Home » Strategi-bisnis » Beli Semua Kebutuhan Bisnis Dengan Satu Kartu Pembayaran

Beli Semua Kebutuhan Bisnis Dengan Satu Kartu Pembayaran

Bayar dengan satu aplikasi

Sebagai sesama pebisnis UKM, pasti paham sekali bagaimana rasanya harus memegang beberapa peran sekaligus. Dari mulai harus kontrol operasional setiap hari hingga yang sifatnya serabutan, pemilik/pebisnis UKM harus siap dengan kecakapan problem-solving – terutama yang berkaitan dengan finansial. 

Pasalnya, sangat riskan jika pebisnis tidak sigap dalam urusan pembayaran kewajiban atau biaya operasional. Bukan cuma soal profesionalisme, ketepatan membayar kewajiban kepada karyawan, vendor, hingga transaksi bisnis sudah jadi salah satu kunci agar bisnis jalan mulus tanpa hambatan. 

Ini sebabnya saya pribadi tergolong disiplin jika sudah menyangkut hal-hal pembayaran seputar kebutuhan bisnis. Dari pengalaman saya sebagai importir produk kesehatan skala kecil, berikut beberapa info yang bisa saya bagikan agar bermanfaat bagi para pebisnis UKM.


Beralih Ke Pembayaran Digital untuk Bisnis yang Lebih Efisien

Dari banyaknya pilihan pembayaran untuk transaksi bisnis, jujur saja saya bukan termasuk yang langsung ikut dengan trend peralihan dari tunai ke non-tunai. Bahkan untuk transaksi kartu debit saja, saya tergolong agak terlambat menggunakannya karena dulunya cenderung lebih suka memakai tunai. Saya juga sering menyempatkan diri ke bank untuk transaksi pembayaran yang nominalnya agak besar. 

Selain menganggap lebih secure, saya termasuk suka dengan kerapian pembukuan dan menikmati proses arsip menggunakan bukti fisik kertas. Peralihan ke kartu debit akhirnya saya lakukan karena dorongan dari kebutuhan sehari-hari, begitu juga dengan kartu atm yang lumayan membantu mengurangi waktu antri di teller bank. Setidaknya, bisa ke atm untuk transfer gaji karyawan – begitu pikir saya waktu itu. 

Namun memegang kartu debit ataupun kartu atm bukan tanpa risiko, karena selalu ada bahaya kartu tertelan mesin, hilang, atau disalahgunakan. Terlebih setelah pandemi melanda, urusan cashless jadi sebuah pilihan yang bijak dan higienis untuk mengurangi risiko penularan. Singkat kata, saya mulai merambah ke pilihan pembayaran digital via aplikasi perbankan. 

Setelah dimanjakan beberapa pilihan pembayaran digital baik perbankan maupun non-perbankan selama beberapa tahun terakhir, saya mulai menemui berbagai keuntungan terutama dari segi membayar kebutuhan bisnis, antara lain:

  • Aman

Sistem pembayaran digital di Indonesia sudah dijamin oleh pemerintah, karena ekosistem ekonomi digital ternyata memang sudah jadi fokus besar negara. Terbukti dari penetapan syarat minimum pemenuhan keamanan dan teknologi finansial yang mencakup otentikasi, otorisasi dan enkripsi.

Dari pengalaman pribadi, saya belum pernah menemui breach, kegagalan pembayaran yang tidak terselesaikan atau pembobolan karena sistem validasi yang sudah saling menunjang. Jikapun ada transaksi yang gagal, layanan customer care yang standby jadi nilai plus untuk mengatasi masalah. 

  • Praktis & hemat waktu

Mungkin salah satu keunggulan terbesar dari pembayaran digital adalah sisi praktis dan hemat waktu. Cukup dengan smartphone, tidak ada lagi namanya harus hafal PIN dari kartu ATM berbeda-beda. Tidak ada juga waktu terbuang untuk perjalanan ke bank dan antri panjang karena akses digital sangat instan dan mudah. 

  • Hemat biaya 

Selain hemat waktu, saya juga menemui kalau menggunakan aplikasi pembayaran digital lebih hemat tanpa terkena biaya transfer. Memang sih, ini tidak berlaku pada setiap aplikasi pembayaran digital. 

Ada beberapa aplikasi yang mengharuskan saldo minimal, memberikan batasan transfer gratis atau mengembalikan biaya transfer pada hari-hari tertentu. Masih agak ribet, tetapi untuk alasan penghematan, pembayaran digital lebih unggul dari sisi hemat biaya. 

  • Pencatatan transaksi 

Bukti pembayaran sudah jadi hal penting dalam operasional bisnis. Bukti fisik pembayaran selalu saya pegang dan sampaikan salinannya kepada yang bersangkutan untuk alasan kepercayaan. Namun sejak menggunakan pembayaran digital, saya tidak lagi di-ribetkan dengan urusan bukti transfer, bukti setor, slip pembayaran dan sebagainya. Cukup mengirimkan bukti capture atau unduh dan kirim. 

Selain untuk bukti pembayaran, pencatatan transaksi pembayaran digital juga bisa jadi dasar riwayat untuk pembukuan saya sendiri. Ini sangat membantu tanpa harus mencatat manual, walaupun memang jika menggunakan beda-beda aplikasi masih harus direkap manual.


Konsolidasi Pembayaran via Satu Aplikasi

Dari pengalaman beralih ke pembayaran digital, masih ada satu hal yang berhasil saya pelajari agar bisnis berjalan semakin lancar. 

Selama ini saya menggunakan beberapa aplikasi perbankan digital untuk menjembatani berbagai kebutuhan beda-beda, misalnya memisahkan rekening pribadi dan bisnis, menyesuaikan dengan rekening karyawan, mencari rekening valas untuk pembayaran ke supplier dsbnya. 

Saya jadi sadar, meski sudah beralih ke digital, ternyata ada sisi ribet juga jika memiliki banyak aplikasi. Saya mulai mencari solusi satu pembayaran untuk konsolidasi SEMUA transaksi bisnis, tapi tetap harus bisa memenuhi syarat aman, hemat waktu, hemat biaya & tercatat. Solusinya akhirnya saya temukan lewat KoinWorks Neo.

Dari konsepnya, KoinWorks Neo sepenuhnya bersifat neobank, alias 100% online & fully-digital.  KoinWorks Neo tidak terikat pada entitas perbankan tertentu, berbeda dengan semua aplikasi pembayaran digital yang sebelumnya saya pakai yang merupakan turunan online dari perbankan induknya. Tapi dari segi regulasi, penyelenggaraan permodalan dan legalitas bisnis, neobank sudah diatur oleh OJK termasuk di KoinWorks Neo. 

Saat ini, saya mulai mendedikasikan kebutuhan bisnis saya via aplikasi Koinworks Neo. Ini sangat meringkas proses pindah-pindah aplikasi perbankan dari satu ke yang lain. Hal ini juga sangat membantu dari segi pencatatan transaksi agar tidak terpencar-pencar. 

Bayar Ini Itu Dengan Aplikasi KoinWorks Neo

Untuk sisi pembayaran, aplikasi KoinWorks Neo menyediakan fitur kartu digital yaitu Neo Card. Fitur utama ini berfungsi sebagai prepaid dan charge card yang didukung oleh Mastercard & BNI. Untuk saldonya, saya harus mengisi sebelumnya dengan cara transfer dari bank lain. Sebagai info, isi ulang pada Neo Card bisa hingga Rp 100 juta/ kartu dan Neo Card bisa dibuat hingga 5 kartu. Dan saldo ini bisa saling dipindahkan dari Neo Card satu  ke Neo Card lainnya. 

Lalu untuk proses pembayaran belanja online yang untuk kebutuhan bisnis, langsung bisa dilakukan sepanjang supplier sudah menyediakan sistem online payment. Cukup gunakan Neo Card dengan cara memasukkan nomor kartu, masa kadaluarsa dan 3 angka CVV, selanjutnya maka pembayaran tagihan akan bisa diproses seperti biasa. 

Pada beberapa transaksi merchant pilihan bahkan terdapat diskon dan cashback. Berikut beberapa pembayaran yang pernah saya lakukan menggunakan Neo Card:

  • Digital ads

Sebagai komitmen pada pebisnis UKM, termasuk juga yang bergerak di bidang digital, KoinWorks Neo bekerjasama dengan merchant-merchant yang menyediakan layanan iklan digital. Saat ini sudah tersedia layanan pemasangan iklan digital/ads di platform Facebook & Instagram, Bukalapak, Google & Tiktok. 

Saya juga sempat memanfaatkan promo cashback yang tentunya sangat berdampak pada saldo iklan digital. Lumayan karena durasi iklan sangat berpengaruh ke target audiens, prosesnya juga gampang sehingga secara rutin saya menggunakan Neo Card sebagai preferred payment untuk pembelian digital ads. 

  • Tagihan vendor/supplier lokal dan luar negeri

Ada beberapa vendor/supplier dimana saya rutin melakukan pembelian misalnya belanja alat tulis, keperluan packaging, dsbnya. Dari pilihan merchant yang ada, proses pembayaran jadi makin gampang karena sistemnya dari sesama KoinWorks Neo. Pastinya ada juga potongan dan diskon spesial dari merchant yang bekerjasama di dalam jaringan KoinWorks Neo.

Sedangkan untuk pembayaran tagihan via transfer, aplikasi KoinWorks Neo mendukung layanan transfer untuk pembayaran ke rekening lokal maupun mancanegara secara GRATIS. Dengan sistem daring, transaksi transfer bisa berjalan secara aman dan nyaman. Jadi buat rekan pebisnis yang sering-sering harus transaksi transfer ke luar negeri, boleh langsung menjajaki fitur ini untuk solusi hemat. 

Saya terutama menyukai pemakaian transfer ke rekening bank yang berbeda-beda karena GRATIS biaya transfer ke rekening bank manapun. Neo card juga tidak membebankan biaya admin dan biaya lainnya. Malah menggunakan layanan transfer sesama pengguna Neo bisa mendapatkan saldo cashback pada masa-masa promo. Ini yang wajib dimanfaatkan oleh semua pengguna KoinWorks Neo. 

  • Belanja Grosir

Yang dimaksud dengan belanja grosir ini bisa dikategorikan pembelian bulk dimana KoinWorks Neo sudah bekerja dengan beberapa merchant lokal maupun luar negeri. Beberapa diantaranya adalah Alibaba, Aliexpress, Amazon, eBay, Taobao dan banyak lagi yang notabene merupakan para pemain penyediaan produk dalam skala global.

Ada juga merchant seperti JD.ID, Ralali, Segari, Bhinneka, Shopee dan banyak lagi yang sudah akrab dengan keseharian saya. Saya sempat menikmati cashback lumayan besar hingga 20% saat melakukan pembayaran dengan Neo Card. Proses cashback juga diproses cepat lebih kurang 7 hari kerja saja. 

  • Gaji karyawan

Khusus untuk pembayaran biaya gaji karyawan, saya membuka satu Neo card terpisah. Pertimbangan saya karena biaya ini merupakan salah satu biaya tetap yang sudah bisa diprediksi jumlahnya. Jadi dengan selalu memisahkan khusus biaya gaji karyawan pada satu Neo card, maka akan memudahkan dari sisi kenyamanan bagi saya pribadi. 

Setiap tanggal gajian, saya tidak butuh sibuk mentransfer ke beda-beda rekening dan khawatir dibebankan biaya transfer. Beberapa karyawan saya juga mulai menggunakan KoinWorks Neo untuk menikmati berbagai kemudahan fitur yang ada. 

  • Pembayaran biaya operasional

Saat ini saya hanya menggunakan aplikasi KoinWorks Neo untuk pembayaran internet kantor. Selain itu saya juga pernah membayar tiket perjalanan bisnis dengan KoinWorks Neo. Prinsipnya biaya yang berkaitan dengan kebutuhan bisnis dan sudah didukung pada merchant di platform KoinWorks Neo sudah pasti akan saya bebankan di satu aplikasi ini. Jadi, boleh dibilang KoinWorks Neo jadi pertimbangan aplikasi pertama untuk seluruh kegiatan bisnis. 


Bisnis Menjadi Lebih Efisien Berkat KoinWorks Neo

Setelah terbiasa menggunakan KoinWorks Neo dari sisi bisnis, saya hampir tidak pernah lagi berkutat dengan aplikasi perbankan digital lain – selain tentunya jika butuh top up saldo ke Neo Card. Namun dengan limit Rp 100 juta/ kartu, maka perputaran cash flow saya cukup nyaman tanpa perlu perpindahan saldo dari rekening satu ke rekening lain. 

Pastinya, semua kegiatan saya tercatat dan bisa saya pantau serta analisa saat ada waktu senggang. Kemudahan fitur KoinWorks Neo sangat signifikan secara jangka panjang, sehingga sudah jadi bagian dari rutinitas bisnis saya. Setiap hari selalu saya awali dengan KoinWorks Neo dan setelah waktu menunjukkan jam istirahat, saya sempatkan juga melihat aplikasi sebagai motivasi untuk jadi lebih baik lagi keesokan hari. 

Gina Valerina
Beware of little expenses, a small leak will sink a great ship - Benjamin Franklin
[E-Book GRATIS] Dapatkan konten ekslusif seputar strategi bisnis di sini
DAFTAR SEKARANG!
Pilih E-book untuk kamu download.
Dalam Ebook ini mengulas:Cara mudah untuk pebisnis melakukan iklan Google Display Network berupa banner atau visual yang ampuh untuk meningkatkan penjualan.
Dalam Ebook ini mengulas:Membantu pebisnis mengetahui lebih banyak tentang performa promosi yang dilakukan di dunia digital terutamanya platform Facebook untuk menentukan audiens.
Dalam Ebook ini mengulas:Penggunaan Business Metrics/KPI yang tepat untuk melacak sejauh mana bisnis kita sudah berjalan dan seberapa banyak target dari usaha kita yang sudah tercapai.
Ingin tahu lebih lanjut, KoinWorks NEO mau kenalan sama kamu lebih dekat.
Beli Semua Kebutuhan Bisnis Dengan Satu Kartu Pembayaran

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​