Home Gaya Hidup Cara Cek Tagihan, Pembayaran, Pemasangan, dan Tambah Daya Listrik...

Cara Cek Tagihan, Pembayaran, Pemasangan, dan Tambah Daya Listrik PLN

Cara Cek Tagihan, Pembayaran, Pemasangan, dan Tambah Daya Listrik PLN – Sejak beberapa tahun lalu, PT Perusahaan Listrik Negara atau yang biasa kita sebut PLN telah merekomendasikan masyarakat untuk menggunakan listrik prabayar atau listrik pintar.

Pasalnya, hampir semua rumah saat ini juga sudah menggunakan listrik sesuai dengan rekomendasi dari PLN tersebut.

Dengan menggunakan listrik prabayar, maka akan banyak keuntungan yang bisa kamu dapatkan, seperti tidak perlu lagi mengantre panjang hanya untuk membayar tagihan listrik.

Selain itu, kamu juga tidak perlu khawatir pegeluaran listrikmu akan kebobolan. Karena, dengan listrik prabayar kamu jadi bisa mengatur pengeluaran listrik sehingga pembayaran akan otomatis terkelola dengan baik.

Sebagai contoh, kamu cukup dengan membatasi penggunaan dan pengeluaran listrik setiap minggunya, misalnya Rp 100 ribu per minggu.

Tetapi, masih banyak juga yang menganggap bahwa menggunakan listrik prabayar tidaklah praktis, karena yang harus membeli token jika sudah habis. Hal tersebut sebenarnya bisa diatasi jika kamu menggunakan listrik secara bijak.

Bagi rumah-rumah baru, biasanya listrik yang menggunakan token sudah terpasang, namun bagi yang sebelumnya menggunakan listrik prabayar mau tidak mau kamu harus melakukan peralihan dengan pasang PLN baru.

Maka dari itu, untuk mengetahui lebih lanjut bagaimana cara pemasangan listrik baru bagi yang ingin beralih dari prabayar ke token serta panduan lengkap mengenai PLN tahun 2020, yuk simak penjelasan berikut ini.


Cara Cek Tagihan, Pembayaran, Pemasangan, dan Tambah Daya Listrik PLN

#1 Daftar Tarif Listrik Terbaru 2020

Cara Cek Tagihan Listrik dan Panduan Lengkap PLN 2020

Sebelum kita membahas mengenai cara pemasangan listrik baru, ada baiknya bagi kamu untuk mengetahui besaran tarif listrik baru yang dikeluarkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Kementerian ESDM menetapkan tarif yang berbeda-beda bagi tiap golongan tarif.

Adapun, penyesuaian tarif tersebut diberlakukan setelah melalui kajian berdasarkan nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap rupiah, harga minyak mentah atau Indonesian Crude Price (ICP), serta inflasi.

Tidak hanya sembarang, Kementerian ESDM membuat penyesuaian tarif tersebut bertujuan untuk:

    • Mempertahankan kelangsungan perusahaan penyedia tenaga listrik
    • Meningkatkan kualitas pelayanan
    • Meningatkan elektrifikasi
    • Mendorong subsidi listrik yang lebih tepat sasaran

Berikut ini adalah besaran tarif listrik tahun 2020 yang telah dikeluarkan oleh Kementerian ESDM dan PLN berdasarkan golongannya masing-masing.

Tarif Dasar Listrik 2020 untuk Rumah Tangga, Bisnis, dan Industri

Golongan tarif listrik Batas daya Biaya pemakaian
R-1/TR 1.300 VA Rp 1.467,28/kWh
R-1/TR 2.200 VA Rp 1.467,28/kWh
R-2/TR 3.500 VA – 5.500 VA Rp 1.467,28/kWh
R-3/TR > 6.600 VA Rp 1.467,28/kWh
B-2/TR 5.501 VA – 200 kVA Rp 1.467,28/kWh
B-3/TM > 200 kVA Rp 1.114,74/kWh
I-3/TM > 200 kVA Rp 1.115/kWh
I-4/TT > 30.000 kVA Rp 996,74/kWh
P-1/TR 5.501 VA – 200 kVA Rp 1.467/kWh
P-2/TM > 200 kVA Rp 1.114,74/kWh
P-3/TR Rp 1.467,28/kWh
L/TR, TM, TT Rp 1.644,52/kWh

 

kedua belas golongan di atas secara umum terbagi menjadi pelayanan sosial, rumah tangga, bisnis, industri, kantor pemerintahan, traksi dan curah.

12 Golongan Tarif Listrik yang Mendapatkan Penyesuaian Besaran Tarif

Sementara dua belas golongan tarif tenaga listrik yang mendapat penyesuaian menurut peraturan kementerian ESDM adalah sebagai berikut:

Golongan tarif listrik Batas daya Konsumen
R-1/TR 1.300 VA Rumah tangga kecil
R-1/TR 2.200 VA Rumah tangga kecil
R-2/TR 3.500 VA – 5.500 VA Rumah tangga menengah
R-3/TR > 6.600 VA Rumah tangga besar
B-2/TR 5.501 VA – 200 kVA Bisnis sedang
B-3/TM > 200 kVA Bisnis besar
I-3/TM > 200 kVA Industri skala menengah
I-4/TT > 30.000 kVA Industri besar
P-1/TR 5.501 VA – 200 kVA Kantor pemerintah kecil
P-2/TM > 200 kVA Kantor pemerintah besar
P-3/TR Penerangan jalan umum
L/TR, TM, TT Layanan khusus

 

Rumus Tarif Listrik Setiap Ada Penyesuaian Oleh PLN dan Kementerian ESDM

Terdapat rumus yang bisa digunakan oleh PLN ketika menentukan besaran tarif tenaga listrik yang disesuaikan.

TB = TL x (1 + %TA)

Penjelasan:

TB = tarif listrik baru yang berlaku setelah penyesuaian (tariff adjustment).
TL = tarif listrik lama.
%TA = Persentase penyesuaian tarif listrik


%TA = % (Kkurs x Δ Kurs) + % (KICP x Δ ICP) + % (Kinflasi x Δ Inflasi)

Penjelasan:

TA = tariff adjustment
Kkurs = koefisien perubahan kurs
Δ Kurs = selisih antara kurs baru dan acuan yang sesuai APBN
KICP = koefisien perubahan ICP
Δ ICP = selisih antara ICP baru dan acuan yang sesuai APBN
Kinflasi = koefisien perubahan inflasi
Δ Inflasi = selisih antara inflasi baru dan acuan yang sesuai APBN

PLN Masih Menetapkan Tarif Subsidi

Dengan adanya penyesuaian tarif yang diberlakukan untuk 12 golongan di atas, namun masih terdapat 25 daftar pelanggan yang mendapatkan subsidi. Di antaranya adalah pelaku UMKM, bisnis kecil, industri kecil, dan kegiatan sosial.

Berikut ini adalah daftar 25 golongan tarif tenaga listrik bersubsidi.

Golongan Tarif Listrik Batas Daya
S-1 2200 VA
S-2 450 VA
S-2 900 VA
S-2 1.300 VA
S-2 2.200 VA
S-2 3.500 VA – 200 KVA
S-3 > 200 KVA
R-1 450 VA
R-1 900 VA
B-1 450 VA
B-1 900 VA
B-1 1300 VA
B-1 2.200 VA – 5.500 VA
I-1 450 VA
I-1 900 VA
I-1 1.300 VA
I-1 2.200 VA
I-1 3.500 VA – 1 KVA
I-2 > 14 KVA – 200 KVA
P-1 450 VA
P-1 900 KVA
P-1 1.300 VA
P-1 2.200 VA – 5.500 VA
Traksi > 200 KVA
Curah > 200 KVA

Cara Menghitung Pemakaian Listrik Sehari-Hari

Ada kalanya, ketika menggunakan listrik sehari-hari kamu tidak tahu berapa biaya yang telah kamu keluarkan, sehingga biaya listrik pun menjadi kebobolan.

Untuk menghindari hal tersebut, ada baiknya bagi kamu untuk menghitung pemakaian listrik, agar pemakaian listrik di tempat tinggalmu lebih terpantau. Untuk mengetahui perhitungannya, kamu bisa menggunakan rumus berikut ini.

Tagihan listrik tiap bulan = besaran daya yang dipakai x tarif listrik

Cari tahu terlebih dahulu besaran daya (watt) dari peralatan elektronik yang biasa kamu gunakan sehari-hari dan durasi perlatan tersebut kamu gunakan.

Dengan begini, pemakaian listrik pun akan semakin terpantau dan tidak ada lagi tagihan listrik yang membengkak setiap bulannya.

Sisa anggaran yang biasa kamu gunaan untuk biaya listrik pun bisa kamu gunakan untuk keperluan yang bermanfaat lainnya, seperti menyiapkan tabungan hari tua, dana darurat, bahkan berinvestasi atau kegiatan pendanaan.

Jika kamu ingin menggunakan sisa anggaran listrik kamu untuk berinvestasi namun hanya tersisa Rp300 ribu, kamu bisa menggunakan sisa anggaran tersebut dengan menjadi pendana di KoinP2P persembahan dari KoinWorks

KoinP2P adalah salah satu fundamental pembelajaran mengenai pendanaan peer to peer lending.

Di KoinP2P, kamu bisa meningkatkan aset sembari membantu dan memberdayakan mesyarakat pembuat perubahan, mulai dari pelaku UMKM hingga masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan impiannya.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, jika sisa anggaran listrik kamu tersisa hanya 300 ribu, kamu bisa langsung menjadi mendanai di KoinP2P, karena untuk menjadi pendana di KoinP2P, kamu bisa mulai hanya dengan Rp100.000.

Selain itu, tidak lupa dengan keuntungan yang akan kamu dapatkan, karena kamu juga berpeluang mendapatkan imbal hasil mulai dari 18% tiap tahunnya.

Yuk, saatnya gunakan anggaranmu untuk kegiatan yang bermanfaat lainnya.


#2 Cara Pemasangan Sambungan Listrik dan Biayanya

Cara Cek Tagihan, Pembayaran, Pemasangan, dan Tambah Daya Listrik PLN

Bagi kamu yang ingin mengajukan pemasangan sambungan listrik baru PLN, berikut ini adalah prosuder yang bisa kamu ikuti :

Prosedur Pemasangan Listrik Baru PLN

1. Kunjungi langsung kantor pelayanan PLN terdekat sesuai dengan domisili atau lokasi tempat inggal yang akan kamu pasangi listriknya.

Terdapat syarat yang harus kamu lampirkan dalam proses pemasangan listrik tersebut, antara lain:

        • Fotokopi kartu identitas pengguna atau pengguna bangunan (KTP/SIM) yang masih berlaku.
        • Gambaran denah atau peta lokasi rumah (hal ini diperlukan untuk memudahkan proses survei lapangan)
        • Surat kuasa apabila pengajuan permohonan tidak dilakukan oleh pemilik/ diwakilkan

2. Menunggu pihak PLN melakukan survei lapangan

Setelah proses permintaan pasang listrik baru diproses, maka akan datang orang PLN yang akan melakukan survei ke rumah kamu.

Tujuan kedatangan tersebut, supaya pemasangan listrk tidak akan jadi berantakan, seperti pengukuran jarak tiang listrik dan hal teknis lainnya.

3. Melakukan pembayaran administrasi

Setelah survei lapangan, kamu diwajibkan untuk membayar proses administrasi biaya pasang listrik baru di kantor PLN.

4. Tanda tangan surat perjanjian jual beli tenag alistrik (SPJBTL)

Agar sah, kamu diharuskan untuk melakukan tanda tangan surat perjanjian jual beli tenaga listrik (SPJBTL) yang dilakukan di kantor PLN, yang mana prosesnya tidak memakan waktu yang lama.

Biaya Pasang Listrik Baru PLN

Seperti yang dikutip dari situs resmi PLN, berdasarkan peraturan Menteri ESDM nomor 31 dan 33 tahun 2014, bahwa sejak tahun 2015 terdapat 12 golongan tarif baru yang diberlakukan.

Selain itu, terdapat biaya tambahan yang harus dikeluarkan ketika melakukan pemasangan listrik baru, yang mana meliputi biaya penyambungan, uang jaminan langganan, dan ketentuan lainnya.

Berdasarkan informasi yang sama dari website PLN, ada beberapa biaya yang harus kamu persiakan, yaitu:

    • Biaya penyambungan (BP)
    • Uang jaminan langganan (UJL)
    • Biaya materai
    • Stroom atau token listrik perdana, minimal Rp 5000

Total biaya pasang sambungan listrik baru yang harus dikeluarkan sebesar Rp1.218.000. Adapun biaya tersebut mencakup beberapa biaya yang telah disebutkan di atas, namun tidak termasuk token listrik perdana.

Tidak hanya itu, ada biaya tambahan lain yang harus kamu persiapkan, yaitu untuk instalasi yang akan diberikan ke pihak PT Perintis Perlindungan Instalasi Listrik Nasional (PPILN). Di kutip dari situs resminya, berikkut adalah biayanya:

Daya PerVA Biaya Pemeriksaan
440 Rp40.000
500 Rp60.000
1.300 Rp95.000
2.200 Rp110.000
3.500 Rp 30 Rp105.000
4.400 Rp 30 Rp132.000
5.500 Rp 30 Rp165.000
6.600 Rp 30 Rp198.000
7.700 Rp 30 Rp231.000
10.600 Rp 25 Rp265.000
11.000 Rp 25 Rp275.000
13.200 Rp 25 Rp330.000
16.500 Rp 25 Rp412.500
23.000 Rp 25 Rp575.000
33.000 Rp 20 Rp660.000
41.500 Rp 20 Rp83.000
53.000 Rp20 Rp1.006.000
66.000 Rp20 Rp1.032.000
82.500 Rp15 Rp1.237.000
105.000 Rp50 Rp1.575.000
131.000 Rp 15 Rp1.965.000
147.000 Rp 15 Rp2.205.000
197.000 Rp 15 Rp2.955.000

Pemasangan Listrik Baru Secara Online

Bagi kamu yang memiliki waktu luang terbatas sehingga tidak sempat mengunjungi kantor pelayanan PLN, sekarang kamu bisa lho melakukan pemasangan listrik via online melalui smartphone kamu.

Caranya seperti berikut ini:

    1. Kunjungi website resmi PLN yaitu http://www.pln.co.id.
    2. Untuk pasang baru, klik pada menu “Pasangan Sambungan”.
    3. Tunggu beberapa detik hingga keluar formulir untuk mengisi data diri dan blangko pendaftaran listrik baru online.
    4. Baca syarat dan ketentuan dengan seksama, scroll hingga ke bawah dan pada bagian akhir klik “setuju”.
    5. Mengisi formulir pendaftaran dengan benar sesuai dengan kartu identitas kamu.
    6. Mengisi sheet “data pemohon” dan centang di bagian “copy berdasarkan data pelanggan” agar proses lebih cepat.
    7. Scroll lagi ke bawah hingga pada bagian jumlah tarik atau daya baru. Isi sesuai dengan kebutuhan kamu.
    8. Klik menu “Hitung Biaya” untuk mengetahui berapa jumlah biaya yang harus kamu keluarkan.
    9. Pastikan data terisi dengan benar, karena jika salah maka akan ada notifikasi untuk dikoreksi dan mengulang lagi.

Pastikan Sesuai dengan Kebutuhan Kamu

Sebelum kamu memutuskan untuk memasang sambungan listrik baru, pastikan dahulu apa kebutuhan kamu.

Konsumsi listrik kamu akan mempengaruhi berapa uang yang harus kamu bayarkan. Apapun pilihan sistem pembayaran listrik di tempat tinggalmu, kamu harus tetap berhemat.

Jangan sampai penggunaan listrikmu membengkak setiap bulannya hanya karena pemakaian yang sebenarnya tidak dibutuhkan.


#3 Cara Menghitung Tarif Tagihan listrik

Cara Cek Tagihan, Pembayaran, Pemasangan, dan Tambah Daya Listrik PLN

Bagi pengguna listrik pascabayar, maka sudah wajib buat kamu untuk mengetahui cara menghitung tarif listrik yang benar. Cara menghitungnya pun tidak bisa dikira-kira, tapi memang ada rumusnya sendiri.

Dengan mengetahui cara menghitung tarif listrik ini, kamu bakal lebih berhati-hati dalam urusan membeli perabotan rumah. Selain itu, hal ini juga bisa berguna untuk mencegah kebobolan pengeluaran karena bengkaknya tarif listrik.

Yuk ikuti langkah-langkah ini sebelum kamu menghitung tarif listrikmu. Berikut ulasannya.

1. Ketahui golongan tarif listrikmu

Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah mengetahui golongan tarif listrik di rumahmu. Nah, golongan tarif tersebut disesuaikan dari batas daya listrik.

Udah tahu kan kalau ada beberapa golongan tarif listrik rumah? Ada yang 900 VA, 1.300 VA, 2.200 VA, 3.300 VA, 4.400 VA, 5.500 VA, dan 6.600 VA ke atas.

Memang sih ada rencana penyederhanaan tarif listrik, tapi sampai sekarang belum ada keputusannya dari pemerintah RI

Tarif listrik pun dibedakan untuk beberapa golongan. Golongan 900 VA dikenakan Rp 1.352 per kWH. Sedangkan untuk yang 1.300 VA-5.600 VA ke atas tarifnya Rp 1.467,28 per kWH.

Anggap saja kamu menggunakan listrik di golongan 3.300 VA. Jadi tarif listrik yang bakal berlaku untukmu adalah 1.467,26 per kWH.

2. Cek perabotan rumah yang butuh listrik

Setelah tahu golongan listriknya, yuk ketahui perabotan mana saja yang memang menyedot listrik. Gak cuma kulkas ya, lampu-lampu juga didata dan diketahui berapa konsumsi listriknya. Misalnya:

            •  7 lampu dengan daya 30 watt
            • 1 unit AC 1 PK dengan daya 750 watt
            • 1 unit LED TV 43 inci dengan daya 50 watt
            • 1 set sound system dengan daya 10 watt
            • 1 setrika listrik dengan daya 350 watt
            • 1 unit kulkas dengan daya 300 watt
            • 1 unit mesin cuci dengan daya 350 watt

Jika semua sudah dicatat, mari ilustrasikan berapa lama perangkat itu bakal diaktifkan. Tentu saja gak mungkin kan AC dan lampu nyala selama berhari-hari. Lain halnya dengan kulkas yang memang harus On.

Estimasi konsumsi tarif listrik

            • 7 lampu nyala dalam dari pukul 18.00 hingga 06.00 alias 12 jam. Dengan asumsi, jam 06.00 kamu sudah berangkat ngantor so, lampu-lampu rumah pasti dimatikan. Maka total daya dari lampu dalam satu hari adalah 7 x 30 watt x 12 jam = 2.520 watt
            • 1 unit AC yang dipasang ketika kamu nyalakan ketika kamu mau tidur. Sebut saja pukul 21.00 hingga 05.00 alias delapan jam. Maka total daya dari penggunaan AC dalam sehari adalah 750 x 8 = 6 ribu watt
            • LED TV yang cuma menyala lima jam sehari saja mengingat kamu sibuk bekerja. Konsumsi dayanya dalam sehari adalah 50 x 5 jam = 250 watt
            • Sound system yang jarang banget dipakai, paling hanya dua jam sehari karena dalam sehari kamu cuma bisa nonton film dengan durasi pendek. Sound system itu bakal menyedot daya 10 x 2 = 20 watt
            • Setrika listrik yang dipakai selama dua jam, maka konsumsi dayanya 350 x 2 = 700 watt
            • Kulkas yang tentunya menyala selama 24 jam. Pasti konsumsi dayanya jadi 300 x 24 = 7.200 watt.
            • Dan yang terakhir, mesin cuci yang dipakai selama dua jam sehari. Maka dayanya 350 x 2 = 700 watt.

3. Cara menghitung tarif listrik dalam satu hari

Langkah selanjutnya adalah menjumlahkan total konsumsi daya listrik dalam masing-masing perabotan. Begini contohnya.

2.520 watt + 6.000 watt + 250 watt + 20 watt + 700 watt + 7.200 watt + 700 watt = 17.390 watt dalam sehari.

Ingat, hitungan tarif listrik menggunakan satuan Kwh alias Kilowatt per hour atau jam. Untuk mendapatkan satuan Kwh, maka 17.390 watt : 1000 = 17,39 kWh.

Setelah kamu mendapatkan angka konsumsi listrik rumahmu dalam satuan Kwh, maka tinggal kamu kalikan saja dengan tarif dasar listrik per golongan. Jika per Kwh adalah Rp 1.467,26 maka biaya listrikmu dalam sehari adalah:

17,39 Kwh x Rp 1.467,26 = Rp 25.515,65

Jika dalam sehari biaya listrikmu sebesar itu, tagihan listrikmu dalam sebulan kurang lebih:

Rp 25.515,65 x 30 hari = Rp 765.469,5.

Tapi itu semua dengan catatan, perabotan benar-benar aktif dalam waktu yang tertera ya. Jika AC-nya nyala sampai 10 jam, atau setrikaannya nyala dalam tiga jam saja, tentu sudah berubah angkanya.

Oleh karena itu, hati-hati ya sama penggunaan perabotan rumah. Kalau sampai kita teledor, tentu tagihan listrik bisa bengkak.

Cara Mengecek Tagihan istrik PLN via Aplikasi PLN Mobile

I. Untuk Pengguna iOS

Cara lain untuk mengecek tagihan listrik adalah lewat ponsel berbasis iOS. Bagi kamu pengguna Apple, ada beberapa aplikasi pada App Store yang tersedia untuk mengecek tagihan listrik.

Misalnya, PLN Mobile, Info Cek Tagihan Listrik PLN, dan Tagihan. Semuanya dapat diunduh gratis pada ponsel kamu.

Salah satu aplikasi cek tagihan listrik PLN populer yang banyak digunakan oleh pengguna iOS adalah PLN Mobile. Aplikasi ini merupakan aplikasi resmi dari PT PLN.

Sebenarnya aplikasi ini tidak hanya bisa digunakan untuk cek tagihan listrik, tapi bisa juga digunakan untuk cek riwayat pemakaian kwh listrik, transaksi token listrik, info lokasi pembayaran melalui banking, info status listrik, info progress permohonan, dan sebagai sarana pengaduan keluhan pelanggan.

Cara untuk cek tagihan listrik melalui PLN Mobile cukup mudah, lengkapnya adalah sebagai berikut.

        • Unduh aplikasi PLN Online di app Store.
        • Buka aplikasi PLN Online di ponsel kamu.
        • Pilih menu Informasi pada tab menu.
        • Pilih menu Informasi Tagihan dan Token Listrik.
        • Masukan ID Pelanggan atau Nomor Meteran kamu.
        • Klik Cari.
        • Aplikasi akan menampilkan status tagihan listrik kamu beserta besaran nominalnya.

II. Untuk pengguna Android

Tak perlu khawatir, bukan hanya pengguna iOS saja yang bisa cek tagihan listrik lewat gadget mereka, pengguna Androin juga bisa.

Bahkan, aplikasi yang tersedia di Android untuk mengecek tagihan listrik lebih banyak dibandingkan iOS. Namun lebih baik gunakan aplikasi resmi dari PT PLN, PLN Mobile for Android.

Cara untuk cek tagihan listrik melalui PLN Mobile cukup mudah, lengkapnya adalah sebagai berikut.

        • Unduh aplikasi PLN Online di app Store.
        • Buka aplikasi PLN Online di ponsel kamu.
        • Pilih menu Informasi pada tab menu.
        • Pilih menu Informasi Tagihan dan Token Listrik.
        • Masukan ID Pelanggan atau Nomor Meteran kamu.
        • Klik Cari.
        • Aplikasi akan menampilkan status tagihan listrik kamu beserta besaran nominalnya.

Cara Mengecek Tagihan istrik PLN via email

Kamu juga bisa mendapatkan pemberitahuan mengenai tagihan listrik lewat email. Untuk mendapatkan email berupa e-billing yang berisikan tagihan listrik, kamu terlebih dahulu harus terdaftar di e-billing PLN.

Dulu caranya bisa langsung daftar pada website, namun karena ada perubahan antarmuka laman resmi PLN tersebut, kamu bisa menanyakan hal tersebut via email di pln123@pln.co.id atau lewat akun media sosial resmi PLN, Twitter @pln_123, Facebook PLN 123.

Cek Tagihan Listrik PLN via SMS

Selain lewat telepon, kamu juga bisa cek tagihan listrik via SMS. Ada dua pilihan yang bisa digunakan untuk cara ini. Pertama cek tagihan pada kurun waktu 1 bulan.

Kedua cek tagihan secara berlanjut. Artinya, kamu akan berlangganan setiap bulannya untuk mendapat informasi tagihan listrik. Ringkasnya caranya adalah sebagai berikut.

    1. Cara Cek Tagihan Listrik per Bulan:
      Kirim sms dengan format REK (spasi) No ID Pelanggan, kirim ke 8123. Misalnya, REK 8990987689 kirim ke 8123.
    2. Cara Berlangganan Pemberitahuan Informasi Tagihan Listrik:
      Kirim sms dengan format PLN (spasi) ON (spasi) 12 digit ID pelanggan, kirim ke 8123. Misalnya, PLN ON 987323847361 kirim ke 8123.
    3. Cara Berhenti Berlangganan Pemberitahuan Informasi Tagihan Listrik:
      Selain mendaftar, kamu juga bisa berhenti berlangganan pemberitahuan tagihan listrik. Caranya, kirim sms dengan format PLN (spasi) OFF (spasi) 12 digit ID pelanggan, kirim ke 8123. Misalnya, PLN OFF 987323847361 kirim ke 8123.

Catatan: Untuk menikmati fasilitas cek tagihan listrik lewat sms dikenakan biaya sebesar Rp500 (belum termasuk ppn 10%) per sms.

Cek Tagihan Listrik PLN via Telepon

Berikutnya cara cek tagihan listrik adalah dengan melakukan panggilan telepon. Cara ini terbilang mudah, kamu tinggal menghubungi customer service PLN dan menanyakan perihal tagihan listrik.

Lakukan panggilan ke call centre PLN di 123, jangan lupa juga untuk mencantumkan kode area. Misalnya, Jakarta, berarti telepon ke (021)-123.

Kemudian ikuti petunjuk dari operator. Untuk melakukan panggilan ke call centre PLN, dikenakan tarif telepon normal. Cara ini bisa kamu lakukan kapanpun karena call centre PLN siap sedia 24 jam.


#4 Cara Membayar Tagihan listrik

Cara Cek Tagihan, Pembayaran, Pemasangan, dan Tambah Daya Listrik PLN

Bagi pelanggan yang mengonsumsi listri dan PLN tentunya memiliki kewajiban untuk membayar rekening listrik demi kelancaran operasional PLN.

Dengan menunggak rekening pembayaran listrik, tentunya bisa berdampak pada penyaluran listrik di tempat tinggal atau bisnis kamu.

Bagi kamu yang belum tahu cara mengecek tagihan listrik dan cara pembayarannya, berikut adalah penjelasannya:

I. Cara Membayar Tagihan Listrik Secara Offline

Bagi kamu yang ingin melakukan pembayaran tagihan listrik secara offline, kamu tidak perlu lagi untuk mengantre panjang di kantor PLN. Karena, sekarang kamu bisa membayar tagihan di kantor pos.

Caranya pun sangat sederhana. Kamu tinggal datang ke kantor pos terdekat atau kantor pos keliling, kemudian kamu cukup sampaikan tujuanmu untuk melakukan pembayaran tagihan listrik.

II. Cara Membayar Tagihan Listrik Secara Online

Jika kamu tdak ingin repot untuk pergi keluar rumah hanya untuk membayar tagihan, kini kamu juga bisa melakukan pembayaran tagihan secara online, baik melalui internet banking, e-commerce dan lainnya.

Berikut adalah tempat pembayaran rekening listrik secara online beserta caranya:

1. Cara membayar tagihan listrik PLN onine via SMS

Ketika akan melakukan pembayaran tagihan melalui SMS, kamu harus menggunakan layanan SMS banking dari bank yang telah bekerja sama dengan PLN, seperti Bank Mandiri, BNI atu BRI.

Sebagai contoh, berikut langkah-langkah membayar tagihan listrik melalui SMS banking Bank Mandiri:

        • Pilih Message pada Menu Ponsel
        • Pilih Tulis SMS
        • Ketik BYR PLN <kode rek> <12 digit ID pelanggan> contoh : BYR PLN 1 547300351523, dan ketik nomor tujuan SMS ke 3355
        • Konfirmasi transaksi
        • Ketik kombinasi PIN yang diminta dan kirim kembali ke 3355, contoh: PIN 654321 dan PIN yang diminta adalah PIN ke 6 dan ke 2, maka ketik: 15
        • Konfirmasi transaksi berhasil

2. Cara membayar tagihan listrik PLN online via Internet Banking

Bagi kamu yang memiliki internet banking, kamu bisa melakukan pembayaran melalui sistem satu ini dengan mudah. Syaratnya, kamu cukup memiliki akun internet banking yang aktif atau via bank yang sudah bekerja sama dengan PLN.

Sebagai contoh, berikut adalah langkah-langkah membayar tagihan listrik melalui internet bankin dari bank BRI

        • Login ke website BRI Internet Banking.
          Buka situs BRI Internet Banking dengan alamat https://ib.bri.co.id, lalu login dengan cara memasukkan username, password dan kode verifikasi yang ada, ikuti langkah-langkah di bawah ini:
        • Masuk ke Menu Pembayaran Tagihan Listrik
        • Klik menu utama Pembayaran & Pembelian yang terdapat di barisan atas
        • Klik menu Pembayaran Tagihan di samping kiri
        • Klik menu Listrik
        • Masukkan nomor IDPEL (ID Pelanggan) rekening PLN
        • Pilih dari daftar jika anda sudah pernah menyimpan IDPEL ke dalam daftar atau Pilih tujuan pembayaran dan isi IDPEL jika kamu ingin memasukkan IDPEL secara manual.
        • Jika kamu ingin menyimpan nomor IDPEL ke daftar maka centang tanda “klik di sini untuk menyimpan IDPEL ke daftar kamu.” Isi di kotak “simpan dengan sebutan/nama,” misalnya rekening PLN rumah atau kantor.
        • Tekan kirim
        • Konfirmasi Pembayaran Tagihan Listrik
        • Masukkan password BRI internet banking kamu
        • Masukkan kode m-Token
        • Klik kirim
        • Jika kamu belum memiliki m-Token yang aktif, maka klik link permintaan m-Token, tunggu sebentar sampai ada SMS dari BRI yang mengirimkan m-Token, pastikan kamu memiliki pulsa minimal Rp1.000, karena permintaan m-Token biasanya dikenai biaya sebesar Rp500. Satu SMS m-Token berisi lima kode yang dapat digunakan.
        • Transaksi Pembayaran Tagihan Listrik Berhasil (jika pembayaran telah berhasil dibayar, maka akan ditampilkan halaman struk pembayaran tagihan listrik).
        • Logout.

Pastikan untuk klik menu logout (di pojok kanan atas) setelah kamu melakukan transaksi internet banking untuk keamanan akun kamu.

3. Cara membayar tagihan listrik PLN online via ATM

Bagi kamu yang ingin membayar tagihan listrik bulanan, sebelum menuju ATM untuk membayar tagihan listrik, ada baiknya untuk cek dahulu jumlah tagihan yang harus kamu bayar, dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini:

        • Siapkan kuitansi atau nomor IDPEL.
        • Pilih menu pembayaran.
        • Pilih Listrik/PLN.
        • Pilih Listrik pascabayar.
        • Masukkan 12 digit nomor ID pelanggan/IDPEL.
        • Akan muncul semua informasi, baik nama pelanggan dan jumlah yang harus kamu bayar ditambah biaya administrasi, biasanya Rp3.000.
        • Terakhir tinggal klik bayar.

4. Cara Membayar Tagihan Listrik via E-commerce

Berikut adalah cara membayar tagihan listrik PLN melalui e-commerce

        • Langkah pertama, sipkan nomor meter atau ID pelanggan kamu
        • Buka e-commerce yang ingin kamu gunakan sebagai alat pembayaran tagihan.
        • Pilih opsi PLN tagihan listrik
        • Pilih metode pembayaran yang kamu inginkan
        • Sistem secara otomatis akan memproses pembayaran kamu dan akan mengirimkan notofikasi pembayaran telah sukses dilakukan.


#5 Cara Membeli dan Mengisi Token Listrik

Cara Cek Tagihan, Pembayaran, Pemasangan, dan Tambah Daya Listrik PLN

Bagi kamu yang ingin melakukan isi ulang token listrik, hal pertama yang harus kamu lakukan tentu saja membeli voucher pulsa listrik terlebih dahulu. Saat ini, membeli pulsa listrik bisa dibeli secara mudah dan praktis.

Kamu bisa membeli voucher token listrik di berbagai platform online, seperti ATM, M-Banking, Internet Banking, e-commerce, bahkan payment gateway.

Untuk nominal vouchernya sendiri tersedia dengan bermacam harga, yang tentunya bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan listrik kamu. Mulai dari Rp 20 ribu, Rp 50 ribu, Rp 100 ribu, Rp 200 rib, Rp 500 ribu, dan Rp 1 juta.

Bagi kamu yang pemakaiannya untuk kebutuhan rumah tangga, akan lebih efektif jika kamu membeli voucher pulsa listrik dengan nominal minimal Rp 200 ribu, karena tentu saja pemakaian dayanya yang lebih besar akan memakan biaya yang lebih mahal dibandingkan dengan listrik kostan.

1. Masukkan kode voucher ke token dan periksa kembali

Setelah kamu membeli voucher pulsa listrik, kamu akan mendapatkan kode voucher yang nantinya haru kamu masukkan ke tokrn listrik. Kode unik ini berisi 20 digit, dan biasanya ditandai dengan tulisan “STROOM/TOKEN” yang berada pada bagian bawah bukti pembelian voucher pulsa listrik kamu.

Setelah kamu memasukkan kode tersebut, pastikan kodenya sudah benar ya. Jika salah, kamu bisa menghapusnya dengan tombol backspace pada keypad token. Biasanya tombol backspace ini berada di keypad sebelah kiri paling bawah.

2. Konfirmasi kode voucher dengan menekan tombol ENTER

Jika kamu sudah yakin memasukan kode unik yang benar, maka kamu tinggal menekan tombol enter pada token listrik. Perhatikan layar monitor, jika satus yang muncul adalah “ACCEPT”, maka kode yang kamu masukkan sudah benar.

Selanjutnya, saldo listrik kamu akan otomatis bertambah sesuai dengan jumlah pulsa listrik yang kamu beli. Jika tidak, berarti kode yang kamu masukkan masih salah. Kamu bisa ulangi kembali kode dari awal dan lakukan langkah yang sama seperti penjelasan sebelumya.

Cara Membeli Token Listrik Lewat ATM / M-Banking / Internet Banking

Berikut daftar beberapa bank yang menyediakan pelayanan pembelian token listrik lewat ATM / M-Banking / Internet Banking dan bagaimana cara transaksinya. Meski sedikit berbeda menu pilihannya antara ATM, M-Banking, dan Internet Banking, namun pada dasarnya tetap sama.

I. ATM Mandiri

    • Pilih Pembayaran/Pembelian
    • Pilih Multi Payment
    • Ketik “30300”
    • Masukkan No Meter (11 nomor)
    • Masukkan Nominal Pembelian
    • Ketik “1”

II. ATM BCA

    • Pilih Transaksi Lainnya
    • Pilih Voucher isi Ulang
    • Pilih Lainnya
    • Pilih PLN Prepaid
    • Masukkan nomor Meter (11 nomor)
    • Pilih Nominal Voucher
    • Tekan Benar / Salah

III. ATM BNI

    • Pilih Pembayaran
    • PLN
    • PLN PRABAYAR
    • Pembelian Token
    • Masukan No meter (11 nomor, tambahkan “0” di depan no meter)
    • Pilih jenis “0”
    • Pilih Nominal Pembelian

IV. ATM Bukopin

    • Pilih ISI ULANG PULSA DAN LISTRIK
    • Pilih LISTRIK / PLN
    • Masukan Nomor Meter (11 nomor)
    • Pilih Nominal Pembelian

V. ATM NISP

    • Pilih MENU LAINNYA
    • Pilih PULSA ISI ULANG DAN PLN
    • Pilih PLN PRABAYAR
    • Masukan Nomor Meter (11 nomor)
    • Pilih Nominal Pembelian

VI. ATM BRI

    • Pilih Transaksi Lainnya
    • Pilih Pembayaran
    • Pilih PLN
    • Pilih Prabayar
    • Masukkan Nomor Meter (11 nomor)
    • Tekan Benar/Salah
    • Pilih Nominal Token / Voucher
    • Tekan Benar / Salah

#6 Cara Meningkatkan dan Menurunkan Daya Listrik

Cara Cek Tagihan, Pembayaran, Pemasangan, dan Tambah Daya Listrik PLN

Bagi kamu yang ingin melakukan penambahan atau pengurangan daya listrik, saat ini terdapat cara mudah yang bisa kamu lakukan, yaitu pengajuan secara online atau pun offline.

Maka dari itu, kali ini kita akan membahas cara atau prosedur menambah dan mengurangi daya listrik secara online dan offline. Berikut adalah langkah-langkahnya:

Menambah atau Mengurangi Daya Listrik Secara Online

    1. Kunjungi laman web resmi PLN Online di www.pln.co.id. Pilih menu ‘Ubah Daya’. setelah kamu membaca dan menyetujui Syarat dan Ketentuan yang diberlakukan oleh PT PLN, kamu akan diarahkan pada laman berikutnya yang terdiri dari kolom data pelanggan dan data pemohon. Isi data tersebut dengan lengkap untuk mempermudah dan mempercepat proses seleksi pengajuan.
    2. Setelah mengisi data pelanggan dan data pemohon, ada tabel berjudul Tarif/Daya Baru dimana kamu bisa memilih jenis layanan PLN yang diinginkan (Pascabayar atau Prabayar) dan kapasitas daya yang dibutuhkan. Klik hitung biaya untuk mengetahui tarif pasang baru PLN yang perlu kamu bayarkan.
    3. Jika sudah selesai memilih layanan PLN yang diinginkan, centang kotak kecil sebagai penanda bahwa kamu telah menyetujui ketentuan dan mengisi data dengan benar. Kemudian klik opsi ‘Simpan Permohonan.’
    4. Setelah disetujui, kamu akan menerima e-mail rincian detail biaya yang perlu kamu bayarkan lengkap dengan nomor registrasi. Lakukan pembayaran maksimal setelah 30 hari e-mail diterima.

Keterangan:

    • Penurunan daya listrik hanya bisa dilakukan apabila pemohon memiliki surat keterangan miskin atau Kartu Keluarga Sejahtera. Jika tidak memiliki salah satu syarat di atas, maka permohonan tidak dapat direalisasikan.
    • Tidak dikenakan biaya untuk permohonan penurunan daya listrik.

Menambah atau Mengurangi Daya Listrik Secara Offline

1. Untuk memudahkan sebaiknya telepon dulu ke unit PLN terdekat ke bagian pelanggan.

2. Kumpulkan dokumen yang diperlukan:

        • Fotocopy rekening listrik terakhir
        • Fotocopy KTP pemohon (Jika pemohon tidak sama dengan nama pelanggan, maka untuk menghindari adanya konflik dikemudian hari sebaiknya ada surat kuasa, atau surat perjanjian sewa atau surat keterangan lainnya).
        • Denah lokasi bangunan/rumah

3. Siapkan biaya yang dibutuhkan:

        • Biaya penyambungan, sebesar selisih kenaikan daya kali tarif yang berlaku
        • Uang jaminan pelanggan (UJL), dikompensasikan dengan UJL yang telah dibayar (seuai standar PLN)
        • Materai
        • Lakukan pembayaran di loket pembayaran unit PLN terdekat.

Biaya Untuk Menambahkan Daya Listrik

Berapa biaya tambah daya listrik sekarang? Listrik di rumah yang sering mati tiba-tiba menjadi tanda kalau kamu butuh tambahan daya.

Namun, tambah daya listrik pastinya memerlukan biaya. Pertanyaannya adalah berapa besar dana yang perlu disiapkan buat tambah daya listrik?

Satu hal ini yang perlu kamu tahu, menambah daya listrik di rumah faktanya gak seribet yang dibayangkan lho.

Dibandingkan dengan kerugian yang nantinya muncul gara-gara listrik rumah padam melulu, lebih baik segera ambil opsi tambah daya listrik. Tak perlu berlama-lama lagi, langsung aja yuk disimak ulasannya.

Biaya tambah daya listrik mencakup biaya-biaya ini:

1. Biaya Penyambungan

Penyambungan maksudnya adalah perubahan daya dari meteran atau sambungan yang udah ada.

Contohnya, listrik rumah kamu saat ini cuma 450 VA, terus pengin nambah jadi 1300 VA. Maka bakal dikenakan biaya penyambungan dengan rincian sebagai berikut:

DAYA LAMA DAYA BARU BP NORMAL (Rp)
450 900 421.650
1300 796.450
2200 1.639.750
3500 2.955.450
4400 3.827.550
5500 4.893.450
900 1300 374.800
2200 1.218.100
3500 2.519.400
4400 3.391.500
5500 4.457.400
1300 2200 843.300
3500 2.131.800
4400 3.003.900
5500 4.069.800
2200 3500 1.259.700
4400 2.131.800
5500 3.197.700
3500 4400 872.100
5500 1.938.000
4400 5500 1.065.900

 

2. Penggantian MCB (Miniature Circuit Breaker)

MCB atau Miniature Circuit Breaker adalah alat yang berfungsi buat pembatasan arus listrik. Kalau pengin menambah daya, maka kamu perlu ganti MCB yang berkapasitas sesuai dengan daya tersebut.

Contoh, MCB buat listrik 900 VA butuh MCB dengan kapasitas minimal 4 Ampere. Nah, harganya itu sekitar Rp 50 ribuan.

Umumnya, harga MCB mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu.

3. Uang Jaminan Pelanggan

Buat pelanggan PLN pascabayar, kamu bakal dikenakan Uang Jaminan Pelanggan atau UJL bila pengin nambah daya. Sementara itu, buat pelanggan prabayar gak dikenakan biaya sama sekali.

Jadi, bila ditotalkan kamu butuh dana ratusan ribu hingga jutaan rupiah buat menaikkan daya listrik di rumah atau toko kamu.


#7 Cara Berhenti Berlangganan Listrik PLN

Cara Cek Tagihan, Pembayaran, Pemasangan, dan Tambah Daya Listrik PLN

Bagi kamu yang ingin berhenti berlangganan Listrik PLN, kamu perlu membuat surat lampiran permohonanan berhenti berlangganan PLN kepada pihak PLN yang mengurus distribusi wilayah tempat kamu berlangganan.

Surat lampiran berisi alasan berhenti berlangganan, alamat lengkap, data diri, yang ditujukan kepada pimpinan kantor PLN setempat. Lampirkan pula fotokopi KTP, nomor pelanggan, dan peta rumah bersamaan dengan surat lampiran berhenti berlangganan PLN.

Pihak PLN akan menghubungi kamu setelah mereka mengulas permohonan yang kamu kirim apakah disetujui atau tidak.


Berikut tadi adalah penjelasan mengenai cara mengecek tagihan listrik beserta panduan PLN di tahun 2020 PLN.

Jika kamu masih mengalami kebingungan, kamu bisa bertanya melalui call center PLN 123 atau dengan mendatangi kantor PLN terdekat.

Semoga dengan adanya artikel ini, selain bisa memberikan informasi, kamu juga menjadi lebih bijak dalam pemakaian listrik rumah tangga ya.

Referensi: cermati.com, pln.co.id


Agar kami dapat memahami kebutuhan informasi Anda dengan baik dan menyediakan konten yang berkualitas serta informatif kepada setiap pembaca, mohon luangkan waktu untuk mengisi survei singkat berikut:

Isi Survei
.

Tersedia di:  

Mulai perjalanan finansialmu, dengan caramu.

Simulasi Investasi

Hitung Efek Compounding Investasi Anda

Investasi Awal:
Investasi Bulanan:
Suku Bunga per Tahun (%):
Jangka Waktu (Tahun):



Total Investasi:
Future Value:
Bunga Keuntungan:

Artikel LainnyaMENARIK
Rekomendasi Bacaan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Tersedia di:  

Mulai perjalanan finansialmu, dengan caramu.

Apa itu KoinWorks?

Baca
X