Home » Strategi Bisnis » 6 Faktor Penting Pemilihan Lokasi untuk Perluas Bisnis Furniture

6 Faktor Penting Pemilihan Lokasi untuk Perluas Bisnis Furniture

6 Faktor Penting Pemilihan Lokasi untuk Perluas Bisnis Furniture

Bisnis furniture termasuk ke dalam salah satu bisnis yang tidak akan lekang dimakan waktu. Untuk kamu yang memiliki bisnis furniture yang berkembang, kamu dapat membaca beberapa faktor penting dalam pemilihan lokasi untuk perluasan bisnis furniture berikut ini!

6 Faktor Pemilihan Lokasi untuk Perluas Bisnis Furniture

Sebagai seorang pebisnis, tujuan utamamu pastinya dapat menjalankan bisnis yang berkembang menjadi lebih besar. Untuk mengembangkan bisnis lebih besar, kamu dapat membuka cabang di daerah lain. Namun, memilih lokasi untuk perluasan ini pun pasti ada faktor pentingnya. Berikut ini enam faktor penting yang harus kamu perhatikan:

Akses Lokasi Mudah

Hal penting pertama yang harus kamu sesuaikan dengan pemilihan lokasi untuk bisnis furniture milikmu adalah apakah lokasi tersebut gampang di akses? Aksesibilitas sering disepelekan oleh para pebisnis karena menganggap bahwa akses masuk ke toko tidak terlalu penting.

Namun, untuk kamu yang berbisnis furniture, ini termasuk ke dalam branding tokomu. Semakin banyak orang yang melewati tokomu, maka akan semakin banyak pula orang yang mengenal nama usaha milikmu.

Tantangannya adalah, semakin tinggi aksesibilitas dari tokomu, maka akan semakin tinggi pula harga tanah atau sewa yang ada pada lokasi tersebut.

Contohnya, ruko yang berada di dekat jalan besar, sering dilalui orang dan berada di tengah kota biasanya mematok harga sewa sebesar Rp 30 juta per tahun. Sedangkan ruko yang berada di tengah gang dan memiliki akses yang sulit bisa di dapat dengan harga sewa sebesar Rp 20 juta.

Jangan ragu untuk memilih lokasi yang lebih mahal, karena lokasi strategis akan mendatangkan para pengunjung yang lebih banyak pula. Pilih juga lokasi yang dapat diakses oleh truk atau kendaraan besar lainnya, agar memudahkan supplier untuk memasukkan barang ke tokomu.

Target Pasar yang Sesuai

Untuk bisnis furniture sendiri, target pasarnya kebanyakan adalah orang yang baru saja membeli rumah atau sudah memiliki rumah sendiri. Untuk itu, rata-rata perkiraan umur dari para peminatmu adalah dari umur 30 – 50 tahun.

Maka dari itu, menurut Belajar Berbisnis, pastikan memilih lokasi dengan target pasar yang sesuai. Misalnya, dekat dengan perkantoran, toko bisnis bangunan, ataupun di lokasi yang biasa dengan aktivitas jual beli barang rumah tangga.

Namun, ada pro dan kontra untuk memilih lokasi yang berada berdekatan dengan para pesaing bisnis produk furniture kamu.

Keuntungannya, kamu dapat lebih dikenal oleh orang dan otomatis berada pada lokasi yang target pasarnya yang sesuai. Namun, kekurangannya, banyak pesaing, sehingga para konsumen akan gampang membanding-bandingkan dan memilih toko lain dibanding dengan tokomu.

Tingkat Keamanan

Bisnis furniture memang rentan jika soal keamanan. Maka dari itu, selain memiliki solusi pengaman lain seperti asuransi, kamu dapat meningkatkan keamanan bisnismu dengan memilih lokasi yang baik.

Pilih lokasi yang tidak memiliki riwayat buruk atau pilihlah lokasi yang memiliki petugas security yang berjaga-jaga tiap malam. Biasanya, lokasi yang memiliki penjaga akan membuatmu membayar tiap bulan demi jasanya. Biaya tambahan untuk security tiap bulan berkisar antara Rp 50 ribu sampai Rp 200 ribu.

Tempat Khusus yang Jauh dengan Pemukiman Warga

Membuka bisnis furniture artinya kamu akan berhadapan dengan supplier yang tentunya mengangkat barang dengan truk besar. Selain itu, kamu akan menimbulkan kebisingan sewaktu membuat furniture.

Maka dari itu, pilih tempat khusus yang jauh dari pemukiman warga, namun tetap menjadi tempat strategis untuk mendatangkan pengunjung. Contohnya, kamu dapat memilih lokasi yang dekat dengan pasar atau dekat dengan jalan raya.

Legalitas

Faktor selanjutnya yang perlu kamu ingat saat memilih lokasi untuk perluasan bisnis adalah legalitas lokasi tersebut.

Kamu tentunya tidak ingin ada masalah kedepannya tentang pemilikan tanah tersebut, sehingga kamu harus dipaksa untuk pindah secara tiba-tiba. Baik kamu hanya menyewa tempat atau membelinya, kamu tetap harus menanyakan legalitas rumah atau lokasi tersebut.

Jika kamu membeli tempat yang selanjutnya akan kamu jadikan toko bisnis lainnya, pastikan untuk mengurus surat hak milik dan sebagainya ke notaris. Biaya yang bisa kamu keluarkan untuk mengurus legalitas ini adalah sekitar Rp 1 juta sampai Rp 3 juta.

Kebersihan Lokasi

Walaupun tampaknya hal ini tidak terlalu penting untuk membuka sebuah bisnis furniture, namun kebersihan tempat tersebut tetap harus terjaga, loh. Lihat sekelilingmu dan pantau situasi. Jika kamu menemukan lokasi yang ingin kamu ambil tersebut dikerubungi oleh sampah, maka sebisa mungkin carilah lokasi lain.

Hal ini mengindikasikan bahwa tempat tersebut terabaikan oleh lingkungan sekitar. Sehingga, jika kamu menaruh bisnis furniture milikmu, kamu akan memiliki kesempatan besar untuk diabaikan oleh orang-orang yang lewat.

Lokasi yang jorok juga akan mempengaruhi kualitas furniture yang kamu jual, karena tingkat kelembapan akan merusak tekstur dan bahan dari furniture tersebut.

Sudah Mengerti Bagaimana Cara Memilih Lokasi Terbaik?

Itulah enam faktor yang perlu kamu perhatikan sebelum memilih dan memutuskan untuk mengambil suatu bangunan dan lokasi untuk perluas bisnis furniture milikmu. Tentunya, memilih bangunan yang cocok memang membutuhkan kesabaran dan ketelitian. Semoga beruntung!


Lihat berbagai strategi tepat dan efisien untuk bisnis furniture kamu.

Bank digital khusus UKM pertama di Indonesia hadir untuk bantu segala keperluan bisnis dan keuangan kamu.

Kemudahan berbagai layanan seperti bebas biaya transfer antar bank dan pinjaman modal tanpa agunan untuk bisnismu hanya dengan KoinWorks NEO!

Download aplikasi KoinWorks dan mulai kembangkan asetmu sekarang!

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​