9 Masalah Keuangan UMKM, Penyebab dan Solusinya

·
4 menit
Masalah Keuangan UMKM

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan sebutan bagi usaha yang dibangun oleh individu, badan usaha kecil ataupun rumah tangga. Minimnya informasi akan pengelolaan bisnis sering menimbulkan masalah termasuk masalah keuangan UMKM.

Meskipun dibangun dengan skala kecil, tapi UMKM memiliki dampak besar bagi perekonomian di satu negara termasuk Indonesia.

Semakin banyak UMKM yang berkembang di Indonesia maka akan semakin banyak peluang kerja yang tercipta.

Hal ini tentunya bagus mengingat angka pengangguran di Indonesia masih cukup tinggi.

Untuk membantu para pejuang UMKM untuk mengatasi masalah keuangan UMKM, berikut ini adalah beberapa masalah keuangan UMKM yang sering terjadi beserta solusi penanganannya:


1. Tanpa Rencana Anggaran

Masalah keuangan UMKM yang pertama dan sering terjadi adalah para wirausahawan tidak membuat rencana anggaran yang matang.

Perlu diketahui, meskipun kamu membangun bisnis dalam skala kecil tapi rencana anggaran tetaplah dibutuhkan.

Beberapa poin yang harus ada di dalam rencana anggaran antara lain modal usaha yang dimiliki, biaya operasional, biaya promosi, biaya kewajiban dan biaya-biaya lainnya tergantung dari jenis usaha yang akan kamu jalani.

Selain itu, melalui rencana anggaran kamu juga akan mengetahui mana pengeluaran wajib dan mana pengeluaran yang bisa kamu tunda.

Jangan terlalu menggebu-gebu ketika memulai sebuah usaha, karena sebuah usaha sejatinya harus dijalankan dengan strategi yang matang.


2. Tanpa Mentor

Apabila kamu mengenal seseorang yang telah sukses membangun bisnisnya, tidak ada salahnya untuk menjadikan orang tersebut menjadi mentor bisnismu.

Mengapa mentor menjadi penting?

Karena belajar dari seorang mentor yang terjun langsung di bidang tertentu dengan belajar melalui buku akan mendatangkan hasil yang berbeda.

Apabila kamu memiliki mentor secara langsung, kamu bisa langsung berdiskusi terkait rencana bisnismu dan juga masalah apa yang sedang kamu hadapi.

Begitu banyak bisnis yang gagal hanya karena sang pemilik bisnis enggan untuk belajar dari para mentor.

Jadi, apabila kamu memiliki kesempatan untuk belajar langsung dari mentor sebaiknya kamu jangan menyia-nyiakan kesempatan tersebut.

Hal ini bagus untuk mencegah masalah keuangan UMKM melanda bisnismu.


3. Kurang Inovasi

Percaya atau tidak, inovasi menjadi suatu hal yang penting bagi setiap usaha.

Pada dasarnya, konsumen selalu mencari suatu hal yang baru dari setiap produk.

Untuk itu, inovasi produk menjadi hal yang paling utama.

Selain itu, inovasi lain yang harus kamu perhatikan adalah inovasi strategi, baik strategi pemasaran, strategi distribusi ataupun strategi lainnya.

Memang, dalam berbisnis kamu harus jeli terhadap minat dan kebutuhan dari konsumen dan juga calon konsumen.

Dengan begitu, kamu bisa hadir untuk memenuhi kebutuhan dari para konsumen dan calon konsumen tersebut.


4. Tidak Ada Evaluasi

Masalah keuangan UMKM yang berikutnya terjadi karena tidak adanya evaluasi bisnis.

Evaluasi merupakan kegiatan untuk mencari tahu apa yang menjadi kekurangan dan kelebihan dari bisnis yang sedang kamu jalani.

Melalui evaluasi, kamu bisa memahami bagian mana saja yang harus diperbaiki, ditingkatkan ataupun dipertahankan.

Sering kali bisnis mengabaikan keberadaan evaluasi dengan alasan tidak ada waktu untuk melakukannya.

Evaluasi tidak perlu dilakukan setiap minggu, karena melakukan evaluasi satu bulan sekali saja sudah cukup baik.

Selain itu, kamu juga bisa melakukan analisis pasar dan riset terhadap pesaing untuk mendukung kegiatan evaluasimu.

Kamu bisa melihat apa kekurangan dari para pesaing kemudian mengubahnya menjadi kelebihan yang bisnis kamu memiliki.

Percayalah, kegiatan evaluasi mampu menghindarkan kamu dari masalah keuangan UMKM yang sering melanda.


5. Tidak Ada Laporan Keuangan

Tahukah kamu mengapa laporan keuangan penting bagi sebuah perusahaan?

Ya, karena melalui laporan keuangan kamu bisa melihat seberapa banyak modal yang telah kamu keluarkan, seberapa banyak keuntungan yang kamu dapatkan dan juga informasi-informasi lain yang berguna untuk mengatur strategi bisnis ke depan.

Meskipun laporan keuangan memiliki fungsi yang penting, tapi sayangnya masih banyak UMKM yang mengabaikan laporan keuangan.

Sebagian dari mereka berpikir melakukan pencatatan pengeluaran dan pemasukan saja sudah cukup.

Tapi sebenarnya, laporan keuangan memuat informasi lebih banyak dari sekedar uang masuk dan uang keluar.

Apabila kamu tidak memiliki kemampuan untuk membuat laporan keuangan yang baik, maka tidak ada salahnya menyewa jasa profesional.

Anggaplah ini sebagai bentuk investasi pada bisnismu supaya bisnis terhindar dari masalah keuangan UMKM yang mungkin bisa merugikan dikemudian hari.


6. Pembukuan Konvensional

Di jaman serba canggih seperti sekarang, sudah bukan lagi waktunya untuk melakukan pembukuan di buku besar yang digaris-garis hingga membentuk table.

Mengapa?

Karena selain memakan waktu yang cukup lama, kamu juga akan kesulitan untuk melihat pencatatan dari tahun yang sudah lama berlalu.

Mulailah untuk membuat pembukuan dengan menggunakan teknologi yang sudah ada misalnya saja Microsoft excel.

Apabila kamu ingin lebih canggih lagi, kamu bisa menggunakan fitur kasir elektronik dari berbagai vendor seperti Moka Poin of Sales salah satunya.

Salah satu kelebihan dari fitur kasir elektronik adalah kamu tidak perlu susah-susah menyusun laporan keuangan sendiri, karena berbagai laporan sudah tersedia di kasir elektronik tersebut.

Mudah, bukan?


7. Strategi Pemasaran Kurang

Salah satu kesalahan sederhana yang ternyata mendatangkan masalah keuangan bagi UMKM adalah kurangnya melakukan strategi pemasaran.

Perlu diketahui, strategi pemasaran memegang peranana penting bagi sebuah usaha dan bahkan pemasaran bisa dianggap sebagai ujung tombak dari sebuah usaha.

Sebagus apapun kualitas produk atau jasa yang kamu tawarkan, apabila kamu kurang melakukan pemasaran maka calon pelanggan tidak akan mengetahui keberadaan bisnismu.

Untuk itu, penting sekali untuk menyusun strategi pemasaran bahkan sebelum bisnis dijalankan.

Mengapa?

Hal ini untuk memberikan gambaran yang jelas terhadap siapa target yang akan kamu tuju dan bagaimana cara menjual produknya.

Biasakan untuk membuat perencanaan sebelum melakukan pemasaran, karena hal ini akan membantu kamu untuk menjual produk ke orang yang tepat.


8. Pengelolaan Stok Barang yang Salah

Masalah keuangan UMKM bisa juga terjadi apabila kamu tidak mengelola stok barang dengan baik.

Apabila selama ini kamu berpikir mengelola stok barang tidak memerlukan prosedur yang jelas, maka kamu salah.

Hal terburuk yang bisa terjadi akibat pengelolaan baran yang salah adalah barang yang rusak dan tidak dapat dijual.

Tentunya hal ini akan sangat merugikan, bukan?

Jadi sebaiknya pelajari cara mengelola stok barang yang baik untuk dapat terhindar dari masalah ini.


9. Kurang Modal

Masalah keuangan UMKM yang terakhir dan paling sering terjadi adalah kekurangan modal usaha.

Kekurangan modal di pertengahan usaha bisa saja berdampak dari tidak adanya rencana anggaran ketika kamu ingin memulai usaha ataupun masalah bisnis yang datang secara tidak terduga.

Salah satu solusi untuk menangani masalah kekurangan modal usaha ini adalah dengan mengambil pinjaman usaha.

Perlu dipahami mengambil pinjaman modal usaha bisa menjadi solusi ataupun petaka bagi para pebisnis.

Oleh karena itu, pastikan untuk mengambil modal usaha sesuai kebutuhan dan kemampuan bayar.

Selain itu , ambilah pinjaman modal usaha dari pihak yang bisa kamu percaya misalnya yang sudah berizin dan diawasi oleh OJK seperti KoinWorks.

Mengapa harus di KoinWorks? Karena KoinWorks merupakan lembaga resmi yang telah berkomitmen untuk membantu perkembangan UMKM di Indonesia melalui produk pinjaman modal usaha KoinBisnis.

Melalui KoinBisnis, kamu bisa mendapatkan pinjaman modal usaha sampai dengan Rp. 2 Miliar dan dengan bunga yang sangat rendah yaitu mulai dari 0,75% saja per bulan.


Simulasi Pinjaman KoinWorks
Ketahui maksimum pinjaman dan cicilan per bulan
+62
Estimasi jumlah maksimum pinjaman

Rp

Estimasi cicilan bulanan
  • Tenor 6 bulan: Rp
  • Tenor 12 bulan: Rp
  • Tenor 24 bulan: Rp

Install aplikasi KoinWorks dan mulai ajukan pinjaman di KoinBisnis!

Ajukan Pinjaman Sekarang

Gina Valerina
Beware of little expenses, a small leak will sink a great ship - Benjamin Franklin

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​

Super Financial App yang
membawamu #MelangkahLebih