Home » Strategi Bisnis » Strategi dalam Membangun Brand untuk Bisnis Hijab

Strategi dalam Membangun Brand untuk Bisnis Hijab

Di Indonesia, pasar brand hijab jelas akan sukses, sebab hampir seluruh warganya beragama Islam. Namun, untuk mewujudkannya kamu akan butuh strategi khusus. Karena ada ratusan bahkan ribuan orang yang memiliki brand hijab. Oleh sebab itu, yuk, pelajari strategi dalam membangun bisnis hijab di bawah ini!

Strategi dalam Membangun Brand untuk Bisnis Hijab

Ada lima langkah yang harus kamu lakukan, seperti berikut ini:

1. Menentukan Target Pasar Bisnis Hijab

Strategi pertama dalam membangun bisnis hijab adalah menentukan jenis pasar. Apabila kamu ingin brand milikmu memproduksi kerudung segi empat atau pashmina, maka fokuslah untuk menjual produk tersebut kepada para remaja umur 12-18 tahun. 

Kamu juga bisa merambah target pasar dengan umur yang sedikit lebih tua, yaitu sekitar 19-30 tahun. 

Bahkan, beberapa yang di atas 30 tahun masih suka menggunakan kerudung jenis tersebut. Pembedanya hanyalah soal motif dan bahan, sebab mereka akan memilih kerudung polos dengan bahan ceruty atau kerudung bermotif seperti scarf dengan bahan halus.

Sebagai tambahan, apabila kamu ingin menjual produk hijab yang panjang dengan satu set gamis, maka ibu-ibu adalah pasar yang cocok. Tentukan desain mencolok yang sesuai bagi ibu-ibu muda berumur di atas 20 tahun hingga 50 tahunan. Sedangkan bagi ibu-ibu yang telah melewati umur 50 tahun lebih suka desain kasual. 

2. Memproduksi Produk Hijab Berkualitas

Langkah kedua untuk mewujudkan brand hijab yang berhasil adalah dengan memproduksi barang yang berkualitas. Langkah pertama adalah membuat desain yang sesuai dengan target pasar. 

Mereka yang single dan masih muda pasti lebih suka desain kasual atau desain dengan motif girly. Sedangkan para ibu akan suka hijab yang sekali pakai dengan renda sederhana di ujungnya. Buatlah dua sampai tiga macam desain yang bisa mencakup semua pasar, sehingga setiap pelanggan bisa membeli hijab sesuai selera.

Setelah desain sudah dibuat, kamu bisa mencari supplier yang menjual kain berkualitas. Namun, kamu harus tahu bahan apa yang kamu butuhkan untuk setiap desain hijab tersebut. Hijab segi empat dan pashmina akan sempurna dengan bahan ceruty atau voal. Jadi, pastikan kamu tahu kain apa yang dibutuhkan. 

3. Memiliki Brand Identity yang Jelas

Setelah produk jadi, kamu harus membuat brand identity yang menggambarkan dengan jelas brand hijab yang kamu miliki. Mulailah dengan nama brand, untuk membuatnya kamu harus memiliki nama yang catchy. Bisa dengan dua hingga tiga kata atau bahkan nama tersebut terdiri dalam satu kata dan beberapa huruf saja. 

Kemudian, buatlah tagline yang menginspirasi para pelanggan sehingga mudah mengingat brand hijab milikmu. Buatlah tagline yang berisi dua hingga tujuh kata. Kamu bisa menggunakan Bahasa Indonesia atau bahasa asing, asalkan tidak terlalu panjang. Cukup buat yang singkat, padat, namun bisa langsung mengingatkan brand.

Apabila kamu kesulitan, kamu bisa menggunakan jasa copywriting yang terjangkau, bisa dari Rp 10 ribu saja. 

4. Memanfaatkan Pemasaran Digital

Strategi keempat dalam membangun bisnis hijab adalah memanfaatkan pemasaran digital. Di masa yang semakin modern, media sosial adalah cara tercepat untuk memasarkan produk dan brand baru. Kamu bisa membuat akun khusus brand agar tidak tercampur dengan akun pribadi.

Kemudian, isilah akun tersebut khusus dengan konten yang berhubungan dengan fashion hijab. Kamu bisa membuatnya dengan cara melakukan pemotretan menggunakan jasa seorang model atau khusus produk saja. 

Cara lainnya adalah membuat video singkat tentang informasi produk dan unggah di Reels Instagram atau TikTok. 

Gunakan caption yang menggugah banyak hati, tidak harus panjang asal lengkap dan berisi penjelasan tentang produk yang kamu pasarkan. Jadi, isi caption akan berupa nama, bahan, klasifikasi, dan harga. Kamu bisa menambahkan informasi kapan produk akan launch sehingga pelanggan bisa bersiap untuk melakukan pre-order

5. Memanfaatkan Marketplace untuk Bisnis Hijabmu

Memiliki official store memang akan memudahkan orang untuk membeli secara langsung. Namun, nyatanya kebanyakan orang saat ini enggan untuk keluar rumah demi mendatangi toko yang dimaksud. Kenapa harus keluar rumah saat bisa melakukan transaksi dari gawai?

Oleh sebab itu, kamu juga harus memanfaatkan keadaan ini dengan membuka toko di marketplace seperti Tokopedia, Shopee, dan lain-lain. Cara membuka toko di marketplace tersebut juga mudah. 

Bahkan, bagusnya lagi setiap pesanan akan diatur, sehingga kamu tidak perlu pusing. Setiap informasi akan tertera di marketplace tersebut.

Sebagai tambahan, kamu bisa melebarkan sayap saat menggunakan teknologi ini. Jadi kamu bisa menjual produk hingga luar negeri, asalkan kamu mengaktifkan penjualan untuk overseas. Semakin banyak pasar yang bisa kamu jangkau, semakin tinggi pula kesempatan untuk meraih keuntungan. 

Yuk, Terapkan Strategi untuk Membangun Bisnis Hijab!

Ada berbagai strategi yang bisa kamu siapkan untuk membuka bisnis, begitu pula untuk bisnis hijab. Namun, ada beberapa hal yang akan membuatmu lebih untung, yaitu dengan memiliki brand identity dan pemasaran digital. Dua strategi tersebut tidak boleh luput apabila kamu ingin brand milikmu dikenal banyak orang.

Sebagai tambahan, kamu juga harus melakukan banyak inovasi saat sebuah produk telah terjual. Pelajari tren yang berlaku, sehingga kamu bisa memproduksi hijab yang berkualitas dan jadi kesayangan banyak pelanggan. Yuk, jadikan brand hijab kamu agar bisa meraup banyak keuntungan!


Bank digital khusus UKM pertama di Indonesia hadir untuk bantu segala keperluan bisnis dan keuanganmu. 

Nikmati kemudahan transaksi dalam satu aplikasi dan berbagai strategi bisnis hanya di KoinWorks NEO! Daftar sekarang!

Lukito Wijaya

Download aplikasi KoinWorks dan mulai kembangkan asetmu sekarang!

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​