Home » Strategi-bisnis » Tips Agar Bahan Baku Tidak Mudah Rusak pada Bisnis Pakaian Anak

Tips Agar Bahan Baku Tidak Mudah Rusak pada Bisnis Pakaian Anak

Tips Agar Bahan Baku Tidak Mudah Rusak pada Bisnis Pakaian Anak

Pemilihan bahan baku yang digunakan dalam bisnis pakaian anak menjadi hal terpenting yang harus diperhatikan tiap pebisnis. Karena anak-anak cenderung memiliki kulit yang sensitif, sehingga rentan mengalami iritasi.

Maka dari itu, sangat penting untukmu memilih bahan baku yang tepat. Jika bahan baku kain yang dipilih memiliki kualitas baik, tentunya produk pakaian anak yang kamu jual menjadi tidak mudah rusak.

Lantas, apa saja tips agar bahan baku tidak mudah rusak pada bisnis pakaian anak? Yuk, simak informasi selengkapnya dalam artikel ini!

Tips Agar Bahan Baku Pakaian Anak Tidak Mudah Rusak

Berikut ini ada beberapa tips agar bahan baku tidak mudah rusak pada bisnis pakaian anak yang perlu kamu ketahui sebagai pebisnis:

Memilih Jenis Kain

Bagi kamu yang tidak ingin bahan baku pembuatan pakaian anak mudah rusak, maka jangan gunakan bahan sintetis. Apalagi bahan sintetis ini juga tidak baik untuk anak, karena dapat menyebabkan reaksi alergi pada kulit.

Selain itu, hindari juga pemilihan kain polyester, karena dapat membuat anak merasa tidak nyaman dan mudah berkeringat. Sebaliknya, sangat disarankan untuk memilih pakaian dari bahan alami yang lebih ringan dan nyaman digunakan.

Kamu bisa memilih bahan katun viscose yang nyaman, karena mudah menyerap keringat dan memiliki risiko susut lebih kecil. Harga kain jenis ini di marketplace Shopee mulai dari Rp 30 ribu per meternya.

Jika kamu memproduksi pakaian anak yang digunakan sehari-hari, maka bisa memilih jenis kain cotton bambu yang memiliki sifat anti bakteri dan anti alergi. Karena bahannya 100% dibuat dari kapas. Umumnya, harga kain cotton bamboo di pasaran sekitar Rp 163 ribu per kg.

Pertimbangkan Daya Tahan Kualitas Bahan

Kebanyakan pakaian anak memang cenderung tidak tahan lama, karena pertumbuhan mereka yang cenderung cepat. Apalagi anak-anak juga tampak tidak peduli dengan pakaian yang mereka kenakan.

Meski begitu, sebaiknya kamu memilih kain yang bisa digunakan dalam jangka waktu lama sebagai bahan utama dalam produksi pakaian anak. Jadi, nantinya pakaian tersebut bisa lebih awet dan diturunkan ke adik atau saudaranya. 

Hingga kini, bahan katun masih jadi pilihan utama bagi para pebisnis pakaian anak karena dianggap lebih berkualitas dibanding jenis bahan baku kain lainnya. 

Memilih Jenis Kain yang Terasa Ringan

Anak-anak cenderung aktif bergerak sehingga kamu harus mengutamakan kenyamanan mereka. Artinya, kamu perlu memilih jenis kain yang terasa ringan.

Biasanya, jenis kain seperti ini cenderung tipis, namun dapat menyerap keringat. Contohnya, kain katun Jepang yang harganya Rp 39 ribu per meter. Sebaiknya, jangan gunakan bahan baku yang berat, karena kain seperti itu bisa membuat anak tidak nyaman.

Kelenturan Bahan

Supaya bahan baku tidak mudah rusak, kamu juga perlu mengecek kelenturan bahan yang digunakan. Tentu saja bahan baku yang baik, cenderung memiliki karakter yang agak lemas dan jatuh.

Adapun cara untuk mengecek kelenturan bahan adalah dengan meremas kainnya. Jika bahan baku berkualitas rendah, maka pakaian akan langsung kusut saat diremas. Artinya, kain tersebut terbuat dari serat campuran.

Bagi kamu yang sedang mencari bahan baku dengan kualitas 100% dari katun premium, bisa membeli bahan baku di Knitto Textiles. Mereka menyediakan berbagai jenis kain, seperti cotton combed, bamboo, modal, pique, dan lainnya.

Hindari Bahan Sintetis

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, bahwa kamu harus menghindari bahan sintetis pada pakaian anak. Selain membuat anak tidak nyaman, bahan sintetis juga cenderung mudah rusak dan robek.

Karena bahan sintetis terbuat dari nilon, jeans, atau bahan parasut yang sangat tidak nyaman untuk dikenakan si kecil. 

Jika kamu sedang mencari bahan baku yang tidak mudah rusak untuk bisnis pakaian anak. Kamu bisa menggunakan kain fleece yang lembut dan hangat dengan harga Rp 40 ribu per meter. 

Alternatif lainnya, yaitu kain baby terry yang halus yang harganya sekitar Rp 40 ribu per meter atau kain poplin yang sangat lentur seharga Rp 22 ribu per meter. Ketiga bahan baku tersebut bisa menjadi alternatif pilihan selain kain katun untuk bisnis pakaian anak milikmu.

Hindari Penggunaan Velcro dan Resleting

Velcro dan resleting tidak hanya membuat anak merasa tidak nyaman saat mengenakan pakaian tersebut, namun juga dapat melukai kulit anak.

Hal ini dapat terjadi karena velcro cenderung kasar dan berpotensi melukai kulit. Sedangkan untuk resleting atau zipper cenderung kurang aman karena sering macet dan berisiko membuat kulit anak terjepit.

Agar pakaian anak yang kamu jual lebih aman dan tidak mudah rusak, kamu bisa menggunakan kancing sebagai alternatif pilihannya.

Sudah Tahu Tips Menjaga Bahan Baku Bisnis Pakaian Anak?

Nah, itu dia 6 tips agar bahan baku tidak mudah rusak pada bisnis pakaian anak yang perlu kamu pahami. Pada dasarnya, kamu tidak hanya memilih bahan baku yang berkualitas, tapi juga harus tetap mengutamakan kenyamanan anak-anak yang menggunakan produk pakaianmu. 

Apalagi kulit anak-anak sangat sensitif serta rentan terhadap iritasi dan alergi. Makanya, kamu harus berhati-hati dalam memilih bahan baku untuk bisnis pakaian anak.


Untuk para pelaku usaha kecil dan menengah, online sellers, dan freelancers. Kamu bisa lihat artikel lainnya di KoinWorks untuk dapatkan insight positif bagaimana cara berbisnis!

Nikmati kemudahan transaksi bisnis dan keuangan kamu dalam satu aplikasi hanya di KoinWorks NEO!

[E-Book GRATIS] Dapatkan konten ekslusif seputar strategi bisnis di sini
DAFTAR SEKARANG!
Pilih E-book untuk kamu download.
Dalam Ebook ini mengulas:Cara mudah untuk pebisnis melakukan iklan Google Display Network berupa banner atau visual yang ampuh untuk meningkatkan penjualan.
Dalam Ebook ini mengulas:Membantu pebisnis mengetahui lebih banyak tentang performa promosi yang dilakukan di dunia digital terutamanya platform Facebook untuk menentukan audiens.
Dalam Ebook ini mengulas:Penggunaan Business Metrics/KPI yang tepat untuk melacak sejauh mana bisnis kita sudah berjalan dan seberapa banyak target dari usaha kita yang sudah tercapai.
Ingin tahu lebih lanjut, KoinWorks NEO mau kenalan sama kamu lebih dekat.
Tips Agar Bahan Baku Tidak Mudah Rusak pada Bisnis Pakaian Anak

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​