Home » Strategi Bisnis » Media Sosial untuk Promosi Bisnis Pembuatan Website

Media Sosial untuk Promosi Bisnis Pembuatan Website

Salah satu faktor kesuksesan dalam menjalankan sebuah bisnis, seperti bisnis pembuatan website, adalah kemampuan untuk memilih media sosial yang tepat digunakan untuk berpromosi.

Pasalnya, tiap media sosial memiliki jenis pengguna yang berbeda juga.

Jika salah dalam memilih, bisa-bisa promosi bisnis pembuatan website milikmu malah sampai ke orang-orang yang sebenarnya tidak membutuhkan.

Lantas, bagaimana cara memilih media sosial yang sesuai? Apa saja media sosial yang bisa digunakan untuk berpromosi bagi bisnis pembuatan website?

Media Sosial untuk Promosi Bisnis Pembuatan Website

Media sosial merupakan sarana promosi yang memiliki pengaruh sangat besar pada pemasaran sebuah bisnis atau produk.

Bayangkan saja, data dari DataReportal di bulan Februari 2022, menunjukkan bahwa dari 2021-2022, terdapat sekitar 68.9% orang Indonesia yang aktif menggunakan media sosial.

80% dari pengguna tersebut menggunakan media sosial untuk mencari informasi yang mereka butuhkan.

Nah, berarti pilihanmu untuk menggunakan media sosial dalam berpromosi itu sudah tepat.

Lalu, media sosial apa saja yang bisa digunakan untuk berpromosi?

Yuk, kita lihat beberapa contohnya, sebagai berikut:


1. Telegram

Platform pertama yang sering digunakan oleh orang Indonesia adalah Telegram.

Media sosial yang fokus utamanya adalah layanan chat ini pertama kali dirilis pada tahun 2013.

Sebanyak 62.8% pengguna media sosial yang berusia 16-44 tahun lumayan aktif lho menggunakan platform ini.

Selain menyediakan layanan chat, Telegram juga bisa memfasilitasi chat dalam bentuk grupvideo call, bahkan bisa digunakan untuk bermain game dengan sesama pengguna Telegram.

Bagaimana Telegram bisa membantu promosi bisnis pembuatan website milikmu?

Nah, aplikasi ini bisa digunakan untuk membuat chat group dan channel yang bisa dimanfaatkan untuk mengirimkan promosi dan informasi terbaru dari bisnismu.

Chat group pada Telegram mampu mengakomodir hingga 200.000 anggota, sementara untuk channel, kamu bisa memiliki subscriber tanpa batas jumlah maksimum.


2. TikTok

Platform media sosial berikutnya adalah TikTok.

Media sosial besutan Tiongkok yang rilis pada tahun 2016 ini awalnya belum memiliki banyak pengguna.

Sekarang, pengguna TikTok telah mencapai 63.1% dari total keseluruhan orang Indonesia yang aktif bermain media sosial.

Pada awalnya, TikTok hanya bisa digunakan untuk mengunggah video dengan durasi paling lama 60 detik. Tetapi, karena tingginya pertambahan pengguna platform dari tahun ke tahun, TikTok terus menambah durasi yang bisa digunakan.

Cara promosi yang tepat pada platform ini adalah dengan mengunggah video-video pendek mengenai jasa pembuatan website milikmu.

Video-video tersebut bisa kamu buat semenarik mungkin, mengikuti tren TikTok yang ada.

Biasanya, video TikTok yang cukup menarik bisa dengan mudah diviralkan pengguna lain, dengan cara dibagikan ke platform media sosial lainnya.


3. Facebook

Selanjutnya adalah media sosial Facebook.

Media sosial yang dirilis pada tahun 2004 ini, memiliki pengguna aktif berusia 16-44 tahun di Indonesia sebanyak 81.3%, lho.

Jumlah audience yang bisa ditargetkan untuk iklan di Indonesia mencapai 129 juta pengguna aktif, yang mana 56% dari jumlah tersebut adalah laki-laki.

Kamu bisa berpromosi dengan membuat akun bisnis Facebook, dan melengkapi profil di sana sesuai dengan informasi bisnis pembuatan website.

Dari Facebook, kamu pun bisa membuat pengaturan iklan melalui Facebook Business Manager.


4. Instagram

Media sosial berikutnya adalah saudara dari Facebook, yaitu Instagram.

Platform yang awalnya berdiri pada tahun 2010, dan dikhususkan untuk mengunggah konten gambar & foto, kini memiliki lebih banyak fitur yang bisa digunakan untuk berpromosi.

Contohnya fitur-fitur seperti Instagram Story, Instagram Reels, Instagram TV, dan Instagram Live.

Kamu bisa menggunakan semua fitur tersebut untuk berpromosi dan menyampaikan beragam informasi dari bisnis pembuatan website milikmu.

Satu hal lagi, melalui Facebook Business Manager yang dijelaskan sebelumnya, kamu pun bisa mengatur dan memasang Facebook & Instagram Ads sesuai kebutuhan bisnismu.


5. WhatsApp

Platform media sosial terakhir dan yang paling banyak digunakan oleh orang Indonesia adalah WhatsApp.

Pengguna aktifnya yang berusia 16-44 tahun mencapai 88.7% di Indonesia.

Media sosial yang awalnya hanya berfokus pada layanan chat ini pertama kali dirilis pada tahun 2009.

Serupa dengan platform Telegram, WhatsApp juga memiliki sebuah fitur chat group, yang mana memiliki batas jumlah anggota sebanyak 512 orang.

Kamu bisa berpromosi kepada para konsumen dan calon konsumen melalui layanan WhatsApp; contohnya seperti memberikan informasi promo dan potongan harga, serta berkomunikasi langsung (atau melalui chatbot) dengan konsumen.


Media Sosial Mana yang Sesuai dengan Bisnis Pembuatan Website Milikmu?

Itulah lima rekomendasi top platform di Indonesia, yang bisa kamu gunakan untuk mempromosikan bisnis pembuatan website.

Mulai dari Telegram, TikTok, Facebook, Instagram, hingga ke layanan chat seperti WhatsApp.

Kamu bisa coba dulu satu per satu, atau mungkin beberapa dari platform tersebut merupakan media sosial yang kamu juga sering gunakan.

Semoga bermanfaat!

. . .

Kalau kamu termasuk salah satu pelaku usaha kecil, online sellers, atau freelancers, KoinWorks punya satu solusi nih untuk semua kebutuhan keuangan kamu.

Mulai dari transfer antar bank tanpa biaya admin, pembuatan invoice & laporan keuangan, hingga ke akses yang fleksibel untuk mendapatkan pinjaman– semua ini khusus untuk mendukung usaha & bisnis kamu, dan bisa kamu dapatkan di KoinWorks NEO.

Yuk, cari tahu lebih banyak tentang KoinWorks NEO di sini!

Download aplikasi KoinWorks dan mulai kembangkan asetmu sekarang!

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​