Home » Blog » Bisnis & UKM » Tips Ampuh untuk Mengembangkan Usaha Madu bagi Pemula

Tips Ampuh untuk Mengembangkan Usaha Madu bagi Pemula

·
4 menit
tips mengembangkan bisnis madu

Ide bisnis yang bisa dijalankan saat pandemic ini adalah dengan memulai bisnis madu. Mengembangkan usaha madu juga dapat memberikan keuntungan yang menjanjikan karena produk alami ini cukup memberikan banyak manfaat untuk konsumennya. Terutama madu murni tanpa campuran bahan lainnya, dapat dijadikan sebagai obat beberapa penyakit ringan dan kronis.

Manfaat madu juga meningkatkan imunitas dan menangkal radikal bebas dalam tubuh. Namun, kamu perlu perhatikan segala hal. Memperbanyak ilmu di bidang ini juga wajib. Madu yang dihasilkan akan memberikan minat beli pelanggan.

Bagi kamu yang ingin memiliki budidaya ternak lebah madu, juga dapat dilakukan. Budidaya lebah banyak dilirik untuk dijadikan sebagai salah satu peluang usaha. Di bawah ini panduan untuk kamu yang menginginkan pengembangan bisnis madu sendiri.


Keuntungan berbudidaya ternak lebah madu

Keuntungan yang didapat juga lumayan banyak. kamu tidak memerlukan pakan sehingga membutuhkan banyak dana untuk memelihara lebah madu. Hewan ini berusaha untuk menemukan makanannya sendiri. Artinya, tidak ada biaya khusus makanan lebah. Keuntungan lainnya, kamu sebagai pelaku usaha madu tidak perlu mengawinkan dua lebah.

Lebah akan melakukan dan menjalani proses perkawinan secara alamiah dengan caranya sendiri. Ini tentu akan menguntungkan kamu dalam memelihara dan melakukan budidaya lebah. Paling utama, keuntungan yang menjanjikan. Harga jual madu untuk sekarang bisa mencapai ratusan ribu untuk jenis madu premium.

Jika hasil panennya bagus, kamu akan menghasilkan hingga 100 kilogram madu dengan keuntungan yang lumayan per satu kali panen. Alasan inilah yang menjadikan usaha madu semakin diminati oleh banyak orang.


Hal yang perlu diperhatikan ketika budidaya lebah madu

Budidaya lebah madu memang susah susah gampang, lebah akan mengembangkan koloni lebih agar bisa menghasilkan madu dengan jumlah yang banyak. Rumah lebah berbentuk kotak kayu, sarang ini dijadikan tempat untuk produksi madu. Dalam mengembangkan usaha ini, sediakan beberapa kotak kayu.

Bagi pemula, kamu bisa menyesuaikan dengan budget yang ada. Lebah mellifera akan mampu menghasilkan madu yang berkualitas. Perhatikan cuaca di sekitar tempat budidaya, ini tentu akan mempengaruhi produktivitas dari madu.

Untuk tempat budidaya, diperlukan area yang cukup jauh dari pemukiman warga karena lebah dikenal sebagai hewan yang agresif dan sengatan berbahaya.


Bagaimana cara budidaya ternak lebah madu?

Sebaiknya dalam mengembangkan bisnis madu dengan budidaya lebah sendiri, kamu sudah harus mempelajari dan memahami bagaimana caranya.

  1. Mulai mempersiapkan perlengkapan budidaya lebah

Pertama, mencari tempat yang aman dan tidak banyak orang akan berlalu lalang di tempat tersebut. Siapkan beberapa perlengkapan budidaya mulai dari pembuatan sarang hingga peralatan lainnya, antara lain:

  • Kotak kayu
  • Alat untuk menjinakkan lebah, ini biasa dikenal dengan alat pengasap dan digunakan saat panen.
  • Pakaian pelindung untuk petani lebah seperti sarung tangan, pelindung tubuh dan lain-lain.
  • Menanam jenis bunga berbeda yang dijadikan sumber makanan
  1. Pembuatan sarang lebah

Sarang lebah biasanya berbentuk peti kotak dengan lebar hingga 25 cm dan panjang bisa mencapai 40 cm. Dalam kotak, terdapat bingkai kayu.

  1. Pemilihan bibit

Tentu saja dalam berbudidaya lebah madu, kamu harus mampu memilih bibit lebah berkualitas dan unggul. Bibit ini akan memproduksi madu terbaik. Bibit yang diperlukan yaitu lebah ratu, lebah jantan dan juga lebah pekerja.

Ketika kamu sudah menemukan bibit lebah, pindahkan bibit ke dalam sarang yang sudah dibuat. Jangan lupa untuk mengolesi dengan royal jelly dan juga tambahkan air gula.

  1. Memelihara lebah

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, lebah tidak terlalu membutuhkan perhatian khusus. Kamu hanya rutin untuk membersihkan rumah lebah jika terdapat rayap. Di sekitar area budidaya, harus tetap rapi. Potong rumput liar yang menghalangi rumah lebah dan pastikan menanam bunga agar sumber makanan lebah cukup.

  1. Panen madu

Untuk panen budidaya lebah dilakukan dengan cara mengasapi area dari sarang lebah yang ingin diambil atau dipanen madunya. Untuk kamu, pastikan mengenakan baju pelindung di seluruh tubuh sebelum melakukan proses panen madu.

Alat pengasap akan membuat lebah menjauh dan waktunya kamu mengambil madu yang ada di kotak kayu tersebut. Hasil panen dapat langsung dijual di pasaran. Tidak hanya cairan madu bahkan sarang madupun memiliki nilai jual yang cukup mahal juga.


Tips menjual madu yang wajib diketahui

Ada beberapa tips untuk kamu yang akan menjalankan usaha madu, antara lain:

  1. Gunakan madu asli

Jangan pernah berpikir untuk menjual madu dengan tambahan campuran bahan lainnya. menjual madu asli akan memberikan poin tambahan bagi perusahaan. Untuk berjualan madu, kamu tidak harus langsung berbudidaya madu lebah loh, kamu bisa langsung mencari peternak madu terpercaya dan menjadi distributor atau agennya.

  1. Memiliki reputasi

Memulai bisnis tidaklah mudah, untuk menumbuhkan rasa percaya kepada konsumen, mulailah dengan meningkatkan reputasi perusahaan. Reputasi ini akan mempengaruhi penjualan madu. Hal ini tidak hanya berkaitan dengan nama perusahaannya.

Perusahaan dapat meningkatkan reputasinya dengan cara bertindak jujur apabila berjualan dan memberi responsif dari pembeli. Selain itu, kamu juga melakukan kemasan. Paling penting, konsumen akan membutuhkan bukti bahwa produk yang dijual halal dan aman. Oleh karena itu, pelaku usaha untuk mendaftarkan produk madu ke bagian BPOM.

  1. Kemasan madu menarik

Kemasan juga merupakan faktor penting dalam memulai bisnis jualan madu. Biasanya, penjualan madu dijual dengan kemasan botol kaca, dan botol air mineral.  Untuk beberapa orang tidak masalah, namun kamu perlu memperhatikan kemasan menarik dan aman. Menggunakan kemasan atau packaging yang aman dan menarik misalnya toples kue.

Pada saat memasukkan madu, sterilkan kemasan agar higienis. Memilih kemasan yang unik dan menari bagi konsumen.

  1. Harga kompetitif

Dalam mengembangkan bisnis madu, kamu tidak hanya memberikan kemasan atau lainnya. menentukan harga untuk produk juga perlu dilakukan. Kualitas madu akan menentukan harga. Kamu akan memiliki banyak pesaing dengan harga beragam. Menawarkan harga murah tidak selalu berhasil, perhatikan tips agar menjual mau dan bisa menyesuaikan harganya.

Jika kamu ingin menjual madu dengan harga terjangkau, kamu bisa menggunakan trik dengan memberikan bentuk voucher langganan, diskon, dan promo. Cara ini jauh lebih efektif daripada langsung memberikan harga murah.

  1. Melakukan pemasaran online

Internet sudah semakin meningkat, kamu bisa melakukan pemasaran secara online dan offline. Namun, untuk menekan biaya pengeluaran marketing, kamu bisa menggunakan pemasaran online dengan memanfaatkan sosial media bahkan website sebagai toko online. Berikan informasi lengkap dan gunakan foto produk yang profesional.

Dengan melakukan pemasaran online, jangkauan pelanggan akan lebih luas. Oleh karena itu pentingnya memaksimalkan pemasaran baik secara offline maupun online. Kamu juga bisa memanfaatkan marketplace sebagai tempat untuk berjualan.

Demikian informasi terkait terkait melakukan budidaya lebah bahkan cara menjual madu. Bagi pemula madu untuk bisnis merupakan kesempatan yang tidak boleh dilewatkan, kebutuhan akan madu juga banyak. Siapapun bisa menjadi pengusaha madu.

 

Miko
Dengan tulisan, Miko bisa membagikan banyak hal positif. Berkontribusi dalam pengembangan pengetahuan para pembaca membuatku bahagia.

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​

Pinjaman bisnis sd 2M dapat CASHBACK GOPAY s/d Rp 9,9 Juta, Sikaaat