Home » Strategi Bisnis » Ketahui Cara Antisipasi Biaya Tidak Terduga Bisnis Thai Tea

Ketahui Cara Antisipasi Biaya Tidak Terduga Bisnis Thai Tea

Menyiapkan cara antisipasi biaya tidak terduga merupakan hal yang wajib kamu lakukan dalam berbisnis Thai Tea. Tidak peduli sebesar apapun skala bisnismu, selalu usahakan agar anggaranmu tidak melebihi rencana yang telah ditentukan. 

Untuk menghindari biaya-biaya yang datang tidak terduga, sebaiknya kamu mengetahui contoh-contohnya dan cara antisipasinya. Nah, tepat sekali! Artikel ini akan membahas hal tersebut. Oleh karena itu, jangan lewatkan informasi berguna berikut!

Contoh Biaya-Biaya Tidak Terduga dalam Bisnis Thai Tea

Berikut merupakan sejumlah contoh pengeluaran tidak terduga ketika kamu tengah menjalankan usaha Thai Tea kamu:

Asuransi

Bisnis kamu tentu mengalami perkembangan seiring berjalannya waktu. Maka sebab itu, mau tidak mau, kamu wajib memberi bisnis Thai Tea kamu perlindungan lewat asuransi. Badan penjamin satu ini mampu meminimalisir risiko finansial serta legalitas.

Liability insurance merupakan salah satu asuransi yang mampu menjamin kerugian yang dipicu oleh peristiwa atau kecelakaan yang berhubungan dengan aktivitas bisnis maupun tertanggung. Dengan begitu bisnis bisa tetap aman.

Legal dan Hukum

Usaha kecil rentan akan tuntutan hukum bersifat main-main. Nah, supaya bisa terlepas dari jeratan tersebut, usaha kecil Thai Tea kamu mau tidak mau harus mengeluarkan biaya tidak terduga guna melunasi settlement cost hingga jutaan rupiah.

Sebab, apabila usaha kecil Thai Tea kamu telah menjadi korban jeratan hukum tersebut, maka kemungkinan besarnya bisnismu akan dituntut untuk melunasi premi liability insurance yang jumlahnya lebih tinggi. 

Keterlambatan Pelunasan

Ingat! Cash flow atau aliran kas sangat dipengaruhi ketepatan waktu konsumen dalam melunasi produk. Apabila mereka terlambat, kamu pasti terpaksa menggunakan uang yang berasal dari pos pengeluaran yang lain atau lebih parahnya, kantong pribadimu. 

Tampaknya, ini memang bisa jadi akan sangat jarang terjadi pada bisnis Thai Tea kamu. Namun, tidak menutup kemungkinan terdapat seseorang atau sekumpulan orang yang bisa saja gemar berhutang saat membeli produk Thai Tea kamu.

Cara Antisipasi Biaya Tidak Terduga

Tidak perlu khawatir akan pengeluaran tidak terduga yang berpotensi melanda bisnis Thai Tea kamu. Lakukan hal di bawah ini saja untuk mengantisipasinya:

Mempersiapkan Anggaran Tersendiri Sedari Awal

Biaya tidak terduga bisa muncul kapan pun dan bisa saja mempersulit kita. Mengetahui hal tersebut, kamu sebaiknya menyiapkan dana darurat bisnis Thai Tea sejak awal, tepatnya sedini mungkin. 

Untuk melakukan cara satu ini, kamu bisa menyisihkan nominal persen tertentu dari kas usaha. Misalnya 1% sampai 3% kas bisa kamu alokasikan untuk menjadi anggaran darurat per minggunya.

Menentukan Prioritas Bisnis

Sebaiknya, kamu menentukan prioritas ketika menjalankan bisnis Thai Tea. Dengan begitu, ini bisa mempermudahmu dalam pengambilan keputusan atau saat penyusunan bisnis.

Misalnya, pada bulan X, kamu belum menyisihkan satu persen pun anggaran darurat, namun di sisi lain kamu juga ingin memberi reward pada pegawaimu. Nah, di sinilah penentuan prioritasmu, apakah untuk menyisihkan dana darurat atau reward pegawai.

Menyesuaikan Prioritas dalam Menggunakan Anggaran Darurat 

Dana darurat memerlukan aturan penggunaan. Tidak seluruh pengeluaran dadakan diatasi oleh dana tersebut. Namun, kamu pun perlu memahami betul bahwa anggaran rutin dilarang difungsikan sebagai dana darurat. Sebab, bisa mengganggu alur bisnis.

Mengetahui hal tersebut, sebaiknya pisahkan saja anggaran rutin dengan darurat bisnis Thai Tea. Melalui cara antisipasi biaya tidak terduga tersebut, maka sirkulasi dana bisa menjadi teratur dan tidak rancu.

Merencanakan Anggaran Bisnis Thai Tea dan Pengeluaran Tanpa Terduga

Sebaiknya kamu merencanakan anggaran pada setiap titik pengeluaran usaha melalui pertimbangan potensi yang bisa terjadi di waktu mendatang. Baik yang ‘mungkin’ terjadi dan ‘pasti’ terjadi.

Contoh pengeluaran dadakan yang ‘pasti’ terjadi adalah kerusakan perangkat usaha seperti printer atau mesin segel minuman. Sedangkan, pengeluaran yang ‘mungkin’ terjadi adalah biaya desain ulang kemasan.

Menjaga Skor ‘Kredit’

Kamu sebagai pengusaha Thai Tea wajib menjaga skor kredit. Sebab, histori pinjaman dan pengembalian dana tercatat oleh BI atau Bank Indonesia. Dengan begitu, semakin tidak baik suatu skor kredit, semakin sulit kamu memeroleh pinjaman dana usaha.

Maka demikian, sebaiknya jadikan pinjaman usaha yang memerlukan skor kredit sebagai jalan alternatif pengeluaran dadakan saja. Namun, tentu saja gunakan anggaran darurat saja sebelum mengajukan pinjaman.

Lebih Disiplin dalam Perhitungan Biaya Operasional

Anggaran yang dialokasikan dalam pengelolaan usaha Thai Tea disebut sebagai dana operasional. Besar kecilnya nominal anggaran umumnya dipengaruhi sejumlah komponen, contohnya gaji pegawai, harga bahan Thai Tea, biaya admin, dan listrik.

Selama mengelola usaha Thai Tea, kamu wajib disiplin dan teliti dalam menghitung jumlah biaya operasional. Ini bertujuan agar kamu bisa mengawasi anggaran usaha supaya tetap ‘on budget’.

Terbuka dengan Perkembangan Zaman

Zaman memang telah berkembang. Namun, apakah kamu telah memanfaatkan hal ini dengan baik? Jika belum, maka kamu tentunya menuntaskan pekerjaan yang sama berulang kali. Padahal, itu jelas tidak efisien dan membebani biaya operasional.

Revolusi industri 4.0 menuntut pelaku usaha untuk menerapkan cara yang lebih efisien. Contohnya adalah dengan menerapkan pembayaran cashless melalui kode QRIS. Dengan begini, dana akan otomatis masuk, tanpa memerlukan tenaga kasir.

Ayo Cegah Biaya Tidak Terduga Mulai dari Sekarang!

Demikianlah sejumlah cara antisipasi biaya tidak terduga yang bisa kamu terapkan dalam berbisnis Thai Tea. Setelah membaca dan memahaminya, tentunya kamu bisa langsung menerapkannya!

Download aplikasi KoinWorks dan mulai kembangkan asetmu sekarang!

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​