Home » Strategi-bisnis » 3 Strategi Upsell untuk Bisnis Kopi, Anti Gagal!

3 Strategi Upsell untuk Bisnis Kopi, Anti Gagal!

3 Strategi Upsell untuk Bisnis Kopi, Anti Gagal!

Bagaimana cara melakukan strategi upsell yang tepat bagi sebuah bisnis kopi?

Dengan banyaknya bisnis kopi yang bermunculan beberapa tahun belakangan ini, tentu kamu membutuhkan strategi penjualan yang berbeda dalam menjalankannya.

Pasalnya, tanpa perencanaan yang matang, bisnismu mungkin akan kesulitan dalam bertahan menghadapi persaingan yang begitu ketat.

Ada beberapa strategi yang bisa kamu coba, salah satunya adalah strategi upsell.

Apakah strategi upsell itu, dan bagaimana cara melakukannya?


3 Strategi Upsell untuk Bisnis Kopi

Strategi penjualan upsell adalah suatu bentuk strategi yang bertujuan untuk meningkatkan penjualan dengan cara menawarkan produk/jasa yang memiliki nilai jual lebih tinggi.

Sebagai contoh, jika ada seorang konsumen yang membeli minuman X seharga Rp20.000,00, kamu bisa menawarkan konsumen tersebut varian lain dari minuman X, yang sudah dilengkapi dengan makanan ringan, dengan harga total Rp23.000,00.

Jika konsumen tersebut tertarik, tentuk paket minuman seharga Rp23.000,00 yang akan dipilihnya, dan kamu berhasil menaikkan potensi penjualan dari Rp20.000,00 ke Rp23.000,00.

Nah, berikut adalah beberapa cara yang bisa kamu coba lakukan pada bisnis kopi yang sedang kamu jalani.

Yuk, disimak!


1. Strategi upsell sebelum proses penjualan

Strategi ini bisa kamu lakukan sebelum proses penjualan terjadi, atau pada saat konsumen masih belum datang berkunjung.

Beberapa rekomendasi caranya adalah sebagai berikut:

  • Rekomendasi produk kopi. Misalnya, menyiapkan apa saja produk kopi best seller atau produk terbaru yang akan dijadikan sebagai produk rekomendasi kepada pelanggan nantinya.
  • Memberikan diskon tambahan dengan persyaratan tertentu. Misalnya, konsumen bisa mendapatkan potongan 15%, jika menambah 1 pesanan kopi dari pilihan best seller.
  • Hadirkan penawaran spesial. Misalnya, konsumen akan mendapatkan harga spesial jika membayar dengan GoPay, ShopeePay, OVO, atau DANA. Harga spesial ini bisa berupa potongan harga, atau cashback dengan jumlah tertentu kepada konsumen.

Jadi, strategi upsell yang ditawarkan pada tahap ini lebih bersifat menarik konsumen untuk memesan, atau sekadar datang berkunjung & melihat-lihat produk serta promosi yang bisnismu sediakan.


2. Strategi upsell saat penjualan

Strategi berikutnya lebih sesuai untuk dijalankan saat konsumen sedang memilih pesanan atau ketika akan menyelesaikan transaksi.

Berikut adalah beberapa rekomendasi cara upsell:

Pahami kebutuhan konsumen

Biasanya, banyak konsumen yang bingung atau kurang begitu paham dengan menu minuman yang mereka pilih.

Maka dari itu, kamu harus memahami apa yang dibutuhkan oleh konsumen tersebut, khususnya pada konsumen baru, atau konsumen yang tidak begitu paham dengan ragam jenis kopi.

Sebagai contoh, kamu bisa tanyakan terlebih dahulu rasa minuman favorit mereka.

Bagi konsumen yang menyukai rasa manis, kamu bisa menawarkan kopi best seller varian manis.

Mulai dari mocha latte, kopi susu gula aren, salted caramel macchiato, dan vanilla latte.

Namun, jika konsumen tersebut lebih menyukai varian kopi yang pahit, kamu bisa menawarkan minuman lainnya.

Misalnya, americano atau long black, double shot iced shaken, dan hot espresso.

Bagaimana melakukan upsell? Tawarkanlah produk-produk minuman yang termasuk pilihan best seller, dan juga memiliki nilai jual lebih tinggi.

Tawarkan produk promosi

Berikutnya, kamu bisa mulai menawarkan produk yang masuk dalam paket promosi.

Pilihan produk ini tidak hanya berupa kopi best seller atau kopi terbaru, tetapi termasuk juga menu lainnya yang kamu sediakan.

Misalnya, ketika pelanggan atau konsumen baru memilih menu vanilla latte, kamu bisa menawarkan tambahan topping berupa roti regal, oreo, coffee jelly, hingga corn flakes.

Dengan tambahan topping ini konsumen akan mendapatkan harga khusus, dengan syarat memesan 2 menu.

Contoh lainnya yang bisa kamu coba terapkan adalah dengan menawarkan produk lain yang juga ada dalam paket promosi, seperti cheese cake, truffle, croissant, brownies, dan cookies.

Dengan penawaran produk-produk lain tersebut, kemungkinan besar konsumen akan tertarik, dan akhirnya memutuskan untuk membeli.

Jika hal tersebut terjadi, maka tujuan upsell-mu sudah tercapai.

Tawarkan produk dengan kuantitas yang lebih besar

Cara yang satu ini termasuk yang paling lazim dilakukan di berbagai bisnis kopi.

Sebagai contoh, misalnya bisnismu menyajikan minuman dalam berbagai ukuran standar: 235 ml, 345 ml, 475 ml, dan 590 ml.

Jika ada konsumen yang memesan minuman dengan ukuran 345 ml seharga Rp48.000,00, kamu bisa menawarkan upgrade ke ukuran 475 ml hanya dengan menambah Rp3.000,00 saja.

Hal ini akan menimbulkan kesan bahwa hanya dengan menambah sedikit uang, konsumen tersebut bisa mendapatkan minuman yang lebih banyak.

Konsumen akan merasa terhindar dari potensi rugi karena perbedaan ukuran dan harga tersebut.

Sebagian konsumen pun seringkali akhirnya malah memutuskan untuk mengambil penawaran tersebut, dan upgrade minuman yang dipesan.

Dengan begitu, kamu sudah sukses melakukan upsell.


3. Strategi upsell setelah transaksi

Strategi upsell yang terakhir bisa kamu lakukan setelah proses penjualan, atau setelah konsumen melakukan transaksi.

Cara ini serupa dengan strategi sebelum penjualan, hanya saja target promosi bisnismu sudah lebih akurat dari sebelumnya.

Hal ini dikarenakan kamu telah mendapatkan informasi mengenai konsumen yang sebelumnya sudah bertransaksi dengan bisnismu.

Kamu bisa meminta kesediaan konsumen yang sudah bertransaksi untuk mengisi survei, mengisi informasi data diri, dan media kontak yang bisa dihubungi.

Kamu juga bisa meminta kesediaan mereka untuk mengikuti akun media sosial bisnis kopi milikmu.

Tentu saja kamu perlu menjelaskan keuntungan yang bisa mereka dapatkan ketika melakukan semua hal yang diminta di atas.

Misalnya seperti potongan harga khusus untuk konsumen yang sebelumnya pernah datang berkunjung.

Dengan begitu, kamu akan lebih mudah menjangkau para konsumen dan memberikan informasi-informasi promosi lainnya kepada mereka.

Termasuk informasi mengenai program promosi yang berpotensi menjadi strategi upsell bisnismu lainnya.


Sudah Siap Menerapkan Strategi Upsell pada Bisnis Kopi?

Itulah penjelasan singkat mengenai strategi upsell, dan bagaimana melakukannya secara optimal pada sebuah bisnis kopi.

Strategi ini bisa mulai dilakukan sebelum penjualan dan setelah transaksi terjadi.

Kuncinya adalah kamu perlu membangun hubungan yang baik dan intens terhadap setiap konsumen, dan juga terhadap calon konsumen.

Semoga bermanfaat!

. . .

Kalau kamu termasuk salah satu pelaku usaha kecil, online sellers, atau freelancers, KoinWorks punya satu solusi nih untuk semua kebutuhan keuangan kamu.

Mulai dari transfer antar bank tanpa biaya admin, pembuatan invoice & laporan keuangan, hingga ke akses yang fleksibel untuk mendapatkan pinjaman– semua ini khusus untuk mendukung usaha & bisnis kamu, dan bisa kamu dapatkan di KoinWorks NEO.

Yuk, cari tahu lebih banyak tentang KoinWorks NEO di sini!

[E-Book GRATIS] Dapatkan konten ekslusif seputar strategi bisnis di sini
DAFTAR SEKARANG!
Pilih E-book untuk kamu download.
Dalam Ebook ini mengulas:Cara mudah untuk pebisnis melakukan iklan Google Display Network berupa banner atau visual yang ampuh untuk meningkatkan penjualan.
Dalam Ebook ini mengulas:Membantu pebisnis mengetahui lebih banyak tentang performa promosi yang dilakukan di dunia digital terutamanya platform Facebook untuk menentukan audiens.
Dalam Ebook ini mengulas:Penggunaan Business Metrics/KPI yang tepat untuk melacak sejauh mana bisnis kita sudah berjalan dan seberapa banyak target dari usaha kita yang sudah tercapai.
Ingin tahu lebih lanjut, KoinWorks NEO mau kenalan sama kamu lebih dekat.
3 Strategi Upsell untuk Bisnis Kopi, Anti Gagal!

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​