Home » Strategi-bisnis » Analisis Bisnis Ayam Geprek: Omzet dan Profit

Analisis Bisnis Ayam Geprek: Omzet dan Profit

Analisis Bisnis Ayam Geprek: Omzet dan Profit

Bagaimana kamu membuat target omzet dan profit untuk bisnis kuliner seperti bisnis ayam geprek?

Dalam setiap bisnis, menentukan berapa besar target penjualan dan keuntungan yang ingin dihasilkan adalah suatu hal yang cukup penting.

Pasalnya, jika hasil penjualan tidak cukup besar dan tidak ada profit, kemungkinan bisnismu akan sulit berkembang.

Lalu, bagaimana sebaiknya kamu membuat target omzet dan profit yang baik untuk bisnis ayam geprek?

Analisis Omzet dan Profit pada Bisnis Ayam Geprek

Dalam menentukan target untuk penjualan dan profit, kamu perlu mengetahui berapa besar ongkos produksi dan opersional, serta berapa rentang harga yang dipasang oleh para kompetitor.

Ini penting agar harga jual yang kamu pasang tidak terlalu rendah atau terlalu tinggi.

Berikut adalah beberapa cara hitung yang bisa kamu gunakan untuk menentukan target omzet dan profit pada bisnis ayam geprek.

Silakan disimak!


1. Perhitungan biaya produksi dan operasional

Dalam bisnis ayam geprek, modal usaha yang kamu siapkan perlu mencakup biaya produksi dan biaya operasional, setidaknya untuk 1-2 bulan pertama bisnis berjalan.

Di bawah ini adalah beberapa perkiraan biaya yang dibutuhkan untuk memulai bisnis ayam geprek.

  • Peralatan memasak (kompor, wajan, panci, ulekan, dan lain-lain): Rp1.500.000,00
  • Peralatan makan (gelas, piring, sendok, garpu): Rp1.000.000,00
  • Meja dan kursi untuk makan di tempat: Rp2.000.000,00
  • Pemasaran: Rp500.000,00
  • Gaji pegawai (total untuk 2 orang pegawai): Rp2.000.000,00
  • Sewa lokasi per bulan: Rp1.400.000,00
  • Bahan baku ayam 10 kg (harga per kg Rp. 40.000): Rp400.000,00
  • Bumbu: Rp1.200.000,00
  • Gas, listrik, dan air: Rp800.000,00
  • Biaya lainnya: Rp1.000.000,00

Dari perhitungan di atas, maka biaya produksi serta operasional pada bulan pertama bisnis berjalan adalah sebesar Rp11.800.000,00

Nah, kemudian kamu bisa merencanakan penjualan menu ayam geprek pada bisnismu, berdasarkan dari informasi di atas.

Misalnya, kamu menyediakan beragam jenis menu ayam geprek dan minuman, dengan target penjualan minimal Rp500.000,00 per harinya.

Dalam sebulan, kamu bisa mendapat omzet sekitar Rp15.000.000,00.

Pastikan target penjualan yang kamu buat cukup realistis, ya.


2. Perhitungan keuntungan bisnis ayam geprek dan durasi balik modal

Dari perhitungan sebelumnya, kamu kemudian bisa dengan mudah menentukan berapa banyak jumlah keuntungan dan berapa lama modalmu akan kembali.

Jika pendapatan bulan pertamamu adalah Rp15.000.000,00, dan dikurangi dengan biaya awal bisnis sebesar Rp11.800.000,00, maka keuntungan yang kamu dapat adalah Rp3.200.000,00.

Dengan perhitungan seperti ini, bisnismu sudah mencapai titik impasnya (omzet bulan pertama telah melampaui modal awal), dan sudah bisa mulai mengumpulkan keuntungan.

Ketika bisnismu mulai berkembang lebih besar lagi, kamu perlu merencanakan target omzet dan keuntungan yang lebih besar juga.

Misalnya, dengan memperkirakan target penjualan per tiga atau per enam bulan.

Biasanya ini dilakukan agar kamu dapat memperkirakan keuntungan yang kamu kumpulkan untuk membuka sebuah cabang baru, atau menambah perlengkapan memasak, dan juga menambah pegawai.

Selain itu, jangan lupa juga untuk memperhatikan komponen biaya lain, selain yang ada di atas, ya.

Ke depannya, kamu mungkin perlu memasukkan aspek biaya operasional lain, seperti: pajak, retribusi lingkungan sekitar, BPJS untuk pegawai, dan berbagai kebutuhan lainnya.

Sesuaikan lagi target omzet dan profitmu, mengikuti perkembangan bisnis.


Sudah Bisa Membuat Analisis Omzet dan Profit untuk Bisnis Ayam Geprek Milikmu?

Itulah tadi cara-cara mudah yang bisa kamu gunakan untuk membuat perkiraan omzet dan profit pada bisnis ayam geprek yang kamu jalankan.

Mudah, bukan?

Dengan cara-cara tersebut, kamu akan lebih mudah mengembangkan bisnismu ke depannya.

Intinya, buatlah target penjualan yang realistis, dan sesuaikan perkembangan bisnis dengan kemampuan finansial bisnis tersebut.

Semoga bermanfaat!

. . .

Kalau kamu termasuk salah satu pelaku usaha kecil, online sellers, atau freelancers, KoinWorks punya satu solusi nih untuk semua kebutuhan keuangan kamu.

Mulai dari transfer antar bank tanpa biaya admin, pembuatan invoice & laporan keuangan, hingga ke akses yang fleksibel untuk mendapatkan pinjaman– semua ini khusus untuk mendukung usaha & bisnis kamu, dan bisa kamu dapatkan di KoinWorks NEO.

Yuk, cari tahu lebih banyak tentang KoinWorks NEO di sini!

[E-Book GRATIS] Dapatkan konten ekslusif seputar strategi bisnis di sini
DAFTAR SEKARANG!
Pilih E-book untuk kamu download.
Dalam Ebook ini mengulas:Cara mudah untuk pebisnis melakukan iklan Google Display Network berupa banner atau visual yang ampuh untuk meningkatkan penjualan.
Dalam Ebook ini mengulas:Membantu pebisnis mengetahui lebih banyak tentang performa promosi yang dilakukan di dunia digital terutamanya platform Facebook untuk menentukan audiens.
Dalam Ebook ini mengulas:Penggunaan Business Metrics/KPI yang tepat untuk melacak sejauh mana bisnis kita sudah berjalan dan seberapa banyak target dari usaha kita yang sudah tercapai.
Ingin tahu lebih lanjut, KoinWorks NEO mau kenalan sama kamu lebih dekat.
Analisis Bisnis Ayam Geprek: Omzet dan Profit

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​