Home » Strategi Bisnis » Ini Kesalahan yang Bikin Rugi Bisnis Furnitur, Wajib Kamu Hindari!

Ini Kesalahan yang Bikin Rugi Bisnis Furnitur, Wajib Kamu Hindari!

Tahukah kamu, bisnis furnitur itu merupakan salah satu industri yang masih sangat menjanjikan.

Tidak heran jika banyak calon pengusaha memilih bisnis furnitur ini untuk dijalani.

Namun, meskipun dilihat sebagai peluang bisnis yang menjanjikan, berbisnis di bidang furnitur ternyata memiliki banyak tantangan tersendiri lho.

Tidak sedikit bisnis furnitur yang akhirnya merugi, karena tidak menyadari kesalahan yang dilakukan dalam menjalankan bisnis tersebut.

Nah, jika kamu ingin memulai bisnis furnitur sendiri, ada baiknya kamu mengintip terlebih dahulu apa saja hal-hal yang bisa membuat bisnis kamu merugi.

Tujuannya, agar kamu tidak mengulangi kesalahan yang sama, dan terhindar dari kerugian yang besar.

5 Kesalahan yang Bisa Bikin Rugi Bisnis Furnitur Kamu

Berikut ini beberapa kesalahan yang harus kamu hindari dalam menjalankan bisnis furnitur.

Simak, ya!

 

1. Memilih bahan baku furnitur yang tidak tepat

Salah satu kesalahan dasar dalam membangun bisnis furnitur adalah salah memilih bahan baku.

Jika kamu menggunakan bahan baku yang tidak tepat, maka dampaknya sangat besar pada kualitas produk furnitur yang dihasilkan.

Kayu merupakan bahan baku utama dalam menghasilkan banyak jenis produk furnitur ini. Maka dari itu, kamu sebaiknya mulai memahami jenis-jenis kayu, mulai dari kekurangan serta kelebihannya, sehingga kamu bisa memilih bahan baku secara tepat.

Contohnya, ada pesanan furnitur berupa lemari, di mana konsumen menginginkan produk furnitur yang awet dan tahan lama. Di sini kamu tentu harus dapat memilih jenis kayu yang dapat menghasilkan lemari berkualitas, dan memastikan bahwa kualitas kayu tersebut dapat menghasilkan produk furnitur yang bermutu, sesuai ekspektasi konsumen.

Solusinya adalah menggunakan kayu jati asli dengan finishing cat khusus, misalnya.

 

2. Pekerja yang kurang pengalaman atau kurang terampil

Kesalahan yang bisa sangat merugikan bisnis furnitur kamu selanjutnya adalah menjalankan bisnis dengan pekerja yang keahliannya tidak mumpuni, atau kurang berpengalaman.

Perlu ditekankan, bahwa kualitas produk tidak hanya dipengaruhi oleh kualitas bahan baku, tapi juga sangat tergantung pada keahlian pekerja yang mengolahnya.

Apabila pekerja tersebut tidak memiliki keterampilan khusus pada bidangnya, ini bisa menyebabkan kualitas produk menurun, meskipun bahan baku yang digunakan bermutu tinggi.

Oleh sebab itu, dalam memilih pekerja atau karyawan, pilihlah mereka yang sudah punya cukup pengalaman, serta memiliki kreativitas yang tinggi.

Hal ini penting untuk dilakukan agar bisnismu bisa berjalan lancar, dan tetap konsisten menghasilkan produk yang berkualitas, serta sesuai dengan kebutuhan konsumen.

 

3. Tidak mempersiapkan showroom secara maksimal

Jika ingin bisnis furnitur kamu terlihat lebih profesional di mata calon konsumen, membuat showroom yang representatif adalah langkah yang tepat.

Dengan membuat showroom, kamu bisa memajang dan memamerkan beragam produk furnitur untuk menarik konsumen; agar mereka mau mengunjungi, melihat-lihat, hingga mencoba sendiri kualitas produk yang kamu jual.

Namun, memiliki showroom dengan ruang yang luas saja tidaklah cukup. Kamu juga perlu menentukan konsep apa yang cocok untuk menampilkan koleksi produk furnitur, serta brand kamu.

Misalnya untuk produk furnitur perkantoran, maka konsep showroom bergaya industrial dirasa lebih cocok daripada konsep klasik.

Begitu juga jika kamu membangun showroom dengan konsep yang tepat dan menarik, calon konsumen pun akan ikut terbawa dengan suasana, sehingga lebih merasa tertarik dengan beragam produk furnitur yang kamu tawarkan

Selain itu, pastikan selalu showroom untuk terlihat rapi dan bersih.

 

4. Tidak menyiapkan strategi digital marketing

Di masa kini yang serba digital, sebagian besar calon konsumen akan melakukan riset terlebih dahulu mengenai produk yang akan mereka beli, termasuk ketika mereka ingin membeli produk furnitur.

Calon konsumen akan memanfaatkan gadget dan internet untuk mencari informasi tentang jasa pembuatan furnitur custom,  lokasi showroom terdekat, katalog produk, sampai harga furnitur.

Jika bisnismu tidak maksimal dalam pemasaran online ini, bisa saja bisnis furnitur kamu jadi kalah saing dengan kompetitor yang bisa memenuhi kebutuhan informasi para calon konsumen di internet.

Oleh karena itu, lakukan promosi bisnis secara optimal dengan memanfaatkan media online, misalnya seperti menggunakan media sosial.

 

5. Tidak merawat stok furnitur yang disimpan

Ini termasuk salah satu kesalahan yang sering dilakukan para pemilik bisnis, tidak hanya bisnis furnitur saja.

Biasanya hal ini terjadi saat produk furnitur belum bisa terjual, dan disimpan secara sembarangan di dalam gudang; tanpa alas, tanpa pelindung, dan tanpa perawatan khusus.

Alhasil, stok furnitur tersebut menjadi rusak, dan tidak layak dijual kembali.

Untuk menghindari kerugian tersebut, kamu sebaiknya rajin melakukan pengecekan kondisi furnitur, dan memberikan perawatan yang tepat.

Setidaknya kamu perlu membersihkan stok furnitur secara berkala, untuk menghindari lembab yang berlebihan, dan juga menghindari bahaya rayap.

. . .

Nah, itulah beberapa kesalahan yang merugikan dalam bisnis furnitur yang sebaiknya dihindari karena kemungkinan bisa membuat bisnis kamu merugi.

Semoga informasi di atas bermanfaat!


Kalau kamu termasuk salah satu pelaku usaha kecil, online sellers, atau freelancers, KoinWorks punya satu solusi nih untuk semua kebutuhan keuangan kamu.

Mulai dari transfer antar bank tanpa biaya admin, pembuatan invoice & laporan keuangan, hingga ke akses yang fleksibel untuk mendapatkan pinjaman– semua ini khusus untuk mendukung usaha & bisnis kamu, dan bisa kamu dapatkan di KoinWorks NEO.

Yuk cari tahu lebih banyak tentang KoinWorks NEO di sini!

Akbar Rachman

Download aplikasi KoinWorks dan mulai kembangkan asetmu sekarang!

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​