Home » Strategi-bisnis » Alat-alat Untuk Produksi Bisnis Hijab, Berapa Harganya?

Alat-alat Untuk Produksi Bisnis Hijab, Berapa Harganya?

Alat-alat Untuk Produksi Bisnis Hijab, Berapa Harganya?

Jika ingin berbisnis hijab kamu harus menyiapkan alat perlengkapan produksinya, bukan? 

Oleh karena itu, kamu harus mengetahui alat perlengkapan apa saja yang dibutuhkan dalam berbisnis hijab. 

Sebelum membuka bisnisnya, kamu harus melakukan survey terlebih dahulu mengenai harga dan alat yang dibutuhkan dalam produksi bisnis hijab. 

Sebab, hal itu mempengaruhi modal yang harus kamu persiapkan untuk memulainya. 

Dengan mengetahui alat perlengkapan yang dibutuhkan, kamu juga bisa membuat rencana bisnis yang lebih baik dan mengatur pengeluaran untuk bisnis hijabmu.

Di bawah ini kami rangkum beberapa perlengkapan yang harus kamu beli untuk mendukung produksi bisnis hijab, lengkap dengan harganya.

Mari kita simak bersama!

Mesin Jahit

Mesin jahit adalah alat produksi utama dalam bisnis hijab. 

Untuk memilihnya, jenis mesin jahit yang kalian miliki harus sesuai dengan produksi hijab yang akan dilakukan. 

Jika di awal membangun bisnis, kamu bisa membeli mesin jahit portable SINGER 1408 PROMISE  yang memfasilitasi 12 pola jahitan. 

Mesin jahit ini bisa kamu beli di toko online atau e-commerce dengan harga sekitar Rp 2 juta rupiah. 

Jika ingin produksi dalam jumlah besar, kamu juga bisa membeli mesin jahit high speed. 

Jenis mesin jahit ini menawarkan kecepatan dan kestabilan dengan hasil terbaik. 

Namun, harga mesin jahit high speed ini tergolong lebih mahal dari mesin jahit portable, yakni sekitar Rp 3,5 juta.

Dalam membuat bisnis hijab, kamu juga membutuhkan mesin jahit neci. 

Mesin jahit ini berguna untuk merapikan bagian tepi atau pinggiran hijab. 

Sebenarnya, kamu juga bisa menggunakan mesin yang portable atau high speed untuk merapikan pinggiran hijab. 

Namun, biasanya caranya cukup rumit karena kamu harus melakukan pengaturan khusus. 

Agar lebih simpel, kamu bisa membeli mesin jahit khusus neci. 

Hasil yang didapat dengan menggunakan mesin jahit neci juga lebih rapi dan rapat.

Harga untuk mesin jahit neci ini berkisar Rp 2 juta hingga Rp 3 juta.

Peralatan Menjahit

Selain mesin jahit, kamu juga harus menyiapkan beberapa peralatan menjahit untuk mendukung produksi hijabmu. 

  • Alat Jahit Esensial 

Alat jahit esensial antara lain benang, jarum jahit, jarum pentul, gunting kait, pengurai jahitan.

Harga jarum jahit dan jarum pentul tak sampai Rp 15.000 rupiah. 

Untuk gunting kain harganya berkisar di Rp 20.000 dan harga pengurai jahitan hanya sekitar Rp 5.000. 

Sementara itu, harga benang jahit sekitar Rp 10.000 per warna. 

Jika tak ingin repot, tersedia paket alat jahit lengkap di e-commerce dengan harganya sekitar Rp 30.000.

  • Cutting Mat dan Penggaris 

Cutting mat berfungsi sebagai alas untuk memotong kain atau bahan. 

Biasanya, dilengkapi dengan penggaris khusus sesuai dengan ukuran. 

Harga cutting mat sekitar Rp 50.00, belum termasuk penggarisnya.

Jika tidak menemukan penggaris yang cocok, kamu bisa menggunakan penggaris biasa yang harganya terjangkau, yaitu sekitar Rp 5.000 saja.

  • Setrika 

Setrika dibutuhkan untuk memudahkan proses pembuatan lipatan agar rapi sebelum menjahit. 

Alasannya, ada beberapa jenis kain yang tidak bisa dibentuk dengan jarum pentul. 

Untuk itu, kamu perlu mengandalkan setrika saat membuat lipatan dalam bentuk yang rapi.

  • Wonder Clips 

Wonder clips memiliki fungsi yang sama dengan jarum pentul.

Hanya saja, saat menggunakan alat ini kamu tidak perlu khawatir tertusuk karena lebih aman.

  • Karbon dan Rader 

Dibutuhkan untuk menandai batas pola pada kain yang akan dijahit.

Meja dan Kursi

Alat produksi hijab berikutnya yang harus kamu miliki adalah meja, lengkap dengan kursinya. 

Meja dan kursi dibutuhkan untuk menunjang kamu supaya tetap produktif saat menggunakan mesin jahit. 

Dengan alat ini, proses produksi bisa jadi lebih nyaman sehingga hasil produksi jauh lebih maksimal.

Saat memilih meja, pastikan meja pilihanmu tidak terlalu sempit untuk meletakan mesin jahit. 

Jadi, kamu tidak perlu takut mesin jahit terjatuh saat digunakan. 

Pastikan juga kursi yang kamu pilih nyaman digunakan untuk waktu yang lama. 

Sebab, kamu akan menduduki kursi tersebut untuk waktu yang tidak sebentar selama proses produksi. 

Jika kamu memilih kursi yang tidak nyaman, kamu akan mudah merasa lelah saat proses produksi. 

Hal ini tentu akan menghambat produktivitas dan perkembangan bisnis mu.

Pastikan kamu melakukan survei ke beberapa toko untuk menemukan yang terbaik.

Jika kamu membeli secara online, kamu harus membaca deskripsi produk dengan detail agar tidak salah pilih. 

Kalau perlu, kamu bisa bertanya pada sang penjual melalui fitur chat. 

Harga untuk meja khusus jahit dibanderol sekitar Rp 300.000. 

Sementara itu, kursi yang nyaman untuk menjahit bisa kamu dapatkan di kisaran Rp 200.000 hingga Rp 500.000.

Bahan Untuk Produksi Hijab

Hal yang tak kalah penting untuk dimiliki adalah bahan berkualitas untuk produksi hijab. 

Pemilihan bahan menjadi faktor krusial karena mempengaruhi kualitas hijab yang akan kamu hasilkan.

Umumnya, ada empat jenis kain yang menjadi bahan utama pembuatan hijab masa kini.

  •  Voal

Bahan voal atau yang biasa disebut paris premium memiliki sifat yang mudah diatur, tidak mudah kusut, dan sejuk saat dipakai. 

Harga kain voal sekitar Rp 15 ribu per meternya. Untuk harga 1 roll (sekitar 50 yard), harganya mencapai Rp 1.750.000

  • Maxmara

Sementara itu, bahan maxmara memiliki sifat yang mirip dengan bahan voal, namun lebih banyak digunakan untuk jilbab bermotif. 

Tekstur kain maxmara mirip dengan satin namun lebih lembut dan berkilau sehingga cocok untuk tipe jilbab fancy. 

Harga grade A atau kualitas premium sekitar Rp 50.000 per meter.

  • Katun Shimmer 

Bahan katun shimmer banyak dipakai untuk hijab pesta. 

Tekstur kainnya berkilau, sehingga terlihat sangat eksklusif.

Bahannya sangat mudah diatur dan tidak mudah kusut sehingga pemakai hijab bahan ini tidak perlu menyetrikanya. 

Harga kain katun shimmer sekitar Rp 35.000 per meternya.

  • Wolfis

Wolfis adalah perpaduan antara kain katun dan sutra serat sintetis. 

Bahan hijab ini cenderung tebal, tidak panas, dan nyaman dipakai. 

Harga kain wolfis grade A sekitar Rp 20.000 per meternya.

  • Bubble Crepe

Kain bubble crepe cenderung bertekstur dan lebih lentur. 

Jenis kain ini banyak digunakan sebagai bahan hijab karena mudah dibentuk, tidak mudah kusut, dan tidak menerawang. 

Harga kain bubble crepe grade A sekitar Rp 50.000 per meternya.

Itu dia beberapa alat yang dibutuhkan untuk produksi dalam bisnis hijab. 

Setelah mengetahui apa saja dan juga harganya, kamu bisa segera menentukan berapa modal yang harus disiapkan untuk produksi sebuah bisnis hijab.

Namun, jika memerlukan aplikasi untuk transaksi hingga pinjaman selama berbisnis, KoinWorks NEO bisa menjadi jawaban.

Dirangcang khusus dengan canggih, KoinWorks NEO akan mempermudahmu dalam melakukan berbagai transaksi.

Selamat mencoba! 

[E-Book GRATIS] Dapatkan konten ekslusif seputar strategi bisnis di sini
DAFTAR SEKARANG!
Pilih E-book untuk kamu download.
Dalam Ebook ini mengulas:Cara mudah untuk pebisnis melakukan iklan Google Display Network berupa banner atau visual yang ampuh untuk meningkatkan penjualan.
Dalam Ebook ini mengulas:Membantu pebisnis mengetahui lebih banyak tentang performa promosi yang dilakukan di dunia digital terutamanya platform Facebook untuk menentukan audiens.
Dalam Ebook ini mengulas:Penggunaan Business Metrics/KPI yang tepat untuk melacak sejauh mana bisnis kita sudah berjalan dan seberapa banyak target dari usaha kita yang sudah tercapai.
Ingin tahu lebih lanjut, KoinWorks NEO mau kenalan sama kamu lebih dekat.
Alat-alat Untuk Produksi Bisnis Hijab, Berapa Harganya?

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​