Inilah SOP yang Perlu Kamu Susun dalam Bisnis Hijab

Ketika menjalankan bisnis hijab, kamu wajib untuk menyusun Standard Operating Procedure (SOP). Namun, sebelum membuatnya kamu perlu mengetahui pengertian dan fungsi SOP terlebih dahulu. Kemudian, barulah menerapkan cara menyusun SOP bisnis hijab dengan tepat dan sesuai visi misi bisnis kamu.

Pengertian dan Fungsi SOP

SOP merupakan kumpulan acuan, pedoman, atau aturan yang sengaja dibuat oleh badan usaha. Tujuan SOP dibuat, yaitu sebagai pedoman bagi setiap sumber daya manusia perusahaan untuk menjalankan perannya masing-masing.

Pembuatan SOP telah merujuk kepada indikator administratif, teknis, dan prosedural sesuai kebutuhan perusahaan. Sehingga, SOP dapat dijadikan sebagai penilaian kinerja perusahaan yang terlibat.

SOP memiliki fungsi sebagai sumber informasi saat melaksanakan kegiatan operasional yang akan selalu mengalami perubahan. 

Sebab, SOP disusun sesuai dengan kebutuhan perusahaan serta mempertimbangkan aturan yang sudah ditetapkan oleh negara, misalnya mengacu pada UU Cipta Kerja Tahun 2020.

SOP yang Perlu Disusun untuk Bisnis Hijab

Berikut ini ada 3 SOP yang perlu kamu susun untuk bisnis hijab agar kegiatan operasional bisnis dapat berjalan dengan lancar, yaitu:

Buat Standar Bahan Baku Hijab

Ketika menjalankan bisnis hijab, kamu perlu memikirkan bagaimana caranya memberikan hijab yang dipakai oleh pelanggan terasa nyaman. Sehingga, kamu wajib membuat SOP yang berkaitan dengan bahan baku hijab.

SOP tertulis yang bisa kamu susun, yaitu supplier bahan baku dan jenis bahan hijab. Terkait supplier bahan baku hijab, kamu bisa menyusun kriteria penentuan supplier. Jadi, apabila di tengah jalan supplier yang sudah kamu pilih tidak bisa meneruskan kerja sama, kamu sudah memiliki pedoman untuk mencari yang baru.

Contoh SOP pemilihan supplier untuk hijab merek Hijab Heaven, yaitu:

  • Supplier harus mengutamakan kualitas dan memiliki track record yang baik.
  • Supplier harus memiliki pelayanan yang tanggap serta adanya peraturan pengembalian produk yang tidak berat sebelah.

Kemudian, mengenai bahan hijab pun kamu perlu menyusunnya dalam SOP agar bisa menjual produk yang baik untuk pelanggan.

Bahan hijab bermacam-macam, mulai dari katun, sifon, ceruti, voal, corn skin, satin, dan diamond. Beberapa bahan hijab tersebut memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga jangan sampai kamu salah memilih dan kena tipu supplier.

SOP pemilihan bahan hijab, misalnya:

  • Jenis bahan dalam produksi terdiri dari bahan katun, ceruti, voal, corn skin, satin, dan diamond.
  • Setiap bahan hijab yang digunakan telah melalui proses seleksi ketat dan terjamin kualitasnya.
  • Setiap karyawan wajib mengenali karakteristik jenis bahan hijab.
  • Bahan sifon memiliki sifat licin, tipis, dan transparan.
  • Kain ceruti mempunyai tekstur ringan dan tipis.
  • Bahan voal tidak transparan, halus, dan mudah dibentuk. 

Jika sudah menyusun prosedur pemilihan supplier dan bahan hijab, kamu bisa memberikan hijab terbaik untuk pelanggan.

Prosedur untuk Karyawan

Karyawan merupakan elemen perusahaan yang memiliki dua mata pisau. Pada satu sisi, mereka dapat membantu jalannya bisnis. Akan tetapi, bisa juga menghambat kinerja perusahaan. 

Adanya fakta tersebut, kamu perlu menyusun pedoman bagi karyawan sesuai standar, agar mereka memiliki acuan untuk menjalankan tugasnya. Selain itu, pastikan SOP yang kamu buat sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan pemerintah. Contohnya terkait waktu kerja karyawan.

Menurut Undang-Undang Cipta Kerja No.11 Tahun 2020 Pasal 1 berbunyi “Setiap pengusaha wajib melaksanakan ketentuan waktu kerja”. 

Kemudian, Pasal 2 mengatur waktu kerja yang dimaksud pada ayat 1. Waktu kerja tersebut, yaitu 6 hari kerja selama seminggu terdapat 40 jam dengan durasi kerja 7 jam perhari atau 8 jam per hari untuk 5 hari kerja dalam seminggu.

Dari peraturan tersebut, SOP yang bisa kamu tulis untuk bisnis hijab dengan acuan brand Hijab Heaven, misalnya:

  • Karyawan wajib masuk kerja pukul 09.00. Jika karyawan terlambat sebanyak 3 kali dalam sebulan, akan mendapatkan SP1. 
  • Waktu kerja karyawan berakhir pada pukul 23.00. Sebelum  meninggalkan toko, pastikan toko terkunci, rapi, dan bersih.
  • Karyawan wajib melayani pelanggan dengan sopan, ramah, senyum, dan menggunakan bahasa yang baik.
  • Karyawan wajib mengatakan “terima kasih sudah berbelanja di toko Hijab XXX” setelah melayani pelanggan.

Pelayanan Kepada Pelanggan

Selain bahan baku dan karyawan, kamu perlu menyusun SOP pelayanan. Pelanggan merupakan target pasar dalam bisnis hijab dan berperan penting bagi perkembangan bisnis. 

Oleh karenanya, perlu disusun SOP untuk melayani mereka dengan baik. Terutama pedoman bagi karyawan saat menghadapi komplain dari pelanggan.

SOP yang bisa kamu susun, misalnya:

  • Karyawan bertanggung jawab terhadap pelanggan yang mengajukan komplain atau keluhan.
  • Catat nama pelanggan, nomor telepon, dan komplain atau keluhan yang diajukan.
  • Karyawan diperbolehkan memberi solusi cepat ketika pelanggan mengeluhkan pelayanan.
  • Jika karyawan tidak bisa memberikan solusi cepat, segera koordinasikan dengan manager. Lalu, minta kesediaan pelanggan untuk menunggu. Berikan tanggapan sesegera mungkin terkait komplain atau keluhan pelanggan.

Kamu Sudah Menyusun SOP Bisnis Hijab dengan Benar?

Nah, demikianlah beberapa SOP yang perlu kamu susun dalam bisnis hijab. Ketika menyusunnya, pastikan SOP tertulis dengan spesifik, jelas, mudah dipahami, dan memiliki kelayakan untuk diubah pada masa mendatang sesuai perkembangan bisnis.


Bank digital hadir untuk pelaku UKM, freelancers, dan online sellers di Indonesia. 

Urus segala keperluan bisnis dan keuangan pakai KoinWorks NEO. Kemudahan berbagai layanan seperti bebas biaya transfer antar bank dan pinjaman modal tanpa agunan untuk bisnismu hanya dengan satu aplikasi!

Lukito Wijaya

Download aplikasi KoinWorks dan mulai kembangkan asetmu sekarang!

Artikel Terkait

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​