5 Jenis Layanan Bisnis Katering Paling Populer Saat Ini

5 Jenis Layanan Bisnis Katering Paling Populer Saat Ini

Layanan dalam bisnis katering tentunya ada banyak sekali. Biasanya setiap katering memiliki spesialisasi layanannya sendiri seperti layanan hajatan, layanan makanan sehat (healthy food), dan berbagai layanan lainnya.

5 Layanan Katering yang Paling Banyak Dicari

Memulai bisnis katering bisa dibilang susah-susah gampang. Salah satu tantangannya adalah menentukan spesialisasi. Namun, kamu jangan khawatir! Ini lima inspirasi layanan katering yang bisa kamu sediakan:

Katering untuk Pesta Pernikahan

Layanan katering untuk pesta pernikahan menjadi salah satu yang paling banyak dibutuhkan. Biasanya dalam sekali melayani katering pernikahan, kamu akan diminta untuk memasak mulai dari 200 hingga 1.000 porsi makanan, tergantung seberapa besar acaranya. 

Pastikan kamu mampu memasak dengan lezat dalam jumlah besar. Umumnya, pesta pernikahan cenderung memilih menu prasmanan yang terdiri dari appetizer, main course, soup, dessert, dan side dish.

Jika ingin membuat bisnis ini sebaiknya siapkan modal yang cukup untuk membuat 1000 porsi makanan karena undangan pernikahan bisanya akan mencapai 1000 tamu undangan. Estimasi harga jual paling mahal dari makanan kamu adalah Rp 100 ribu dan kamu mengambil margin keuntungan sebesar 25%. 

Maka harga dasar dari makanan kamu adalah Rp 75 ribu. Oleh karena itu, Rp 75 ribu dikalikan 1000 adalah Rp 75 juta. Jadi, modal yang kamu butuhkan untuk bisnis ini setidaknya adalah Rp 75 juta. Semakin murah harga jual makananmu, tentunya akan semakin sedikit modal yang kamu butuhkan.

Katering Makanan Sehat (Healthy Food)

Katering jenis ini dibutuhkan oleh mereka yang sedang diet. Beberapa contoh menu makanan sehat seperti smoothie bowl, caesar salad, ayam bakar, dan berbagai makanan rendah kalori. 

Biasanya makanan sehat ini menggunakan bumbu garam Himalaya dan dimasak tanpa minyak. 

Modal yang kamu butuhkan untuk memulai bisnis ini sebenarnya variatif tergantung berapa pelanggan yang kamu punya. Misalnya, kamu punya pelanggan tetap sebanyak 5 orang. Masing-masing membeli paket katering sehat mingguan seharga Rp 1 juta.

Anggap kamu mengambil margin keuntungan sebesar 20%, maka modal yang kamu persiapkan setidaknya adalah Rp 800 ribu dikali 5, yaitu Rp 4 juta. Modal ini tentunya bisa kamu sesuaikan dengan jumlah pelanggan yang kamu punya. 

Kami lebih menyarankan untuk makanan sehat ini sebaiknya kamu menggunakan sistem PO karena makanan jenis ini memiliki pasar yang kecil dan hanya akan dikonsumi oleh orang-orang tertentu. 

Katering untuk Bisnis

Perusahaan-perusahaan besar biasanya sering mengadakan jamuan atau acara yang membutuhkan layanan katering. Biasanya perusahaan-perusahaan menyediakan makanan berupa makan siang dan coffee break.

Makan siang bisa berupa menu makanan prasmanan atau bisa juga berupa nasi kotak. Menu nasi kotak Indonesia biasanya berisi nasi, lauk-pauk, sayur, dan buah. Sementara coffee break biasanya disediakan snack berupa kue dan makanan ringan lainnya dengan kopi dan teh.

Jika makanan yang dipesan dalam bentuk prasmanan, ingatlah untuk menyiapkan modal yang cukup untuk memasak 1000 porsi makanan, terlebih jika kamu melayani perusahaan besar yang punya banyak karyawan. Namun, sesuaikan lagi angka ini dengan jumlah porsi yang dibutuhkan. 

Sementara untuk nasi kotak biasanya punya kisaran harga Rp 20 ribu hingga Rp 50 ribu. Anggap customer memilih harga termahal, yaitu Rp 50 ribu untuk 1000 porsi nasi kotak, kemudian dikurangi margin keuntungan yang ingin kamu ambil. Misalnya, kamu mengambil keuntungan sebesar 20%. 

Maka harga modal kamu adalah: 

Rp 50.000,00 – (Rp 50.000,00 x 20%) x 1000 = Rp  40.000.000,00 

Tentunya ini adalah hitungan modal kasar, kamu bisa menekan lagi budget dengan mencari diskon khusus, sehingga masih akan ada banyak sisa modal yang bisa kamu gunakan kembali. 

Katering untuk Rumah Sakit

Layanan katering ini akan selalu dibutuhkan terlebih di masa pandemi seperti beberapa waktu yang lalu. Di mana pasien maupun tenaga kesehatan sulit keluar masuk rumah sakit untuk membeli makanan sendiri. Layanan katering untuk rumah sakit sangat cocok untuk dijadikan sebagai ide bisnismu.

Meskipun, katering untuk rumah sakit tidak seketat katering healthy food, namun katering ini perlu memperhatikan nutrisi serta harus memiliki rasa yang enak. Makanan rumah sakit harus mampu membantu pemulihan pasien. 

Katering untuk rumah sakit juga harus menyesuaikan dengan saran-saran dari ahli gizi dari pihak rumah sakit dan hadir dalam lunch box atau nasi kotak. 

Untuk perhitungan modal bisa mengikuti perhitungan modal nasi kotak sebelumnya. Namun untuk angka pastinya tergantung dari penawaran harga yang kamu tawarkan. 

Sebagai contoh, kamu mematok harga makanamu adalah Rp 65 ribu. Kamu memasak makanan untuk 100 pasien. Margin keuntungan yang kamu ambil adalah 20%. Jadi hitungannya adalah:

Rp 65.000,00 – (Rp 65.000,00 x 20%) x 100 = Rp 5.200.000,00 

Jadi, modal yang kamu butuhkan adalah Rp 5,2 juta. 

Home Catering

Layanan katering ini menjadi salah satu yang paling banyak dibutuhkan. Layanan katering ini biasanya di jual kepada mereka yang tidak punya waktu untuk memasak.

Biasanya katering ini dibutuhkan oleh pasangan suami istri yang sama-sama sibuk bekerja dan tidak punya waktu untuk memasak, namun tetap ingin merasakan sensasi masakan rumahan.

Menu makanan yang dimasak juga biasanya disesuaikan dengan permintaan dari pembeli. Bisnis home catering ini pun terbilang cukup mudah, karena tidak membutuhkan modal besar. Kamu bisa memulai bisnis ini dengan memanfaatkan dapur di rumah.

Untuk katering jenis ini sebaiknya diterapkan PO karena penjualan yang kamu lakukan langsung menargetkan orang-orang yang sudah berkeluarga. Misalnya, kamu mematok harga Rp 2 juta per minggu untuk makanan dengan 4 porsi untuk makan siang dan makan malam. 

Anggap kamu memiliki 10 pelanggan dan ingin mengambil margin keuntungan sebesar 20%. Hitungannya pun masih sama, yaitu: 

Rp 2.000.000,00 – (Rp 2.000.000,00 x 20%) x 10=  Rp 16.000.000,00 

Jadi, modal yang kamu butuhkan adalah sebesar Rp 16 juta. Angka ini tentunya disesuaikan dengan jumlah pelanggan dan harga katering yang kamu tawarkan. 

Layanan Bisnis Katering Manakah yang Kamu Pilih?

Kamu bisa memilih salah satu layanan katering di atas, kemudian sesuaikan dengan budget modal dan kemampuanmu. Jika kamu tidak punya tim yang baik, maka janganlah coba-coba mengambil tawaran pekerjaan yang tidak mampu kamu kerjakan.


 

Lukito Wijaya

Download aplikasi KoinWorks dan mulai kembangkan asetmu sekarang!

Artikel Terkait

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​