JatuhCinta, dan PiringSayur.


Casing Smartphone Bertali

Saat ini perkembangan fashion begitu masif, dan hal ini tentu saja disebabkan salah satunya karena tren, yang kebanyakan dipopulerkan oleh orang-orang berpengaruh.

Tak hanya itu, adanya tren juga seringkali dipengaruhi karena perkembangan masyarakat akan kebutuhannya sehari-hari.

Tren dalam fashion sendiri, tidak hanya berbicara soal pakaian tapi juga aksesoris, salah satunya aksesoris untuk smartphone. Seperti casing bertali ini, yang di tahun ini menjadi tren karena banyak dipakai selebritis.


Wireless Earphone

Perkembangan teknologi yang ada saat ini, menghadirkan beragam kemudahan, salah satunya adanya wireless.

Teknologi ini menunjang kamu dalam kegiatan sehari-hari, salah satunya seperti wireless earphone.

Wireless earphone bisa dibilang salah satu tren produk populer tahun ini, karena di zaman yang makin sibuk ini, pengguna dapat melakukan multitasking dengan mudah.

Apalagi jika kamu sedang olahraga, wireless earphone yang menggunakan koneksi bluetooth ini, akan membuat kamu tak kerepotan lagi mengatur kabel earphone saat jogging.


Smartwatch untuk Olahraga

Saat ini, banyak masyarakat yang melek akan baiknya berolahraga dan jalan 10,000 langkah perhari. Nah, supaya bisa lebih maksimal dalam mengitung kalori yang sudah terbakar, dan jumlah langkah, smartwatch pun menjadi tren produk populer di kalangan masyarakat.

I. Manfaat Smartwatch untuk Olahraga

Bagi penggermar olahraga khususnya kamu yang sering fitness, dengan bantuan smartwatch mampu mencapai fitness goal lebih cepat.

Biasanya, jam pintar akan terhubung dengan aplikasi workout yang merekomenasikan jenis olahraga sesuai hasil keinginanmu.

Tak hanya itu, olahraga kamu juga bisa lebih efektif karena mampu mencatat jumlah langkah, serta kilometer yang telah ditempuh.

Tak sampai di situ, kesehatan tubuh kamu pun bisa dipantau. Secara berkala, smartwatch biasanya akan mencatat dan mengawasi tekanan darah dan detak jantung, sehingga saat terjadi perubahan yang tak wajar, jam ini mampu memperingatkan kamu.

II. Pilihan Smartwatch untuk Olahraga

Adapun saat ini banyak sekali smartwatch yang dipasarkan mulai dari yang murah hingga mahal. Berkat manfaatnya yang sangat berguna bagi masyarakat luas, tak heran jika jam pintar menjadi tren produk populer.

Lalu apa saja produk yang bisa kamu pilih? Berikut daftarnya:

  • Fibit Versa
  • Apple iWatch
  • Garmin Forerunner 645 Music
  • Garmin Instinct
  • Garmin Vivomove HR

Pakaian Olahraga

Berolahraga saat ini bukan hanya menjadi hobi sebagian orang, tapi sudah banyak menjadi gaya hidup masyarakat.

Saat ini, sudah banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya berolahraga, apalagi sekarang ingin berolahraga juga mudah dan beragam jenisnya.

Coba saja kamu cari di YouTube atau media sosial, pasti akan ada banyak sekali konten-konten olahraga gratis yang bisa diikuti di rumah.

Adanya gaya hidup ini, tentu saja menjadikan pakaian olaharaga sebagai tren produk populer dan bagi pelaku bisnis tentu hal ini bisa menjadi peluang usaha.


Matras Olahraga

Seperti yang sudah diutarakan pada poin sebelumnya, bahwa saat ini sudah banyak tersedia jenis olahraga untuk bisa dijalankan.

Hal ini diperkuat dengan berkembangnya aplikasi penyedia jasa olahraga yang bisa diunduh pada smartphone.

Tidak hanya jogging, atau nge-gym tapi sekarang sudah banyak kelas-kelas yang menawarkan olahraga seperti Yoga, Pilates dan lainnya.

Melihat fenomena ini, tentu saja matras olahraga menjadi tren produk populer karena sangat berguna bagi mereka yang melakukan yoga atau pilates.

Bagi pelaku bisnis, hal ini bisa menjadi peluang untuk meraup keuntungan dalam berbisnis. Tak hanya matras, kamu dapat juga menjual peralatan olahraga lainnya.


Mainan Kayu untuk Anak

Selanjutnya ada mainan kayu untuk anak. Memang, walaupun saat ini sudah zaman teknologi, tapi mainan jenis ini tidak lekang oleh waktu.

Apalagi, mainan jenis kayu juga dinilai lebih aman dari bahan plastik dan bisa bermanfaat bagi bagi anak. Apa saja?

Manfaat Mainan Kayu

  • Lebih tahan lama karena bahannya tidak mudah rusak atau pecah.
  • Lebih aman dari bahan plastik yang mengandung kimia.
  • Dapat menstumulasi anak untuk berpikir, seperti mainan kreatif puzzle, balok dan lainnya.
  • Material kayu memiliki serat, tekstur, suara, bau, serta warna berbeda. Hal ini akan memperkaya pengalaman dan merangsang indera si kecil dalam mengenali perbedaan tersebut.

Smartphone/Tablet Holder

Di zaman serba digital, terkadang kita dituntut untuk bisa multitasking. Nah, dalam menjawab kebutuhan masyarakat hadirlah smartphone atau tablet holder.

Adapun, produk ini menjadi sangat populer karena terbukti membantu pengguna smartphone sekaligus membuat ponsel lebih aman dipegang.

Dengan menggunakan ini, kamu tidak perlu lagi memang smartphone saat menonton tutorial memasak di YouTube, atau saat streaming dan video call.


Meja Lipat untuk Laptop

Maraknya kerja dengan sistem remote atau bekerja di tempat selain di kantor, menjadikan banyak orang bisa menghabiskan banyak waktu di depan laptop secara fleksibel, kapan pun di mana pun.

Bagi seorang freelancer, hadirnya meja lipat untuk laptop akan sengat membantu mereka supaya tidak pegal sehingga bekerja akan lebih efektif.


Menstrual Cup dan Pembalut Kain

Sekarang banyak masyaraka yang sudah aware akan lingkungan, khususnya para wanita yang menggunakan pembalut saat haid.

Pembalut pad yang memang banyak digunakan wanita, ternyata menghasilkan limbah yang banyak, dan hal ini tentu saja bisa merusak lingkungan.

Tidak hanya isu lingkungan, pembalut jenis pad juga beresiko menyebabkan infeksi bakteri yang menyebabkan lecet atau ruam.

Hal-hal ini, sudah disadari oleh banyak wanita. Maka dari itu, tak sedikit dari mereka yang beralih menggunakan menstrual cup atau pembalut kain.

I. Manfaat Menstrual Cup

Menstrual cup adalah produk pengganti pembalut yang berbentuk corong dan terbuat dari bahan silikon. Berbeda dengan pads atau tampon, menstrual cup berfungsi untuk menampung darah menstruasi, bukan menyerapnya.

Adapun, menstrual cup punya beberapa kelebihan dari pads yaitu:

  • Daya tahan lama yaitu 6 hingga 10 tahun tergantung jenis dan perawatan.
  • Kapasitas besar, bisa menampung hingga sekitar 40 ml darah haid.
  • Tidak menimbulkan bau karena darah haid tidak terpapar udara.
  • Menjaga pH dan bakteri baik di vagina.
  • Lebih aman karena hanya menampung darah, sehingga menurunkan risiko terjadinya infeksi bakteri.

II. Manfaat Pembalut Kain

Pembalut kain bukanlah hal yang baru, karena sebelum wanita menggunakan menstrual cup, tampon atau pads, dulu wanita menggunakan pembalut kain.

Adapun, bentuknya sama dengan pads sekali pakai, hanya saja bahan dan perekatnya berbeda.

Pembalut ini terbuat dari kain yang direkatkan pada kancing khusus atau tali.

Lalu apa saja keuntungannya?

  • Lebih hemat biaya karena dapat digunakan kembali.
  • Bisa bertahan lebih lama hingga 5 tahun jika dirawat dengan baik.
  • Ramah lingkungan karena bisa dipakai berkali-kali.
  • Mengurangi resiko ruam iritasi yang sering muncul karena pembalut jenis pads.

Nah, itulah tren produk populer yang akan menghasilkan pundi-pundi penjualan di tahun 2019. Menemukan produk yang tepat untuk dijual hanya satu bagian yang bisa kamu pilih, namun rahasia sebenarnya adalah mencari tahu bagaimana memasarkannya.

Kamu bisa mencoba berbagai strategi pemasaran yang ada seperti beriklan di media sosial, memberikan sample produk, memberikan diskon, atau berbagai strategi lainnya.

Beberapa strategi yang digunakan mungkin akan mengharuskan kamu mengeluarkan modal Usaha di awal, namun percayalah itu akan sebanding dengan hasilnya jika dilakukan dengan benar.

Apabila kemudian kamu membutuhkan bantuan modal untuk itu kamu dapat dengan mudah mengajukan pinjaman melalui KoinBisnis dari KoinWorks.

Baca Juga: Proses Pengajuan Pinjaman dan Tips Agar Pinjaman Bisnis Anda di KoinWorks Disetujui

Saat ini, KoinWorks  hadir sebagai akses pendanaan yang dapat memberikan kamu pinjaman modal usaha dengan mudah kapan saja dan dimana saja hingga Rp2 milyar, dengan bunga rendah mulai dari 0,75% per bulan.

Tentunya, sangat terjangkau-kan untuk bisa mengembangkan strategi pemasaran bisnis lebih lagi kan?


Simulasi Pinjaman Modal Usaha

Jumlah Pinjaman

Suku Bunga/Tahun (% APR)

Jangka Waktu (Tahun)


Hasil
Bunga Pinjaman
Pokok + Bunga

Cicilan Bulanan:

Syarat Pengajuan Pinjaman di KoinWorks


Tersedia di:  

Mulai perjalanan finansialmu, dengan caramu.

Avatar
Nimas Des Aristanti
Take a chance and never stop swimming. I'm here with my goals.

Simulasi Investasi

Hitung Efek Compounding Investasi Anda

Investasi Awal:
Investasi Bulanan:
Suku Bunga per Tahun (%):
Jangka Waktu (Tahun):



Total Investasi:
Future Value:
Bunga Keuntungan:

Artikel LainnyaMENARIK
Rekomendasi Bacaan

13 KOMENTAR

  1. Maksudnya apakah uang yg saya investasikan itu bisa saya tarik sewaktu wakktu? Kalau boleh setelah berapa lama uang tersebut mengendap di si peminjam baru boleh kita ambil?

  2. Kabar Menyenangkan dengan adanya proyektor LED portable akan semakin mudah untuk presentasi. Rupa – rupanya produk yang trend nantinya akan berbasis marketing digital. Semoga saja semakin meningkat nantinya penjualan tapi jangan sampai konsumtif tetap mencintai produk dalam negeri. Info Bagu gan

  3. Nice article, memang sedang lagi naik daun untuk barang-barang tersebut, karena cocok dengan kebutuhan skrg. Aku jg nemu produk populer serupa

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Tersedia di:  

Mulai perjalanan finansialmu, dengan caramu.