5 Tips Mengurangi Kebiasaan Konsumtif Saat Belanja Online – Siapa yang tidak tergiur dengan diskon dan promosi menarik saat Harbolnas 11:11?

Berbagai situs belanja online mengerahkan segala usaha mereka untuk menarik perhatian calon pelanggan agar membeli produk-produk mereka di Hari Belanja Online Nasional setiap tanggal 11 November.

Saat Harbolnas, banyak sekali produk yang dijual dengan harga spesial, bahkan diskonnya bisa sampai 90%. Pasti Anda tergiur ‘kan melihat diskon sebesar itu?

Nah, selain Harbolnas, juga banyak perayaan di tanggal-tanggal unik yang seringkali dijadikan kesempatan bagi situs belanja online untuk meningkatkan penjualan mereka.

Caranya dengan menawarkan potongan harga produk yang menggiurkan bagi siapapun yang melihatnya, termasuk para wanita.

Satu hal yang mungkin sering Anda abaikan, yaitu bahwa ternyata dibalik euforia Harbolnas ini ada juga dampak buruknya, lho! Terutama bagi Anda yang gemar belanja melalui media online.

Salah satunya adalah menimbulkan perilaku konsumtif di dalam diri Anda yang dapat merugikan Anda sendiri, baik secara sadar maupun tidak.

Lalu, solusinya apa?

Yuk, simak beberapa tips berikut ini untuk mengurangi kebiasaan konsumtif Anda pada saat belanja online!


5 Tips Mengurangi Kebiasaan Konsumtif Saat Belanja Online

1Batasi Kunjungan Situs Belanja Online

Batasi Kunjungan Situs Belanja Online

Mengunjungi berbagai situs media sosial dan situs belanja online memang paling asyik karena bisa menghilangkan rasa bosan di sela kesibukan Anda. Namun, siapa sangka hal ini justru akan meningkatkan keinginan Anda untuk berbelanja?

Efek terburuknya yaitu Anda akan membeli banyak barang tidak penting yang Anda anggap “lucu” dan “menarik”. Padahal Anda tidak membutuhkannya sama sekali.

Oleh karena itu, mulai batasi kunjungan Anda ke situs belanja online. Ganti dengan pekerjaan selingan lain yang lebih membuat Anda rileks, seperti ngopi, membaca buku, dan sebagainya.


2Atur Prioritas Antara Kebutuhan dan Keinginan

Atur Prioritas Antara Kebutuhan dan Keinginan

Perbedaan antara kebutuhan dan keinginan sangatlah berbeda tipis. Saat Anda menginginkan sesuatu, secara tidak sadar, Anda juga akan berpikir bahwa Anda membutuhkannya.

Lama kelamaan, Anda tidak akan mampu membedakan mana kebutuhan dan mana keinginan. Nah, inilah yang berbahaya.

Yuk, atur prioritas Anda mulai dari sekarang untuk mengurangi kebiasaan konsumtif Anda saat belanja online.


3Hati-Hati Dengan Tawaran “Diskon Spesial”

Hati-Hati Dengan Tawaran

Harbolnas menjadi ajang berlomba untuk menarik pelanggan, salah satu caranya yaitu dengan memasang diskon besar-besaran.

Adanya embel-embel “diskon spesial” ini bisa menjadi jebakan bagi Anda yang mudah terpengaruh.

Secara tidak sadar, hal tersebut akan membawa Anda pada perilaku konsumtif. Sebab, Anda menganggap bahwa dengan adanya diskon tersebut, Anda bisa lebih menghemat biaya pengeluaran.

Namun, apa jadinya kalau semua produk yang Anda beli secara¬†online¬†karena “diskon spesial” itu bukan merupakan produk-produk yang Anda butuhkan? Bukannya itu termasuk pemborosan?

Maka, berhati-hatilah dengan tawaran semacam ini.


4Berhenti Langganan Newsletter

Berhenti Langganan Newsletter

Berlangganan newsletter dari situs belanja online ternyata dapat meningkatkan sikap konsumtif Anda.

Di saat notifikasi newsletter masuk ke ponsel Anda, mungkin secara tidak sadar, di saat itu juga Anda akan tergoda untuk membaca pemberitahuan promo tersebut lebih lanjut.

Jika Anda dalam kondisi sedang banyak uang, kemungkinan besar juga Anda akan tergoda untuk membelinya tanpa pikir panjang lagi.

Coba nonaktifkan newsletter Anda dengan cara unsuscribe pada email atau mengunjungi websitenya secara langsung.


5Hapus Aplikasi Belanja Online di Ponsel

Hapus Aplikasi Belanja Online di Ponsel

Tips terakhir yang bisa Anda terapkan untuk mengurangi kebiasaan konsumtif Anda saat belanja online, yaitu dengan menghapus aplikasi belanja online yang ada di ponsel Anda.

Tips ini berkaitan dengan tips pertama, namun tentu saja Anda harus melakukan tips ini apabila Anda tetap tidak mampu membatasi kunjungan Anda ke situs belanja online tersebut.

Sebenarnya tidak ada yang melarang Anda untuk bersikap konsumtif. Namun, alangkah lebih baiknya bila Anda mengurangi kebiasaan buruk ini.

Solusi lainnya, Anda bisa sisihkan sebagian pendapatan Anda untuk mendanai di KoinWorks.

Selain untuk meminimalisir perilaku konsumtif, Anda juga akan mendapatkan keuntungan lebih yang bisa bermanfaat di masa mendatang yaitu berupa imbal hasil mencapai 21.32% per tahunnya.

KoinWorks merupakan perusahaan fintech peer-to-peer lending yang sudah terdaftar resmi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Anda bisa mulai mendanai di KoinWorks hanya dengan nominal minimal Rp100.000. Menarik ya?

Daripada uang Anda dihabiskan untuk belanja hal-hal yang tidak penting, lebih baik digunakan untuk mendanai di KoinWorks ‘kan?

Yuk, kurangi kebiasaan konsumtif Anda sekarang juga!



Agar kami dapat memahami kebutuhan informasi Anda dengan baik dan menyediakan konten yang berkualitas serta informatif kepada setiap pembaca, mohon luangkan waktu untuk mengisi survey singkat di halaman berikut.

Download Aplikasi KoinWorks

apple app store iosgoogle play store android app

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.