Home » Strategi Bisnis » 5 Cara Mudah Menentukan Harga Jual Produk Bisnis Kopi

5 Cara Mudah Menentukan Harga Jual Produk Bisnis Kopi

Bagaimana menentukan harga jual produk yang tepat pada sebuah bisnis kopi?

Bisnis kopi kekinian merupakan salah satu bisnis yang terbukti laris beberapa tahun belakangan ini.

Mulai dari brand es kopi yang besar, hingga ke gerai kopi kecil-kecilan; semua sama-sama menarik minat konsumen yang membutuhkan minuman segar dalam berkegiatan sehari-hari.

Nah, karena tingkat persaingan yang lumayan tinggi, kamu pun harus bisa menentukan harga jual produk yang kompetitif.

Lantas, bagaimana caranya?


Cara Mudah Menentukan Harga Jual Produk Bisnis Kopi

Dengan menjamurnya bisnis kopi kekinian di kota-kota besar, ini berarti semakin banyak pula bisnis yang menjadi kompetitormu.

Jika harga yang kamu pasang terlalu tinggi, bisa-bisa calon konsumen malah lari ke kompetitor.

Seandainya harga jual kamu pasang terlalu rendah, bisnismu ada kemungkinan malah merugi.

Lalu, bagaimana cara menentukan harga jual produk pada bisnis kopi?

Berikut adalah beberapa cara mudah yang bisa kamu coba terapkan pada bisnismu.

Silakan disimak!


1. Menghitung biaya produksi

Hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah menghitung biaya produksi dari segelas minuman yang akan kamu jual.

Komponen biaya produksi biasanya meliputi:

  • Bahan baku; contohnya seperti kopi, air, gula, gelas plastik, sedotan, dan lain-lain.
  • Listrik untuk alat produksi
  • Gaji karyawan
  • Pengemasan
  • Transportasi
  • dan komponen-komponen lain yang berkaitan dengan proses produksi sebuah produk minuman kopi.

Misalnya, setelah kamu hitung secara cermat berdasarkan komponen-komponen di atas, ternyata total keseluruhan biaya produksi untuk segelas minuman adalah Rp8.000,00.

Kamu bisa gunakan nominal tersebut untuk evaluasi harga jual produk, dan membandingkannya dengan komponen-komponen lain di bawah ini.


2. Melakukan riset harga kompetitor

Setelah menentukan total biaya produksi, kamu jangan langsung memasang harga jual, ya.

Kamu perlu juga melihat persaingan yang ada di depan mata; untuk produk yang serupa, berapa harga yang dipasang kompetitor?

Kamu bisa lakukan riset dengan memperhatikan bisnis mereka, atau melihat beragam produk yang mereka tawarkan secara daring di aplikasi-aplikasi online food delivery.

Jika target konsumenmu adalah orang-orang di kota X, maka kamu perlu mendata ada berapa kompetitor yang juga menjual minuman kopi di kota tersebut.

Selain harga jual, ada baiknya kamu juga melakukan analisis SWOT terhadap produk yang mereka tawarkan.


3. Menghitung keuntungan

Selanjutnya, kamu bisa  mulai menghitung perkiraan keuntungan yang ingin kamu dapatkan.

Dari data sebelumnya, kamu telah menemukan bahwa biaya produksi untuk segelas produk minuman es kopi adalah sebesar Rp8.000,00.

Kemudian dari data kompetitor, kamu menemukan bahwa mereka mematok harga jual sekitar Rp20.000,00 – Rp25.000,00 untuk segelas minuman es kopi.

Dengan kata lain, mereka memasang harga jual sebanyak 150 – 200% dari biaya produksi (dengan asumsi biaya produksi yang sama di antara sesama bisnis kopi).

Dengan informasi tersebut, kamu bisa mengungguli persaingan & mendapatkan keuntungan dengan memasang harga jual sebesar 100 – 150% dari biaya produksi.

Tetapi, kamu pun perlu mempertimbangkan; apakah harga tersebut bisa diterima konsumen?


4. Mempertimbangkan daya beli target konsumen

Mempertimbangkan daya beli target konsumen merupakan hal yang tidak kalah penting.

Mengapa demikan?

Karena kamu dan para kompetitor bisa saja menentukan harga jual yang sesuai menurut versi kalian.

Namun, jika ternyata menurut banyak konsumen harga tersebut masih di atas daya beli mereka, tentu saja mereka akan menunda membeli minuman kopi, atau malah membeli jenis minuman yang lain.

Nah, mengambil contoh dari perhitungan-perhitungan sebelumnya, ternyata daya beli yang masih bisa diterima konsumen untuk segelas minuman di wilayah tersebut ada pada tingkat harga Rp15.000,00 – Rp20.000,00.

Maka, di rentang harga itulah kamu perlu memasang harga jual produkmu.

Jangan paksakan memasang harga jual yang lebih tinggi daripada harga tersebut, walaupun banyak kompetitor yang melakukannya.

Jika harga yang diterima konsumen masih ada di atas biaya produksi, maka kamu harus menyesuaikan harga jual agar mendekati harga yang diterima tersebut.


5. Menentukan harga penjualan

Langkah terakhir yang perlu kamu lakukan adalah menentukan harga jual produk minuman kopi.

Dari perhitungan sebelumnya, kamu telah menemukan biaya produksi (Rp8.000,00 per produk), harga jual kompetitor (Rp20.000,00 – Rp25.000,00), dan daya beli konsumen (Rp15.000,00 – Rp20.000,00).

Secara kasar, harga jual yang sesuai untuk produk minuman kopi dengan kualitas produk yang baik, serta sesuai dengan kondisi & harga pasar adalah sejumlah Rp20.000,00 per gelas.

Dengan begitu, bisnismu masih mendapatkan keuntungan dari penjualan segelas minuman es kopi.

Satu hal lagi yang perlu kamu perhatikan juga adalah hindari memasang harga yang terlalu rendah, untuk memenangkan persaingan.

Apalagi jika harga jual tersebut lebih rendah dari biaya produksinya.

Sesuaikanlah harga jual dengan biaya produksi, harga kompetitor, dan daya beli konsumen; tidak terlampau tinggi, dan juga tidak terlalu rendah.


Sudah Siap Menentukan Harga Produk yang Kompetitif pada Bisnis Kopi?

Itulah beberapa cara mudah yang bisa kamu terapkan untuk menentukan harga jual pada bisnis kopimu.

Mulai dari menentukan biaya produksi, melakukan riset terhadap kompetitor, hingga menentukan keuntungan yang masih wajar untuk bisnis kopi milikmu.

Ingat, harga jual yang kamu pasang nantinya harus kompetitif, ya; tidak terlalu tinggi, namun juga tidak terlalu rendah.

Semoga bermanfaat!

. . .

Kalau kamu termasuk salah satu pelaku usaha kecil, online sellers, atau freelancers, KoinWorks punya satu solusi nih untuk semua kebutuhan keuangan kamu.

Mulai dari transfer antar bank tanpa biaya admin, pembuatan invoice & laporan keuangan, hingga ke akses yang fleksibel untuk mendapatkan pinjaman– semua ini khusus untuk mendukung usaha & bisnis kamu, dan bisa kamu dapatkan di KoinWorks NEO.

Yuk, cari tahu lebih banyak tentang KoinWorks NEO di sini!

Akbar Rachman

Download aplikasi KoinWorks dan mulai kembangkan asetmu sekarang!

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​