Home » Strategi-bisnis » Begini Cara Mengatur Stok Bahan Baku di Bisnis Restoran

Begini Cara Mengatur Stok Bahan Baku di Bisnis Restoran

Begini Cara Mengatur Stok Bahan Baku di Bisnis Restoran

Bagi pemilik bisnis kuliner seperti restoran, mengatur ketersediaan dan kesiapan stok bahan baku merupakan sebuah tantangan tersendiri.

Bagaimana tidak, seringkali bahan baku makanan memiliki masa simpan yang singkat, dan pergerakannya benar-benar harus diatur.

Jika terjadi kesalahan sedikit saja, bisa-bisa bisnis tersebut malah merugi.

Nah, khusus untuk kamu yang ingin memulai bisnis restoran, ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui dalam mengatur stok bahan baku.

5 Cara Mengatur Stok Bahan Baku di Bisnis Restoran

Suksesnya sebuah bisnis restoran ditentukan tidak hanya dari terjualnya menu makanan yang ditawarkan, tapi juga bagaimana kamu sebagai pemilik restoran dapat mengelola bahan baku dan menyimpannya dengan baik.

Berikut adalah beberapa cara dasar bagaimana kamu bisa mengelola bahan baku tersebut:


1. Mengelompokkan bahan baku ke dalam beberapa kategori

Hal pertama yang dapat dilakukan adalah memisahkan stok bahan baku.

Kamu dapat memulainya dengan memisahkan bahan baku yang cepat habis (fast moving) dan yang lambat habis (slow moving).

Contoh bahan baku fast moving yaitu bahan baku utama dan pendukung yang ada di menu setiap harinya, seperti beras, telur, kentang, daging, sayuran, pasta, dan bumbu-bumbu masak.

Sementara bahan baku slow moving biasanya terdiri dari beberapa bahan baku masakan yang hanya digunakan sesekali, perlengkapan memasak, dan juga peralatan makan (jika bisnismu menyediakan layanan dine-in).

Dengan memisahkan bahan baku sesuai kategori tersebut, akan menjadi lebih mudah bagi kamu dan pegawai lainnya dalam mencari, mengatur penyimpanan, dan juga saat menggunakan bahan-bahan tersebut.


2. Memisahkan bahan baku yang basah dengan yang kering

Dalam bisnis restoran, tidak semua bahan baku dapat disimpan di satu tempat yang sama.

Ada stok bahan yang harus disimpan dalam suhu tertentu, misalnya daging, sayur, dan buah.

Meskipun sama-sama membutuhkan tempat yang lebih dingin, menyimpan daging, sayur, dan buah harus di tempat terpisah.

Daging cocok disimpan dalam freezer, sementara sayur & buah harus disimpan pada suhu yang sejuk namun tidak beku.

Suhu yang tepat dapat menghindari bahan makanan dari cepat rusak.

Sementara itu, bahan baku pendukung seperti bumbu masak tentu saja harus disimpan dalam kondisi suhu ruangan, untuk menjaganya dalam kondisi yang baik, serta terhindar dari jamur.

Oleh karena itu, kebersihan ruang penyimpanan juga harus diterapkan.


3. Mencatat tanggal penyimpanan dan cek masa kedaluwarsa

Setelah semua bahan baku dikelompokkan, langkah berikutnya adalah mencatat informasi penyimpanan dan masa simpan bahan-bahan tersebut.

Pastikan kamu dan para pegawai selalu mencatat tanggal penyimpanan & masa kedaluwarsa pada tiap bahan baku.

Jika masa kedaluwarsa tidak tertera pada bahan, yang biasanya sulit ditemukan pada daging dan sayur, biasakan untuk mencatat tanggal pembeliannya dengan label di masing-masing kemasan.

Langkah ini dilakukan agar bisnis restoranmu dapat menjaga kualitas dari bahan baku yang digunakan untuk membuat masakan.

Hindari menggunakan bahan baku yang tidak baik atau rusak untuk memenuhi permintaan konsumen, ya.

Selain itu, tidak ada salahnya juga untuk benar-benar mengecek kondisi fisik semua bahan baku saat melakukan stock opname atau stock recording.


4. Menggunakan aplikasi untuk pencatatan

Jika jenis bahan baku masih tidak banyak, bisa saja kamu mencoba mencatat semua informasi dengan menulisnya di buku.

Namun, ketika stok bahan baku mulai menjadi banyak jumlahnya, tentu hal ini akan merepotkan.

Gunakanlah aplikasi komputer seperti Excel atau Google Sheet dalam melakukan pencatatan.

Selain memudahkan proses mencatat, informasi yang disimpan juga dapat diakses oleh kamu kapan saja & dari mana saja.

Tentukanlah siapa saja di tim bisnismu yang memiliki akses terhadap dokumen dan informasi tersebut.


5. Menyiapkan ruangan khusus

Untuk bahan baku yang bisa segera digunakan mungkin bisa kamu simpan di dapur restoran.

Namun, untuk bahan baku yang belum tentu selalu digunakan, kamu harus menyiapkan ruangan atau gudang tersendiri untuk menyimpannya.

Aturlah penempatan lemari, rak, freezer, dan chiller secara baik di dalam ruangan tersebut.

Hal ini juga memudahkan aktivitas operasional restoran tiap harinya.

Kamu dan para pegawai tidak perlu kebingungan untuk mengingat di mana kalian menempatkan bahan baku tertentu, karena semua sudah diatur dalam ruangan khusus dengan pencatatan yang terintegrasi.

Proses penyimpanan bahan baku yang baik, akan mempercepat proses membuat masakan di dapur.

Proses memasak yang cepat, akan membuat semakin cepat pula para konsumen terlayani.

Jika sudah begitu, tentu para konsumen akan semakin puas dengan pelayanan restoranmu.

Bukan tidak mungkin berikutnya mereka akan kembali lagi, atau malah membantu mempromosikan restoranmu kepada orang-orang terdekat.


Mengatur Stok Bahan Baku pada Bisnis Restoran dengan Baik Itu Penting!

Itulah beberapa cara mudah & efisien dalam mengatur stok bahan baku pada bisnis restoran milikmu.

Mulai dari pengelompokkan jenis bahan baku, mencatat informasi bahan, serta menyiapkan ruangan khusus untuk penyimpanan.

Meskipun terlihat mudah dikerjakan, namun masih banyak pemilik bisnis restoran yang melewatkan cara-cara ini.

Nah, jika kamu sudah siap memulai bisnis restoran sendiri, jangan lupa untuk mengikuti beberapa cara di atas, ya.

Selamat mencoba!

. . .

Kalau kamu termasuk salah satu pelaku usaha kecil, online sellers, atau freelancers, KoinWorks punya satu solusi nih untuk semua kebutuhan keuangan kamu.

Mulai dari transfer antar bank tanpa biaya admin, pembuatan invoice & laporan keuangan, hingga ke akses yang fleksibel untuk mendapatkan pinjaman– semua ini khusus untuk mendukung usaha & bisnis kamu, dan bisa kamu dapatkan di KoinWorks NEO.

Yuk, cari tahu lebih banyak tentang KoinWorks NEO di sini!

[E-Book GRATIS] Dapatkan konten ekslusif seputar strategi bisnis di sini
DAFTAR SEKARANG!
Pilih E-book untuk kamu download.
Dalam Ebook ini mengulas:Cara mudah untuk pebisnis melakukan iklan Google Display Network berupa banner atau visual yang ampuh untuk meningkatkan penjualan.
Dalam Ebook ini mengulas:Membantu pebisnis mengetahui lebih banyak tentang performa promosi yang dilakukan di dunia digital terutamanya platform Facebook untuk menentukan audiens.
Dalam Ebook ini mengulas:Penggunaan Business Metrics/KPI yang tepat untuk melacak sejauh mana bisnis kita sudah berjalan dan seberapa banyak target dari usaha kita yang sudah tercapai.
Ingin tahu lebih lanjut, KoinWorks NEO mau kenalan sama kamu lebih dekat.
Begini Cara Mengatur Stok Bahan Baku di Bisnis Restoran

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​