Home » Strategi-bisnis » Cara Menentukan Anggaran Promosi pada Bisnis Hijab

Cara Menentukan Anggaran Promosi pada Bisnis Hijab

Cara Menentukan Anggaran Promosi pada Bisnis Hijab

Bagaimana cara yang tepat untuk menentukan anggaran promosi dan pemasaran pada sebuah bisnis hijab?

Dalam menjalankan sebuah bisnis, melakukan promosi dan pemasaran adalah hal yang cukup penting untuk dilakukan.

Terutama jika bisnis hijab yang kamu miliki baru saja dirintis, dan butuh diperkenalkan kepada para calon konsumen.

Namun, tidak semua pemilik bisnis memiliki pemahaman mengenai alokasi anggaran untuk kegiatan promosi ini.

Lantas, bagaimana cara menyiapkan anggaran tersebut? Dan berapa banyak alokasi dana yang harus diberikan untuk aktivitas promosi dan pemasaran pada bisnis hijab?

Cara Menentukan Anggaran Promosi pada Bisnis Hijab

Seperti telah disebutkan sebelumnya, melakukan promosi dan pemasaran pada bisnis hijab adalah sesuatu yang penting, serta perlu perencanaan yang matang.

Tidak hanya itu, kamu pun perlu mengalokasikan sejumlah modal untuk melakukannya.

Nah, bagaimana cara menentukan anggaran untuk promosi dan pemasaran?

Berikut adalah beberapa cara mudah yang bisa kamu lakukan untuk bisnis hijab berskala kecil yang sedang kamu rintis.

Silakan disimak!


1. Menetapkan besar alokasi anggaran

Hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah menetapkan jumlah anggaran yang akan kamu siapkan untuk kegiatan promosi dan pemasaran.

Sebagai contoh, berdasarkan riset yang kamu lakukan, ditemukan bahwa standar industri pada bidang yang serupa menyarankan alokasi anggaran untuk promosi dan pemasaran adalah sebesar 5%.

Jika kamu baru saja memulai bisnis, kamu bisa menyisihkan sekitar 5% dari keseluruhan modal awal untuk melakukan promosi & pemasaran.

Seandainya nanti bisnismu mulai stabil dan konsisten mendapatkan penjualan, 5% ini bisa kamu ambil dari hasil penjualanmu per bulannya.

Misalnya, modal awal bisnismu adalah Rp10.000.000,00. Dengan standar di atas, maka alokasi anggaran untuk promosi adalah minimal Rp500.000,00.

Ketika bisnismu mulai berjalan pada bulan Maret, dan di bulan tersebut kamu mendapatkan total penjualan sebesar Rp15.000.000,00, maka alokasi anggaran untuk promosi untuk bulan April adalah sebesar Rp750.000,00.

Nah, jika kamu ternyata memiliki target penjualan sebesar Rp30.000.000,00 pada bulan Juni, maka kamu harus menyiapkan anggaran sekitar Rp1.500.000,00 pada bulan Mei.


2. Membuat daftar kegiatan promosi & pemasaran

Setelah mengetahui besar alokasi anggaran berdasarkan modal dan pendapatan, kamu juga perlu membuat daftar rencana kegiatan promosi & pemasaran.

Hal ini bertujuan untuk menyesuaikan alokasi anggaran dengan kegiatan promosimu nantinya.

Terdapat banyak metode promosi yang bisa kamu terapkan pada bisnis hijab milikmu, beberapa di antaranya adalah:

Di awal merintis bisnis, mungkin kamu bisa melakukan salah satu metode tersebut di bulan-bulan pertama.

Nah, ketika nanti bisnismu mulai berjalan stabil dan mendapatkan penjualan yang konsisten, kamu bisa lebih mengalokasikan anggaran promosi untuk setiap metode tersebut.

Misalnya, kamu mengalokasikan 30% anggaran untuk kegiatan endorsement, 25% untuk giveaway dan flash sale, dan terakhir sekitar 20% untuk mengadakan kuis dan menyediakan hadiahnya.

Promosi-promosi seperti ini cukup ampuh untuk menarik minat konsumen bisnismu, lho.


3. Melakukan promosi & pemasaran

Langkah berikutnya adalah mulai melakukan kegiatan promosi dan pemasaran.

Pada awal bisnis, mungkin kamu bisa melakukan kegiatan pemasaran terlebih dahulu.

Ketika bisnismu mulai berjalan stabil, kamu bisa melakukan kegiatan promosi dan pemasaran secara bersamaan.

Sebagai contoh, pada bulan pertama kamu bisa beriklan menggunakan Instagram dan Facebook Ads; hingga berjalan selama 2-3 bulan ke depan.

Hal ini bertujuan untuk meningkatkan brand awareness.

Komposisi anggaran bisa kamu gunakan 100% untuk beriklan.

Pada bulan keempat, kamu bisa mulai menggunakan beberapa metode promosi seperti yang telah disebutkan sebelumnya.

Kamu bisa menggunakan komposisi 30%-25%-25%-20% untuk promosi sepenuhnya, atau juga menggabungkan kegiatan ini dengan pemasaran dan iklan.

Misalnya dengan menggunakan komposisi anggaran sebagai berikut: 30% untuk endorsement, 20% masing-masing untuk giveaway – flash sale – kuis, dan 10% untuk beriklan secara online melalui media sosial & Google Ads.


4. Melakukan evaluasi

Selanjutnya, langkah terakhir yang perlu kamu kerjakan adalah melakukan evaluasi terhadap kinerja kegiatan promosi dan pemasaran tersebut.

Apakah tujuan atau goal dari promosi & pemasaran yang dilakukan?

Apakah hasil dari kedua kegiatan tersebut sudah memenuhi tujuannya?

Atau malah tidak menghasilkan apa-apa?

Di sini kamu perlu melihat, apakah penjualan mengalami perubahan selama promosi dan pemasaran dilakukan.

Pada awal bisnis dimulai, mungkin dampaknya tidak begitu terasa.

Namun, ketika bisnis mulai tumbuh, kamu baru akan bisa merasakan dampak dari aktivitas promosi dan pemasaran ini.

Ketika bisnismu makin dikenal dan memiliki basis konsumen yang setia, tentu saja bisnismu akan semakin banyak dikunjungi konsumen.

Jika ternyata setelah beberapa bulan menjalankan aktivitas promosi dan pemasaran, tetapi pendapatan bisnismu tidak berubah dan cenderung malah berkurang, maka kamu perlu melakukan evaluasi mendalam mengenai kegiatan promosi ini.

Apakah metode yang dilakukan kurang tepat, atau memang kondisi bisnis sedang tidak baik?

Lakukanlah penyesuaian dengan cara mengurangi alokasi anggaran untuk promosi, atau mengubah konsep promosi & pemasaran agar lebih sesuai dengan selera konsumen.

Kamu harus terus memantau kinerja promosi & pemasaran ini secara berkala, ya.

Hindari hanya menjalankan promosi tanpa melihat hasil kinerja dari kegiatan tersebut.


Sudah Siap Menentukan Anggaran untuk Kegiatan Promosi di Bisnis Hijab?

Itulah beberapa cara mudah yang bisa kamu lakukan untuk menentukan anggaran bagi usaha berskala kecil seperti bisnis hijab.

Mulai dari menentukan besar anggaran, membuat daftar kegiatan promosi, hingga memantau kinerja & hasil dari kegiatan-kegiatan promosi tersebut.

Semoga bermanfaat, ya!

. . .

Kalau kamu termasuk salah satu pelaku usaha kecil, online sellers, atau freelancers, KoinWorks punya satu solusi nih untuk semua kebutuhan keuangan kamu.

Mulai dari transfer antar bank tanpa biaya admin, pembuatan invoice & laporan keuangan, hingga ke akses yang fleksibel untuk mendapatkan pinjaman– semua ini khusus untuk mendukung usaha & bisnis kamu, dan bisa kamu dapatkan di KoinWorks NEO.

Yuk, cari tahu lebih banyak tentang KoinWorks NEO di sini!

[E-Book GRATIS] Dapatkan konten ekslusif seputar strategi bisnis di sini
DAFTAR SEKARANG!
Pilih E-book untuk kamu download.
Dalam Ebook ini mengulas:Cara mudah untuk pebisnis melakukan iklan Google Display Network berupa banner atau visual yang ampuh untuk meningkatkan penjualan.
Dalam Ebook ini mengulas:Membantu pebisnis mengetahui lebih banyak tentang performa promosi yang dilakukan di dunia digital terutamanya platform Facebook untuk menentukan audiens.
Dalam Ebook ini mengulas:Penggunaan Business Metrics/KPI yang tepat untuk melacak sejauh mana bisnis kita sudah berjalan dan seberapa banyak target dari usaha kita yang sudah tercapai.
Ingin tahu lebih lanjut, KoinWorks NEO mau kenalan sama kamu lebih dekat.
Cara Menentukan Anggaran Promosi pada Bisnis Hijab

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​