Home » Strategi-bisnis » 3 Trik agar Bahan Baku Bisnis Konveksi Tidak Mudah Rusak

3 Trik agar Bahan Baku Bisnis Konveksi Tidak Mudah Rusak

3 Trik agar Bahan Baku Bisnis Konveksi Tidak Mudah Rusak

Apa saja cara yang bisa kamu lakukan agar bahan baku bisnis konveksi tidak mudah rusak?

Kegiatan operasional bisnis konveksi meliputi produksi pakaian secara massal, sehingga persiapan untuk menyediakan bahan baku seperti kain dalam jumlah banyak akan sangat bisnis tersebut butuhkan.

Namun, meskipun bahan baku tersebut bisa bertahan lama, kerusakan dalam proses produksi atau saat bahan disimpan juga bisa terjadi.

Lantas, apa saja cara yang bisa kamu lakukan, sebagai seorang pemilik bisnis konveksi, agar bahan baku tersebut tidak mudah rusak?


3 Trik agar Bahan Baku Bisnis Konveksi Tidak Mudah Rusak

Berikut adalah beberapa cara dan trik yang dapat kamu coba terapkan untuk menjaga bahan baku bisnis konveksi agar tetap awet dan berkualitas.

Silakan disimak!


1. Memilih supplier yang kompeten

Hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah memilih supplier yang tepat dan terbaik.

Memperoleh supplier yang kompeten dan mampu memberikan bahan baku berkualitas tidak selalu mudah. Jika kamu memilih supplier yang salah, pasti kerugian tidak dapat kamu hindari.

Contohnya seperti warna benang yang berbeda dengan apa yang bisnismu pesan, bahan kain yang ternyata berbeda jauh, atau ukuran kain yang tidak sesuai dengan apa yang kamu pesan.

Karena itu, agar kamu bisa menghindari masalah-masalah tersebut, ada hal-hal yang harus kamu perhatikan ketika mencari supplier.

Pertama, kamu bisa melakukan survei terlebih dulu. Cobalah untuk membuat daftar supplier, agar kamu mudah untuk melakukan perbandingan.

Kedua, carilah setiap review dari sesama pembeli untuk masing-masing supplier tersebut, catat setiap kelebihan dan kekurangan yang kamu temukan.

Jika di dalam daftar tersebut kamu bisa menemukan supplier dengan review yang paling positif, maka kamu bisa mengasumsikan supplier tersebut cukup terpercaya dan bisa kamu coba gunakan jasanya.

Ketiga, jika kamu memiliki kenalan yang terjun di bidang bisnis yang sama, maka kamu bisa mencoba mendapatkan referensi supplier dari mereka.

Cobalah bertanya tentang kualitas kain atau benang yang baik, dan di mana kamu bisa mendapatkan bahan baku tersebut untuk bisnis konveksi.


2. Meningkatkan efisiensi gudang

Cara supaya bahan baku bisnis konveksi tidak mudah rusak selanjutnya adalah dengan meningkatkan efisiensi gudang.

Sebaiknya, pastikan bahwa kamu memiliki karyawan gudang yang berpengalaman, dan memiliki pengetahuan seputar bahan baku bisnis konveksi yang baik.

Tujuannya adalah agar mereka bisa mengelola dan mengontrol setiap bahan baku tersimpan dalam keadaan yang baik, dan dalam jumlah yang sesuai. Rata-rata gaji karyawan gudang sendiri adalah mulai dari Rp4.500.000,00 per bulannya.

Ingat! Kamu tidak boleh lupa untuk menuliskan deskripsi pekerjaan dan kualifikasi yang lengkap saat kamu membuka lowongan, seperti mencantumkan CV & memiliki pengalaman di bidang yang sama. Sehingga, kamu bisa menemukan calon karyawan gudang yang memenuhi kualifikasi dengan lebih mudah.

Kamu juga harus memastikan ruangan gudang dalam keadaan layak untuk menyimpan bahan baku. Seperti misalnya memastikan bahwa keadaan gudang tidak lembab dan memiliki ventilasi udara.

Hal ini penting agar bahan baku yang kamu simpan tidak mudah rusak atau berjamur.

Lalu, pastikan setiap kain tersimpan dalam keadaan rapi dan tidak dalam keadaan terlipat-lipat secara sembarangan. Kamu bisa menyimpan kain tersebut dalam keadaan tergulung rapi.

Jejerkan setiap kain berdasarkan warna atau jenisnya, sehingga akan lebih mudah untuk kamu temukan saat kamu membutuhkannya.

Misalnya, untuk kain bahan kaos cotton combed, kamu jadikan satu rak, sedangkan rak lain akan menyimpan kain poliester.

Untuk benang, kamu bisa menyimpannya berdasarkan warna, ukuran, atau jenisnya. Contohnya, dalam rak nomor satu kamu hanya menyimpan benang dengan bahan serat alam.

Hal tersebut bertujuan agar benang tidak kamu gunakan untuk jenis kain yang salah. Karena umumnya, benang hanya dapat kamu gunakan untuk kain dengan serat yang sama.

Contohnya, benang serat alam cocok untuk kain serat alam. Sedangkan benang serat sintetis sebaiknya kamu gunakan untuk kain serat sintetis juga.

Selain itu, untuk menjaga kualitasnya, pastikan bahwa bahan baku yang sudah ada sebelumnya kamu gunakan lebih dulu jika kamu akan menambah persediaan bahan baku.

Agar lebih mudah untuk membedakannya, kamu bisa memberikan label pada setiap kain.

Dalam label tersebut, kamu bisa menulis tanggal kedatangan kain tersebut. Misalnya, “Hyget-010922”, berarti kain bahan hyget tersebut datang tanggal 1 September 2022.


3. Memperhatikan jenis bahan baku

Trik menjaga bahan baku bisnis konveksi agar tidak mudah rusak yang terakhir adalah dengan memperhatikan jenis bahan baku yang akan kamu gunakan.

Setiap kain memiliki serat dan pola rajutan yang berbeda-beda, dan juga memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing.

Hal inilah yang penting untuk kamu ketahui, agar kamu bisa memilih bahan sesuai kebutuhan.

Tujuannya adalah untuk memastikan bahan baku yang kamu gunakan memiliki kualitas baik dan nyaman untuk konsumen pakai.

Misalnya, bahan cotton combed, kain ini memiliki serat yang halus. Semakin tipis, maka bahan ini akan semakin mudah untuk menyerap keringat dan enak untuk konsumen pakai.

Berbeda dengan teteron cotton, bahan ini memiliki unsur poliester, dan tidak memiliki kemampuan menyerap keringat yang baik, serta akan terasa panas saat dipakai. Namun, bahan ini memiliki keunggulan, yaitu tidak mudah melar dan jauh lebih murah.

Tidak hanya kain, kamu juga harus pintar-pintar memilih jenis benang, karena setiap benang memiliki fungsi yang berbeda-beda.

Jika kamu salah memilih, hasilnya justru akan lebih mudah rusak atau memiliki hasil yang tidak sesuai.

Misalnya, benang jahit nomor 60 dengan berat 1 gram cocok untuk menjahit kain yang sangat tipis, bukan kain tebal seperti jeans.

Sedangkan benang nomor 8 dengan berat 1 gram lebih cocok untuk kain-kain tebal, bahkan dapat kamu gunakan untuk bahan tas hingga jok mobil.


Yuk, Jaga Bahan Baku Bisnis Konveksi agar Tidak Mudah Rusak!

Itulah beberapa cara dan trik supaya bahan baku tidak mudah rusak pada bisnis konveksi yang sedang kamu rintis.

Menjaga agar bahan baku tetap baik dan berkualitas akan sangat memengaruhi kepuasan konsumen terhadap bisnismu.

Oleh karena itu, jangan sampai kamu menyepelekan cara memilih dan menyimpan bahan baku agar terhindar dari kerusakan, ya!

Semoga bermanfaat!

. . .

Kalau kamu termasuk salah satu pelaku usaha kecil, online sellers, atau freelancers, KoinWorks punya satu solusi nih untuk semua kebutuhan keuangan kamu.

Mulai dari transfer antar bank tanpa biaya admin, pembuatan invoice & laporan keuangan, hingga ke akses yang fleksibel untuk mendapatkan pinjaman– semua ini khusus untuk mendukung usaha & bisnis kamu, dan bisa kamu dapatkan di KoinWorks NEO.

Yuk, cari tahu lebih banyak tentang KoinWorks NEO di sini!

[E-Book GRATIS] Dapatkan konten ekslusif seputar strategi bisnis di sini
DAFTAR SEKARANG!
Pilih E-book untuk kamu download.
Dalam Ebook ini mengulas:Cara mudah untuk pebisnis melakukan iklan Google Display Network berupa banner atau visual yang ampuh untuk meningkatkan penjualan.
Dalam Ebook ini mengulas:Membantu pebisnis mengetahui lebih banyak tentang performa promosi yang dilakukan di dunia digital terutamanya platform Facebook untuk menentukan audiens.
Dalam Ebook ini mengulas:Penggunaan Business Metrics/KPI yang tepat untuk melacak sejauh mana bisnis kita sudah berjalan dan seberapa banyak target dari usaha kita yang sudah tercapai.
Ingin tahu lebih lanjut, KoinWorks NEO mau kenalan sama kamu lebih dekat.
3 Trik agar Bahan Baku Bisnis Konveksi Tidak Mudah Rusak

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​