Strategi Mengatasi Penurunan Penjualan dalam Bisnis Petshop

Kondisi penurunan penjualan bisnis petshop bisa terjadi kapan saja dan disebabkan oleh banyak sekali faktor yang mungkin ada di luar kendali. Oleh karena itu, untuk bisa mengatasi penurunan penjualan bisnis petshop dan mempertahankan bisnis, kamu harus memiliki strategi yang baik. Lalu, apa saja strategi untuk mengatasinya? 

Strategi Mengatasi Penurunan Penjualan dalam Bisnis Petshop

Salah satu dampak yang paling fatal dari penurunan penjualan adalah kebangkrutan. Agar dapat menghindarinya, berikut adalah strategi untuk mengatasi penurunan penjualan dalam bisnis petshop yang bisa kamu lakukan:

Melakukan Evaluasi

Strategi pertama yang bisa kamu lakukan dan merupakan kunci untuk dapat memperbaiki bisnis adalah evaluasi. Evaluasi akan berguna untuk mengetahui riwayat penjualan serta mengetahui faktor yang menjadi penyebab penurunan penjualan.

Misalnya, pada saat melakukan evaluasi kamu menemukan bahwa jenis produk baru yang kamu jual saat ini justru tidak diminati oleh konsumen. Kamu bisa mencoba mencari tahu apa yang membuat produk tersebut tidak disukai dengan cara membuat survey.

Survey bisa kamu lakukan secara langsung atau melalui web yang disebarkan lewat media sosial atau komunitas. Contohnya, kamu membuat CSAT yang bisa diisi konsumen saat berbelanja di tempat atau menggunakan SurveyMonkey yang bisa disebarkan online khusus untuk konsumen yang sudah melakukan pembelian.

Akhirnya, kamu mengetahui bahwa produk tersebut tidak diminati, karena kebanyakan konsumen masih asing dengan mereknya hingga mereka menjadi ragu. Maka hal yang bisa kamu lakukan adalah dengan cara memberikan informasi seputar produk untuk meyakinkan konsumen, bahwa produk tersebut baik untuk peliharaan.

Menunjukkan Kredibilitas

Strategi selanjutnya adalah menunjukkan kredibilitas. Konsumen pasti ingin yang terbaik untuk peliharaan kesayangannya. Karena itu, sebagai pelaku bisnis petshop, kamu harus memiliki pengetahuan yang luas seputar perawatan hewan yang baik dan benar.

Bayangkan jika kamu memberikan layanan penitipan hewan. Namun, kamu justru mengecewakan konsumen, karena kamu tidak mampu merawat hewan peliharaan mereka dengan baik dan membuat hewan stres. Tentu saja konsumen tersebut akan berpikir dua kali untuk menggunakan pelayanan petshop milikmu kembali. 

Bahkan kemungkinan terburuknya akan terjadi word of mouth tentang buruknya pelayanan yang diberikan, petshop pasti akan semakin mengalami penurunan penjualan. Agar dapat menghindarinya, kamu bisa menunjukkan kredibilitas. Caranya adalah dengan memiliki pegawai profesional.

Ketika merekrut pegawai, pastikan mereka sudah memiliki pengalaman merawat hewan dan pengetahuan tentang produk-produk untuk hewan. Pastikan pegawai mampu memberikan layanan yang memuaskan agar petshop mendapatkan penilaian yang baik di mata konsumen.

Cara untuk menemukan pegawai berpengalaman adalah dengan membuka lowongan kerja resmi di berbagai platform khusus, seperti Jobstreet dan Indeed. Cantumkan kewajiban untuk melampirkan CV dan sertifikat khusus, seperti sertifikat groomer. Kemudian, lakukan wawancara dan tes seputar pengetahuan keperawatan hewan.

Menganalisa Kebutuhan Konsumen

Bisnis petshop adalah jenis bisnis yang sangat bergantung pada kebutuhan konsumen, jika tidak sesuai, tentu saja kamu akan mengalami kerugian dan penurunan penjualan. Kamu bisa mulai melakukan analisa kebutuhan konsumen dari daerah sekitar tempat bisnis.

Contohnya, kamu cenderung menyediakan banyak produk yang ditujukan untuk kucing. Namun, ternyata di lingkungan sekitar lebih banyak orang orang memelihara anjing dibandingkan kucing. Karena itu, kamu bisa menambahkan lebih banyak produk kebutuhan anjing. Misalnya dog food, knotted bone, kandang, kalung, dan tali.

Melakukan Promosi di Media Sosial

Sekarang ini, salah satu alat pemasaran yang paling efektif adalah media sosial. Di media sosial, kamu juga bisa menggunakan ads agar dapat menjangkau konsumen yang lebih luas. 

Kamu bisa memilih jenis media sosial dengan jangkauan iklan yang luas. Menurut Databoks, Facebook memiliki jangkauan iklan sebesar 26,7% dari total penggunanya dan jangkauan Instagram adalah sebesar 18,7%. Kedua media sosial ini bisa kamu manfaatkan untuk melakukan promosi bisnis petshop milikmu.

Jenis promo yang bisa kamu lakukan bisa berupa giveaway, promo buy 1 get 1, flash sale, dan lainnya. Jika kamu tertarik untuk menggunakan ads di media sosial, maka terdapat biaya yang harus kamu siapkan. 

Instagram Ads menetapkan tarif mulai dari Rp 25 ribu untuk satu iklan per hari. Sedangkan Facebook Ads menetapkan tarif mulai dari Rp 10 ribu rupiah untuk satu iklan per hari. Semakin banyak biaya yang kamu keluarkan, maka semakin luas jangkauan iklan.

Membangun Interaksi dan Komunikasi

Terakhir adalah membangun interaksi dan komunikasi dengan konsumen dan calon konsumen. Cara yang bisa kamu lakukan adalah dengan mengikuti berbagai komunitas hewan, mengikuti event, dan lainnya. 

Melalui komunitas, kamu bisa membangun hubungan baik dan sekaligus melakukan promosi. Misalnya, kamu bergabung menjadi anggota dari Komunitas Pecinta Kucing Indonesia atau KOMPASI (Komunitas Pecinta Anjing Seluruh Indonesia) di Facebook.

Di dalam komunitas tersebut kamu bisa memberikan tips perawatan dan merekomendasikan produk yang berasal dari usahamu sendiri.

Sudah Tahu Apa Saja Strategi Mengatasi Penurunan Penjualan?

Nah, itu adalah beberapa strategi yang bisa kamu terapkan untuk mengatasi penurunan penjualan dalam bisnis petshop. Dalam kondisi sulit seperti penurunan penjualan sekalipun, roda pergerakan bisnis harus tetap berjalan agar bisnis bisa tetap mendapat keuntungan.

Karena itu, dengan adanya strategi yang baik, akan sangat membantu kamu mengatasi permasalahan tersebut. Semoga informasi di atas dapat membantu kamu dan semoga berhasil!


Untuk para pelaku usaha kecil dan menengah, online sellers, dan freelancers. Kamu bisa lihat artikel lainnya di KoinWorks untuk dapatkan insight positif bagaimana cara berbisnis!

Nikmati kemudahan transaksi bisnis dan keuangan kamu dalam satu aplikasi hanya di KoinWorks NEO!

Lukito Wijaya

Download aplikasi KoinWorks dan mulai kembangkan asetmu sekarang!

Artikel Terkait

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​