Home » Strategi-bisnis » 4 Cara Tentukan Target Omzet & Profit Bisnis Pakaian Anak

4 Cara Tentukan Target Omzet & Profit Bisnis Pakaian Anak

4 Cara Tentukan Target Omzet & Profit Bisnis Pakaian Anak

Bagi seorang pemula, kamu mungkin bingung bagaimana menentukan omzet & profit pada bisnis pakaian anak.

Pengaturan omzet dan profit dalam bisnis pakaian anak sebaiknya kamu lakukan secara berkala.

Hal ini penting untuk mengetahui arus keuangan pada bisnis pakaian anak yang sedang kamu jalankan; apakah sudah tepat atau belum.

Oleh sebab itu, kamu perlu menerapkan beberapa cara untuk menentukan target omzet dan profit yang baik.


4 Cara Tentukan Target Omzet & Profit Bisnis Pakaian Anak

Omzet adalah jumlah pendapatan total yang kamu dapatkan dalam penjualan pakaian anak.

Sementara itu, profit adalah keuntungan yang kamu hitung dari total omzet, setelah kamu kurangi dengan biaya pengeluaran operasional.

Nah, berikut ini adalah beberapa cara yang tepat untuk mengatur target omzet dan profit dalam bisnis pakaian anak:


1. Menghitung pengeluaran bisnis

Perhitungan pengeluaran yang detail merupakan aspek penting dalam manajemen omzet dan profit bisnis pakaian anak.

Perhitungan pengeluaran ini bisa kamu lakukan secara berkala, yaitu harian, mingguan, bulanan, dan lain sebagainya.

Berdasarkan penjelasan dari Harga Pokok Produksi (HPP), pengeluaran produksi dalam suatu bisnis bisa kamu bagi menjadi beberapa kategori, yaitu pengeluaran awal produksi, pengadaan bahan, saat produksi, hingga barang siap jual.

Hal ini bisa kamu adaptasi dalam perhitungan dan klasifikasi biaya pengeluaran dalam bisnis pakaian anak.

Sebagai contoh, kamu memiliki alokasi pengeluaran awal produksi sebesar Rp87.000.000,00.

Pengeluaran awal produksi tersebut kamu gunakan untuk pembelian kebutuhan produksi, antara lain:

  • Mesin jahit Rp9.200.000,00 untuk 8 buah mesin
  • Mesin obras Rp16.000.000,00 untuk 4 buah mesin
  • Plastik packaging sablon custom Rp950.000,00 untuk 1.000 item
  • Tag pakaian anak Rp250.000,00 untuk 1.000 item
  • Biaya tenaga kerja Rp60.000.000,00 untuk 15 pegawai

Kemudian, untuk contoh biaya pengadaan bahan, kamu telah menganggarkan biaya sebesar Rp11.000.000,00 untuk satu kali periode produksi, atau satu bulan.

Biaya tersebut kamu gunakan untuk membeli bahan baku pakaian anak yang meliputi:

  • Pembelian kain katun Rp9.250.000,00 untuk 10 roll
  • Benang jahit Rp1.650.000,00 untuk 100 roll

Selanjutnya, untuk biaya ketika produksi pakaian anak, kamu membutuhkan biaya operasional, yaitu listrik untuk menjalankan mesin jahit.

Sebagai contoh, kamu mengalokasikan Rp1.000.000,00 untuk setiap bulannya.

Kemudian, untuk biaya yang harus kamu keluarkan ketika barang sudah siap jual adalah meliputi biaya promosi dan pemasaran.

Kamu bisa menganggarkan sebesar Rp5.000.000,00 untuk kebutuhan promosi dan pemasaran.


2. Menghitung omzet bisnis

Sesuai dengan penjelasan sebelumnya, omzet merupakan total pendapatan yang kamu dapatkan dari bisnis penjualan pakaian anak.

Misalnya, dengan contoh biaya pengeluaran yang sebelumnya, kamu mampu memproduksi 1.000 potong pakaian anak setiap bulannya dengan berbagai ukuran.

Penentuan jumlah produksi tersebut merupakan jumlah minimal atau target produksi yang harus kamu capai.

Dari hasil produksi tersebut, kamu akan menjual pakaian anak yang kamu produksi dengan harga yang beragam, mulai dari Rp50.000,00 hingga Rp200.000,00, tergantung pada model dan ukuran.

Jika mengacu pada kapasitas jumlah produksi sebanyak 1.000 potong pakaian, maka besar target omzet yang harus kamu capai adalah Rp50.000.000,00 hingga Rp200.000.000,00, dengan nilai tengah sebesar Rp125.000.000,00.


3. Menghitung profit bisnis

Sementara itu, profit merupakan hasil perhitungan omzet penjualan setelah kamu kurangi dengan biaya produksi pada poin pertama.

Berdasarkan contoh perhitungan sebelumnya, total pengeluaran produksi adalah sebesar Rp104.000.000,00, dengan nilai tengah omzet penjualan per bulan sebesar Rp125.000.000,00.

Dari contoh tersebut, maka nilai profit yang akan kamu dapatkan adalah total omzet dikurangi dengan biaya produksi, atau sebesar Rp21.000.000,00 untuk satu kali periode produksi.

Hasil profit tersebut bisa kamu gunakan untuk mengembangkan lagi bisnis pakaian anak yang kamu miliki.

Pengembangan bisnis tersebut bisa kamu lakukan dengan meningkatkan jumlah produksi atau pengembangan model pakaian anak yang baru.


4. Menghitung penjualan produk pakaian anak

Perhitungan penjualan juga merupakan aspek penting dalam manajemen target omzet dan profit.

Perhitungan sebelumnya merupakan target yang harus kamu capai, dan besaran profit yang mungkin kamu dapatkan dari hasil penjualan bisnis pakaian anak.

Untuk membuat target omzet dan besaran profit tersebut menjadi lebih real atau nyata, kamu perlu melakukan perhitungan penjualan dalam bisnis pakaian anak.

Perhitungan penjualan dapat kamu lakukan dengan mencatat item apa saja yang telah terjual, dan berapa jumlahnya.

Sebagai contoh, dari hasil produksi tersebut, kamu mampu melampaui target produksi hingga mencapai 1.500 potong pakaian, untuk satu kali periode produksi.

Dari total item tersebut, kamu mampu menghasilkan 5 model pakaian dengan besaran harga yang variatif.

Pada saat penjualan, ternyata produk kamu terjual 1.200 potong dengan rincian sebagai berikut:

  • 200 produk pakaian anak dengan harga Rp50.000,00
  • 100 produk pakaian anak dengan harga Rp75.000,00
  • 350 produk pakaian anak dengan harga Rp100.000,00
  • 400 produk pakaian anak dengan harga Rp150.000,00
  • 150 produk pakaian anak dengan harga Rp200.000,00

Berdasarkan uraian detail penjualan tersebut, maka omzet penjualan yang kamu dapatkan untuk satu kali periode produksi adalah sebesar Rp142.500.000,00.

Dari jumlah tersebut, maka profit yang kamu dapatkan dari bisnis penjualan pakaian anak adalah sebesar Rp38.500.000,00.


Yuk, Segera Tentukan Target Omzet dan Profit di Bisnis Pakaian Anak!

Beberapa cara pengaturan target omzet dan profit dalam bisnis pakaian anak tersebut dapat kamu terapkan, bahkan jika kamu memulainya dalam industri rumah tangga sekalipun.

Besaran biaya-biaya tersebut bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan dan target yang kamu telah kamu tetapkan nanti.

Semoga bermanfaat!

. . .

Kalau kamu termasuk salah satu pelaku usaha kecil, online sellers, atau freelancers, KoinWorks punya satu solusi nih untuk semua kebutuhan keuangan kamu.

Mulai dari transfer antar bank tanpa biaya admin, pembuatan invoice & laporan keuangan, hingga ke akses yang fleksibel untuk mendapatkan pinjaman– semua ini khusus untuk mendukung usaha & bisnis kamu, dan bisa kamu dapatkan di KoinWorks NEO.

Yuk, cari tahu lebih banyak tentang KoinWorks NEO di sini!

[E-Book GRATIS] Dapatkan konten ekslusif seputar strategi bisnis di sini
DAFTAR SEKARANG!
Pilih E-book untuk kamu download.
Dalam Ebook ini mengulas:Cara mudah untuk pebisnis melakukan iklan Google Display Network berupa banner atau visual yang ampuh untuk meningkatkan penjualan.
Dalam Ebook ini mengulas:Membantu pebisnis mengetahui lebih banyak tentang performa promosi yang dilakukan di dunia digital terutamanya platform Facebook untuk menentukan audiens.
Dalam Ebook ini mengulas:Penggunaan Business Metrics/KPI yang tepat untuk melacak sejauh mana bisnis kita sudah berjalan dan seberapa banyak target dari usaha kita yang sudah tercapai.
Ingin tahu lebih lanjut, KoinWorks NEO mau kenalan sama kamu lebih dekat.
4 Cara Tentukan Target Omzet & Profit Bisnis Pakaian Anak

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​