Home » Strategi Bisnis » Cara Mengembangkan Bisnis Model Hijab, Simak Ini!

Cara Mengembangkan Bisnis Model Hijab, Simak Ini!

Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslim yang paling banyak di dunia. Banyak bisnis fashion muslim yang diciptakan. Untuk dapat mengimbangi para kompetitor, kamu perlu membuat rancangan usaha yang tepat dan menarik. Melalui ulasan ini, kamu akan mengetahui cara mengembangkan bisnis model yang sudah dibuat agar semakin menarik dan mampu membawa kesuksesan. 

7 Cara Mengembangkan Bisnis Model yang Kuat

Dalam bisnis model, perlu dicantumkan beberapa hal seperti dari mana ide bisnis tersebut nantinya akan dimulai, bagaimana perkembangannya, serta kapan akan mengetahui jika usaha tersebut telah berhasil. Semua hal itu akan kamu ketahui bila mengikuti langkah-langkah sederhana dalam mengembangkan  bisnis model yang kuat ini: 

Identifikasi Target Audiens Secara Spesifik 

Menargetkan khalayak luas di awal bisnis tidak akan bisa membantu kamu untuk mengetahui mana saja pelanggan yang benar-benar membutuhkan produk tersebut. Sebagai gantinya, kamu dapat mempersempit target audiens menjadi lebih spesifik misal dua atau tiga persona pembeli. 

Uraikan secara detail mengenai demografi tiap persona yang sudah dipilih, tantangan umum yang mereka hadapi, serta solusi apa yang akan kamu tawarkan untuk para persona. 

Contoh: busana muslim memang menarik bagi semua orang, tetapi kamu dapat mengkhususkan produk tersebut untuk satu atau dua golongan usia saja. Misal untuk hanya untuk anak-anak dan remaja saja atau khusus dewasa. 

Menetapkan Proses Bisnis

Sebelum melakukan launching bisnis di pasaran, kamu harus mempunyai pemahaman tentang aktivitas apa saja yang perlu dilakukan agar bisnis model dapat berjalan dengan baik. 

Kamu harus menentukan aktivitas bisnis utama dengan mengidentifikasi tiap aspeknya. Tentukan apakah kamu hanya akan berfokus ke bagian produksi dan penjualan, atau sampai ke proses pengiriman. Pertimbangkan juga apakah nantinya kamu akan menerima layanan konsultasi untuk kostum busana khusus atau hanya menjual barang jadi yang diproduksi secara masal. 

Catat Sumber Daya Bisnis Utama

Tanpa sumber daya yang memadai, bisnis tidak akan berjalan secara maksimal. Untuk itu, kamu perlu menentukan apa saja sumber daya yang dibutuhkan baik secara material maupun immaterial dalam pengembangan bisnis model.

Kamu dapat memasukkan kebutuhan seperti bahan-bahan untuk menciptakan produk, situs web dan media sosial untuk memasarkan, modal untuk memastikan usaha bisa berjalan, gudang tempat penyimpanan, tempat produksi, supplier bahan, serta calon daftar pelanggan. 

Kembangkan Proposisi Nilai yang Kuat

Bagaimana bisnis kamu akan menonjol di antara para pesaing yang sudah lebih dulu hadir di bidang fashion muslim? Layanan inovatif apa yang akan kamu sediakan dan tawarkan kepada calon pembeli? 

Rincian tersebut juga perlu dituliskan dalam pembuatan bisnis model. Kamu bisa menggunakan analisis SWOT (Strengths (kekuatan), Weaknesses (kelemahan), Opportunities (peluang), dan Threats (ancaman).

Dari hasil analisis tersebut, kamu bisa menentukan dengan tepat apa saja yang bisa ditawarkan kepada calon pembeli, apa saja yang menarik dari bisnis kamu daripada para kompetitor. Poin-poin tersebut akan menjadi proposisi nilai yang kuat bagi bisnis kamu. 

Tentukan Mitra Bisnis Utama

Bisnis tidak akan bisa bertahan sendiri. Kamu akan membutuhkan mitra utama yang dapat diajak bekerja sama terutama untuk memberi kepuasan pada pelanggan. 

Sewaktu mengembangkan bisnis model yang sudah ada, pastikan kamu memilih mitra utama yang tepat. Misal, memilih supplier yang memberi harga terjangkau dengan bahan berkualitas sehingga biaya produksi tidak akan membengkak, mitra pengiriman yang terpercaya untuk mengantarkan paket sampai tujuan tepat waktu, serta mitra periklanan yang akan senantiasa membantu dalam memasarkan produk-produk tersebut. 

Buat Strategi untuk Membangkitkan Daya Tarik 

Mitra utama bisnis sudah didapat. Target audiens pun sudah di tangan. Lantas, apa yang kurang? Merancang strategi yang tepat agar kamu dapat closing setiap harinya. 

Ketika calon pelanggan sudah melihat produk-produk dan mengenal merek bisnis kamu, saatnya untuk mengatur strategi untuk membangkitkan daya minat mereka untuk membeli. Dalam hal ini, kamu dapat menggunakan kemampuan seorang konsultan atau motivator yang tengah berkomunikasi dengan klien mereka. 

Berikan Ruang Untuk Inovasi

Ketika tiap bagian dari bisnis model mulai dijalankan, rencana-rencana yang tertulis itu hanyalah asumsi dari kamu dan tim. Semua tidak akan bisa terbukti sebelum ada pelanggan yang benar-benar checkout hingga membayar dan memberi umpan yang baik. 

Sebab itulah, sangat penting bagi kamu untuk memberikan ruang agar dapat berinovasi di masa depan. Jangan menganggap jika rancangan bisnis di awal adalah dokumen kaku yang statis. Sebagai gantinya, kamu perlu meninjau secara berkala kemudian melakukan perubahan berkelanjutan sesuai kebutuhan. 

Sudah Siap Menerapkan Tips Mengembangkan Bisnis Modal Itu?

Usai menyimak tips-tips dalam mengembangkan bisnis model bagi pengusaha yang baru terjun di bisnis hijab, apakah kamu sudah siap untuk langsung menerapkannya? 

Pastikan kamu sudah merancang dengan matang sebelum mengimplementasikan. Rancangan bisnis model tidak akan langsung jadi dalam sekali buat. Kamu perlu membaca ulang setelah selesai, merevisi, kemudian membuat lagi dan begitu seterusnya. Ketika bisnis sudah berjalan pun, kamu tetap harus meninjau ulang dokumen rancangan tersebut. 

Jadi, selalu pelajari cara mengembangkan bisnis model seiring berjalannya usaha yang dibangun. Jangan lengah dan teruslah berinovasi agar usaha dapat berkembang.


Kamu juga bisa lihat artikel lainnya di KoinWorks untuk dapatkan insight positif bagaimana cara berbisnis!

Bank digital khusus UKM pertama di Indonesia hadir untukmu. 

Urus segala keperluan bisnis dan keuangan pakai KoinWorks NEO. Kemudahan berbagai layanan seperti bebas biaya transfer antar bank dan pinjaman modal tanpa agunan untuk bisnismu hanya dengan satu aplikasi!

Download aplikasi KoinWorks dan mulai kembangkan asetmu sekarang!

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​