Home » Strategi-bisnis » 5 Cara Mendapatkan Investor Baru untuk Bisnis Boba

5 Cara Mendapatkan Investor Baru untuk Bisnis Boba

5 Cara Mendapatkan Investor Baru untuk Bisnis Boba

Bagaimana cara mendapatkan investor baru untuk bisnis minuman boba yang kamu jalankan?

Dalam perjalanan sebuah bisnis, mungkin ada masanya di mana kamu sebagai seorang pemilik bisnis membutuhkan tambahan modal.

Modal tersebut bisa digunakan untuk mengembangkan bisnis atau meningkatkan aktivitas pemasaran, atau bahkan keduanya sekaligus.

Di sinilah peran investor baru akan kamu butuhkan.

Ini berlaku pada setiap jenis bisnis, loh. Tidak terkecuali pada bisnis food & beverage seperti bisnis minuman boba.

Lalu, bagaimana cara yang tepat untuk mendapatkan investor baru tersebut?


5 Cara Mendapatkan Investor Baru untuk Bisnis Boba

Peran investor dalam bisnis minuman boba merupakan hal yang cukup penting untuk melakukan akselerasi pertumbuhan bisnis, menjaga arus kas, serta menambah variasi produk melalui inovasi.

Kamu harus mengetahui cara mendapatkan investor baru untuk pengembangan bisnis minuman tersebut, sehingga ekspansi bisnismu dapat terus berjalan.

Nah, berikut adalah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menarik minat investor baru, agar mau berinvestasi pada bisnis minuman boba yang kamu miliki.

Yuk, disimak!


1. Return

Hal pertama yang dilihat oleh investor pada bisnismu adalah berapa cepat & berapa besar bisnismu bisa mengembalikan modal yang mereka tanam.

Misalnya, jika modal awal yang investor berikan adalah sebesar Rp100.000.000,00, maka investor memiliki ekspektasi untuk mendapatkan kembali modal tersebut sebesar 10 kali lipat dalam 5 tahun ke depan.

Untuk mendapatkan perhatian investor, kamu harus bisa membuktikan bahwa bisnismu memang mampu melipatgandakan modal tersebut.

Hal ini dapat kamu lakukan dengan menunjukkan hasil dari pertumbuhan bisnismu, atau bisnis lain yang kamu kelola selama beberapa tahun terakhir.

Nilai pertumbuhan yang semakin besar tentu akan semakin meyakinkan investor.

Namun, investor juga cukup bersedia mempertimbangkan untuk berinvestasi pada bisnis yang tidak terlalu besar, terutama bila produk bisnis tersebut mungkin memiliki tren keuntungan yang besar di tahun-tahun mendatang.


2. Fairness

Faktanya, banyak bisnis yang menawarkan valuasinya terlalu tinggi kepada para investor.

Salah satu faktor penyebabnya adalah tingkat fairness yang kurang baik.

Maksudnya, kamu menilai bisnis kamu dengan cukup tinggi, tetapi sebenarnya kamu memiliki angka penjualan yang tidak setinggi itu.

Contoh aspek fairness yang baik adalah bila bisnis minuman boba milikmu memiliki ide menu minuman rendah gula sebagai solusi minuman manis tren Gen-Z yang tidak menyebabkan penyakit.

Kemudian, kamu juga sudah sering dan telah sukses menjual produk tersebut kepada orang-orang di sekitar, dan mereka sering memesan karena memang menyukainya.

Sehingga, kamu bisa mematok nilai bisnismu maksimal sebesar Rp15.000.000,00 dan investor mendapatkan 20% dari keseluruhan total nilai bisnis.

Oleh karena itu, investor dapat berinvestasi hanya dengan sebesar Rp3.000.000,00 saja.


3. Etos kerja

Salah satu hal yang diperhatikan oleh calon investor pastinya adalah etos kerja kamu dan tim lainnya dalam bekerja menjalankan bisnis minuman boba sehari-hari.

Apakah budaya kerja di tempat tersebut bisa dikatakan baik?

Atau malah sering melakukan kesalahan, dan tidak profesional?

Bagaimana dengan aktivitas & keputusan yang dikeluarkan pihak manajemen?

Apa relevan & memiliki dampak yang baik, atau malah sebaliknya?

Kamu dan para karyawan sebaiknya bisa mulai berbenah diri & segera meningkatkan pelayanan terhadap konsumen, jika sebelumnya kamu merasa kurang profesional dalam menjalani bisnis tersebut.

Jika ada kesempatan, kamu pun bisa mengadakan pelatihan, atau mengirim karyawan ke lembaga pelatihan, untuk meningkatkan keahlian serta kompetensi mereka.

Misalnya, keahlian sebagai akuntan bisnis dalam menggunakan program komputer tertentu, atau keahlian sebagai peracik minuman boba.

Etos kerja yang baik akan semakin meyakinkan investor bahwa bisnismu memang bisa berkembang pesat dan mendatangkan keuntungan.


4. Referensi

Networking dalam berbisnis juga termasuk hal yang cukup penting.

Pasalnya, jika ada pelaku bisnis atau orang ternama yang memang merekomendasikan bisnismu kepada para investor, ini akan memperbesar kesempatanmu mendapatkan investor baru.

Maka dari itu, kamu perlu membangun image yang baik, dan memperluas networking kepada orang-orang yang berintegritas tinggi. Hal ini penting agar bisnis minumanmu bisa direkomendasikan oleh mereka.

Sebagai contoh, kamu memiliki bisnis minuman boba yang mengusung konsep minuman  rendah gula atau bahkan tanpa gula, namun tetap manis.

Kemudian, bisnis kamu laris di pasaran hingga mendapatkan review dari pakar gizi atau dokter yang memahami hal tersebut secara cuma-cuma.

Maka, ketika calon investor mengetahui hal tersebut, mereka akan memiliki ketertarikan untuk berinvestasi kepada bisnis minuman boba milikmu.


5. Ide bisnis

Hal terakhir yang cukup penting, dan bisa dibilang inti dari strategi mendapatkan investor, adalah dengan memiliki ide bisnis yang unik & profitable.

Tentu para investor tidak sembarangan memilih bisnis hanya karena bisnis tersebut banyak pembeli dan sedang ramai dibicarakan oleh orang banyak.

Mereka akan melihat valuasi dan potensi bisnis tersebut ke depannya.

Ide bisnis harus dipersiapkan dengan baik, di antaranya dengan membuat model bisnis yang lengkap, membuat solusi yang ingin bisnismu paparkan, serta gambaran produk yang jelas.

Misalnya, bisnis Street Boba Indonesia memiliki ide bisnis minuman boba dengan nuansa Jepang dan karakter unik.

Mereka hadir dengan menawarkan solusi penyediaan minuman boba, dengan variasi menu bertema Jepang beserta karakter unik pada kemasannya.

Kamu bisa melihatnya dari menu yang ditawarkan, antara lain Saitama Saida, Fuji Kokonatsu, Saitama Miruku, dan Harajuku Milk Tea, dan masih banyak lagi.

Ide bisnis inilah yang menjadi daya tarik bagi para investor untuk berinvestasi pada Street Boba.

Mengapa demikian?

Karena Street Boba memiliki ide yang unik, dan berpotensi mendapatkan target pasar yang luas serta angka penjualan yang tinggi dalam beberapa tahun ke depan.


Sudah Siap Mendapatkan Investor Baru untuk Bisnis Boba?

Itulah beberapa cara yang bisa kamu lakukan dalam menarik investor baru untuk bisnis minuman boba.

Mulai dari aspek return fairness dari bisnismu, etos kerja dari tim di lapangan, referensi dari lingkungan bisnis yang berintegritas, hingga ke inti ide bisnis yang profitable.

Semoga bermanfaat!

. . .

Kalau kamu termasuk salah satu pelaku usaha kecil, online sellers, atau freelancers, KoinWorks punya satu solusi nih untuk semua kebutuhan keuangan kamu.

Mulai dari transfer antar bank tanpa biaya admin, pembuatan invoice & laporan keuangan, hingga ke akses yang fleksibel untuk mendapatkan pinjaman– semua ini khusus untuk mendukung usaha & bisnis kamu, dan bisa kamu dapatkan di KoinWorks NEO.

Yuk, cari tahu lebih banyak tentang KoinWorks NEO di sini!

[E-Book GRATIS] Dapatkan konten ekslusif seputar strategi bisnis di sini
DAFTAR SEKARANG!
Pilih E-book untuk kamu download.
Dalam Ebook ini mengulas:Cara mudah untuk pebisnis melakukan iklan Google Display Network berupa banner atau visual yang ampuh untuk meningkatkan penjualan.
Dalam Ebook ini mengulas:Membantu pebisnis mengetahui lebih banyak tentang performa promosi yang dilakukan di dunia digital terutamanya platform Facebook untuk menentukan audiens.
Dalam Ebook ini mengulas:Penggunaan Business Metrics/KPI yang tepat untuk melacak sejauh mana bisnis kita sudah berjalan dan seberapa banyak target dari usaha kita yang sudah tercapai.
Ingin tahu lebih lanjut, KoinWorks NEO mau kenalan sama kamu lebih dekat.
5 Cara Mendapatkan Investor Baru untuk Bisnis Boba

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​