5 Channel Untuk Belajar Bisnis Lewat Youtube – Mengikuti seminar atau workshop soal bisnis dan investasi mungkin sering membuat Anda bosan dan tidak nyaman.

Ada beragam faktor di baliknya, seperti pemaparan yang kurang aplikatif, gaya penyampaian yang kaku, atau waktu yang kurang fleksibel. Selain itu, terkadang Anda juga perlu merogoh kocek dalam untuk mengikuti sesi-sesi yang disediakan.

Baca juga: Sering Beriklan Online Tapi Omset Tak Kunjung Naik? Mungkin Masih Ada yang Salah!

Padahal, belajar soal bisnis tidak hanya dapat dipelajari lewat tatap muka secara langsung. Menggali ilmu pun bisa dilakukan secara gratis. Lantas, mengapa tidak mencoba untuk memanfaatkan teknologi guna memperkaya diri Anda perihal bidang yang disukai?

Bagi yang tertarik menggeluti dunia bisnis, ini saatnya bagi Anda untuk belajar lebih dalam lagi. Anda bisa memanfaatkan YouTube untuk memperkaya diri dengan beragam ilmu soal perencanaan keuangan, pemilihan investasi, persiapan dana pensiun, pembuatan startup, dan masih banyak lagi.

Baca juga: 5 Hal yang Pebisnis Harus Pelajari dari Coca-Cola

Yang pasti, belajar soal bisnis dan investasi akan lebih asyik jika menonton 5 channel YouTube di bawah ini.

5 Channel Untuk Belajar Bisnis Lewat Youtube

1. SuccessBefore30

Chandra Putra Negara merupakan pria di balik akun SuccessBefore30 yang mana channel ini sudah diikuti oleh 361,414 akun. Lewat akunnya, ia membagikan berbagai tips atau pemaparan terkait bisnis.

Sebagai contoh, bagaimana menjadi seorang pengusaha yang terbagi menjadi beberapa level, bagaimana cara menabung untuk membeli rumah sebelum usia 30, hingga cara menabung untuk pelajar hanya dengan lima ribu rupiah.

Baca juga: 5 Keterampilan Sederhana yang Bisa Membantu Anda Menjadi Kaya dan Sukses

Bisa dikatakan bahwa channel yang dimilikinya juga ia tujukan untuk mengedukasi para pelajar, bukan hanya orang-orang yang sudah bekerja dan memiliki penghasilannya sendiri.


2. Rico Huang

Usianya terbilang muda, tapi keberaniannya memulai bisnis sendiri patut diacungi jempol. Dengan belajar bisnis lewat channel YouTube-nya, Rico mencoba membagikan kisah sukses para pebisnis lain guna memberikan insight dan inspirasi terkait pengelolaan bisnis yang digeluti.

Salah satu contoh video yang pernah diunggahnya adalah profil Rex Marindo, salah seorang pemilik Warunk Upnormal. Dalam video ini, Rex membocorkan bagaimana hanya dengan berjualan mie instan, ia bisa memiliki 3500 karyawan.

Baca juga: 4 Tips yang Perlu Diikuti Agar Bisnis Anda Mendapatkan Perhatian Gen Z

Yang menarik, Rico tidak akan membiarkan para penonton merasa bosan ketika tengah menonton video-videonya. Apalagi, durasi tiap video rata-rata 30 menit. Rico mengandalkan editan berunsur komedi untuk membuat menjadikan sharing ilmu ini menjadi sesuatu yang lebih menyenangkan.


3. ZAPFinance TV

Jika membuka kanal ZAPFinance TV ini, Anda akan menemukan sosok wanita yang membahas banyak soal keuangan. Ialah Prita Ghozie, lulusan Fakultas Ekonomi Indonesia yang merupakan seorang penulis dan perencana keuangan.

Baca juga: Jangan Lakukan! 5 Kesalahan yang Melanggar Etika Berbisnis (Dengan Melakukan Spamming)

Dalam kanal ini, Prita membahas soal bagaimana cara mengatur keuangan meski harga kebutuhan terus melonjak, bagaimana mengatur keuangan untuk para freelancer perbandingan keuntungan peminjaman uang di bank dan online, hingga mengihtung biaya resepsi pernikahan secara efisien.

Kebanyakan video yang ditampilkan merupakan talk show dirinya dengan beberapa stasiun TV. Durasi setiap video yang tidak terlalu panjang akan memberikan gambaran yang lebih singkat, jelas, dan berisi untuk Anda.


4. TEDx Talks atau TED

Selain belajar dari pebisnis lokal, Anda juga bisa mencuri ilmu dari orang-orang sukses di luar negeri. Channel yang bisa diikuti ialah TEDx Talks atau TED.

Akun yang mengkurasi berbagai topik dan bahasan dari para pemimpin dunia ini sangat bagus ditonton para pegiat bisnis untuk mendapatkan insight terkait berbagai isu di belahan dunia.

Baca Juga: 7 Ilmu Marketing yang Dapat Anda Pelajari Dari Apple

Salah satu video inspiratif yang bisa Anda tonton ialah “The single biggest reason why startups succeed” yang dibawakan oleh Bill Gross.

Adapula “How to speak so that people want to listen” yang dipersembahkan oleh Julian Treasure di bawah ini.


5. Evan Carmichael

JIwa kewirausahaan sudah ada dalam diri Evan Carmichael sejak usianya 19 tahun. Terbukti dari berbagai video terkait bisnis yang diunggahnya pada kanal YouTube-nya. Misalnya, ia membicarakan soal rutinitas pagi hari yang sering dilakukan para pebisnis sukses.

Selain itu, ia juga membahas hal-hal inspiratif dari berbagai pebisnis dunia, seperti Warren Buffett dan Mark Cuban. Yang menarik, Carmichael suka merangkum berbagai video menjadi satu kesatuan sehingga memudahkan Anda untuk mencari informasi secara utuh dan komprehensif.

Baca Juga: Ingin Usaha Anda Berkembang? Yuk, Belajar Dari Bos Zara Amancio Ortega

Yap, itulah 5 channel untuk belajar bisnis lewat Youtube yang bisa Anda manfaatkan untuk mempelajari lebih lanjut soal bisnis dan investasi. Tentunya, ilmu yang didapatkan dari channel YouTube di atas akan berlalu begitu saja jika Anda tidak menerapkannya di kehidupan nyata.

Apabila suatu saat nanti Anda membutuhkan uang untuk memulai atau menjalankan bisnis, andalkanlah KoinWorks sebagai penyedia modal usaha tersebut.

Baca Juga: Proses Pengajuan Pinjaman dan Tips Agar Pinjaman Bisnis Anda di KoinWorks Disetujui

Sebagai penyedia platform P2P Lending, KoinWorks dapat memberikan Anda pinjaman modal usaha dengan mudah kapan saja dan di mana saja hingga Rp 500 juta. Bunga pinjaman juga sangat rendah mulai dari 0,75% hingga 1,67% flat per bulan.


Simulasi Pinjaman Modal Usaha

Jumlah Pinjaman

Suku Bunga/Tahun (% APR)

Jangka Waktu (Tahun)


Hasil
Bunga Pinjaman
Pokok + Bunga

Cicilan Bulanan:

Syarat Pengajuan Pinjaman di KoinWorks


Download Aplikasi KoinWorks

apple app store iosgoogle play store android app

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.