Home » Strategi Bisnis » Begini Cara Mengembangkan Cabang Bisnis Fotografi

Begini Cara Mengembangkan Cabang Bisnis Fotografi

Bagaimana cara mengembangkan cabang untuk bisnis fotografi yang sedang kamu rintis?

Bisnis fotografi selalu memiliki banyak permintaan, bahkan pada saat pandemi sekalipun.

Walaupun jumlah permintaan sempat menurun secara signifikan, tetapi jumlahnya kembali meningkat ketika pandemi mereda dan orang-orang mulai aktif bekerja serta bepergian.

Nah, jika bisnis fotografi yang sedang kamu rintis sudah mulai berjalan stabil, tentu langkah berikutnya yang perlu kamu ambil adalah mengembangkan cabang bisnis.

Namun, apa yang perlu dipersiapkan sebelum itu, dan bagaimana cara yang tepat untuk mengembangkan bisnis tersebut?

Cara Mengembangkan Cabang dalam Bisnis Fotografi

Ketika bisnis mulai berjalan lancar, dan keuntungan mulai masuk secara konsisten, ini merupakan tanda bahwa kamu harus mulai mengembangkan bisnis tersebut.

Salah satu caranya adalah dengan membuka cabang baru.

Tetapi, hal ini tidak bisa sembarangan dilakukan, lho.

Kamu harus melakukan beberapa persiapan terlebih dahulu, sebelum memutuskan untuk membuka cabang.

Berikut adalah beberapa hal yang perlu dilakukan dan cara mengembangkan cabang bisnis, yang bisa kamu coba terapkan pada bisnis fotografi milikmu.

Silakan disimak!


1. Memastikan kestabilan kondisi bisnis fotografi

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah melakukan analisis terhadap kestabilan bisnis fotografi.

Bagaimana dengan kegiatan operasional sehari-hari pada cabang utama, apakah sudah berjalan cukup lancar?

Jika ada masalah, apakah selalu bisa teratasi dengan baik?

Bagaimana dengan kondisi finansial, apakah bisnis mulai bisa mendatangkan keuntungan yang stabil per bulannya?

Hal ini penting untuk dilakukan dan dipastikan sebelumnya, karena jika bisnis fotografi di cabang utama masih berantakan & belum stabil, kamu akan mengalami kesulitan ketika membuka cabang yang baru.

Pastikanlah segala sesuatu sudah bisa berjalan dengan baik di cabang utama, sebelum memutuskan untuk mengembangkan cabang baru.


2. Memastikan justifikasi untuk membuka cabang baru

Jika kondisi operasional cabang utama sudah siap, dan selalu berjalan secara baik, maka kamu perlu melakukan evaluasi terhadap keputusan membuka cabang baru.

Kenapa kamu membutuhkan cabang baru?

Apa karena untuk mengakomodir permintaan di lokasi baru yang cukup berpotensi?

Atau malah karena hanya mengikuti strategi kompetitor saja?

Kamu perlu mencari alasan yang valid dari sudut pandang bisnis, untuk memutuskan membuka cabang baru.

Misalnya, bisnis fotografi milikmu berpusat di Bandung.

Ternyata selama setahun terakhir ini, dan melihat jadwal aktivitas bisnis selama beberapa bulan ke depan, kamu banyak menerima permintaan jasa fotografi dari Jakarta.

Hal ini membuktikan bahwa kualitas dan layanan jasa fotografimu tidak hanya laris di Bandung, namun juga diminati di Jakarta.

Kalau sudah seperti itu, berarti kamu memang perlu membuka cabang baru di Jakarta.

Seandainya kamu tidak memiliki justifikasi atau alasan yang kuat untuk membuka cabang baru, sebaiknya kamu tidak melakukannya dulu, ya.

Mungkin saja hal itu karena hanya keinginan pribadi semata, dan bukan karena alasan yang menguntungkan dari sisi bisnis.


3. Menentukan lokasi bisnis cabang baru

Seperti yang telah disebutkan di atas, tentukanlah lokasi cabang baru sesuai dengan potensi pasar dan target konsumen di lokasi tersebut.

Pilihlah lokasi yang tidak terlalu jauh dari keramaian, namun juga berada tidak terlalu di tengah pusat kota. Hal ini untuk menekan biaya sewa tahunan nantinya.

Selanjutnya, kamu perlu melihat juga apakah lokasi tersebut cukup aman, tidak rawan tindakan kriminalitas dan tawuran, serta aman dari banjir.

Kamu perlu lebih memperhatikan kondisi keseluruhan lokasinya, ya.

Terutama jika bisnis fotografi milikmu menyediakan layanan studio foto. Lokasi yang kamu cari mungkin memerlukan lahan yang agak lebih besar dari cabang sebelumnya.


4. Melakukan analisis terhadap jalur logistik & sumber daya manusia

Faktor berikutnya yang perlu kamu perhatikan dalam menentukan lokasi adalah evaluasi terhadap jalur logistik & akses manusia.

Apakah lokasi tersebut dapat dengan mudah dicapai oleh para karyawan dan fotografer?

Bagaimana dengan orang-orang yang akan membawa masuk perlengkapan fotografi? Apakah mereka akan menemui kesulitan?

Jika ada studio foto, apakah tempat tersebut dapat dengan mudah diakses dan ditemukan konsumen?

Nah, pastikan lokasi cabang baru tersebut bisa mengakomodir berbagai kebutuhan bisnismu.


5. Menyesuaikan promosi dan pemasaran

Langkah terakhir yang perlu kamu lakukan sebelum benar-benar membuka cabang baru adalah membuat rencana penyesuaian untuk promosi & pemasaran.

Kamu sebaiknya melakukan riset mengenai jenis promosi dan metode pemasaran apa yang sesuai untuk diterapkan pada cabang bisnis yang baru.

Jika di cabang utama kamu lebih ampuh berpromosi menggunakan brosur dan informasi dari mulut ke mulut, ada kemungkinan di cabang baru akan lebih efektif jika kamu berpromosi menggunakan media sosial.

Pastikan lagi segmentasi pasar di wilayah-wilayah baru tersebut, dan pelajari beragam karakter konsumen di sana.


Sudah Siap Mengembangkan Cabang pada Bisnis Fotografi Milikmu?

Itulah beberapa cara mengembangkan dan menambah cabang baru pada bisnis fotografi.

Besarnya permintaan dan masih terbatasnya penyedia jasa fotografi membuat bisnismu masih bisa bergerak lebih leluasa untuk tumbuh & berkembang.

Tetapi, kamu harus selalu ingat bahwa setiap keputusan bisnis tersebut harus diambil setelah melalui perencanaan dan diskusi yang matang, ya.

Hindari memutuskan sesuatu hanya karena keinginan impulsif semata.

Semoga bermanfaat!

. . .

Kalau kamu termasuk salah satu pelaku usaha kecil, online sellers, atau freelancers, KoinWorks punya satu solusi nih untuk semua kebutuhan keuangan kamu.

Mulai dari transfer antar bank tanpa biaya admin, pembuatan invoice & laporan keuangan, hingga ke akses yang fleksibel untuk mendapatkan pinjaman– semua ini khusus untuk mendukung usaha & bisnis kamu, dan bisa kamu dapatkan di KoinWorks NEO.

Yuk, cari tahu lebih banyak tentang KoinWorks NEO di sini!

Download aplikasi KoinWorks dan mulai kembangkan asetmu sekarang!

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​