Home » Strategi Bisnis » Upselling, Strategi Dongkrak Penjualan Hijab

Upselling, Strategi Dongkrak Penjualan Hijab

Ada banyak cara untuk mendongkrak penjualan dalam bisnis hijab. Salah satu yang bisa digunakan adalah strategi upselling. Apa itu?

Strategi ini biasanya digunakan oleh toko atau brand besar. Banyak keuntungan yang didapat, baik oleh pelanggan maupun pemilik hijab.

Yuk, pelajari teknik ini supaya penjualan hijab kamu bisa naik bulan ini!

Berkenalan dengan Strategi Upselling

Upselling adalah sebuah teknik penjualan dengan cara merekomendasikan produk yang lebih unggul, ketimbang produk yang dicari oleh pelanggan. Pada dasarnya, produk ini merupakan upgrade dari produk lain yang memiliki nilai jual lebih tinggi.

Misal pelanggan kamu ingin membeli hijab paris seharga Rp 15.000. Di sisi lain, kamu juga memiliki produk baru yakni hijab dengan bahan voal seharga Rp 50.000.

Kamu bisa menawarkan pelanggan untuk membeli kerudung berbahan voal kepada pelanggan. Sebab, produk ini memiliki bahan yang lebih premium, juga harga yang lebih tinggi.

Manfaat Menggunakan Strategi Upselling

Ada beberapa manfaat yang bisa kamu dapat ketika menggunakan teknik pemasaran ini, antara lain:

Mendapatkan Untung yang Lebih Banyak

Strategi ini bisa membawa kamu mendapat keuntungan yang lebih banyak. Sebab, hijab yang ditawarkan memiliki harga lebih tinggi ketimbang kerudung yang dicari pelanggan. 

Siasat Jika Barang yang Dipakai Pelanggan Tidak Ada

Teknik penjualan upselling juga bisa digunakan untuk menyiasati stok hijab yang tidak ada atau kosong. Sehingga, kamu tetap mendapatkan pelanggan, meski hijab yang dicari out of stock. 

Bonding dengan Pelanggan

Memberikan rekomendasi kepada pelanggan toko hijab kamu, bisa memperkuat ikatan antara penjual dan pembeli. Kok bisa?

Sebab, pelanggan cenderung merasa diperhatikan oleh penjual saat interaksi sedang berlangsung. Jika kamu menawarkan pelanggan dengan strategi yang baik, pembeli pasti akan datang kembali ke toko hijab kamu.

Trik Menerapkan Strategi 

Kamu harus membaca tips dan trik agar pelanggan tertarik membeli, bukan malah kabur karena rekomendasi. 

Dengarkan Kemauan Pelanggan

Sebagai penjual, kamu harus memiliki jiwa pendengar yang baik. Sebelum memberikan rekomendasi, dengarkan terlebih dahulu apa kemauan pelanggan.

Seperti ‘apa jilbab yang sedang dicari’, ‘model jilbab untuk dipakai pada event pernikahan’, hingga ‘berapa budget pelanggan untuk membeli hijab’.

Ketika mendengarkan hal tersebut, kamu bisa sambil mempertimbangkan model hijab yang bisa ditawarkan. Sesuaikan dengan kemauan pelanggan dan budget yang tersedia supaya pelanggan tidak berpikir dua kali untuk membeli tawaran hijab dari kamu. 

Pelajari Produk

Sebelum menawarkan kepada pelanggan, kamu harus mempelajari dahulu keunggulan dari hijab tersebut. Jangan sampai saat pelanggan bertanya mengenai keunggulan, kamu malah tidak bisa menjawabnya.

Untuk itu, pastikan keunggulan dan kelemahan produk hijab sudah kamu hafal di luar kepala sehingga proses edukasi produk bisa berjalan dengan lancar.

Beri Penawaran

Setelah itu, berikan penawaran kepada pelanggan hijab kamu. Sebutkan satu persatu keunggulan dari hijab yang akan kamu tawarkan. Kemudian beri perbandingan dengan hijab yang ingin dibeli oleh pelanggan.

Ingat, memberi penawaran dengan membandingkan keunggulan perlu dilakukan secara hati-hati. Jangan menjatuhkan produk kamu sendiri agar pelanggan tetap melakukan pembelian.

Tawarkan dengan Harga Sesuai Budget

Strategi upselling yang satu ini penting dilakukan. Pastikan hijab yang kamu tawarkan harganya masih masuk dengan kantong pelanggan.

Misal hijab yang akan dibeli seharga Rp 20.000, maka tawarkan hijab lain yang harganya masih sesuai seperti Rp 35.000 sampai Rp 50.000. 

Jika kamu tidak mengetahui budget pelanggan, kamu bisa menanyakannya di awal. Atau misal pelanggan menunjukkan gesture harga hijab tidak masuk ke kantong, maka beri opsi lain. 

Jangan Memaksa

Hindari memaksa pelanggan untuk membeli hijab jika tidak sesuai dengan keinginannya. 

Apabila kamu memaksa, bukannya mendapat keuntungan, pelanggan malah kabur. Saat pelanggan sudah menolak, maka berhenti memberi penawaran. 

Perhatikan Timing

Waktu terbaik untuk menawarkan hijab adalah apabila pelanggan tidak terburu-buru. Jika pelanggan kamu belanja hijab dan memperlihatkan gesture dikejar waktu, maka jangan beri penawaran lain.

Selain itu, kamu bisa menawarkan upselling ketika produk yang dicari pelanggan sedang tidak ada.

Fast Response

Tips ini dilakukan ketika kamu memiliki toko hijab online. Usahakan membalas chat pelanggan tepat waktu. Pelanggan lebih suka jika dibalas dengan cepat.

Namun jika tidak bisa, maka gunakan fitur balas chat otomatis. Beritahukan jika pesan yang dikirim akan dibalas sesuai dengan antrian pelanggan.

Jaga Hubungan Baik dengan Pelanggan

Trik terakhir adalah harus menjaga hubungan baik dengan pelanggan hijab. Teknik upselling ini akan manjur dilakukan untuk pelanggan lama yang akan repeat order. Sehingga kamu patut menjaga hubungan baik dengan pelanggan. 

Caranya dengan mengirimkan broadcast kepada pelanggan ketika ada barang baru atau membuat sistem member dan mengingat setiap pelanggan yang melakukan pembelian dalam jumlah besar.

Strategi upselling bisa kamu lakukan untuk mendongkrak penjualan kamu. Selain itu, upselling juga bisa sebagai cara untuk mempromosikan hijab baru yang lebih unggul, tanpa menjelekkan hijab produksi lama. Selamat mencoba!


Lihat berbagai strategi tepat dan efisien untuk bisnis hijab kamu.

Bank digital khusus UKM pertama di Indonesia hadir untuk bantu segala keperluan bisnis dan keuanganmu.

Kemudahan berbagai layanan seperti bebas biaya transfer antar bank dan pinjaman modal tanpa agunan untuk bisnismu hanya dengan satu aplikasi! Pakai KoinWorks NEO sekarang!

Download aplikasi KoinWorks dan mulai kembangkan asetmu sekarang!

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​