Home » Strategi Bisnis » 3 Tips Sukses dalam Bisnis Hijab, Mudah Diaplikasikan

3 Tips Sukses dalam Bisnis Hijab, Mudah Diaplikasikan

Sebagai negara dengan penganut agama Islam terbesar di dunia, bisnis hijab di Indonesia terdengar menjanjikan karena memiliki pasar yang luas. Jika kamu sedang mengembangkan bisnis hijab, penting untuk kamu mengetahui kunci sukses dalam bisnis hijab agar usahamu semakin laris. 

3 Kunci Sukses dalam Bisnis Hijab

Artikel ini mengulas tentang tips dan trik agar sukses dalam mengembangkan bisnis hijab. Baik secara online maupun offline, kamu perlu melakukan beberapa hal berikut agar bisnis hijabmu semakin laris:

1. Tentukan Model Bisnis Hijab

Sebelum memulai bisnis, melihat pemasok dan kebutuhan bahan baku merupakan hal yang penting. Ketika memulai bisnis hijab, kamu bisa menjadi reseller, dropshipper, atau produksi hijab sendiri. Tentukan dahulu jalan yang akan kamu pilih dan pastikan sesuai dengan modal yang kamu punya.

Menjadi Reseller

Jika kamu memiliki modal yang terbatas, menjadi seorang reseller cocok untuk pemula dalam bisnis ini. Karena, modal yang kamu perlukan tidak sebesar jika kamu melakukan produksi sendiri. Selain itu, umumnya kamu juga akan mendapatkan bimbingan untuk menjual produkmu.

Dari beberapa hasil pencarian, di bawah ini contoh reseller jika kamu tertarik untuk mulai jadi seorang reseller hijab:

  • Deshire.id

Deshire.id tempat reseller hijab dengan harga terjangkau. Hanya dengan modal sebesar Rp 499.000, kamu sudah bisa mendapatkan beberapa model hijab untuk kamu jual kembali. Jika tertarik, kamu bisa melihat instagram Deshire.id dahulu atau menghubungi melalui Whatsapp di nomor 0858-5000-8045.

  • Hijab.id

Hijab.id juga menyediakan layanan reseller hijab. Keuntungannya, kamu bebas menjual kemana saja, mendapat harga khusus, dan akan dibantu penjualan dengan menuliskan alamatmu pada website mereka. Jika tertarik, kamu bisa mendaftar melalui website Hijab.id atau hubungi nomor 0818-0748-7777.

Dropshipper

Jika kamu ingin berbisnis hijab dengan modal yang lebih minim, kamu bisa memilih untuk menjadi dropshipper. Caranya, kamu hanya cukup menjadi perantara antara produsen dengan customer.

Misalnya, kamu menawarkan produk hijab Zoya dengan selisih harga Rp 20.000 lebih tinggi melalui akun media sosial kamu. Ketika ada customer yang memesan dan sudah melakukan pembayaran.

Kemudian kamu akan menginformasikan kepada pihak Zoya dan membayar seharga yang mereka tawarkan. Maka tim Zoya akan melakukan pengiriman langsung ke alamat customer. Bisnis yang cukup praktis dan menguntungkan.

Produksi Hijab Sendiri

Jika kamu memiliki modal lebih, produksi hijab secara sendiri juga bisa kamu lakukan. Jika melakukan hal ini, kamu bisa memastikan kualitas barang bagus yang kamu berikan kepada pembeli.

Hal pertama yang perlu kamu pastikan adalah bahan. Biasanya, para calon pembeli suka dengan bahan hijab yang tidak menerawang, tidak licin, mudah untuk dibentuk, dan tidak membuat gerah.

Khusus hijab yang bisa digunakan sehari-hari, kamu bisa memilih bahan katun, voal, dan paris premium yang nyaman, tidak panas, mudah disetrika, dan mudah untuk dibentuk.

Selain bahan hijab, kamu juga perlu memperhatikan model hijab yang ingin kamu jual dan menentukan pasarmu. Contohnya, jika pasarmu adalah generasi muda atau millennials, kamu akan cocok jika menjual kerudung bentuk segi empat atau pashmina, karena bisa dikreasikan menjadi berbagai model.

2. Riset Secara Berkala untuk Melihat Trend

Tak hanya menentukan bahan baku, dari sisi pemasaran kamu juga perlu melakukan riset pasar. Hal ini penting untuk memetakan calon pembeli, menentukan harga, dan melihat trend hijab yang sedang digemari di masyarakat.

Jika bisnismu sudah berkembang, riset pasar tetap menjadi salah satu kunci sukses dalam bisnis hijab untuk melihat tantangan apa yang dapat terjadi dan bagaimana cara mengatasinya.

Pada saat riset pasar, kamu bisa melakukan beberapa hal seperti membagikan kuesioner, survey kepada pelanggan, menawarkan produk ke pasar, dan melihat respon pembeli. 

Kamu juga bisa melihat trend melalui pencarian dari Google Trends yang bisa kamu cek melalui ​​https://trends.google.com/trends/?geo=ID atau juga melakukan riset kompetitor.

3. Pilih Influencer yang Sesuai untuk Strategi Marketing

Sekarang ini, pemasaran melalui sosial media merupakan hal yang penting. Salah satunya adalah bekerja sama dengan influencer. Berikut rekomendasi influencer dengan budget yang terjangkau untuk membantumu mempromosikan bisnis hijabmu:

Dhana Xaviera

Selebgram hijab pertama untuk membantumu promosi produk hijab adalah Dhana Xaviera. Jumlah pengikutnya sebesar 38,8 ribu, cukup besar dengan engagement rate sebesar 6%. Jika tertarik, kamu bisa langsung menghubungi melalui contact.dhanaxaviera@gmail.com.

Kiara Leswara

Influencer hijab lain yang cukup berpengaruh di Indonesia adalah Kiara Leswara. Jumlah pengikutnya sebesar 284 ribu, sehingga cukup menjangkau pasar yang luas. Rate cardnya mulai dari Rp 2.200.000. Jika ingin bekerja sama, kamu bisa mengirimkan penawaran kamu ke collab.kiaraleswara@gmail.com.

Nabila Tarmuzi Alaydrus

Terakhir, ada Nabila Tarmuzi Alaydrus yang memiliki jumlah pengikut 660 ribu di Instagram. Tarif endorsenya mulai dari Rp 500.000 per produk, tetapi bisa menyesuaikan juga. Kamu bisa menghubungi contact person Gigi di nomor +62 859-3328-7229 untuk melakukan penawaran.

Sukses Berbisnis Hijab dengan Modal Terbatas

Nah, itu dia beberapa kunci sukses dalam bisnis hijab yang penting untuk kamu pahami. Semoga ulasan ini dapat membantumu untuk memulai bisnis hijab tanpa perlu mengeluarkan modal yang besar di awal.


Kamu juga bisa lihat artikel lainnya di KoinWorks untuk dapatkan insight positif bagaimana cara berbisnis!

Bank digital khusus UKM pertama di Indonesia hadir untuk bantu segala keperluan bisnis dan keuanganmu. 

Nikmati kemudahan transaksi dalam satu aplikasi hanya di KoinWorks NEO! Daftar sekarang!

Lukito Wijaya

Download aplikasi KoinWorks dan mulai kembangkan asetmu sekarang!

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​