Ini 9 Etika dalam Menjalankan Bisnis Perlengkapan Bayi

Bagaimana etika yang tepat dalam menjalankan sebuah bisnis perlengkapan bayi?

Etika dalam menjalankan sebuah bisnis merupakan suatu hal yang wajib kamu jaga & lakukan.

Ini berlaku tidak cuma untuk pemilik bisnis, namun juga untuk seluruh stakeholder yang ada dalam bisnis tersebut.

Etika sendiri terhitung sebagai aturan yang tidak tertulis. Apabila melanggarnya, tentu lingkungan sekitar akan bereaksi, dan memberi sanksi.

Jika dalam ranah bisnis, pelanggaran etika dapat menyebabkan sebuah bisnis menjadi kalah dalam persaingan, merugi, hingga bangkrut.

Mengetahui hal tersebut, kamu sebagai pelaku bisnis perlengkapan bayi tentunya tidak menginginkan hal-hal tersebut menimpa bisnismu, bukan?


Apa itu Etika Menjalankan Bisnis?

Sebelum menginjak pembahasan mengenai apa saja etika dalam menjalankan bisnis, lebih baik ketahui terlebih dahulu pengertiannya.

Dengan begitu, kamu yang awam dengan hal ini bisa lebih mengerti dan memahaminya.

Jadi, etika bisnis merupakan suatu aturan tidak tertulis terkait lazim tidaknya menjalankan bisnis.

Cakupan etika bisnis meliputi seluruh aktivitas bisnis itu sendiri, termasuk perusahaan, individu, hingga masyarakat.

Bisnis perlengkapan bayi yang mampu memberi contoh pada stakeholder-nya mengenai etika bisnis yang baik, bisa memberikan nilai pada mereka mengenai perilaku baik maupun norma yang harus mereka jalankan.

Sementara itu, pengertian dari etika sendiri merupakan suatu norma atau aturan yang seseorang gunakan sebagai acuan dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat. Intinya, aturan tidak tertulis ini mengikat perilaku baik maupun buruk.

Dalam dunia bisnis, etika dijadikan sebuah acuan agar para stakeholder di dalamnya dapat menjalankan porsi peran masing-masing, berdasarkan asas profesionalitas. Semakin beretika suatu bisnis, maka semakin baik performa maupun kualitas pekerjaannya.


9 Etika dalam Menjalankan Bisnis Perlengkapan Bayi

Nah, supaya perjalanan bisnis perlengkapan bayi milikmu bisa lancar, dan menekan potensi kendala yang akan terjadi di waktu mendatang, lebih baik perhatikan dan terapkan etika-etika dalam menjalankan bisnis di bawah ini.

Silakan disimak!


1. Bersikap jujur dan transparan

Etika menjalankan bisnis yang pertama, dan wajib bisnismu lakukan adalah jujur.

Dengan bersikap jujur, maka bisnismu akan terbebas dari “lingkaran setan”, yang berarti sibuk menutupi kebohongan satu dengan kebohongan lainnya sehingga tidak akan habis.

Jujur pun berguna untuk mendapatkan kepercayaan dari orang lain, entah itu rekan kerja, rekan bisnis, hingga masyarakat yang terdiri atas target pasar dan konsumen.

Semakin meningkat kepercayaan pada bisnismu, maka akan semakin baik reputasinya.

Untuk konsisten bersikap jujur sendiri tidak sulit, biasakan dari berkomunikasi tanpa menutupi fakta yang ada. Mulai dari berbicara, melakukan pemasaran, promosi, utang piutang usaha, dan keseluruhan aspek yang ada dalam bisnis perlengkapan bayi.


2. Mengesampingkan ego

Sumber daya manusia yang ada dalam bisnis perlengkapan bayi sebaiknya tidak mengedepankan ego pribadi masing-masing.

Jadi, wajib untuk berpikir panjang dan tidak menunjukkan sikap maupun perilaku kekanak-kanakan.

Dengan begini, maka sesama rekan kerja hingga masyarakat bisa memberi nilai baik pada bisnis perlengkapan bayi milikmu. Selain itu, mereka juga dapat menganggap profesionalitas bisnismu tidak main-main, dan bisa diandalkan.


3. Bersikap baik

Tingkah laku merupakan suatu etika bisnis yang paling krusial.

Hal ini disebabkan bahwa sikap baik dapat orang-orang lihat dan rasakan secara langsung. Mengetahui fakta ini, maka sebaiknya tunjukkan sikap baik secara konsisten dalam berbisnis.


4. Berpakaian yang rapi & sopan

Dalam menjalankan aktivitas operasional bisnis perlengkapan bayi, hingga bertemu rekan bisnis, target pasar, atau konsumen, usahakan untuk mengenakan pakaian yang sopan, pantas, serta menjaga kerapian.

Jadi, jangan sampai menggunakan pakaian yang tidak pantas, misalnya celana pendek, celana yang sudah robek, dan sejenisnya.

Ini berlaku untuk seluruh orang yang terlibat dalam bisnis perlengkapan bayi milikmu, dari posisi tertinggi hingga terendah.


5. Memperkenalkan diri

Kalau etika bisnis satu ini lebih ditujukan untuk karyawan ketika berhadapan dengan pihak eksternal, entah itu rekan bisnis perlengkapan bayi, target pasar, hingga para konsumen setia.

Identitas yang dimaksud ini adalah nama, namun bisa juga menyebut jabatan jika terdapat kondisi tertentu yang memerlukannya. Seperti ketika meeting dengan mitra kerja, atau saat tengah akan menangani masalah yang konsumen alami.


6. Menggunakan tata bahasa yang baik

Penggunaan tata bahasa yang baik pun termasuk dalam etika berbisnis.

Jadi, para stakeholder bisnis perlengkapan bayi harus menghindari penggunaan bahasa yang tidak sopan, terkesan kasar, menyindir, mengandung SARA, dan obrolan bersifat pribadi.


7. Menjaga sopan santun

Bisnis perlengkapan bayi yang profesional dan beretika pastinya memiliki karyawan yang menjaga sopan santun.

Terutama dalam menghadapi pihak eksternal pada kesan pertama. Kesan pertama akan selalu teringat oleh pihak eksternal tersebut.

Jika saat pertama kali berkomunikasi sudah memberikan kesan buruk, maka bisa berlanjut menjadi bias untuk pertemuan-pertemuan berikutnya.


8. Berdiri ketika memperkenalkan diri

Selain menyebutkan identitas seperti nama dan jabatan, berdiri pun perlu saat memperkenalkan diri.

Usahakan untuk menatap lawan bicara ketika berkenalan, dan tentunya tidak melupakan jabatan tangan.


9. Mengucapkan 3 kata ajaib

“Maaf”, “Terima kasih”, dan “Tolong” merupakan tiga kata ajaib yang harus kamu ingat dan terapkan sesuai kondisi.

Dengan begini, maka orang-orang bisa memahami bahwa bisnis perlengkapan bayi milikmu sangat menghargai sesama.


Sudahkah Menjalankan Etika Bisnis dengan Benar?

Itulah ulasan singkat mengenai beberapa etika dalam menjalankan bisnis perlengkapan bayi yang sedang kamu rintis.

Mulai dari bersikap jujur dan profesional, hingga selalu bersikap baik dan sopan kepada semua orang yang ada di bisnis tersebut.

Semoga bermanfaat!

. . .

Kalau kamu termasuk salah satu pelaku usaha kecil, online sellers, atau freelancers, KoinWorks punya satu solusi nih untuk semua kebutuhan keuangan kamu.

Mulai dari transfer antar bank tanpa biaya admin, pembuatan invoice & laporan keuangan, hingga ke akses yang fleksibel untuk mendapatkan pinjaman– semua ini khusus untuk mendukung usaha & bisnis kamu, dan bisa kamu dapatkan di KoinWorks NEO.

Yuk, cari tahu lebih banyak tentang KoinWorks NEO di sini!


KoinWorks NEO Lead Gen Form
Kelola Bisnis Lebih Cepat dan Mudah.
Yuk, Daftar Menjadi Bagian dari KoinWorks NEO Sekarang!
Apakah Bentuk Usahamu Saat Ini?

Dapatkan berbagai informasi seputar lainnya hanya di KoinWorks.

Tentang Penulis
Gina Valerina

Gina Valerina

Gina began her professional journey within the realm of finance, accumulating a wealth of invaluable insights and hands-on experiences. Building upon this extensive background, she uses her expertise to carefully create informative articles. Each article is born from in-depth research and her unwavering dedication to providing her audience with well-verified insights.
Kalkulator finansial untuk hitung kebutuhan kamu

Hitung semua keperluan finansial kamu cukup di satu tempat

Panduan Bisnis untuk Usahamu
[Download Ebook] 7 Tanda Bisnis Kamu Butuh Pinjaman Usaha
[Download Ebook] 7 Tanda Bisnis Kamu Butuh Pinjaman Usaha
Strategi Bisnis Untuk Raih Untung Maksimal di Ramadan 2022
[Download Ebook] Strategi Bisnis untuk Raih Untung Maksimal di Ramadan 2022
[Download Ebook] Strategi Bisnis untuk Raih Untung Maksimal di Ramadan 2022
Kiat Cerdas Mencapai Kebebasan Finansial ebook cover
[Download Ebook] Kiat Cerdas Mencapai Kebebasan Finansial
[Download Ebook] Kiat Cerdas Mencapai Kebebasan Finansial
E-Book Gratis

Bacaan pilihan untuk kamu, para pejuang mimpi

Punya uang Rp.100 Ribu? Mulai pendanaan sekarang dan dapatkan keuntungan hingga 14,5%.