Home » Strategi Bisnis » Merek Dagang Bisnis Ayam Geprek: Biaya, Syarat dan Cara Daftar

Merek Dagang Bisnis Ayam Geprek: Biaya, Syarat dan Cara Daftar

Di Indonesia, bisnis ayam geprek sangat banyak digandrungi pebisnis dengan berbagai macam brand dan ciri khas. Bisnis ayam geprek sangat berisiko untuk ditiru orang sehingga pebisnis perlu mendaftarkan merek dagangnya agar tidak dijiplak oleh pebisnis lain. Karenanya, mari simak biaya, syarat dan cara mendaftarkan merek dagang untuk bisnis ayam geprek kamu.

Kenapa Harus Mendaftarkan Merek Dagang Bisnis Ayam Geprek?

Berkaca dari kasus sengketa merek dagang, kamu tentunya tidak mau hal terjadi pada bisnis ayam geprek kamu. Apalagi ayam geprek adalah bisnis kuliner yang sepertinya mudah untuk ditiru dan dimodifikasi.

Untuk itu, apa keuntungan yang akan kamu dapatkan ketika mendaftarkan merek ayam geprek kamu? Simak ulasan berikut ini.

Merek Dagang Bisnis Ayam Geprek akan Dilindungi Secara Hukum

Merek yang unik, mudah diucapkan dan mudah diingat juga bisa menjadi penarik minat konsumen. Karenanya, carilah merek seperti yang disebutkan untuk disematkan pada bisnis ayam geprek kamu. Jangan lupa untuk mendaftarkan merek secara resmi. 

Hal tersebut dapat membuat merek ayam geprek kamu dilindungi secara hukum. Dengan mendaftarkan merek ayam geprek, kamu secara sah menjadi orang pertama memiliki merek tersebut mengingat prinsip pendaftaran merek yaitu pemegang merek adalah orang yang mendaftarkan pertama kali.

Mendapatkan Hak Eksklusif Sebagai Pemilik Bisnis Ayam Geprek

Beberapa hak yang bisa kamu peroleh jika merek ayam geprek kamu terdaftar adalah:

  • Berhak untuk menggunakannya sebagai keperluan.
  • Merek boleh dipakai orang lain tapi harus mendapatkan izin kamu terlebih dahulu.
  • Kamu boleh melarang orang lain yang ingin menggunakan merek ayam geprek bisnismu. Jika ada yang melakukannya tanpa izin, kamu boleh melayangkan gugatan dan melaporkan kepada pihak yang memiliki wewenang.

Biaya, Syarat dan Cara Mendaftarkan Merek Dagang Bisnis Ayam Geprek

Untuk mendaftarkan merek ayam geprek kamu, tentunya harus melewati beberapa proses terlebih dahulu. Karenanya mari simak biaya, syarat dan cara mendaftarkan merek dagang agar kamu bisa segera mengklaim merek ayam geprek kamu sendiri.

Biaya yang Harus Dikeluarkan untuk Mendaftarkan Merek Dagang

Berdasarkan caranya, pendaftaran merek dagang dibagi menjadi dua yakni secara online dan offline. Untuk pemohon juga dibagi menjadi dua kategori yaitu untuk umum dan UMKM.

Biaya pendaftaran secara online lebih murah daripada secara offline. Begitupun jika bisnis ayam geprek kamu berskala UMKM, kamu juga akan membayar merek dagang dengan harga yang lebih murah. Tarif ini tentunya telah diatur di dalam PP Nomor 28 Tahun 2019.

Adapun rinciannya adalah sebagai berikut.

Pendaftaran secara online

  • UMKM: Biaya pendaftaran merek dagang Rp500.000 dan biaya perpanjangan merek dagang Rp1.000.000.
  • Umum: Biaya pendaftaran dagang Rp1.800.000 dan biaya perpanjangan merek dagang Rp2.250.000.

Pendaftaran secara offline

  • UMKM: Biaya pendaftaran Rp600.000 dan biaya perpanjangan merek dagang Rp1.200.000
  • Umum: Biaya pendaftaran Rp2.000.000 dan biaya perpanjangan Rp2.500.000.

Syarat yang Harus Kamu Persiapkan

Ada beberapa persyaratan yang harus kamu siapkan sebelum mendaftarkan merek ayam geprek kamu. Pendaftaran melalui online dan offline ada syarat yang berbeda. Jangan lupa untuk periksa merek kamu di pdki-indonesia.dgip.go.id apakah sudah ada yang punya atau belum.

Pendaftaran secara online

  • Etiket atau label merek
  • Tanda tangan kamu sebagai pemohon
  • Jika bisnismu berskala UMKM, siapkan siapkan Surat Rekomendasi UKM Binaan atau Surat Keterangan UKM Binaan Dinas yang asli.

Pendaftaran secara offline

  • Formulir pendaftaran merek sebanyak dua rangkap dan telah dibubuhi tanda tangan.
  • Fotokopi KTP, akte pendirian badan hukum yang disahkan oleh notaris, peraturan kepemilikan bersama (berlaku untuk pemohon yang lebih dari 1 orang).
  • Jika pendaftaran diwakili seseorang, harus menyiapkan surat kuasa khusus.
  • Siapkan juga surat pernyataan kepemilikan merek.
  • Siapkan label atau etiket merek yang akan kamu ajukan dengan ukuran minimal 2×2 cm dan maksimal 9×9 cm sebanyak 10 buah.
  • Terakhir, siapkan bukti pembayaran permohonan pendaftaran hak merek. 

Cara untuk Mendaftarkan Merek Dagang Ayam Geprek 

  • Silahkan akses website http://simpaki.dgip.go.id/ dan lakukan pemesanan kode billing.
  • Di bagian jenis pelayanan, pilih “Merek dan Indikasi Geografis”. Dilanjutkan dengan memilih “Permohonan Pendaftaran Merek yang Diajukan Oleh:”.
  • Selanjutnya pilih “Usaha Mikro dan Usaha Kecil” jika bisnis ayam geprek kamu berskala UMKM atau pilih opsi “Umum”.
  • Dilanjutkan dengan memilih “Secara Elektronik (online)”
  • Selanjutnya kamu harus mengisi data diri sesuai yang disediakan di dalam website. 
  • Lalu gunakan ATM atau e-banking untuk membayar PNBP.
  • Lanjutkan dengan membuat akun di website tersebut.
  • Selanjutnya pilihlah “Permohonan Online”
  • Input kode billing setelah memilih tipe permohonan.
  • Input data merek, data kelas, dan persyaratan yang telah dipersiapkan.
  • Setelah proses input selesai, kamu harus mencetak draft tanda terima. Cara pendaftaran pun selesai dan tinggal menunggu pemberitahuan selanjutnya.

Jika kamu ingin melakukannya secara offline, kamu bisa ajukan persyaratan yang telah disebutkan tadi kepada DJKI (Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual).

Kamu telah mengetahui biaya, syarat dan cara mendaftarkan merek dagang. Ayo segera daftarkan merek ayam geprek kamu dan segera dirikan bisnis ayam geprek yang telah menjadi idola di masyarakat Indonesia.


Lihat berbagai strategi tepat dan efisien untuk bisnis ayam geprek kamu.

Bank digital khusus UKM pertama di Indonesia hadir untuk bantu segala keperluan bisnis dan keuangan kamu.

Kemudahan berbagai layanan seperti bebas biaya transfer antar bank dan pinjaman modal tanpa agunan untuk bisnismu hanya dengan KoinWorks NEO!

Lukito Wijaya

Download aplikasi KoinWorks dan mulai kembangkan asetmu sekarang!

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​