Home » Strategi Bisnis » 5 Cara Memilih Food Tester Bisnis Katering agar Laris Orderan

5 Cara Memilih Food Tester Bisnis Katering agar Laris Orderan

5 Cara Memilih Food Tester Bisnis Katering agar Laris Orderan

Food tester sangat berperan penting dalam bisnis katering, karena dapat memberikan feedback rasa makanan yang akan kamu jual. Jika kamu sedang mengembangkan menu baru, maka food tester dapat dijadikan sebagai perantara untuk menguji kualitas rasa masakan. Cek cara menemukannya di bawah ini!

5 Cara Memilih Food Tester Bisnis Katering

Ada lima cara yang bisa kamu terapkan untuk memilih food tester agar bisnis katering laris orderan, yaitu: 

Orang Terdekat

Orang terdekat adalah pilihan pertama yang bisa kamu gunakan sebagai food tester. Mengapa demikian? Sebab, selain kamu tidak membutuhkan biaya pengantaran makanan yang mahal, kamu bisa langsung menanyakan feedback kepada mereka dengan bebas.

Kamu bisa membagikan sampel makanan kepada keluarga, saudara, maupun tetangga. Cara ini pernah dilakukan oleh Glien, Owner Dapur Makaro Disfiyant Glienmourinsie.

Dia membagikan sampel makanan yang akan dijual kepada teman-temannya agar mendapatkan rasa makanan yang pas. Kemudian, Glien menanyakan kekurangannya serta rasa makanan sudah cukup atau belum.

Jika ada rasa yang tidak seimbang, dia tidak akan menjualnya terlebih dahulu. Namun, Glien akan mengulik lagi untuk mendapatkan rasa yang pas. Dengan demikian, dia bisa menyesuaikan rasa makanan menjadi balance atau seimbang.

Food Enthusiast

Selain orang terdekat, kamu bisa memilih food enthusiast sebagai food tester menu baru untuk bisnis katering. Food enthusiast adalah orang yang suka mencicipi makanan. Nah, kamu bisa meminta bantuan mereka untuk mengukur rasa makanan yang kamu buat.

Food enthusiast biasanya sudah merasakan berbagai macam makanan sehingga lidahnya bisa memberikan penilaian terhadap rasa masakanmu. Namun, jika kamu menggunakan jasa mereka, kamu perlu mengeluarkan biaya lebih.

Tarif yang kamu keluarkan bisa bervariasi, mulai dari Rp 100 ribu hingga puluhan juta rupiah. Oleh karena itu, kamu bisa memilih food enthusiast yang bisa dipercaya. Misalnya, dilihat dari banyaknya followers akun media sosial dan seberapa sering membagikan konten mencicipi makanan atau rutin membagikan konten.

Kamu bisa menemukan mereka di platform Sociabuzz atau di platform media sosial, seperti Instagram, TikTok, Facebook, Youtube, dan lainnya.

Influencer

Tidak jauh berbeda dengan food enthusiast, influencer merupakan orang yang mampu memberikan dampak kepada orang banyak.

Food influencer yang dapat kamu gunakan jasanya misalnya Nex Carlos (@nexcarlos). Dia berkeliling ke penjuru Indonesia untuk mencicipi rasa masakan di berbagai daerah.

Nex Carlos tidak hanya mengunjungi restoran yang sudah memiliki nama, namun seringkali ke pedagang-pedagang kecil. Selain itu, dalam konten Youtube pribadinya tersebut, dia akan memberikan penilaian yang jujur.

Sebagai catatan, dia memiliki 4,56 juta subscriber Youtube dan 1,1 juta followers Instagram. Sehingga, pastikan ketika kamu akan menggunakan influencer sebagai food tester, pilih yang memiliki banyak followers.

Sebab, hal itu menunjukkan berapa banyak orang yang percaya serta menyukai konten yang kamu buat. Jadi, kamu tidak perlu khawatir dengan biaya yang sudah dikeluarkan.

Food Tester Profesional

Supaya bisnis katering milikmu laris orderan, kamu bisa meminta bantuan food tester profesional. Food tester profesional merupakan tenaga ahli yang mengetahui banyak hal tentang makanan termasuk kandungan gizi dalam makanan.

Kelebihan menggunakan jasa tenaga profesional adalah mereka tidak hanya membicarakan rasa,  tapi juga kualitas gizi. Apakah makanan aman dikonsumsi atau tidak? Sehingga, kamu tidak perlu merasa sia-sia sudah mengeluarkan biaya lebih.

Brand seperti Mondelez, baru-baru ini mencari pekerja untuk mencicipi rasa makanan dan minuman cokelat. Hal ini membuktikan bahwa food tester profesional memang dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas makanan.

Jika kamu menggunakan jasa food tester profesional, kamu bisa mendapatkan feedback yang bisa membantu meningkatkan kualitas makanan yang akan kamu jual.

Tidak hanya perkara rasa, tetapi juga nilai gizi pada kandungan makanan. Sehingga, pelanggan akan mempercayai kualitas makanan dan bisnis katering laris orderan. Kamu bisa menemukan food tester profesional dengan cara membuka lowangan atau mencarinya di platform pencari kerja, seperti Indeed, LinkedIn, dan lainnya.

Pilih Secara Random

Selain keempat cara di atas, kamu juga bisa memilih food tester secara random, lho! Maksudnya adalah kamu memberi kesempatan kepada siapa saja untuk mencicipi dan memberikan penilaian terhadap masakanmu.

Glienn juga melakukan cara ini. Selain membagikan sampel makanan kepada orang terdekat, dia juga membagikannya secara random. Tindakan tersebut bertujuan untuk melakukan tes rasa masakan dan target pasar.

Jika kamu membuka bisnis katering untuk acara ulang tahun anak-anak, kamu bisa random meminta anak tetangga untuk mencicipi menu. Kemudian, kamu bisa meminta feedback baik kritik, saran, atau masukan terkait kualitas makanan tersebut.

Sudah Memilih Food Tester Menu Baru untuk Bisnis Katering?

Itulah beberapa cara memilih food tester untuk bisnis katering, terutama jika kamu sedang mengembangkan menu baru. Kamu bisa memilih salah satu atau mencoba kelima cara tersebut. 

Pada intinya food tester bertujuan untuk meningkatkan kualitas makanan, sehingga bisnis katering laris orderan. Selamat mencoba dan mengembangkan resep menu bisnis katering milikmu!


Untuk para pelaku usaha kecil dan menengah, online sellers, dan freelancers. Kamu bisa lihat artikel lainnya di KoinWorks untuk dapatkan insight positif bagaimana cara berbisnis!

Nikmati kemudahan transaksi bisnis dan keuangan kamu dalam satu aplikasi hanya di KoinWorks NEO!

Download aplikasi KoinWorks dan mulai kembangkan asetmu sekarang!

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​