Home » Strategi-bisnis » 4 Analisis Pasar untuk Kembangkan Bisnis Desain Interior

4 Analisis Pasar untuk Kembangkan Bisnis Desain Interior

4 Analisis Pasar untuk Kembangkan Bisnis Desain Interior

Bagaimana cara analisis pasar yang tepat untuk kamu lakukan di sebuah bisnis desain interior?

Sebagai seorang pemilik bisnis desain interior, analisis pasar yang tepat adalah aspek penting dalam bisnis yang perlu kamu perhatikan.

Dengan melakukan analisis pasar, bisa membantu kamu untuk memutuskan strategi pemasaran seperti apa yang paling sesuai agar dapat menjangkau konsumen.

Lantas, bagaimana cara melakukan analisis pasar yang efektif?


4 Analisis Pasar untuk Kembangkan Bisnis Desain Interior

Dalam mengembangkan sebuah bisnis, seorang pemilik bisnis sebaiknya dapat melakukan analisis pasar secara tepat, agar dapat menjadi pondasi perkembangan bisnis tersebut.

Nah, berikut adalah beberapa cara analisis pasar yang bisa kamu segera terapkan pada bisnis desain interior yang sedang kamu rintis.

Silakan disimak!


1. Analisis kebutuhan & permintaan pasar

Analisis pertama yang perlu kamu lakukan adalah dengan mencari tahu apa yang menjadi kebutuhan dan permintaan pasar.

Umumnya, kebutuhan dan permintaan pasar di sini dapat berupa jenis produk atau layanan seperti apa yang ingin konsumen dapatkan dari bisnis desain interior milikmu.

Agar kamu bisa mengetahui kebutuhan pasar ini, kamu bisa melakukan riset lebih dulu.

Salah satu cara yang bisa kamu lakukan adalah dengan melakukan survei pada konsumen. Dalam survei tersebut, kamu bisa menanyakan jenis layanan seperti apa yang sedang mereka butuhkan, atau desain interior seperti apa yang mereka sukai.

Kamu juga bisa menanyakan apa yang membuat mereka tertarik menggunakan jasa desain interior.

Dari pertanyaan-pertanyaan seperti ini, kamu nanti akan bisa menyimpulkan jenis layanan atau produk seperti apa yang harus kamu tawarkan, agar sesuai dengan kebutuhan pasar.

Kamu bisa menggunakan survei online melalui platform seperti SurveyMonkey atau Hotjar, sehingga penyebaran survei bisa kamu lakukan dengan lebih mudah dan cepat.

Jika kamu ingin mengetahui permintaan pasar, cobalah untuk mencari tahu apa yang tengah menjadi tren saat ini.

Banyak orang selalu mengikuti tren yang setiap tahun selalu mengalami perubahan. Jika kamu mampu mengikuti tren ini, dan menyediakan apa yang konsumen cari, mereka pasti akan merasa tertarik dengan produk bisnismu.

Misalnya, di tahun 2022 ini jenis desain interior yang tengah banyak orang gemari adalah yang mengusung konsep alam.

Jadi, kamu bisa menyediakan layanan jasa desain interior dengan tema yang berkaitan dengan alam, dan sentuhan warna-warna natural, seperti coklat dan hijau.


2. Menentukan target pasar

Cara analisis pasar bisnis desainer interior selanjutnya adalah dengan menentukan target pasar yang spesifik dan relevan.

Kamu bisa mencoba untuk mengelompokkan para konsumen ke dalam beberapa kelompok atau segmentasi tertentu. Misalnya, berdasarkan demografi.

Berarti, dalam bagian ini, kamu harus menguraikan dalam beberapa kategori; yaitu usia, jenis kelamin, hingga pendapatan.

Contohnya, target pasar kamu berusia dewasa mulai dari 25 – 40 tahun, jenis kelaminnya adalah laki-laki & perempuan, dan berasal dari kalangan menengah ke bawah dengan pendapatan Rp1.000.000,00 – Rp7.500.000,00 per bulan.

Lalu, segmentasi selanjutnya adalah lokasi; kamu harus bisa menentukan di mana tempat yang memiliki potensi pasar yang tinggi. Segmentasi ini biasanya akan tergantung pada jenis layanan desain interior yang kamu sediakan.

Misalnya, kamu menyediakan jasa desain untuk apartemen dan perkantoran. Maka, lokasi yang kamu pilih sebaiknya adalah kota-kota besar yang memiliki banyak gedung perkantoran dan apartemen, seperti Jakarta, Bandung, dan sebagainya.

Segmentasi lain yang dapat kamu gunakan untuk menentukan target pasar adalah berdasarkan aspek psikografi dan perilaku.

Psikografis dapat berhubungan dengan kesukaan dan kepribadian, sedangkan perilaku biasanya berhubungan erat dengan tingkah laku dan kebiasaan.

Misalnya, target pasar kamu adalah seseorang yang memiliki kebiasaan untuk selalu mengikuti tren desain, juga menyukai desain-desain yang cantik dan estetis.


3. Analisis para kompetitor

Melakukan analisis pada kompetitor juga sangat penting untuk kamu lakukan.

Tujuannya adalah agar produk atau layanan yang kamu tawarkan nantinya tidak akan kalah ketika bersaing dengan kompetitor. Karena itu, kamu bisa mencari tahu setiap kelebihan dan kekurangan dari kompetitor.

Sehingga nantinya, kamu dapat menemukan celah yang dapat menjadi kesempatanmu untuk menonjolkan diri dan menarik perhatian konsumen.

Buatlah bisnis kamu menjadi berbeda, dan memiliki keunikan yang tidak kompetitor miliki.

Misalnya, kamu menemukan bahwa kompetitor memiliki kelemahan pada kurangnya inovasi pada desain yang mereka buat.

Nah, kamu bisa memanfaatkan kekurangan mereka dan menggunakannya menjadi kelebihanmu, dengan memberikan lebih banyak inovasi desain yang akan menyesuaikan tren dan keinginan konsumen.


4. Menetapkan harga

Cara analisis pasar terakhir pada bisnis desain interior adalah dengan menetapkan harga dari produk atau layanan yang kamu tawarkan.

Ketika menetapkan harga, kamu bisa mempertimbangakan harga dari kompetitor, kualitas produk dan layanan, atau pendapatan dari target pasar yang kamu tentukan sebelumnya.

Harga yang tinggi biasanya akan menjadi patokan kualitas. Namun, jika saat ini kamu masih merintis bisnis, sebaiknya jangan menetapkan harga yang terlalu tinggi, apalagi hingga melebihi kompetitor.

Karena, jika terlalu tinggi, namun nama brand belum cukup terkenal, kemungkinan besar konsumen akan merasa ragu, dan menghindari menggunakan jasa kamu.

Sebagai pertimbangan, kamu bisa mencari tahu berapa rata-rata harga yang banyak kompetitor tetapkan.

Misalnya, bisnis desain interior di Jakarta rata-rata mematok harga mulai dari Rp200.000,00 – Rp1.000.000,00 per m².

Kamu bisa mengikuti rata-rata harga tersebut sebagai patokan. Pertimbangkan pula pendapatan dari target pasar, sehingga kamu tidak akan terlalu membebani konsumen.

Contohnya, kamu menetapkan bahwa harga yang kamu tetapkan tidak akan lebih dari 15% pendapatan rata-rata konsumen.

Jadi, jika target pasar memiliki rata-rata pendapatan paling besar Rp7.500.000,00, maka harga maksimal yang kamu tetapkan adalah sekitar Rp1.125.000,00 per m².


Yuk, Segera Buat Analisis Pasar untuk Bisnis Desain Interior Milikmu!

Itulah beberapa cara mudah yang bisa kamu lakukan dalam membuat analisis pasar untuk bisnis desain interior milikmu.

Melakukan analisis pasar akan membantu kamu untuk menemukan peluang dan potensi bisnis, agar bisnismu dapat terus maju dan bertahan.

Selain itu, aspek ini juga akan membantu kamu untuk meningkatkan keuntungan yang jauh lebih besar. Semakin tepat analisis pasarnya, semakin besar peluang kesuksesannya.

Semoga bermanfaat!

. . .

Kalau kamu termasuk salah satu pelaku usaha kecil, online sellers, atau freelancers, KoinWorks punya satu solusi nih untuk semua kebutuhan keuangan kamu.

Mulai dari transfer antar bank tanpa biaya admin, pembuatan invoice & laporan keuangan, hingga ke akses yang fleksibel untuk mendapatkan pinjaman– semua ini khusus untuk mendukung usaha & bisnis kamu, dan bisa kamu dapatkan di KoinWorks NEO.

Yuk, cari tahu lebih banyak tentang KoinWorks NEO di sini!

[E-Book GRATIS] Dapatkan konten ekslusif seputar strategi bisnis di sini
DAFTAR SEKARANG!
Pilih E-book untuk kamu download.
Dalam Ebook ini mengulas:Cara mudah untuk pebisnis melakukan iklan Google Display Network berupa banner atau visual yang ampuh untuk meningkatkan penjualan.
Dalam Ebook ini mengulas:Membantu pebisnis mengetahui lebih banyak tentang performa promosi yang dilakukan di dunia digital terutamanya platform Facebook untuk menentukan audiens.
Dalam Ebook ini mengulas:Penggunaan Business Metrics/KPI yang tepat untuk melacak sejauh mana bisnis kita sudah berjalan dan seberapa banyak target dari usaha kita yang sudah tercapai.
Ingin tahu lebih lanjut, KoinWorks NEO mau kenalan sama kamu lebih dekat.
4 Analisis Pasar untuk Kembangkan Bisnis Desain Interior

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​