Pebisnis Pemula Wajib Tahu! Ini 9 Tahap Memulai Bisnis Kuliner – Bisnis kuliner menjadi salah satu bidang usaha yang banyak diburu masyarakat. Bagaimana tidak?

Seperti yang diketahui, kuliner kini bukan hanya menjadi kebutuhan pokok, melainkan menjadi bagian penting dalam gaya hidup. Masyarakat banyak berburu kuliner untuk dicicipi, dibuatkan ulasannya, juga dibagikan ke media sosial gambar atau videonya.

Baca juga: Menjajal Bisnis Franchise? Berikut 7 Strategi dan 10 Peluang Bisnis Franchise yang Wajib Anda Coba

Beberapa contoh makanan yang banyak diburu saat ini adalah telur gulung, sate taichan, segala sesuatu yang berbau telur asin, ayam geprek dengan sambal super pedas, dan masih banyak lagi.

Ya, bisnis kuliner pun banyak membuat pebisnis pemula memutar otak mereka demi menciptakan inovasi yang kreatif.

Baca juga: Mau Jadi Pebisnis yang Sukses? Ketahui 3 Kunci Penting Ini

Nah, bagi Anda pebisnis pemula yang ingin berkecimpung di bidang kuliner, ini dia tahap-tahap yang harus Anda pelajari demi memulai bisnis kuliner.

Pebisnis Pemula Wajib Tahu! Ini 9 Tahap Memulai Bisnis Kuliner

1. Tentukan segmentasi pasar

Pebisnis pemula - memulai bisnis kuliner

Dalam berbisnis, Anda wajib tahu siapa pasar Anda. Anda juga perlu mengetahui apa yang dibutuhkan pembeli, bagaimana karakter dan perilaku mereka, dan seterusnya.

Mari lihat perbandingan dua contoh di bawah ini.

  • Anda ingin menjual ayam bakar. Tentu saja pasarnya sangat luas, bukan? Nah, Anda harus memikirkan cara bagaimana supaya pasar mau membeli ayam bakar Anda. Untuk hal ini, dapat dikatakan bahwa Anda memiliki pasar yang sangat luas.

Baca juga: 7 Alasan Anda Tak Perlu Ragu Meneruskan Bisnis Keluarga

  • Anda ingin menjual makanan khas India. Anda harus tahu, kira-kira siapa yang suka makanan khas India, tentukan pula bagaimana caranya supaya konsumen bisa tahu soal makanan yang Anda jual. Bisa dikatakan bahwa pasarnya lebih tersegmentasi.

 


2. Berkreasilah agar apa yang Anda jual berbeda dari yang lain

Pebisnis pemula - memulai bisnis kuliner

Setiap bisnis harus memiliki Unique Selling Proposition (USP) atau faktor yang membuat produk berbeda dari kompetitor lainnya.

Baca juga: 3 Pelajaran Berharga dari Kesuksesan Bisnis Katy Perry

Sebagai contoh, bisnis Anda sudah dijalani turun-temurun, memiliki 20 macam sambal dengan tingkat kepedasan yang berbeda-beda, koki Anda diimpor langsung dari India, dan seterusnya.


3. Pertimbangkan lokasi bisnis Anda

Pebisnis pemula - memulai bisnis kuliner

Lokasi bisnis juga menjadi salah satu pertimbangan penting, sebab lokasi yang strategis akan membuat restoran atau kedai Anda banyak dicari konsumen. Yang perlu diperhatikan, pastikan tempat tersebut mudah diakses, juga mudah ditemui di mesin pencari Google.

Baca juga: 5 Tips Hemat Memanfaatkan Layanan Transportasi Online

Namun, untuk saat ini, lokasi tidak terlalu menjadi masalah. Pasalnya, teknologi pesan antar kian memudahkan konsumen untuk mendapatkan makanan yang mereka inginkan. Jadi, masyarakat tidak perlu repot-repot keluar rumah.


4. Bangun relasi dengan pelanggan Anda

Pebisnis pemula - memulai bisnis kuliner

Tanpa pelanggan, bisnis tidak akan berjalan sukses. Mengapa? Sebab bisnis kuliner yang Anda buat memang ditujukan kepada para pelanggan, bukan? Nah, maka dari itu, Anda sebagai pebisnis pemula, ciptakanlah hubungan dua arah dengan para pelanggan agar terbangun relasi yang baik.

Baca juga: 10 Akun Instagram yang Wajib Di-follow Setiap Pebisnis Profesional agar Makin Sukses

Misalnya, berinteraksi langsung saat pelanggan membayar di meja kasir, menjual tempat dengan memberikan rasa nyaman sehingga pelanggan betah nongkrong berlama-lama, menawarkan refill minum gratis, dan seterusnya.


5. Ketahui sumber pemasukan bisnis

Pebisnis pemula - memulai bisnis kuliner

Poin yang satu ini juga tidak kalah penting, sebab mencari keuntungan adalah salah satu tujuan Anda membuat bisnis, kan? Maka dari itu, Anda harus menentukan apa saja sumber pemasukan Anda.

Baca juga: Bisnis Kian Maju Berkat 7 Saran Terbaik Para Womanpreneur Sukses Ini

Sebagai contoh, Anda menjual ayam saus madu. Nah, Anda bisa membuat paket plus nasi dan minum yang mana harganya lebih murah. Atau, Anda bisa membuat menu-menu spesial yang hanya ada pada periode tertentu. Pastikan pula Anda menggunakan strategi marketing yang baik supaya produk laku terjual.


6. Ajukan izin usaha

Pebisnis pemula - memulai bisnis kuliner

Bisnis kuliner Anda akan dianggap legal di Indonesia jika memiliki izin. Ketahui dulu struktur bisnis Anda, kemudian Anda bisa mengajukan dan mengikuti semua prosedur perizinan usahanya.


7. Rencanakan aktivitas bisnis Anda

Pebisnis pemula - memulai bisnis kuliner

Ada 5 hal yang perlu Anda perhatikan dalam menjalani aktivitas bisnis:

  • Strategic management: menetapkan tujuan organisasi, merencanakan dan mengembangkan kebijakan, juga mengalokasikan sumber daya untuk mencapai tujuan.
  • Operational management: fokus pada proses produksi barang dan jasa, memastikan bisnsi berjalan efisien dan efektif.

Baca juga: Jangkau Lebih Banyak Pelanggan, Ini 4 Hal Berharga Soal Customer Service dari Kartun Winnie the Pooh

  • Marketing management: fokus pada pemasaran agar perusahaan bisa berkembang dan mendapatkan keuntungan.
  • Financial management: segala sesuatu yang berkaitan dengan keuangan, mulai dari perencanaan hingga penyimpanan dana
  • Human resources management: menjalin hubungan dengan sumber daya supaya bisa mencapai tujuan bersama

8. Tentukan siapa vendor yang menjadi partner Anda

Pebisnis pemula - memulai bisnis kuliner

Katakanlah Anda akan menjual ayam geprek. Nah, Anda nantinya akan berhubungan dengan vendor gas, air minum, atau bahan baku lainnya. Carilah vendor terbaik dan utamakan kualitas yang sepadan dengan harganya.

Baca juga: Haruskah Anda Melewati Perguruan Tinggi demi Menjalani Bisnis?

Jangan asal cari murah sebab pelanggan Anda pasti lebih mementingkan rasa dan kualitas dari makanan yang dijual. Anda tidak mau kan, pelanggan nantinya malah mengeluh kalau bahan baku tidak segar, rasanya tidak konsisten, dan sebagainya?

Karenanya, pilihlah partner bisnis kulier yang sudah terpercaya dan terjamin.


9. Ketahui tentang biaya yang dikeluarkan

Pebisnis pemula - memulai bisnis kuliner

Selain mengetahui soal sumber pemasukan, Anda juga mesti tahu soal pengeluaran Anda. Misalnya, Anda menawarkan refill minum gratis. Dalam artian, supaya tetap dapat untung, Anda bisa menambah keuntungan pada menu-menu makanan yang dijual.

Baca juga: Kisah Liliane Bettencourt, Wanita Terkaya di Dunia dengan Harta Rp 500 Triliun

Atau, Anda membuka resto dimsum all you can eat yang mana harganya relatif terjangkau. Supaya tetap dapat keuntungan, Anda bisa memberikan batas waktu pengunjung per meja, misalkan satu jam.

Lebih dari itu, pelanggan bisa terkena biaya tambahan. Atau bisa juga, pelanggan baru boleh memesan kembali, apabila makanan yang tersaji di meja sudah habis.

Biaya lainnya yang akan Anda keluarkan untuk bisnis kuliner ialah biaya operasional, pemasaran, riset menu, dan seterusnya.

Baca juga: Menurut Para CEO Dunia, 8 Hal Ini Harus Anda Lakukan Di Saat Usia 20-an

Nah, itulah dia 9 tahap memulai bisnis kuliner yang wajib diketahui para pebisnis pemula. Bagaimana, sudah siap menjalani bisnis menggiurkan ini?


Lipatgandakan Keuntungan Bersama Finansialku

Aplikasi-Finansialku-Mengelola-dan-Merencanakan-Keuangan-Perencana-Keuangan-Independen-Finansialku
sumber: Finansialku

Nah, jika Anda ingin mewujudkan mimpi untuk membangun dan mengembangkan bisnis kuliner, jangan mengkesampingkan urusan finansial, seperti pengelolan dan penggunaan uang yang bijak.

Gunakanlah aplikasi Finansialku untuk mencatat keuangan, membuat anggaran, merencanakan keuangan, mengelola investasi, hingga membuat laporan keuangan. Anda pun bisa mengontrol keuangan agar tujuan-tujuan dalam bisnis bisa tercapai lebih mudah.

Di sisi lain, jika Anda membutuhkan pinjaman modal usaha yangcepat dan mudah, ajukan saja lewat platform P2P Lending seperti KoinWorks yang sudah terdaftar secara resmi dan diawasi oleh OJK.

Baca Juga: Wow! Dengan Tidak Melakukan 4 Hal Ini, Anda Bisa Hemat Rp 1 Juta Lebih

Dapatkan pinjaman mulai dari Rp10 juta hingga Rp2 miliar, dengan bunga mulai dari 0,75% hingga 1,67% flat per bulan.

Dengan demikain, bisnis kuliner bukan lagi sekadar angan-angan!


Agar kami dapat memahami kebutuhan informasi Anda dengan baik dan menyediakan konten yang berkualitas serta informatif kepada setiap pembaca, mohon luangkan waktu untuk mengisi survey singkat di halaman berikut.


Simulasi Pinjaman Modal Usaha

Jumlah Pinjaman

Suku Bunga/Tahun (% APR)

Jangka Waktu (Tahun)


Hasil
Bunga Pinjaman
Pokok + Bunga

Cicilan Bulanan:

Syarat Pengajuan Pinjaman di KoinWorks


Punya pertanyaan seputar KoinWorks?

5 KOMENTAR

  1. Wow! Sangat inspirasional! Saya setuju dengan hal-hal yang ada di artikel ini, tentunya memulai bisnis kuliner memerlukan pemikiran serta persiapan yang matang. Khususnya tentang vendor supplier yang akan diajak bekerja sama dalam berbisnis. Lantas, bagaimana sih cara memilih vendor yang tepat?

    • Wah, sangat setuju juga dengan hal-hal di artikel ini! Menurut saya, vendor juga merupakan hal yang penting-penting. Dan pertanyaan Kak Eggy di atas betul sekali, memang kita perlu guide untuk memilih vendor supplier yang tepat.

  2. Selamat siang koinworks. Saya sedang menjalani bisnis online. Produk saya mungkin hanya untuk sebagian orang. Bagaimana kh tips agar jualan saya cepat laku dan banyak digunakan oleh masyarakat .

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.