Home » Strategi Bisnis » Cara Menghitung Target Penjualan pada Olshop Kosmetik

Cara Menghitung Target Penjualan pada Olshop Kosmetik

Sebagai pemilik online shop kosmetik, kamu harus memiliki target penjualan. Goals atau target penjualan ini harus dicapai setiap bulannya. Namun, bagaimana cara menghitung target penjualan?

Mudah saja. Ada tiga cara untuk menghitung target penjualan untuk olshop kosmetik kamu supaya kamu mengetahui apakah bisnis berjalan dengan lancar atau malah sebaliknya.

Cara Menentukan Target Penjualan

Sebelum menghitung target penjualan, kamu harus menentukan dulu target penjualan setiap bulannya. Metode yang digunakan untuk menentukan target penjualan adalah SMART (Specific, Measurable, Attainable, Realistic, dan Time Bounded). 

Metode ini sebagai penyeimbang sebelum kamu menentukan target. Sesuaikan dengan sumber daya manusia dan juga stok barang yang ada.

Specific

Target penjualan harus ditentukan secara jelas dan tidak asal. Kamu juga tidak boleh mengira-ngira untuk menentukan target penjualan.

Misal target penjualan selama 1 bulan yakni Rp 3.000.000. Bisa juga dalam hitungan paket skincare seperti 50 paket skincare per bulan. 

Measurable

Measurable atau terukur artinya target yang dibuat berdasarkan hasil penjualan sebelumnya. Misal pada bulan pertama penjualan paket skincare yakni 20 paket. Kemudian pada bulan kedua, ada 29 paket yang terjual. Dari hasil tersebut, kamu bisa mengukur kemampuan penjualan kamu selama satu bulan.

Boleh diambil rata-rata untuk menentukan target penjualan paket skincare kamu.

Attainable

Berikutnya target dapat diraih oleh tim penjualan kamu. Tidak perlu terlalu muluk dalam memasang target penjualan. Kamu harus berpikir secara realistis, menyesuaikan dengan kemampuan tim hingga jumlah paket skincare.

Agar lebih mudah, kamu bisa menaikkan target secara berkala setelah evaluasi penjualan dinyatakan bagus dan berkembang.

Realistic

Sebenarnya poin ini mirip dengan attainable. Realistic harus berjalan berdampingan. Kamu tidak bisa mematok target yang tinggi, jika produk skincare kamu tidak mendukung itu.

Misal ada produk kompetitor yang lebih baik dengan harga bersaing atau faktor lain. Ini bisa dijadikan pertimbangan untuk mematok target, kecuali jika kamu telah melakukan inovasi produk baru yang terbukti bisa untuk mengejar target penjualan.

Time Bounded

Terakhir adalah time bounded atau dibatasi oleh waktu. Target penjualan dievaluasi setiap beberapa waktu sekali. Misal setiap 3 bulan ada pembaruan atau 6 bulan sekali.

Target penjualan skincare tidak harus selalu meningkat. Di beberapa kesempatan bisa menurun, jika ada keterlambatan stok skincare atau bahkan produk yang out of stock.

Cara Menghitung Target Penjualan

Tiga cara ini terdiri dari perhitungan persentase penjualan, minimal barang yang harus laku hingga performa target penjualan. Simak penjelasan lengkapnya ya:

Persentase Penjualan

Meskipun online shop kamu masih sangat kecil, namun kamu perlu menghitung persentase penjualan tiap bulannya agar kamu bisa memaksimalkan usaha dan mengevaluasi terus produk kosmetik kamu.

Caranya, kamu harus menentukan terlebih dahulu target penjualan skincare dalam satu bulan. Misal kamu menggunakan sistem paket, yakni 30 paket dalam sebulan. Satu paket dihargai Rp 300.000. Berarti target penjualan kamu adalah Rp 9.000.000 dalam satu bulan.

Kilas balik, berapa omset penjualan skincare kamu pada bulan sebelumnya? Misal 32 paket, dengan total nilai Rp 9.600.000. Dari angka itu, kamu bisa mengetahui persentase penjualan skincare kamu.

Cara menghitungnya adalah:

Omzet penjualan: target penjualan x 100% atau Rp 9.600.000 : Rp 9.000.000 x 100%. Hasilnya, persentase penjualan skincaremu adalah 106%.

Hitung Minimal Penjualan

Cara menghitung target penjualan berikutnya adalah aspek minimal produk terjual. Tujuannya untuk menentukan total produk yang harus terjual agar melebihi batas minimal target penjualan.

Sebelumnya, kamu harus mengetahui persentase minimal penjualan, misal 80%. Lalu, target yang ingin kamu capai selama sebulan adalah 30 paket skincare senilai Rp 9.000.000.

Cara menghitungnya yakni: Persentase minimal penjualan x target yang dicapai selama satu bulan.

Sebagai contoh: 80% x Rp 9.000.000 = Rp 7.200.000 per bulan. 

Angka ini adalah batasan minimal penjualan tiap bulan yang harus diperoleh tim bisnis olshop kamu. Jika dipatok berdasarkan jumlah skincare yang keluar, maka tim harus menjual minimal 24 paket kosmetik. 

Performa Target Penjualan Tiap Bulan

Terakhir yaitu menghitung performa penjualan tiap bulan. Ini bisa dilakukan jika tim yang kamu pimpin sudah mulai besar dan memiliki sales penjualan.

Sebagai contoh, target penjualan skincare yakni 300 paket dalam satu bulan. Jumlah ini harus dicapai oleh 2 orang sales. Maka masing-masing harus menjual 150 paket dalam satu bulan.

Nah, apabila satu sales hanya mampu menjual 102 paket skincare, maka performa penjualannya buruk. Namun, jika sales tersebut bisa menjual lebih dari target masing-masing orang, maka performanya baik.

Cara ini mudah sekali dilakukan asal kamu sudah menghitung target masing-masing dari sales. Penghitungan bisa disamakan atau bisa berbeda tergantung pada kebijakan kamu sebagai pemilik bisnis kosmetik.

Mudah bukan cara menghitung target penjualan pada olshop kosmetik? Yang terpenting adalah harus teliti saat melakukan penghitungan. Di samping itu, penting untuk melakukan evaluasi bulanan, untuk memperbarui target penjualan.


Lihat berbagai strategi tepat dan efisien untuk bisnis kosmetik kamu.

Bank digital khusus UKM pertama di Indonesia hadir untuk bantu segala keperluan bisnis dan keuangan kamu.

Kemudahan berbagai layanan seperti bebas biaya transfer antar bank dan pinjaman modal tanpa agunan untuk bisnismu hanya dengan KoinWorks NEO!

Lukito Wijaya

Download aplikasi KoinWorks dan mulai kembangkan asetmu sekarang!

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​