Home » Strategi-bisnis » Cara Agar Bahan Baku Tidak Mudah Rusak Pada Bisnis Kuliner

Cara Agar Bahan Baku Tidak Mudah Rusak Pada Bisnis Kuliner

Cara Agar Bahan Baku Tidak Mudah Rusak Pada Bisnis Kuliner

Bisnis kuliner tentunya menawarkan berbagai macam makanan dan minuman. Stok bahan baku yang dibutuhkan dari bisnis ini pun bermacam-macam, mulai dari daging, telur, minyak, dan sebagainya. Demi menjaga stok bahan baku, kamu harus tahu tiga cara berbeda dalam menyimpan bahan kuliner agar tidak mudah rusak. 

3 Cara Utama Menjaga Bahan Baku

Adapun tiga cara agar bahan baku tidak mudah rusak, antara lain sebagai berikut: 

1. Simpan di Suhu Ruangan

Bahan baku makanan harus disimpan di suhu ruangan. Namun sebelum menyimpannya, kamu harus menerapkan metode First In First Out yang berarti menggunakan bahan makanan yang datang lebih dulu. Setelah itu, letakkan di dalam lemari makanan dan kulkas dengan teratur di dapur atau gudang penyimpanan.

Hal yang harus kamu perhatikan adalah bahan makanan hasil bumi harus dimatangkan. Kamu bisa letakkan di atas meja seperti pisang yang belum matang. Hindari meletakkannya di dalam wadah tertutup, sebab pisang akan cepat busuk. 

Lalu, beras dan biji-bijian harus diletakkan di dalam wadah tertutup seperti toples kaca, toples plastik, dan penyimpanan tertutup lain asalkan berkualitas. Kamu bisa menggunakan toples Tupperware jumbo yang berharga Rp 185.000. Jangan menyimpan bahan baku biji-bijian di dalam plastik, sebab belatung bisa muncul.

Kemudian, bahan baku lain yang harus disimpan di suhu ruangan adalah sayuran berakar seperti wortel. Kamu harus meletakkannya di dalam kantong kertas atau paper bag. Namun, apabila kamu ingin menyimpan sayuran berakar di dalam wadah, maka letakkan di dalam kantong kertas yang longgar terlebih dahulu.

Apabila kamu memiliki bisnis kuliner yang berbahan baku roti, maka letakkan roti yang baru dipanggang di dalam kantong kertas. Lalu simpan roti di atas meja. Roti yang tersimpan baik di suhu ruangan bisa bertahan selama 3 hingga 5 hari. Namun, apabila roti diletakkan di dalam suhu pendingin, maka tahan 7 – 14 hari.

2. Dinginkan Bahan Makanan

Cara kedua dalam menjaga bahan baku agar tidak rusak dapat kamu lakukan dengan mendinginkannya di dalam kulkas. 

Lemari pendingin dari Sanyo dengan pintu transparan berharga Rp 3.2 juta bisa kamu manfaatkan untuk tempat penyimpanan. Meletakkan bahan baku di kulkas akan membuatnya lebih tahan lama.

Sebagai contoh, daging mentah dan matang harus dipisahkan di dalam pembungkus plastik. Kamu harus menggunakan daging paling lambat 5 hingga 7 hari setelah pembelian.

Kemudian, telur yang kamu beli dari peternak harus dipastikan apakah sudah dicuci atau belum. Setelah memastikan telah dicuci dengan bersih, segera masukkan di dalam kulkas. Apabila kamu membeli telur dari toko, segera letakkan di dalam kulkas. Ada kemungkinan telur tersebut sudah dipajang sejak lama dan bisa jadi busuk.

Selain itu, apabila kamu memiliki sayuran yang telah dipotong, maka letakkan di dalam wadah plastik yang tertutup dan beri tambahan tisu atau kantung teh di dalamnya. Hal ini bertujuan untuk mengurangi kelembaban di dalam plastik. Jangan lupa untuk segera mendinginkannya di dalam kulkas! 

3. Membekukan Bahan Baku

Cara terakhir adalah dengan membekukan bahan baku di dalam lemari pendingin. Namun sebelumnya, kamu harus meletakkan bahan baku di dalam wadah yang tertutup terlebih dahulu. Wadah Tupperware adalah salah satu wadah terbaik yang dapat menutup rapat bahan baku agar kedap udara.

Hal yang harus kamu perhatikan sebelum membekukan bahan baku adalah memberi penanda tanggal pembelian atau tanggal expired. Kamu bisa menuliskannya menggunakan spidol permanen seharga Rp 5.500 di atas wadah atau plastik.

Pilihan lainnya adalah menempelkan tanggal menggunakan printer label ukuran kecil yang harganya sekitar Rp 950.000.

Selain itu, bahan makanan lain yang bisa dibekukan adalah daging mentah. Khusus bahan baku ini, kamu hanya bisa membekukannya selama 6-12 bulan. Jangan membekukan terlalu lama, sebab kamu akan merasa daging sudah berubah rasa! 

Bahan baku sayuran yang bisa kamu bekukan, salah satunya adalah buncis. Namun, untuk membekukannya, kamu harus merebusnya dalam keadaan mentah terlebih dahulu. Perhatikan bahwa sayuran tersebut harus sudah dipotong dalam ukuran sekali gigit, sepanjang jari kelingking.

Selain sayuran, buah juga bisa dibekukan agar tidak mudah rusak. Apel dan buah persik memiliki tekstur dan bentuk yang hampir sama. Untuk membekukannya, kamu harus mengupas kulitnya terlebih dahulu. Letakkan di dalam wadah tertutup sehingga buah masih dalam keadaan segar dan lezat saat kamu ingin memakannya. 

Yuk, Jaga Agar Bahan Baku Kuliner Tidak Mudah Rusak!

Setiap bahan baku dalam bisnis kuliner memiliki cara menyimpan masing-masing. Tiga cara utama menjaga bahan baku makanan adalah dengan menyimpan di suhu ruang, mendinginkan, serta membekukan bahan baku. Ketiga cara tersebut juga memiliki panduan masing-masing.

Sebagai tambahan, terapkan metode First In First Out sehingga bahan baku yang sudah lama tidak akan sia-sia dan bisa kamu manfaatkan dengan baik. Gunakan pula tempat penyimpanan yang berkualitas, mulai dari wadah tertutup, printer label, serta kulkas dengan temperatur yang sesuai. Yuk, jaga bahan makanan tetap awet!


Untuk para pelaku usaha kecil dan menengah, online sellers, dan freelancers. Kamu bisa lihat artikel lainnya di KoinWorks untuk dapatkan insight positif bagaimana cara berbisnis!

Nikmati kemudahan transaksi bisnis dan keuangan kamu dalam satu aplikasi hanya di KoinWorks NEO!

[E-Book GRATIS] Dapatkan konten ekslusif seputar strategi bisnis di sini
DAFTAR SEKARANG!
Pilih E-book untuk kamu download.
Dalam Ebook ini mengulas:Cara mudah untuk pebisnis melakukan iklan Google Display Network berupa banner atau visual yang ampuh untuk meningkatkan penjualan.
Dalam Ebook ini mengulas:Membantu pebisnis mengetahui lebih banyak tentang performa promosi yang dilakukan di dunia digital terutamanya platform Facebook untuk menentukan audiens.
Dalam Ebook ini mengulas:Penggunaan Business Metrics/KPI yang tepat untuk melacak sejauh mana bisnis kita sudah berjalan dan seberapa banyak target dari usaha kita yang sudah tercapai.
Ingin tahu lebih lanjut, KoinWorks NEO mau kenalan sama kamu lebih dekat.
Cara Agar Bahan Baku Tidak Mudah Rusak Pada Bisnis Kuliner

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​