Home » Blog » Bisnis & UKM, Daily » #MauUsahaApa – Strategi Jitu Bisnis Clothing dan Konveksi dari Owner Goody

#MauUsahaApa – Strategi Jitu Bisnis Clothing dan Konveksi dari Owner Goody

·
3 menit
Usaha Clothing

Setiap orang tentu memiliki tujuan finansialnya masing-masing. 

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mencapainya, salah satunya adalah dengan membuka suatu usaha.

Tak terkecuali dengan Sarah Azka, seorang wanita muda yang sudah memiliki cukup modal untuk memulai sebuah usaha, namun masih belum yakin akan bisnis apa yang mau dijalankannya. 

Makanya itu, Sarah pun melakukan inisiatif untuk bertemu dengan para pebisnis berpengalaman yang telah sukses demi menggali lebih dalam tentang bisnis mereka,

Dalam perjalanannya, Sarah akan membagikan kisahnya kepada teman-teman KoinWorks, yang sama-sama Pejuang Finansial.

Di episode kali ini, Sarah bertemu dengan Bagus, owner Kreasi Muda & Goodyculture untuk berbincang-bincang, dan mengambil ilmu bagaimana strategi jitu dalam menjalankan bisnis clothing dan konveksi.


Memulai Usaha Sejak SMA

Sebenarnya, sebelum mendirikan Goodyculture, Bagus memang sudah mulai menjalankan bisnis clothing kecil-kecilan saat SMA.

Targetnya sendiri saat itu adalah tak lain tak bukan adalah anak-anak SMP, SMA dan juga anak kuliah semester awal.

Siapa sangka, bisnisnya malah berkembang pesat dan bisa memperluas pasarnya.

Bagus merasa kalau bisnis clothing ini sangat menjanjikan karena tak mudah “basi” dan memiliki peluang pasar yang besar.

Maka dari itu, ia pun mendirikan Goodyculture sebagai clothing line.

Tak berhenti di situ, ia juga mendirikan Kreasi Muda yang merupakan usaha konveksi yang menerima/membantu orang-orang untuk memproduksi kaos termasuk Goodyculture.


Berawal dari Passion dan Kesukaan Menggambar

Kalau punya kesukaan, walaupun mengalami masa sulit pasti akan terus dijalanin“, ungkap Bagus.

Bagus sendiri memang memiliki passion dan kesukaan dengan menggambar serta dunia kesenian.

Tujuan dia sendiri menjalankan bisnis ini karena ingin menumpahkan karyanya dalam bentuk produk.

Ia merasa sangat senang dan puas, ketika produk hasil karyanya bisa digunakan banyak orang.

Tapi walaupun begitu, Bagus mengungkapkan tidak harus memiliki kemampuan/kesukaan dalam menggambar untuk memulai bisnis clothing.

Menurut Bagus, ketika menjalankan bisnis tidak harus kamu yang bisa membuat produknya, kalau memang tidak bisa kamu dapat mengajak kerjasama orang lain seperti teman, freelancer atau siapapun yang ahli di bidangnya.


Memiliki Vendor yang Tepat

Bagus juga memberikan tips tentang langkah-langkah yang harus dilakukan saat pertama kali, mulai dari kesukaan, membuat konsep, memilih target market hingga modal usaha. 

Hal-hal di atas, harus sangat diperhatikan dengan tujuan supaya tidak hanya teman-teman kita saja yang membeli produk, tetapi juga stranger atau orang lain yang tidak kita kenal. 

Dari semua itu, Bagus mengungkapnya untuk memastikan mencari vendor yang cocok.

Adanya menurut Bagus vendor ini sangat riskan, dan bisa menjadi kendala bisnis ke depannya.

Kita desain sudah bagus, target sudah sesuai tapi vendor produksinya lama dan tidak sesuai dengan yang kita inginkan, makanya harus menjadi vendor yang cocok”, kata Bagus.

Usut punya usut, itulah yang menjadi alasan kenapa Bagus juga mendirikan Kreasi Muda sebagai vendornya.


Paling Efekif Menggunakan Instagram Ads

Bagus mengungkapkan kalau ia menjalankan konsep marketing offline dengan membuka toko, dan juga online.

Nah, untuk online sendiri karena kebanyakan target mereka anak muda, maka ia lebih banyak menjalankan pemasaran melalui media sosial di Instagram.

Biasanya ia akan membuat program semacam giveaway, atau penjualan produk dengan menggunakan bundling/paket yang lebih hemat.

Bagus juga membagikan bahwa kegiatan digital marketing yang paling efektif untuk bisnisnya adalah ketika menggunakan Instagram Ads.

Melalui Instagram Ads, mereka menarik traffic melalui orang-orang yang melihat dan terkonversi menjadi pembelian produk.

Menurutnya itulah cara yang paling menguntungkan untuk Goodyculture.


Modal 1,5 Juta, Omzet Hingga 3 Digit Sebulan

Dalam menjalankan bisnis Clothing, Bagus memakai modal usaha sekitar Rp1,5 juta.

Dengan modal segitu, awalnya ia membuat 2 lusin atau 24 juta baju.

Walaupun awalnya masih meraba-raba, namun karena konsistensi dan keseriusan sekarang pun ia bisa menikmati omzet hingga 3 digit sebulan.

Nah, perihal modal, menurut dia untuk saat ini bisa juga menjalankan bisnis tanpa modal, yaitu dengan memanfaatkan konsep pre-order.

Jadi, tidak ada alasan untuk tidak memulai.

Yuk, cari tahu lebih banyak tentang Strategi Jitu Bisnis Clothing dari Bagus, Owner Goodyculture di video ini!

Firda
As Firda enters her twenties, financial things become exciting stuff for her. Born with no golden steps on her shoes, make her sticks a big goal in life: financial freedom. So here it is, she's digging more and more knowledge to reach her goal. Then, share it with you through something she loves: words. P.S: If you find her nodding head behind the laptop, don't be surprised. She's just following the beats of music.

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​