Investasi bisa berarti menyisihkan sebagian dari penghasilan Anda untuk disimpan dan bertumbuh di masa depan. Bisa juga diartikan sebagai sebuah tindakan yang untuk mengembangkan asset Anda dengan harapan mendapat imbal hasil atau return berupa uang di masa yang akan datang. Maka, jika asset Anda tidak tumbuh, maka tidak bisa dikatakan sebagai investasi melainkan hanya sekedar menabung atau menyimpan.Namun, tentu saja, melakukan investasi bukanlah hal yang mudah dan bisa dilakukan begitu saja.

Jika Anda berinvestasi tanpa memahami dengan benar tentang seluk beluk investasi termasuk di dalamnya terdapat produk-produk turunannya, maka resiko Anda gagal akan semakin tinggi. Inilah yang harus Anda pahami ketika Anda akan memasuki dunia investasi. Dunia investasi seperti dunia liar dimana Anda sedang menanam pohon. Jika dikendalikan dengan benar, maka faktor alami di sekitar pohon akan membantu pertumbuhan pohon itu dengan baik, namun jika tidak, maka pohon akan rusak.

Oleh sebab itu, jika Anda ingin memulai dunia investasi, ada baiknya Anda mempelajari tentang investasi secara mendetail. Jika tidak, maka Anda akan berhadapan dengan resiko kegagalan yang tinggi. Sayangnya, tidak semua dari mereka yang terjun ke dalam dunia investasi mempersiapkan diri dengan matang. Akibatnya, kegagalan dan kerugian yang mereka terima. Tentu, Anda tidak ingin seperti mereka. Maka, kenalilah 3 faktor penyebab kegagalan investasi berikut ini dengan baik. Mari kita simak!

Punya harapan namun tak realistis

Banyak sekali dari calon investor yang memiliki sudut pandang tentang investasi sebagai jalan untuk meraup keuntungan tanpa resiko apapun. Ekstrimnya, mereka hanya menginginkan keuntungan semata dan tak mau ada kerugian. Memang, seluruh pelaku bisnis termasuk juga investasi, semua menginginkan keuntungan yang besar. Namun perlu dicatat bahwa dalam dunia investasi, antara keuntungan dan resiko kerugian bagai dua sisi mata uang yang tak terpisahkan dan saling melengkapi.

Artinya, Anda tidak bisa berinvestasi kemudian hanya mengharapkan keuntungan semata tanpa mau memahami resiko kerugian. Biarpun begitu, bukan berarti resiko tidak bisa dimenej. Maksudnya, resiko adalah sebuah kepastian dalam dunia investasi, namun dengan adanya tips tentang risk management atau mengelola resiko, Anda bisa meminimalisir jumlah kerugian dan menumbuhkan banyak keuntungan. Disinlah Anda perlu mempelajari tentang risk management dalam dunia investasi dengan benar.

Tidak memahami Risk Management

Ada banyak cara untuk menimimalisir kerugian dalam dunia investasi. Tentu, hal yang wajib diketahui adalah tentang dunia investasi itu sendiri. Kemudian, pelajari tentang resiko-resiko yang bisa muncul. Berikut adalah beberapa point penting tentang risk management:

  • Tentukan waktu investasi dimulai dari pendek, menengah kemudian jangka panjang.
  • Tentukan asset seperti property, intelektual property, komoditas, bisnis riil dan lain-lain.
  • Geografis atau penyebaran tempat investasi seperti beberapa daerah atau lokasi di Jakarta, kemudian di Jogja, Hongkong, Malaysia dan lain-lain.
  • Tidak lupa untuk berbagi. Dalam pendapatan yang Anda peroleh, tentu ada hak orang lain di dalamnya. Sedekahkan 1/3 hasil atau beberapa persen untuk mereka yang membutuhkan.

Terlalu percaya diri, mengambil resiko besar

Ini penting untuk diperhatikan baik investor pemula atau bahkan kelas professional. Terlalu percaya diri sehingga berani mengambil resiko yang terlalu besar merupakan sebuah kesalahan dalam dunia investasi. OK, berani mengambil resiko bisa menjadi salah satu cara untuk mendobrak kebuntuan ketika investasi Anda tidak berkembang, namun resiko yang terlalu tinggi beserta rasa percaya diri yang tidak bisa dihentikan, bisa menjadi pemicu hancurnya bisnis investasi Anda.

Seorang ahli mengatakan, dalam dunia investasi, Anda harus paham kapan waktu yang tepat untuk berinvestasi dengan full power dan kapan waktu yang tepat untuk melakukan pengereman sehingga Anda tidak meluncur jauh kebawah. Ini adalah pesan penting. Sehingga, sebagai contoh bagi Anda yang tidak memiliki modal untuk melakukan investasi, kredit pinjaman tanpa jaminan memang bisa menjadi solusi, namun perlu diperhatikan tentang suku bunganya, apalagi jika berbunga tinggi, maka resiko kejatuhan bisnis sudah mengincar Anda sedari awal Anda membangun bisnis investasi ini. Maka carilah sumber dana atau modal yang aman untuk investasi di masa depan.


Hitung Efek Compounding Investasi Anda

Investasi Awal:
Investasi Bulanan:
Suku Bunga per Tahun (%):
Jangka Waktu (Tahun):



Total Investasi:
Future Value:
Bunga Keuntungan:
Daftar Dapat 150.000

(*) KOIN, Khusus Pendaftar Baru


Download Aplikasi KoinWorks

apple app store iosgoogle play store android app

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.