Home » Strategi Bisnis » Cara Efisien Mengatur Stok Bahan Baku Bisnis Furnitur

Cara Efisien Mengatur Stok Bahan Baku Bisnis Furnitur

Dalam menjalankan sebuah bisnis, tentu saja kemampuan mengatur stok bahan baku sangatlah penting; terutama untuk bisnis furnitur.

Produk furnitur adalah sebuah produk jadi, yang mana pasti dibutuhkan beragam bahan baku untuk membuatnya.

Nah, pengaturan bahan baku di tempat penyimpanan haruslah tepat dan optimal.

Jika pengaturan yang diterapkan kurang tepat, dan bahan baku kamu menjadi rusak, maka kamu akan kesulitan dalam memproduksi furnitur ini nantinya.

Mungkin bisnismu malah bisa merugi.

Lalu, bagaimana cara yang baik untuk mengatur dan mengelola bahan baku pada bisnis furnitur?

Sebelumnya, yuk kita lihat dulu apa itu pengertian dari bahan baku bisnis furnitur.


Pengertian Bahan Baku

Di dalam bisnis furnitur, bahan baku merupakan bahan yang digunakan untuk membuat beragam produk furnitur.

Secara umum, furnitur biasa terbuat dari kayu atau besi. Itulah bahan-bahan baku utama.

Bahan baku lain yang digunakan, seperti contohnya paku dan sekrup, bisa disebut sebagai bahan baku pelengkap.

Semua jenis bahan baku tersebut harus bisa disimpan dan diolah secara baik & tepat oleh pemilik bisnis furnitur.

Bagaimanakah cara mengaturnya?


Cara Efisien Mengatur Stok Bahan Baku Bisnis Furnitur

Baik bisnis furnitur berskala kecil maupun besar, semuanya pasti memiliki ketergantungan yang sama terhadap bahan baku.

Jadi, mengatur dan menyimpan bahan baku secara baik itu adalah hal yang penting untuk dilakukan oleh seorang pemilik bisnis furnitur.

Berikut ini adalah beberapa cara efisien yang bisa kamu terapkan, untuk mengelola stok bahan baku furnitur di tempat penyimpanan.

Silakan disimak!


1. Memiliki tempat penyimpanan atau gudang

Langkah awal dalam memulai pengaturan bahan baku pasti meliputi tempat penyimpanan atau gudang yang kamu miliki.

Setidaknya, kamu perlu menyiapkan tempat khusus untuk menyimpan bahan baku tersebut, meskipun bisnis yang kamu miliki masih berskala kecil.

Hindari menggabungkan tempat penyimpanan bahan baku dengan toko yang dikunjungi konsumen, ya.

Sebaiknya kamu menyewa sebuah gudang, atau memang membuat tempat penyimpanan khusus untuk bahan baku furnitur ini.


2. Melakukan pendataan yang akurat

Lakukanlah pencatatan terhadap semua bahan baku yang masuk ke tempat penyimpanan.

Informasi yang perlu dicatat meliputi nama dan jenis bahan, ukuran/dimensi, profil pemasok, dan tanggal masuk, serta tanggal keluar barang nantinya.

Setidaknya data-data tersebut harus ada di dalam catatan.

Hal ini akan mempermudah kamu ketika memerlukan bahan-bahan tersebut nantinya, dan juga untuk mengetahui berapa banyak bahan baku yang tersedia di gudang.

Pastikan pegawaimu juga mengetahui cara membuat pendataan yang akurat.

Jika jenis bahan baku sudah terlalu banyak, cobalah gunakan aplikasi komputer untuk membantumu membuat catatan yang lengkap.


3. Membuat forecasting

Setelah melakukan pendataan, langkah berikutnya yang harus dilakukan adalah membuat perkiraan penggunaan stok barang (forecasting), serta menghitung jumlah persediaan yang diperlukan.

Dari data yang telah kamu himpun, dan data penjualan yang ada, kamu bisa melakukan analisis dan kemudian menentukan berapa banyak bahan baku yang dibutuhkan untuk membuat furnitur pada satu atau tiga bulan ke depan.

Di awal waktu mungkin proses ini akan terasa agak sulit dikarenakan kamu masih belum memiliki data penjualan.

Kamu perlu secara berkala melakukan forecasting, agar bisnis furnitur milikmu terhindar dari masalah kekurangan atau kelebihan stok bahan baku.


4. Memberikan kode unik pada tiap jenis stok bahan baku

Pemberian kode, atau nomor unik, dimaksudkan agar kamu bisa lebih memantau pergerakan bahan baku di bisnismu.

Terutama jika bahan baku yang kamu miliki mulai bertambah, dan proses pengaturannya membutuhkan banyak tenaga kerja tambahan.

Kode unik dapat kamu integrasikan dengan aplikasi komputer, untuk memudahkan proses pemantauan, dan membantu kamu menghindari kekurangan barang saat melakukan forecasting.

Pemberian kode unik juga dapat memudahkan kamu dan para pegawai dalam mengidentifikasi bahan baku, dan mencarinya nanti di dalam gudang.


5. Memisahkan stok bahan baku yang baru dengan yang lama

Kamu perlu memisahkan stok bahan baku yang baru datang, dengan stok yang lama.

Hal ini untuk mencegah penumpukan stok bahan lama.

Misalnya jika penempatan bahan baku ini tidak diatur, ada kemungkinan bisnismu terus menerus hanya menggunakan bahan baku yang baru datang untuk pembuatan furnitur.

Sedangkan di dalam gudang terdapat banyak bahan baku lama yang belum terpakai, dan akhirnya jadi usang dan tidak bisa digunakan lagi.

Kalau terjadi seperti itu, tentu bisnismu akan merugi.

Maka, pisahkanlah bahan baku ke dalam kategori-kategori tersebut, pasang kode unik, dan letakkan stok bahan baku lama di lokasi yang mudah digunakan oleh bisnismu.


6. Melakukan pemeriksaan fisik pada bahan baku yang baru datang

Terakhir, pastikan bahan baku yang kamu terima dari pemasok adalah bahan baku yang sesuai dengan permintaanmu, dan dalam kondisi yang baik.

Biasakanlah melakukan ini, untuk mencegah kerugian karena menerima bahan baku yang kurang baik dari pemasok.

Jika misalnya kamu menemukan beberapa bahan dalam kondisi yang rusak, kamu bisa segera menghubungi kembali pemasok, dan memintanya untuk mengganti bahan baku tersebut.

Intinya, pastikan semua bahan atau barang yang masuk & keluar dari gudang, berada dalam kondisi yang baik dan prima.


Pentingnya Mengatur Stok Bahan Baku di Bisnis Furnitur Secara Efisien

Demikianlah penjelasan singkat tentang cara-cara efisien dalam mengatur stok bahan baku untuk bisnis furnitur.

Mulai dari menyiapkan tempat khusus untuk menyimpan, melakukan pendataan, memberikan kode unik, hingga memastikan kondisi bahan sebelum disimpan.

Semoga bermanfaat!

. . .

Kalau kamu termasuk salah satu pelaku usaha kecil, online sellers, atau freelancers, KoinWorks punya satu solusi nih untuk semua kebutuhan keuangan kamu.

Mulai dari transfer antar bank tanpa biaya admin, pembuatan invoice & laporan keuangan, hingga ke akses yang fleksibel untuk mendapatkan pinjaman– semua ini khusus untuk mendukung usaha & bisnis kamu, dan bisa kamu dapatkan di KoinWorks NEO.

Yuk, cari tahu lebih banyak tentang KoinWorks NEO di sini!

Akbar Rachman

Download aplikasi KoinWorks dan mulai kembangkan asetmu sekarang!

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​