Home » Strategi Bisnis » 6 Cara Jitu Memulai Bisnis Perlengkapan Bayi

6 Cara Jitu Memulai Bisnis Perlengkapan Bayi

Untuk kamu yang baru memulai bisnis perlengkapan bayi, perlu diingat bahwa bisnis ini merupakan sebuah sektor bisnis yang cukup menjanjikan di hampir seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Biasanya, perlengkapan bayi akan semakin dibutuhkan menjelang kelahiran, hingga 2 tahun setelah bayi lahir.

Dalam rentang usia tersebut, bayi mengalami pertumbuhan yang pesat, sehingga kebutuhan akan perlengkapan bayi pun akan menjadi banyak.

Perlengkapan tersebut meliputi pakaian, aksesori, dan juga produk-produk untuk perawatan kulit bayi.

Untuk pakaian bayi saja misalnya, para orang tua biasanya perlu memiliki beberapa set pakaian karena bayi kerap mengganti pakaian dalam waktu sehari.

Kemudian ada juga perlengkapan untuk makan yang dibutuhkan saat bayi mulai berusia enam bulan.

Jadi, mengingat kebutuhannya yang selalu ada dan perlu dipenuhi, bisa disimpulkan bahwa bisnis perlengkapan bayi memiliki potensi yang sangat besar untuk berkembang di Indonesia.

Nah, berikut ini adalah beberapa hal yang perlu kamu ketahui sebelum memulai bisnis perlengkapan bayi.

6 Cara Jitu untuk Memulai Bisnis Perlengkapan Bayi

Berikut beberapa cara yang bisa kamu terapkan sebelum memulai bisnis perlengkapan bayi:

1. Membuat perencanaan yang matang

Sebelum memulai sebuah bisnis, kamu perlu memiliki perencanaan yang matang.

Tidak terkecuali untuk bisnis perlengkapan bayi.

Perencanaan ini bertujuan agar bisnis yang kamu mulai tersebut bisa berjalan dengan lancar dan berlangsung lama.

Kamu bisa mulai dengan menentukan konsep atau model bisnis perlengkapan bayi seperti apa yang kamu ingin jalankan, kategori produk apa yang hendak kamu jual, dan juga kelompok konsumen mana yang ingin kamu tuju.

Dari rencana-rencana tersebut, kamu akan mendapatkan gambaran tentang arah bisnis kamu ke depannya, serta berapa banyak modal yang perlu kamu siapkan.

2. Memilih pemasok (supplier) yang tepat

Untuk pebisnis pemula, kamu bisa mulai mencoba bisnis perlengkapan bayi dengan konsep dropship atau reseller terlebih dahulu.

Kenapa? Karena dua model bisnis tersebut bisa berjalan dengan modal yang kecil.

Kemudian, kamu bisa memilih pemasok yang tepat dan bisa membantu untuk memulai usaha kamu.

Sebaiknya kamu juga mempelajari variasi jenis barang serta kualitas masing-masing barang tersebut.

Hal ini akan membantu kamu nantinya ketika berdiskusi dengan para pemasok, dan juga membantu kamu mendapatkan harga yang kompetitif dari mereka.

Akan lebih baik jika kamu membuat sebuah daftar pemasok perlengkapan bayi; isi daftar tersebut dengan nama, alamat, nomor kontak, serta barang-barang apa saja yang mereka bisa sediakan.

Jangan lupa catat juga kinerja mereka dalam memenuhi permintaan bisnismu, apakah selalu tepat waktu? Apakah barang-barangnya selalu dalam kondisi baik? Apakah ada masalah pembayaran?

Dengan begitu kamu bisa memiliki informasi akurat tentang para pemasok, dan juga data pembanding saat nanti perlu mendatangkan barang baru ke bisnis perlengkapan bayi milikmu.

3. Pastikan ketersediaan stok produk

Untuk memulai bisnis perlengkapan bayi pastikan kamu harus selalu mempunyai stok barang, ya.

Selain itu, kamu harus membuat kalkulasi yang tepat untuk setiap stok barang yang tersedia di tempat penyimpanan milikmu.

Keakuratan jumlah dan lokasi barang ini lumayan penting bagi kamu menjalani bisnis semacam ini.

Nanti ketika bisnismu sudah mulai berjalan, kamu akan mengetahui barang-barang mana saja yang selalu cepat habis; dengan begitu kamu juga akan tahu barang apa yang kamu perlu simpan stok-nya dalam jumlah banyak, dan barang apa yang tidak perlu stok terlalu banyak.

4. Memahami dan mengikuti perkembangan tren

Untuk produk pakaian dan aksesori, kamu sebaiknya perlu mempelajari dan mengikuti perkembangan tren, karena sifatnya yang selalu berubah mengikuti perubahan waktu.

Misalnya untuk pakaian bayi, kamu perlu memperhatikan model pakaian dan warna apa yang sedang digemari saat ini.

Kamu bisa mengetahui tren apa yang sedang happening dengan memperhatikan apa yang banyak orang unggah di media sosial, juga dengan memperhatikan barang-barang yang dijual oleh para kompetitor.

5. Menentukan strategi promosi

Nah, penentuan strategi promosi ini juga perlu disiapkan di awal memulai bisnis.

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk berpromosi, baik melalui media massa maupun media sosial; offline maupun online.

Jika memang modal yang kamu miliki terbatas, kamu bisa menggunakan internet dan media sosial untuk berpromosi dan beriklan tentang bisnis perlengkapan bayi yang kamu miliki.

Manfaatkan aplikasi media sosial seperti Facebook, Instagram, YouTube, dan juga TikTok untuk berpromosi, beriklan, dan berkomunikasi 2 arah dengan para konsumen.

Kamu juga bisa mendaftarkan bisnis kamu ke marketplaces, serta membuat website atau blog sederhana untuk menampilkan produk-produk yang kamu jual.

6. Mencari lokasi bisnis yang strategis

Jika kamu memiliki modal yang cukup dan ingin membuka toko fisik, jangan lupa untuk mencari lokasi toko yang strategis, ya.

Faktor-faktor yang perlu diperhatikan adalah di mana kamu membuka toko tersebut; apakah berada di tengah keramaian?

Apakah dekat dengan kelompok konsumen yang kamu tuju?

Bagaimana dengan situasi sekitar lokasi, apakah aman?

Apakah tempatnya mudah diakses?

Mudah ditemukan calon konsumen?

Bagaimana biaya sewanya, apakah masih masuk dalam anggaran yang kamu siapkan?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut perlu kamu jawab sebelum benar-benar memilih tempat untuk lokasi bisnis kamu.

Apabila pemilihan lokasi yang dipilih kurang tepat, atau tidak strategis, bisa-bisa bisnis perlengkapan bayi milikmu malah merugi.

Ingat, segala rencana dan keputusan bisnis yang akan kamu jalankan, haruslah berdasarkan data di lapangan, ya.

Hindari membuat keputusan bisnis hanya dari informasi yang tidak akurat, atau berdasarkan keinginan sesaat.

. . .

Pentingnya Perencanaan yang Matang Sebelum Memulai Bisnis Perlengkapan Bayi

Itulah beberapa cara jitu yang bisa kamu terapkan sebelum memutuskan untuk memulai bisnis perlengkapan bayi.

Sejatinya, bisnis perlengkapan bayi adalah salah satu usaha yang menjanjikan, dan akan selalu ada pasarnya, karena setiap tahun pasti akan ada kelahiran baru terutama di Indonesia.

Oleh karena itu, tidak ada salahnya bagi kamu yang ingin memulai bisnis perlengkapan bayi untuk mencoba beberapa cara di atas.

Semoga bermanfaat!


Kalau kamu termasuk salah satu pelaku usaha kecil, online sellers, atau freelancers, KoinWorks punya satu solusi nih untuk semua kebutuhan keuangan kamu.

Mulai dari transfer antar bank tanpa biaya admin, pembuatan invoice & laporan keuangan, hingga ke akses yang fleksibel untuk mendapatkan pinjaman– semua ini khusus untuk mendukung usaha & bisnis kamu, dan bisa kamu dapatkan di KoinWorks NEO.

Yuk cari tahu lebih banyak tentang KoinWorks NEO di sini!

Download aplikasi KoinWorks dan mulai kembangkan asetmu sekarang!

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​