Home » Strategi-bisnis » Hindari 6 Kesalahan yang Merugikan Bisnis Kopi Ini!

Hindari 6 Kesalahan yang Merugikan Bisnis Kopi Ini!

Hindari 6 Kesalahan yang Merugikan Bisnis Kopi Ini!

Apa saja kesalahan yang merugikan dalam menjalankan sebuah bisnis kopi?

Saat ini, salah satu bisnis yang potensi keuntungannya cukup menarik adalah bisnis kedai kopi, atau yang biasa disebut sebagai coffee shop.

Namun, sayangnya tidak semua gerai kopi berhasil dalam menjalankan bisnis.

Ada beberapa kesalahan mendasar yang dilakukan para pebisnis gerai kopi tersebut, yang akhirnya membuat mereka terpaksa gulung tikar.

Apa sajakah itu?

6 Kesalahan yang Merugikan Bisnis Kopi

Fakta menarik muncul dari tren bisnis kopi akhir-akhir ini; banyak gerai kopi yang baru dibuka, tetapi banyak juga gerai lama yang tutup.

Nah, berikut adalah beberapa kesalahan yang sering kali merugikan bisnis kopi.

Yuk, disimak!


1. Pengaturan sumber daya manusia yang kurang baik

Manajemen sumber daya manusia yang kurang baik biasanya menjadi hal pertama yang disadari oleh konsumen, tapi tidak oleh pemilik bisnis.

Hal ini biasa terjadi akibat pemilik bisnis yang menyerahkan sepenuhnya urusan pengaturan karyawan kepada orang-orang yang sebenarnya tidak memiliki pengalaman memimpin.

Alhasil, karyawan yang ada hanya bekerja sesuai dengan apa yang terjadi di depan mata, tanpa perencanaan dan jadwal yang tetap.

Misalnya, kasir toko dan barista yang tidak dibiasakan untuk selalu siap menghadapi konsumen.

Ini paling sering banyak ditemukan; kasir/barista yang malah asik berdiskusi dengan sesama karyawan, sementara ada beberapa konsumen yang kesulitan memilih produk yang dibutuhkan.

Selain itu, kurangnya pelatihan dan transfer knowledge antara manajemen dan karyawan menyebabkan banyak karyawan yang kurang paham mengenai produk yang dijual pada gerai kopi tersebut.

Hal ini akan membuat konsumen merasa tidak dibantu dan dilayani dengan baik, dan bukan tidak mungkin mereka memutuskan untuk tidak datang kembali.

Kalau sudah seperti itu, tentu bisnismu akan kehilangan calon konsumen.


2. Pelayanan konsumen yang kurang memuaskan

Dari pengaturan karyawan yang kurang baik, biasanya akan memengaruhi bagian lain dari bisnis kopi, yaitu layanan konsumen (customer service).

Layanan konsumen biasanya akan selalu membantu kebutuhan konsumen, bahkan sebelum konsumen tersebut datang ke gerai kopi.

Layanan konsumen yang mumpuni akan selalu dapat menjawab semua pertanyaan konsumen dengan baik, dan juga memiliki pengetahuan mengenai produk kopi dan menu lain yang dijual.

Sebagai contoh, jika seorang konsumen memutuskan untuk menghubungi layanan konsumen terlebih dahulu sebelum datang berkunjung ke gerai.

Biasanya konsumen akan menanyakan jam buka gerai, dan apakah kopi dapat dibeli melalui online delivery.

Jika layanan konsumenmu kesulitan memastikan jam berapa gerai tersebut beroperasi, dan juga tidak memahami perihal produk atau menu yang ditanyakan konsumen, sudah hampir pasti konsumen tersebut tidak akan jadi membeli.

Hal ini tentu akan menimbulkan banyak kerugian pada bisnis kopimu.


3. Pengunaan strategi pemasaran yang salah sasaran

Penggunaan strategi pemasaran yang kurang tepat juga bisa menimbulkan kerugian pada bisnis kopi.

Pasalnya, untuk berpromosi dan beriklan, bisnis kopi perlu mengeluarkan anggaran tersendiri.

Jika dari anggaran yang dikeluarkan, tidak membuat penjualan meningkat, tentu bisnismu akan merugi.

Kesalahan yang biasa terjadi adalah ketika melakukan pemasaran tanpa memperhatikan segmentasi pasar.

Misalnya, kelompok konsumen yang menjadi targetmu ternyata aktif mencari informasi promo dan potongan harga kopi melalui media sosial Instagram.

Namun, bisnismu lebih memilih untuk beriklan menggunakan media cetak.

Tentu saja hal tersebut adalah sebuah kesalahan strategi.

Ketika sebuah bisnis mencoba melakukan pemasaran tanpa didahului riset mengenai target konsumen, sudah hampir pasti hasilnya adalah salah sasaran, dan berujung merugi.


4. Pengaturan keuangan yang kurang rapi

Kesalahan berikutnya yang bisa membuat bisnismu merugi adalah pengaturan finansial yang tidak rapi.

Pengaturan finansial seperti ini bisa menjadi salah satu sumber masalah dalam sebuah bisnis.

Misalnya, ketika pemilik bisnis menggunakan uang hasil bisnis untuk keperluan pribadi, sementara uang tersebut dibutuhkan untuk perputaran kas bisnis.

Hal ini seperti sering terjadi di Indonesia, dan banyak bisnis yang akhirnya jadi merugi, dan bahkan tidak sedikit yang akhirnya bangkrut.

Hindari menggunakan uang kas bisnis untuk keperluan pribadi.

Jangan lupa perhatikan juga para karyawan yang ditugaskan untuk mengurus bagian keuangan.

Jika karyawan tersebut memiliki maksud yang tidak baik, bukan tidak mungkin mereka akan melakukan kecurangan, yang akhirnya juga akan merugikan bisnis milikmu.


5. Pengambilan keputusan tanpa justifikasi bisnis yang jelas

Banyak bisnis kecil yang mengalami kerugian dan akhirnya bertumbangan karena pengambilan keputusan yang tidak jelas, dan cenderung impulsif.

Misalnya, pemilik bisnis kopi melihat kompetitor yang baru saja membuka cabang baru di kota X. Cabang baru tersebut ramai didatangi konsumen.

Pemilik bisnis kemudian tanpa berpikir dua kali langsung memutuskan untuk membuka cabang bisnis juga di kota X, tetapi di lokasi yang agak jauh.

Ternyata, penikmat kopi di kota X tidak terlalu banyak, dan konsumen hanya ramai pada beberapa minggu awal saja.

Alhasil, bisnis kopi kompetitor terpaksa harus ditutup setelah baru berjalan beberapa bulan.

Meskipun begitu, kompetitor tersebut telah memperhitungkan kemungkinan terjadinya hal ini, dan sudah menyiapkan rencana dan juga modal cadangan.

Sementara, pemilik bisnis yang ikut membuka cabang baru di kota X ternyata tidak memiliki dana cadangan, serta tidak siap menghadapi penjualan yang sepi.

Pada akhirnya, pemilik bisnis tersebut harus menutup cabang di kota X, dan juga mengurangi karyawan di cabang utamanya.

Karena tidak diperhitungkan secara matang, bukannya keuntungan yang didapat, tetapi malah kerugian yang datang.


6. Perubahan pada konsep awal bisnis

Kesalahan terakhir yang bisa merugikan bisnis kopi adalah tidak adanya konsep dan perencanaan yang matang ketika memulai bisnis tersebut pertama kali.

Misalnya, produk utamamu adalah es kopi susu. Tetapi, ketika sedang ramai es kopi gula aren, kamu mulai mengurangi menu es kopi susu.

Kemudian mengenai pilihan menu.

Awalnya bisnismu hanya menyediakan beragam minuman kopi, tetapi karena melihat ada kompetitor yang menyediakan makanan ringan, kamu pun berusaha mengikutinya, dan mulai menyediakan makanan ringan juga di gerai.

Begitu juga dengan konsep bisnis awal tentang lokasi yang nyaman untuk bekerja dan belajar.

Tetapi, kamu mengubahnya karena melihat tren gerai kopi yang ramai adalah gerai yang menyediakan tempat yang instagrammable.

Bisnis kopimu hanya mengikuti tren yang sedang ramai saja. Sama dengan bisnis kopi lainnya.

Konsep awal yang tadinya ada dan menarik minat kelompok konsumen tertentu, menjadi berubah.

Nah, hal ini mungkin menjadi akar dari kesalahan-kesalahan yang lain.

Tanpa adanya konsep dan perencanaan yang matang, serta perubahan yang selalu terjadi, bagaimana bisa sebuah bisnis berjalan & berkembang secara baik?

Ini bisa diibaratkan seperti ketika kamu ingin pergi keluar kota dan sudah membeli kendaraan, namun kamu belum menentukan tujuan kota untuk liburan.

Di perjalanannya nanti, tentu kamu akan sering bingung dan banyak terpengaruh hal-hal lain, sehingga tidak pernah mencapai tempat untuk berlibur.

Begitu juga dengan perjalanan sebuah bisnis, tanpa konsep yang jelas, kamu tentu akan kesulitan dalam mengarahkan dan mengembangkan bisnis kopi kamu ke depannya.


Yuk, Hindari Kesalahan yang Merugikan dalam Menjalankan Bisnis Kopi!

Nah, itulah beberapa kesalahan yang berpotensi merugikan bisnis kopi milikmu.

Mulai dari pengaturan karyawan yang kurang baik, hingga ke akar masalahnya yaitu tidak adanya konsep bisnis yang jelas.

Setelah kamu mengetahui kesalahan-kesalahan tersebut, sebisa mungkin kamu hindari, ya.

Hal ini bertujuan agar bisnismu bisa terkelola dengan baik, dan bisa berkembang lebih cepat.

Semoga bermanfaat!

. . .

Kalau kamu termasuk salah satu pelaku usaha kecil, online sellers, atau freelancers, KoinWorks punya satu solusi nih untuk semua kebutuhan keuangan kamu.

Mulai dari transfer antar bank tanpa biaya admin, pembuatan invoice & laporan keuangan, hingga ke akses yang fleksibel untuk mendapatkan pinjaman– semua ini khusus untuk mendukung usaha & bisnis kamu, dan bisa kamu dapatkan di KoinWorks NEO.

Yuk, cari tahu lebih banyak tentang KoinWorks NEO di sini!

[E-Book GRATIS] Dapatkan konten ekslusif seputar strategi bisnis di sini
DAFTAR SEKARANG!
Pilih E-book untuk kamu download.
Dalam Ebook ini mengulas:Cara mudah untuk pebisnis melakukan iklan Google Display Network berupa banner atau visual yang ampuh untuk meningkatkan penjualan.
Dalam Ebook ini mengulas:Membantu pebisnis mengetahui lebih banyak tentang performa promosi yang dilakukan di dunia digital terutamanya platform Facebook untuk menentukan audiens.
Dalam Ebook ini mengulas:Penggunaan Business Metrics/KPI yang tepat untuk melacak sejauh mana bisnis kita sudah berjalan dan seberapa banyak target dari usaha kita yang sudah tercapai.
Ingin tahu lebih lanjut, KoinWorks NEO mau kenalan sama kamu lebih dekat.
Hindari 6 Kesalahan yang Merugikan Bisnis Kopi Ini!

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​