Home » Strategi Bisnis » Hindari 6 Kesalahan yang Merugikan Bisnis Hijab Ini!

Hindari 6 Kesalahan yang Merugikan Bisnis Hijab Ini!

Apa saja kesalahan yang merugikan dan perlu dihindari pada sebuah bisnis hijab?

Dalam menjalankan sebuah bisnis, tentu bukan hanya rahasia sukses saja yang perlu kamu ketahui, tetapi kamu juga perlu tahu kesalahan-kesalahan yang perlu dihindari.

Faktanya, banyak pebisnis berskala kecil yang menjalankan bisnisnya secara mandiri, dan tidak sadar bahwa beberapa hal yang mereka lakukan bisa menyebabkan kerugian pada bisnis tersebut.

Tentu kamu yang sedang merintis usaha fashion hijab tidak menginginkan hal seperti itu terjadi, bukan?

Lalu, apa saja hal yang perlu diketahui dan dihindari dalam menjalankan sebuah bisnis hijab bagi pemula?

6 Kesalahan yang Bisa Merugikan pada Bisnis Hijab

Setiap bisnis yang dijalankan pasti memiliki risiko mengalami kerugian masing-masing.

Namun, bukan berarti hal tersebut tidak bisa dihindari dan diminimalisir.

Nah, berikut adalah beberapa kesalahan yang biasanya terjadi pada sebuah bisnis dan perlu dihindari agar bisnismu terhindar dari kerugian.

Silakan disimak!


1. Pengaturan sumber daya manusia yang kurang baik

Manajemen sumber daya manusia yang kurang baik biasanya menjadi hal pertama yang disadari oleh konsumen, tapi tidak oleh pemilik bisnis.

Hal ini biasa terjadi akibat pemilik bisnis yang menyerahkan sepenuhnya urusan pengaturan karyawan kepada orang-orang yang sebenarnya tidak memiliki pengalaman memimpin.

Alhasil, karyawan yang ada hanya bekerja sesuai dengan apa yang terjadi di depan mata, tanpa perencanaan dan jadwal yang tetap.

Misalnya, pramuniaga toko tidak dibiasakan untuk selalu siap menghadapi konsumen.

Ini paling sering banyak ditemukan; pramuniaga yang malah asik berdiskusi dengan sesama karyawan, sementara ada beberapa konsumen yang kesulitan mencari produk yang dibutuhkan.

Selain itu, kurangnya pelatihan dan transfer knowledge antara manajemen dan karyawan menyebabkan banyak pramuniaga yang kurang paham mengenai produk yang dijual pada toko tersebut.

Hal ini akan membuat konsumen merasa tidak dibantu dan dilayani dengan baik, dan bukan tidak mungkin mereka memutuskan untuk tidak datang kembali.

Kalau sudah seperti itu, tentu bisnismu akan kehilangan calon konsumen.


2. Pelayanan konsumen yang kurang memuaskan

Dari pengaturan karyawan yang kurang baik, biasanya akan merambat pada bagian lain dari bisnis hijab, yaitu layanan konsumen (customer service).

Layanan konsumen biasanya akan selalu membantu kebutuhan konsumen bahkan sebelum konsumen tersebut datang ke toko hijab.

Layanan konsumen yang baik akan selalu dapat menjawab semua pertanyaan konsumen dengan baik, dan juga memiliki pengetahuan mengenai produk hijab yang dijual.

Sebagai contoh, jika seorang konsumen memutuskan untuk menghubungi layanan konsumen terlebih dahulu sebelum datang berkunjung ke toko. Biasanya konsumen akan menanyakan jam buka toko, dan apakah produk yang diinginkan masih tersedia.

Jika layanan konsumenmu kesulitan memastikan jam berapa toko hijab tersebut beroperasi, dan juga tidak memahami perihal produk yang ditanyakan konsumen, sudah hampir pasti konsumen tersebut tidak akan datang berkunjung.

Hal ini tentu akan menimbulkan banyak kerugian pada bisnis hijabmu.


3. Pengunaan strategi pemasaran yang salah sasaran

Penggunaan strategi pemasaran yang kurang tepat juga bisa menimbulkan kerugian pada bisnis hijab.

Pasalnya, untuk berpromosi dan beriklan, bisnis hijab perlu mengeluarkan anggaran tersendiri.

Jika dari anggaran yang dikeluarkan, tidak membuat penjualan meningkat, tentu bisnismu akan merugi.

Kesalahan yang biasa terjadi adalah ketika melakukan pemasaran tanpa memperhatikan segmentasi pasar.

Misalnya, kelompok konsumen yang menjadi targetmu ternyata aktif mencari informasi dan berbelanja melalui media sosial Instagram dan beragam marketplaces.

Namun, bisnismu lebih memilih untuk beriklan menggunakan media cetak.

Tentu saja hal tersebut adalah sebuah kesalahan strategi.

Ketika sebuah bisnis mencoba melakukan pemasaran tanpa didahului riset mengenai target konsumen, sudah hampir pasti hasilnya adalah salah sasaran, dan malah merugi.


4. Pengaturan keuangan yang kurang rapi

Kesalahan berikutnya yang bisa membuat bisnismu merugi adalah pengaturan finansial yang tidak rapi.

Pengaturan finansial seperti ini bisa menjadi salah satu sumber masalah dalam sebuah bisnis.

Misalnya, ketika pemilik bisnis menggunakan uang hasil bisnis untuk keperluan pribadi, sementara uang tersebut dibutuhkan untuk perputaran kas bisnis.

Hal ini seperti sering terjadi di Indonesia, dan banyak bisnis yang akhirnya jadi merugi, dan bahkan tidak sedikit yang akhirnya bangkrut.

Hindari menggunakan uang usaha untuk keperluan pribadi, ya.

Jangan lupa perhatikan juga para karyawan yang ditugaskan untuk mengurus bagian keuangan.

Jika karyawan tersebut memiliki maksud yang tidak baik, bukan tidak mungkin mereka akan melakukan kecurangan, yang akhirnya juga akan merugikan bisnis hijabmu.


5. Pengambilan keputusan tanpa justifikasi bisnis yang jelas

Banyak bisnis kecil yang mengalami kerugian dan akhirnya bertumbangan karena pengambilan keputusan yang tidak jelas, dan cenderung impulsif.

Misalnya, pemilik bisnis hijab melihat kompetitor yang baru saja membuka cabang baru di kota X. Cabang baru tersebut ramai didatangi konsumen.

Pemilik bisnis kemudian tanpa berpikir dua kali langsung memutuskan untuk membuka cabang bisnis juga di kota X, tetapi di lokasi yang agak jauh.

Ternyata, peminat produk hijab di kota X tidak terlalu banyak, dan konsumen hanya ramai pada beberapa minggu awal saja. Alhasil, bisnis hijab kompetitor terpaksa harus ditutup setelah baru berjalan beberapa bulan.

Meskipun begitu, kompetitor tersebut telah memperhitungkan kemungkinan terjadinya hal ini, dan sudah menyiapkan rencana dan juga modal cadangan.

Sementara, pemilik bisnis yang ikut membuka cabang baru di kota X ternyata tidak memiliki dana cadangan dan tidak siap menghadapi penjualan yang sepi.

Alhasil, pemilik bisnis tersebut harus menutup cabang di kota X, dan juga mengurangi karyawan di cabang utamanya.

Karena tidak diperhitungkan secara matang, bukannya keuntungan yang didapat, tetapi malah kerugian yang datang.


6. Perubahan pada konsep awal bisnis

Kesalahan terakhir yang bisa merugikan bisnis hijab adalah tidak adanya konsep dan perencanaan yang matang ketika memulai bisnis tersebut pertama kali.

Hal ini mungkin menjadi akar dari kesalahan-kesalahan yang lain.

Tanpa adanya konsep dan perencanaan yang pakem, bagaimana bisa sebuah bisnis berjalan secara baik?

Ini bisa diibaratkan seperti ketika kamu ingin pergi keluar kota dan sudah membeli kendaraan, namun kamu belum menentukan tujuan kota untuk liburan.

Di perjalanannya nanti, tentu kamu akan sering bingung dan banyak terpengaruh hal-hal lain, sehingga tidak pernah mencapai tempat untuk berlibur.

Begitu juga dengan perjalanan sebuah bisnis, tanpa konsep yang jelas, kamu tentu akan kesulitan dalam mengarahkan dan mengembangkan bisnis hijab ke depannya.


Yuk, Hindari Kesalahan yang Merugikan dalam Bisnis Hijab!

Itulah beberapa kesalahan simpel yang berpotensi merugikan bisnis hijab yang sedang kamu rintis.

Mulai dari manajemen sumber daya manusia yang kurang baik, hingga tidak adanya konsep awal bisnis yang pakem.

Dengan adanya poin-poin kesalahan tersebut, kamu bisa belajar dan lebih berhati-hati dalam menjalankan bisnis hijab milikmu.

Semoga bermanfaat!

. . .

Kalau kamu termasuk salah satu pelaku usaha kecil, online sellers, atau freelancers, KoinWorks punya satu solusi nih untuk semua kebutuhan keuangan kamu.

Mulai dari transfer antar bank tanpa biaya admin, pembuatan invoice & laporan keuangan, hingga ke akses yang fleksibel untuk mendapatkan pinjaman– semua ini khusus untuk mendukung usaha & bisnis kamu, dan bisa kamu dapatkan di KoinWorks NEO.

Yuk, cari tahu lebih banyak tentang KoinWorks NEO di sini!

Akbar Rachman

Download aplikasi KoinWorks dan mulai kembangkan asetmu sekarang!

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​