Home » Blog » Bisnis & UKM, Daily » Tips Sukses Kolaborasi dengan Influencer untuk Optimalkan Bisnis Sepatu

Tips Sukses Kolaborasi dengan Influencer untuk Optimalkan Bisnis Sepatu

·
4 menit
inilah strategi dalam berkolaborasi dengan influencer untuk optimalkan bisnis sepatumu

Berbagai  brand sepatu lokal mulai bermunculan di Indonesia.

Masing-masing dari mereka berusaha bersaing untuk mendekati konsumen.

Setiap brand sepatu memiliki cara atau opsi yang berbeda-beda untuk memasarkan produknya.

Salah satunya adalah dengan berkolaborasi.

Kolaborasi dalam bisnis sangat bisa membantu kamu untuk meningkatkan penjualan dalam waktu yang cepat.

Kolaborasi bisnis ini sendiri merupakan upaya membangun koneksi yang kamu ciptakan bersama dengan pihak lain di luar perusahaan untuk membantu bisnis kamu dengan timbal balik yang sama dengan pihak terkait.

Seperti kolaborasi brand sepatu NIKE dan rapper Travis Scotts.

Dalam hal ini, media sosial seperti Instagram biasanya menjadi katalog.

Strategi bisnis seperti kolaborasi sepatu dengan influencer bisa menjadi salah satu caranya.


Manfaat Kolaborasi Sepatu dengan Influencer

Nah, untuk kamu yang ingin melakukan strategi kolaborasi dengan influencer ini, ada beberapa langkah yang bisa kamu ikuti supaya kamu tidak kebingungan.

1. Analisis dan Identifikasi Konsumen Sepatu

Yang pertama, kamu bisa melakukan analisis dan identifikasi model bisnis yang kamu punya.

Kamu bisa mulai melakukan pemetaan pasar sepatu dan target konsumen yang kamu sasar. 

Untuk menentukan target pasar, kamu harus mengetahui karakteristik dari calon konsumen.

Kamu bisa melihat dari unit selling point dari sepatu yang kamu jual.

Pertimbangkanlah, kira-kira, konsumen dengan karakteristik seperti apa yang akan membeli sepatu kamu?

Apalagi, ini adalah strategi marketing yang membutuhkan bujet lumayan besar. 

Kamu harus tahu influencer atau public figure mana yang kamu ingin ajak kerjasama untuk melakukan kolaborasi ini.

Kamu bisa menyesuaikan target pasar dan interest konsumen kamu dengan influencer yang akan kamu ajak kerjasama.

Nah, dengan begitu kamu bisa melihat kira-kira influencer seperti siapa yang dibutuhkan oleh konsumen yang kamu miliki.

Seperti, merk sepatu Converse.

Sepatu Converse sangat dekat dengan youth atau anak-anak muda.

Itu kenapa converse memilih vokalis dari band Reality Club untuk diajak kerjasama.

Kamu juga bisa melakukan internal audit ataupun survei terhadap staff yang bekerja dengan kamu di brand kamu ini.

2. Menentukan Strategi Kampanye Bisnis Kolaboratif yang Akan Digunakan

Nah, setelah kamu melakukan survei terhadap pasar kamu, kamu bisa menentukan kegiatan apa lagi yang akan kamu lakukan dalam kolaborasi ini selain membuat edisi spesial untuk sepatu yang akan kamu buat dalam kolaborasi ini. 

Dalam melakukan kolaborasi bisnis, misalnya, kamu bisa membuat kampanye promosi.

Kamu bisa menambahkan kegiatan atau aktivitas kampanye dalam memperkenalkan sepatu edisi khusus yang akan kamu buat. 

Kegiatan kampanye yang akan kamu lakukan ini dapat kamu lakukan secara repetitif atau masuk ke dalam sistem internal konsumen kamu.

Kampanye yang kamu buat ini akan bertujuan untuk menambah value atau nilai dari kolaborasi yang kamu buat.

Kampanye yang dimaksud adalah kampanye kolaborasi yang sedang kamu jalankan bersama pihak yang kamu ajak berkolaborasi.

Kampanye ini biasanya membawa sebuah promosi untuk produk kamu.

Salah satu contohnya adalah kampanye NIKE untuk atlit disabilitas di dunia olahraga.

Kampanye tersebut juga berkolaborasi dengan beberapa atlit terkenal.

Kegiatan kampanye ini bisa menjadi dalam dua bentuk, yaitu transaksional atau pelayanan.

Transaksional yang dimaksud adalah kamu dapat membuat kegiatan promosi, seperti promo diskon edisi khusus ini dalam waktu tertentu. 

Ini bisa dilakukan dengan membuat konten-konten di media sosial akun bisnismu.

Kampanye bentuk pelayanan lebih mengarah ke non-profit movement campaign untuk mendapatkan awareness dari konsumen eksternal.

3. Merancang Model Strategi Bisnis Kolaboratif

Setelah kamu tahu kampanye seperti apa yang kamu akan persiapkan dalam strategi bisnis kolaborasi, buatlah perancangan model bisnis untuk waktu ke depan.

Strategi kolaboratif ini dapat kamu buat dalam jangka waktu yang panjang dan pendek.

Hal ini tergantung dari impact yang kamu inginkan dari konsumen.

Untuk jangka pendek, kamu bisa menggunakan direct marketing kepada konsumen kamu dan melakukan viral marketing untuk membangkitkan awareness dengan cepat.

Jika kamu ingin menggunakan jangka panjang dalam kolaborasi ini, kamu dapat melakukannya secara perlahan dan terjadwal, membuatnya menjadi periodic

Konsumen harus terbawa terlebih dahulu pada kampanye yang sedang kamu bangun.

Tetapi, jika kamu ingin aktifitas kampanye yang bersifat taktis untuk pembelian produk kamu, kamu dapat menggunakan kolaborasi jangka pendek.

4. Transisi Peluncuran Strategi Bisnis Kolaboratif

Nah, pada tahap finalisasi ini, kamu sudah siap dengan segalanya.

Tetapi, ada salah satu aspek penting dalam tahap ini, yaitu timing.

Kamu harus memperhatikan apakah influencer yang kamu ajak berkolaborasi ini juga sedang melakukan kampanye tertentu ataupun promosi lainnya. 

Kamu juga dapat melihat tahap adaptasi konsumen kamu terhadap kolaborasi yang kamu akan luncurkan.

Tahap ini dapat kamu lakukan dengan memberikan teaser atau coming soon pada konsumen.

Fungsinya supaya konsumen kamu punya rasa ingin memiliki produk edisi terbatas yang kamu luncurkan.

Transisi ini bisa kamu jalankan dengan dua arah. 

Yaitu melalui media sosial yang kamu miliki, serta yang melalui media sosial influencer yang kamu ajak berkolaborasi.

Setelah mengikuti tahap dalam membangun strategi kolaborasi tadi, kamu juga harus memperhatikan selama jalannya kampanye yang sedang kamu jalani bersama dengan orang yang kamu ajak kolaborasi.

Kamu bisa mengikuti beberapa tips yang bisa membantu kamu dalam mengawasi kampanye yang sedang berjalan di brand sepatu kamu.


Tips Strategi Bisnis Kolaborasi Sepatu dengan Influencer

1. Jadikan Influencer sebagai Ambassador (Duta) Produk

Sebagai brand, kamu bisa menggunakan influencer yang kamu ajak kolaborasi untuk menjadi ambassador agar konten yang kamu buat dapat terintegrasi di media sosial. 

Mereka bisa dijadikan wajah brand kamu yang kemudian kamu kenalkan pada konsumen.

Maksudnya adalah kamu bisa memberi instruksi kepada influencer yang kamu ajak kerja sama untuk ikut mempromosikan sepatu hasil kolaborasi kamu di media sosial yang ia miliki.

Contohnya adalah merk sepatu Brodo yang melakukan kerja sama dengan Tora Sudiro.

Dalam kolaborasinya membuat sepatu, Tora Sudiro ikut melakukan promosi sepatu yang dibuat dengan Brodo dalam akun media sosialnya.

2. Gunakan Influencer yang Tepat sesuai Pasar

Selain itu, jika kamu mau mengajak kolaborasi dengan influencer tambahan, kamu harus usahakan agar tidak terlalu banyak orang.

Hal ini dapat mengakibatkan pembengkakan dalam dana yang kamu gunakan dalam melakukan kampanye kolaborasi ini.

Setelah itu, influencer yang kamu ajak ini bisa kamu gunakan sebagai pembimbing calon konsumen kamu, terutama dalam produk kolaborasi yang mau kamu pasarkan.

Dalam hal ini, influencer dapat kamu gunakan sebagai pembangkit trust konsumen kamu dalam brand yang kamu mau pasarkan. 

Sepatu yang kamu ingin buat ini bisa dijadikan Outfit of the Day (OOTD) untuk influencer itu untuk membangun inspirasi pada konsumen.

Akhirnya konsumen dapat merasa terbawa dalam pengaruh influencer terhadap sepatu yang kamu jual.

3. Buat Kampanye dengan Story Telling yang Menarik 

Ketika kampanye yang kamu buat tidak memiliki story-telling yang baik, konsumen akan memiliki zero interest terhadap kampanye kamu. 

Sebagai pemilik bisnis sepatu, kamu juga bisa menjadikan influencer atau orang yang kamu ajak kolaborasi ini menjadi penguat strategi digital kamu.

Salah satu contohnya adalah dalam membangun keyword Search Engine Optimization (SEO) yaitu menggunakan kata yang berulang-ulang pada kampanye kamu seperti slogan atau tags.

Jika kamu bisa mengikuti tips yang ada dan tahapan tadi, sepatu kolaboratif ini bisa laku dengan instan.

Bahkan menjadi tren pop culture baru.


Itu tadi penjelasan strategi kolaborasi dengan influencer untuk bisnis sepatumu.

Semoga bermanfaat, ya!

Friska
Ketika banyak orang membutuhkan panduan dalam menyelesaikan masalah keuangan yang mereka hadapi, mereka sering mengalami kesulitan dalam mencari sumber/ saran terbaik. Karena itulah tulisan melalui artikel adalah hal yang menjadi passion bagiku karena akan membantu banyak orang yang mengalami kesulitan-kesulitan tersebut.

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​

Pinjaman bisnis sd 2M dapat CASHBACK GOPAY s/d Rp 9,9 Juta, Sikaaat