Bagaimana Pinjaman P2P Lending Dapat Membuat UKM di Indonesia Lebih Berkembang? – Seperti yang dikutip dari CNN Indonesia, kontribusi sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) terhadap produk domestik bruto semakin menggeliat dalam lima tahun terakhir.

Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Indonesia mencatat kontribusi sektor UMKM meningkat dari 57,84% menjadi 60,34% di tahun 2016 lalu. UMKM di Indonesia saat ini dinilai berperan penting dalam pertumbuhan pembangunan dan ekonomi.

Baca Juga: Persiapan dan Strategi Meningkatkan Penjualan Bisnis Online Menjelang Hari Raya

Di antara UMKM, industri ekonomi kreatif juga tercata berkontribusi positif dengan pertumbuhan 5,6% sejak tahun 2010. Sumbangannya terhadap produk domestik bruto (PDB) mencapai 7,1%. Untuk hal ini, pemerintah menargetkan kontribusi PDB mencapai 7 – 7,5% hingga tahun 2019.

Dengan melihat fakta yang ada, tentunya adalah tugas masyarakat untuk terus mendorong kemajuan produktivitas para UMKM di masa depan. Akan tetapi, saat ini sejumlah besar UMKM di Indonesia masih menghadapi masalah besar, berupa terbatasnya modal usaha.

Mengatasi masalah ini, pinjaman P2P Lending adalah solusi terbaik untuk kebutuhan dana UKM. Pinjaman P2P Lending memungkinkan pemilik usaha kecil mendapatkan modal lebih cepat.

Mengapa kita mengatakan bahwa pembiayaan P2P Lending merupakan salah satu jawaban tepat sebagai alternatif permodalan UKM?

Alasan Mengapa Pinjaman P2P Lending Bisa Menjadi Jawaban Tepat Sebagai Alternatif Permodalan UKM?

1. Tanpa Jaminan

Terbatasnya akses terhadap pinjaman modal yang dihadapi UKM di Indonesia disebabkan oleh ketidakcocokan antara produk keuangan yang ditawarkan oleh institusi tradisional dan kebutuhan UKM. Kebanyakan institusi tradisional mengharuskan peminjam untuk memberikan jaminan sebelum pinjaman dapat dicairkan.

Baca Juga: 3 Keadaan Dimana Pinjaman Bisnis Bisa Sangat Membantu Pebisnis Online

Sedangkan, kebanyakan UKM cenderung kurang memiliki aset atau jaminan untuk dapat memenuhi persyaratan institusi seperti bank.

Produk pinjaman dari institusi tradisional juga memerlukan proses aplikasi pinjaman yang cukup rumit dan biasanya memerlukan waktu panjang dalam proses pencairan uang. Hal ini tentunya semakin menyulitkan UKM yang membutuhkan pinjaman cepat untuk memenuhi kebutuhan modal usaha.

Pinjaman P2P Lending, di sisi lain, merupakan pilihan pinjaman yang sesuai untuk UKM karena tidak memerlukan jaminan. Pinjaman P2P Lending lebih didasarkan pada apakah UKM dianggap layak atau cukup kredibel untuk dana yang diminta.

Untuk mendapatkan dana dari pinjaman P2P Lending, UKM perlu mengajukan kebutuhan modal ke platform P2P Lending. Jika bisnis yang diajukan dianggap layak, perusahaan pinjaman P2P Lending akan mengumpulkan dana yang diminta dari sekelompok investor individual.

Baca Juga: 5 Alasan Kenapa Bisnis Anda Membutuhkan Pinjaman Modal Usaha

Dana yang didapatkan dari investor kemudian secara langsung diberikan sebagai bentuk pinjaman modal bagi UKM yang mengajukan pinjaman.

2. Peminjaman yang Lebih Sederhana

Biasanya pinjaman modal yang diajukan oleh para UKM akan digunakan untuk modal kerja dan arus kas dari suatu usaha. Tentunya membuat pinjaman modal dibutuhkan dengan cepat untuk menunjang keberlangsungan maupun pengembangan sebuah bisnis. Contoh: Anda adalah seorang pemilik usaha toko elektronik.

Baca Juga: Butuh Modal Usaha Untuk Bisnis Online? Coba Ajukan Melalui Platform P2P Lending

Suatu ketika banyak model elektronik terbaru keluar, dimana model tersebut sangat menjadi best seller di kalangan pengguna. Untuk menjual produk elektronik terbaru tersebut, tentunya Anda perlu untuk membelinya terlebih dahulu ke produsen sebelum Anda jual.

Dalam hal ini, Anda akan membutuhkan modal yang cukup sebagai salah satu kebutuhan pengembangan bisnis. Semakin cepat Anda mampu menyediakan produk terbaru, semakin cepat Anda dapat meraih keuntungan dari produk yang menjadi best seller tersebut.

Dalam hal ini, dapat dilihat bahwa sebuah UKM turut berpacu dengan waktu terkait kebutuhan modal yang dibutuhkan guna pengembangan bisnis.

Baca Juga: 3 Keadaan Dimana Pinjaman Bisnis Bisa Sangat Membantu Pebisnis Online

Sayangnya, beberapa jenis pinjaman bank biasanya membutuhkan waktu 2-3 bulan untuk mendapatkan persetujuan. Tanpa modal yang cukup, UKM berada dalam posisi berbahaya. Salah satu nilai jual P2P adalah proses aplikasi yang sederhana dan cepat, biasanya berbasis online.

Jika sebuah bisnis memang sudah dinilai layak, maka proses pencairan dana tidak akan berlangsung lama. Sebagian besar kegiatan P2P disediakan oleh perusahaan fintech yang akan membuat Anda dapat dengan mudah membuka situs web perusahaan P2P Lending, mendaftar dan mendaftar untuk sebuah akun, dan melengkapi aplikasi untuk pinjaman UKM dalam waktu 10 menit.

3. Bunga yang Lebih Rendah

Pinjaman P2P Lending cenderung memberikan bunga yang lebih rendah jika dibandingkan dengan pinjaman lain yang sejenis.

Baca Juga: 5 Cara Bagaimana Fintech Mampu Membantu Perkembangan UKM

Contohnya saja, saat ini KoinWorks sebagai salah satu platform P2P lending yang ada dan sudah terdaftar di OJK, mampu memberikan pinjaman dengan bunga hanya 0,75% – 1,67%. Kecilnya bunga yang diberikan ini, tentunya akan sangat membantu khususnya bagi para pemilik UKM yang ada di Indonesia.

4. Ajukan Kapanpun dan di Mana Pun

Seiring dengan kemajuan di bidang fintech saat ini semua hal sangat mudah dan mungkin untuk dilakukan. Saat ini, Anda dapat secara mudah mengajukan pinjaman kapan saja, dimana saja.

Baca Juga: 7 Pertanyaan yang Harus Dijawab Sebelum Mengajukan Pinjaman Modal Usaha

Hanya dengan mengunjungi website dari platform yang ada, pinjaman yang diajukan akan cair dalam beberapa waktu yang ditentukan.

5. Proses Pencairan Dana yang Lebih Cepat

Mengajukan pinjaman dana kepada institusi tradisional biasanya membutuhkan waktu sekitar 1 bulan sebelum uang pinjaman dicairkan. Saat ini, melalui platform P2P Lending, Anda dapat mempersingkat waktu menunggu Anda menjadi lebih cepat.

Baca Juga: Bagaimana P2P Fintech Lending Mampu Memberdayakan Masyarakat?

Tanpa perlu menunggu lama, jika Anda mampu melengkapi persyaratan yang dibutuhkan biasanya pinjaman akan cair dalam jangka waktu beberapa hari. Hal ini tentunya dapat terjadi karena pinjaman dana yang Anda ajukan berasal dari ribuan investor yang ada di dalam platform P2P Lending.

Sudah jelas bukan mengenai manfaat dari P2P Lending yang ada? Dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan tentunya mampu membuat jenis pinjaman ini menjadi alternatif yang tepat bagi Anda yang membutuhkan pinjaman.

Semakin cepat dan menguntungkan pinjaman yang Anda dapatkan, maka semakin berkembang juga bisnis yang Anda miliki. Jadi, jangan ragu lagi untuk mengajukan pinjaman Anda sekarang juga, jika Anda memang sedang membutuhkan pinjaman dana tersebut!


Ajukan Pinjaman



There are currently no comments.

Apa Komentar Anda?