Cari Pinjaman Uang untuk Kebutuhan Pribadi dan Modal Usaha

·
21 menit
cari pinjaman uang - feature

Cari Pinjaman Uang untuk Kebutuhan Pribadi dan Modal Usaha – Semakin ke sini, tak dapat dipungkiri kalau kebutuhan yang harus kita penuhi makin meningkat.

Kehidupan perekonomian yang fluktuatif, tak jarang menimbulkan kenaikan harga kebutuhan yang signifikan.

Seringkali, terjadinya hal tersebut tidak disertai dengan peningkatan pendapatan yang sejalan.

Maka dari itu, cari pinjaman uang untuk berbagai kebutuhan pribadi sehari-hari, menjadi jalan keluar.

Tidak hanya untuk kebutuhan pribadi, tak jarang juga hal tersebut menyebabkan banyaknya orang kesulitan memiliki dana untuk kebutuhan modal usaha.

Di bawah ini ada alternatif tempat peminjaman uang yang bisa kamu pilih jika sedang membutuhkan dana tunai untuk memenuhi kebutuhan pribadi atau modal usaha.


Pinjaman Uang untuk Kebutuhan Pribadi

1. Bank

Jika kamu sedang ingin cari pinjaman uang, tempat pertama yang bisa kamu coba ajukan adalah di bank.

Lembaga perbankan merupakan sumber pinjaman uang yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia.

Mengajukan pinjaman ke bank relatif lebih aman dan terjamin, tetapi sebelumnya kamu harus memenuhi persyaratan yang cukup banyak.

Tak jarang juga, kamu diminta untuk menjaminkan barang berharga supaya proses cari pinjaman uang yang kamu lakukan bisa diterima bank.

Tidak punya barang berharga sebagai jaminan?

Sekarang bank sudah memiliki KTA atau Kredit Tanpa Agunan, yang memungkinkan kamu meminjam tanpa jaminan apapun.

Namun tanpa adanya jaminan, tentu risiko yang dihadapi oleh pihak bank akan semakin besar.

Nah, hal ini berpengaruh terhadap suku bunga pinjaman yang diterapkan pada pinjaman kamu nantinya.

Suku bunga pinjaman tanpa jaminan relatif lebih tinggi dibandingkan dengan pinjaman dengan jaminan. Suku bunga pinjaman tanpa jaminan bahkan bisa mencapai 20 % per tahunnya.


2. Lembaga Non-Bank (Koperasi Simpan Pinjam)

Salah satu lembaga non-bank yang bisa kamu jadikan alternatif untuk melakukan pinjaman uang adalah lembaga koperasi simpan-pinjam.

Jika ingin cari pinjaman uang ke lembaga koperasi ini, bisanya kamu harus terlebih dahulu menjadi anggota dari koperasi tersebut.

Dengan menjadi anggota sebuah koperasi, kamu bisa memperoleh dana pinjaman sesuai dengan barang yang dijaminkan.

Selain itu, mengajukan di Koperasi Simpan Pinjam, cenderung lebih mudah daripada bank, dengan bunga flat dan berkesempatan mendapatkan SHU.

SHU adalah Sisa Hasil Usaha, salah satu keuntungan dengan menjadi anggota koperasi.

SHU diatur dalam UU No. 25 Tahun 1992, tentang perkoperasian.

Di dalam UU tersebut, dijelaskan bahwa SHU atau Sisa Hasil Usaha adalah pendapatan koperasi yang diperoleh dalam satu tahun buku dikurangi dengan biaya, penyusutan, dan kewajiban lainnya termasuk pajak dalam tahun buku bersangkutan.

Jika bergabung dalam keanggotaan koperasi, kamu harus menanyakan terlebih dahulu perihal SHU yang akan diberikan nantinya.

Pasalnya, ada beberapa oknum koperasi nakal yang tidak menjelaskan secara detail perihal tersebut.

Kalau kamu tertarik untuk cari pinjaman uang di Koperasi Simpan Pinjam, berikut adalah persyaratan yang harus kamu persiapkan.

  1. KTP sebagai bukti seorang WNI
  2. Berstatus sebagai anggota koperasi
  3. Mengisi formulir pengajuan pinjaman
  4. Menunjukkan KK, rekening listrik dan slip gaji
  5. Menyiapkan dokumen pendukung, seperti sertifikat tanah atau BPKP.

 

Setelah semua lengkap tersedia, selanjutnya kamu bisa langsung mendatangi koperasi yang dituju.

Pastikan koperasi tersebut sudah terdaftar di Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah RI, ya.

Selain itu, pilih juga yang sudah memegang izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Tak hanya itu, lho kamu juga bisa melakukan pinjaman pada LKM atau Lembaga Keuangan Mikro yang menawarkan pinjaman tanpa jaminan.

Dengan mengajukan pinjaman pada lembaga non-bank ini, kamu pun bisa melakukan proses negosiasi mengenai jumlah pinjaman yang dibutuhkan.


3. Pinjaman Online

Dengan berkembangnya teknologi digital, sekarang banyak tersebar pinjaman online (Pinjol) yang menjadi solusi bagi kamu yang sedang cari pinjaman uang.

Biasanya pinjaman uang jenis ini, ditawarkan oleh beragam perusahaan financial technology atau FinTech yang sekarang mengalami pertumbuhan signifikan.

Di satu sisi, hal ini sangat memudahkan, karena biasanya kamu cukup diminta untuk upload dokumen secara online melalui smartphone dan sudah bisa mengajukan pinjaman.

Layanan pinjaman online merupakan layanan pinjam meminjam uang yang diatur dan diawasi oleh OJK.

Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No 77/POJK.01/2016 Bab 1 Pasal 1 Baris 3 yang menyebutkan :

“Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi adalah penyelenggaraan layanan jasa keuangan untuk mempertemukan pemberi pinjaman dengan penerima pinjaman dalam rangka melakukan perjanjian pinjam meminjam dalam mata uang rupiah secara langsung melalui sistem elektronik dengan menggunakan jaringan internet”

Jadi, sebelum mengajukan pinjaman jenis ini, sebaiknya kamu melakukan pengecekan mandiri apakah FinTech pilihan kamu sudah terdaftar, berizin di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Bicara tentang pinjaman, bagi kamu yang ingin cari pinjaman uang untuk kebutuhan bisnis, KoinBisnis dari KoinWorks bisa menjadi solusi.

Kamu bisa mengajukan pinjaman bisnis dengan sistem peer-to-peer lending, hingga Rp2 Miliar dengan bunga rendah mulai dari 0,75% per bulannya.

Adapun sebagai penyedia produk pendanaan peer-to-peer lending, KoinWorks sudah berizin penuh dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jadi kamu tak perlu khawatir akan kredibelitasnya.

Simulasi Pinjaman KoinWorks
Ketahui maksimum pinjaman dan cicilan per bulan
+62
Estimasi jumlah maksimum pinjaman

Rp

Estimasi cicilan bulanan
  • Tenor 6 bulan: Rp
  • Tenor 12 bulan: Rp
  • Tenor 24 bulan: Rp

Install aplikasi KoinWorks dan mulai ajukan pinjaman di KoinBisnis!

Ajukan Pinjaman Sekarang

Ciri Pinjaman Online Terpercaya

1. Terdaftar di OJK

Pinjaman online terpercaya pastinya harus terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kenapa?

Karena OJK merupakan sebuah lembaga negara yang bertugas untuk pengawasan, pemeriksaan dan penyidikan terhadap setiap kegiatan di sektor keuangan termasuk pinjaman online.

Apabila sebuah perusahaan jasa keuangan tidak terdaftar di OJK, maka kredibilitas dari perusahaan tersebut masih dipertanyakan atau bahkan illegal.

Untuk memastikan sebuah perusahaan pinjaman online terpercaya atau tidak, kamu bisa mengeceknya langsung ke situs resmi miliki OJK.

2. Memiliki Situs Resmi

Sebuah perusahaan sudah sepatutnya memiliki situs atau website resmi, terlebih lagi jika perusahaan tersebut merupakan perusahaan berbasis online.

Keberadaan situs resmi sebuah perusahaan dapat membantu calon nasabah untuk lebih mudah dalam mengakses informasi dan juga memahami produk-produk apa saja yang dimiliki oleh perusahaan tersebut.

Selain itu, situs resmi biasanya berawalan “https”, hal ini menandakan bahwa situs tersebut menggunakan socket secure layer (SSL) yang menyediakan enkripsi terhadap pertukaran data untuk mencegah terjadinya penyadapan atau pencurian data pengguna.

Kamu juga harus memerhatikan email yang mereka gunakan.

Pastikan alamat emailnya merupakan email resmi perusahaan dan tidak menggunakan email personal Yahoo ataupun Gmail

3. Alamat Kantor Yang Jelas

Perusahaan pinjaman online terpercaya haruslah memiliki alamat kantor yang jelas, dan biasanya mereka akan menyantumkan alamat kantor pada situs resmi mereka.

Hal ini tentunya bertujuan untuk meyakinkan para calon nasabah kalau memang perusahaan mereka merupakan perusahaan yang dapat dipercaya dan juga legal secara hukum.

Perusahaan yang tidak memiliki alamat kantor yang jelas sangat berisiko untuk calon nasabah, karena apabila dikemudian hari terjadi tindakan penipuan yang merugian nasabah maka nasabah akan kesulitan untuk mencari pelaku penipuan tersebut.

4. Proses Yang Transparan

Pinjaman online terpercaya akan sangat transparan dalam menyampaikan informasi terkait pinjaman onlinenya.

Mulai dari tenor, biaya administrasi, suku bunga sampai dengan denda yang dikenakan apabila kamu terlambat melakukan pembayaran.

Sebenarnya peraturan mengenai transparasi dalam proses pinjaman online ini juga diwajibkan oleh OJK.

Hal ini bertujuan agar calon nasabah tidak merasa dirugikan karena telah mengetahui seluruh risiko dari transaksi yang akan dilakukan.

5. Suku Bunga Wajar

Salah satu indikator pinjaman online terpercaya atau tidak adalah suku bunga.

Jika kamu menemukan perusahaan pinjaman online yang memungut bunga dengan sangat besar maka kamu harus waspada.

Sebagai contoh, kamu meminjam dana sebesar Rp. 5 juta, lalu perusahaan pinjaman online tersebut mengenakan bunga pinjaman sebesar Rp. 3 juta, artinya nilai bunga yang dikenakan oleh perusahaan tersebut sangatlah tidak wajar karena lebih dari setengah nilai pokok.

Syarat pinjaman online

Salah satu kelebihan yang dimiliki dari pinjaman online dibandingkan dengan pinjaman uang konvensional adalah syarat pinjaman yang lebih mudah dan sederhana.

Jika pada layanan pinjaman konvensional kamu harus memberikan jaminan seperti perhiasan, surat kendaraan bermotor atau sertifikat tanah, maka di pinjaman ini kamu hanya perlu melengkapi beberapa persyaratan umum seperti :

  • Kartu Tanda Penduduk
  • NPWP
  • Kartu Keluarga
  • Mutasi Rekening 3 bulan terakhir

Selain persyaratan dokumen, kamu juga harus memenuhi persyaratan personal sebagai peminjam, seperti :

  • Berusia minimal 21 tahun
  • Memiliki rekening bank di Indonesia
  • Merupakan Warga Negara Indonesia
  • Memiliki sumber pendapatan tetap
  • Tidak memiliki utang yang tidak terlunasi

Jika kamu telah memenuhi semua persyaratan umum yang telah disebutkan di atas, maka proses pengajuan pinjaman kamu pasti akan lebih mudah untuk disetujui.

Keunggulan pinjaman online

Berikut ini adalah keunggulan yang dimiliki oleh layanan pinjaman online, antara lain:

Syarat dan dokumen pengajuan sangat mudah

Syarat yang diberikan untuk pengajuan pinjaman sangatlah mudah dan sederhana, sehingga bisa dipastikan hampir setiap orang bisa menjadi calon nasabah dari layanan pinjaman tersebut.

Proses persetujuan sangat cepat

Salah satu kelebihan utama yang dimiliki oleh pinjaman tipe ini adalah proses persetujuan yang cepat. Kamu bisa mendapatkan persetujuan atas pinjaman kamu hanya dalam waktu satu hari atau mungkin dalam beberapa jam saja.

Proses pengajuan dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja tanpa harus bertemu langsung dengan kreditur yang bersangkutan.

Dengan mengandalkan kecanggihan teknologi, kamu hanya perlu mengisi aplikasi peminjaman uang melalui situs resmi atau aplikasi mobile perusahaan.

Tentunya hal ini akan sangat nyaman dilakukan oleh calon nasabah karena mereka tidak perlu meluangkan waktu untuk berkunjung dan bertemu langsung dengan kreditur.

Tidak ada biaya penalty apabila melunasi pinjaman sebelum jatuh tempo yang telah disepakati

Jika kamu mengajukan pinjaman konvensional, kamu seperti diwajibkan untuk melakukan pelunasan sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati, karena apabila kamu ingin melunasinya lebih cepat maka kamu harus membayar biaya penalty.

Berbeda dengan pinjaman online, kamu bisa melunasi pinjamanmu kapan saja tanpa harus dibebankan dengan biaya penalty.

Tidak memerlukan agunan atau jaminan

Kamu tidak perlu memberikan jaminan seperti surat rumah atau pun perhiasan, karena perusahaan tidak akan membutuhkannya.

Kamu hanya perlu memberikan copy dari dokumen-dokumen pribadi kamu untuk digunakan sebagai jaminan bahwa kamu akan bertanggung jawab untuk membayar kembali atas pinjaman dana yang akan kamu terima.

Dana dapat digunakan untuk berbagai keperluan termasuk modal usaha

Kamu bisa mengajukan pinjaman untuk berbagai keperluan seperti Pendidikan ataupn modal usaha, karena meskipun memiliki plafon yang terbatas tapi selama dokumen yang kamu berikan bisa meyakinkan perusahaan maka kemungkinan untuk mendapatkan nominal pinjaman yang tinggi sangatlah mungkin.

Tenor sangat fleksibel

Kamu bisa mengatur tenor pinjaman sesuai dengan kemampuan bayar dan biasanya tenor pinjaman mulai dari 6 bulan sampai dengan 36 bulan sesuai dengan nominal pinjaman yang kamu terima.

Kekurangan pinjaman online

Berikut ini adalah kekurangan yang dimiliki oleh layanan pinjaman online, antara lain:

  • Plafon yang terbatas
  • Bunga dihitung per hari
  • Banyak layanan pinjaman online yang tidak dapat dipercaya

Yang namanya sebuah layanan pastinya tidak luput dari sebuah kekurangan, tapi sebenarnya kekurangan tersebut bisa kamu minimalisir dengan berbagai cara, lho!

Misalnya saja untuk mendapatkan plafon maksimal, kamu bisa berusaha untuk melengkapi semua persyaratan yang diberikan oleh perusahaan kreditur karena hal ini bisa menjadi dijadikan sebuah pertimbangan untuk memberikan kamu plafon yang memadai.

Lalu untuk perihal bunga harian, seperti yang sudah dibahas sebelumnya kamu bisa memilih perusahaan yang menawarkan bunga bulanan rendah seperti KoinWorks, karena jika bunga bulanannya saja sudah rendah apalagi kalau dibagi menjadi bunga harian, kan!

Salah satu mimpi buruk bagi para nasabah pinjaman online adalah banyaknya perusahaan jasa keuangan tidak resmi yang bisa mendatangkan kerugian bagi nasabah.

Cara terhindar dari perusahaan seperti itu adalah dengan mengecek informasi perusahaan secara menyeluruh, dan pastikan perusahaan jasa keuangan tersebut terdaftar di OJK.

Waspada pinjaman online illegal

Tingginya minat terhadap pinjaman online menyebabkan banyaknya jumlah perusahaan pinjaman tipe ini yang bermunculan dan yang meresahkan adalah perusahaan tersebut tidak terdaftar atau illegal.

Perusahaan yang tidak terdaftar seperti ini tentunya akan sangat merugikan para nasabahnya dengan mematok bunga yang sangat tinggi, bahkan beberapa perusahaan ada yang mengancam akan membeberkan data pribadi nasabah apabila tidak melakukan pembayaran tepat waktu.

Beberapa ciri pinjaman illegal adalah :

  • Tidak terdaftar di OJK
  • Bunga tinggi bahkan tidak terbatas
  • Informasi perusahaan seperti alamat dan lain-lain sangat tidak jelas
  • Proses pencairan yang terlalu mudah
  • Aplikasi tidak terdaftar di Playstore atau iOs
  • Melanggar kode etik pelanggan

 

Jika kamu menemukan ciri-ciri seperti ini pada perusahaan pinjaman dana, maka kamu harus waspada dan sebaiknya menghindari untuk melakukan transaksi pinjam meminjam dana dengan perusahaan tersebut supaya kamu terhindar dari kerugian.


5. Salary Advance atau Kasbon

Cara untuk cari pinjaman uang terlebih untuk kebutuhan pribadi, adalah dengan mengajukan salary advance atau kasbon di perusahaan tempatmu bekerja.

Biasanya, sebuah perusahaan memiliki fasilitas ini, di mana karyawannya dapat mengambil lebih dulu gajinya.

Bahkan, di suatu perusahaan karyawan bisa mengambil pinjaman di kantor misalnya hingga 3 kali gaji.  Nantinya, pinjaman ini akan dibayarkan melalui pemotongan gaji setiap bulannya.

Nah, tapi tidak dengan salary advance atau kasbon.

Salary Advance berbeda dari pinjaman biasa atau regular loan, karena konsepnya mengambil lebih dulu gaji bulanan kamu sebelum hari gajian tiba.

Fasilitas ini sangat bermanfaat lho bagi karyawan yang memang membutuhkan dana tunai jika ada keadaan darurat.

Melihat pentingnya hal ini, KoinWorks dengan produknya KoinGaji, memberikan solusi salary advance untuk membantu perusahaan supaya tidak terbebani saldo kasnya setiap kali ada karyawan yang mengajukan salary advance.

Jadi, nantinya karyawan dari perusahaan tersebut, bisa mengajukan salary advance hingga 80% dari gaji melalui aplikasi KoinWorks dengan mudah.

TAPI, sebelum bisa melakukan hal ini, sebuah perusahaan harus mendaftar atau bekerjasama dulu dengan pihak KoinWorks.

Nah setelah proses penyocokan data serta administrasi lainnya selesai, karyawan perusahaan bisa langsung mengakses KoinGaji di aplikasi KoinWorks dan mengajukan salary advance ketika diperlukan.

Semua proses akan dilakukan oleh KoinWorks, pihak perusahaan tidak akan direpotkan dengan proses administrasi, hanya saja pihak perusahaan harus secara berkala memperbarui data karyawan yang ada.


6. Memanfaatkan Fitur PayLater

Di zaman serba digital seperti sekarang, sebenarnya cari pinjaman uang untuk kebutuhan pribadi itu sudah mudah lho aksesnya.

Bahkan, sekarang ini ada yang namanya fitur PayLater, atau bayar nanti.

Fitur ini sangat bisa dijadikan alat bantu setiap kali kamu butuh untuk membeli sesuatu namun uangnya belum ada saat itu juga.

Namun kamu harus bijak menggunakan hal ini, karena mayoritas fitur PayLater termasuk ke dalam utang konsumtif.

Selain itu, fitur PayLater berbeda dengan kartu kredit yang bunganya dipukul rata oleh pemerintah, PayLater dinilai memiliki beragam jumlah bunga yang bervariasi.

Sebut saja, Ovo Paylater menerapkan bunga 2,9% per bulan, Shopee Paylater 2,95% per bulan, Traveloka Paylater 2,14% – 4,78% per bulan, dan Gojek Paylater senilai Rp. 25 ribu per bulan

Tidak hanya itu, setiap kali menggunakan kamu juga harus disiplin membayar tepat waktu, karena akan ada denda jika sehari saja kamu telat, dan dendanya bisa lumayan lho.

Jika terkena denda, kamu tidak hanya harus membayar lebih, tapi bisa mempengaruhi penilaian credit scoring kamu, lho.


7. Pegadaian

Lembaga keuangan berkekuatan hukum lain yang bisa menjadi alternatif mendapatkan pinjaman uang adalah Pegadaian.

Pegadaian merupakan perusahaan BUMN yang sudah lama dipercaya oleh masyarakat untuk mengatasi masalah pendanaan dengan risiko ringan dengan proses yang lebih cepat yaitu sekitar 15 menit.

Sebagai informasi, besaran bunga yang diberikan pegadaian adalah berkisar dari 0,75% hingga 1,15%

Calon nasabah hanya perlu membawa barang berharga yang bisa dijadikan sebagai jaminan dengan jangka waktu pinjaman maksimal 4 bulan.

Jika dalam kurun waktu tersebut peminjam tidak sanggup membayar utang atau kredit macet, peminjam bisa melakukan pengajuan ulang dengan membayar bunga di pinjaman sebelumnya.

Atau jangka waktu pinjaman tersebut juga bisa diperpanjang dengan cara membayar sewa modal atau mengangsur sebagian uang pinjaman.


8. Kerabat atau Teman

Meminjam uang kepada kerabat atau teman merupakan solusi tercepat jika kamu membutuhkan pinjaman uang yang mendadak.

Dengan meminjam uang kepada kerabat atau teman kamu tidak diharuskan untuk memenuhi persyaratan yang rumit serta tidak harus membayar bunga seperti meminjam kepada pihak bank atau lembaga keuangan.

Selain itu dengan meminjam uang kepada teman atau kerabat kamu tak perlu dipusingkan dengan jangka waktu pengembalian uang karena jangka waktu yang diberikan oleh kerabat atau teman biasanya lebih fleksibel.

Meski begitu kamu tetap harus bertanggung jawab untuk mengembalikan uang tersebut secara tepat waktu agar  tidak kehilangan kepercayaan dari teman atau kerabat kamu.

Tapi saat meminjam uang kepada kerabat atau teman biasanya kamu tidak bisa melakukan pinjaman dengan jumlah uang yang terlalu besar.


Pinjaman Uang untuk Modal Usaha

1. Pegadaian

Cara mendapatkan modal usaha yang pertama, kamu bisa menjaminkan aset pribadi yang dimiliki atau melakukan penggadaian.

Biasanya dengan cara ini, kamu bisa mendapatkan modal berupa uang tunai.

Adapun, aset pribadi yang dimaksudkan bisa berupa barang elektronik seperti gadget, surat tanah, emas perhiasan, emas batangan, BPKP kendaraan bermotor dan barang berharga lainnya.

Pinjaman yang bisa kamu dapatkan adalah mulai dari Rp1 juta hingga Rp400 juta, dengan tenor hingga 48 bulan.

Tapi, dengan meminjam di pegadaian, kamu akan dikenakan biaya administrasi 1% dari pinjaman tersebut.

Pinjaman ini bisa digunakan sebagai alternatif lho, karena proses kredit terbilang cepat, hanya 3 hari langsung cair.

Tak hanya itu, plafon yang ada juga rendah, dan jaminan yang diminta juga fleksibel.

Selain itu, ada juga yang pembayarannya menggunakan model lumpsum, di mana kamu bisa membayar tagihannya di akhir masa pinjamannya.

Biasanya, modal pembayaran tersebut, sering digunakan untuk Gadai Syariah.

Nah, bila kamu tertarik untuk melakukan hal ini, pastikan mencari tempat pegadaian yang telah diizinkan dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Jenis – Jenis Gadai

1. Gadai Konvesional

Memberikan jaminan barang untuk mendapatkan pinjaman uang dengan bunga pinjaman.

Pembayarannya bisa melalui cicilan atau dibayarkan sekaligus sesuai dengan kesepakatan jatuh tempo.

Gadai konvensional sangat sederhana, di mana kamu bisa meminjam uang dengan memberikan jaminan dari aset berharga milikmu dengan syarat adanya pertambahan bunga saat pembayaran.

2. Gadai Syariah

Sebenarnya sama saja dengan akad konvensional, yaitu kamu bisa mendapatkan pinjaman dengan manahan barang berharga sebagai jaminan.

Namun, perjanjian akad yang dilakukan menerapkan konsep islami yang diperbolehkan agama seperti akad rahn dan akad ijarah.

Pinjaman ini, biasanya ditujukan untuk tolong menolong tanpa mencari keuntungan.

Tetapi, umumnya pinjaman yang diberikan nantinya tidak sepenuhnya senilai dengan barang yang dijaminkan.

Jika kamu tidak bisa membayar pinjamannya, jaminan tersebut akan dijual untuk menutupi kewajibannya, nah jika harga jualnya melebihi kewajiban maka sisanya dikembalikan kepadamu.

Tidak ada bunga dalam hal ini, tetapi kamu sebagai peminjam tetap dikenai biaya pemeliharaan barang, karena menurut pandanan Islam, barang gadai tetaplah milik debitur otomatis biaya pemeliharaan ini harus dibayarkan kepada pihak pengadaian.

Syarat-Syarat Mengajukan Pegadaian

  • Fotokopi KTP dan kartu identitas resmi lainnya.
  • Memiliki usaha minimal 1 tahun, dan mempunyai legalitas usaha (SIUP/SITU/Surat Keterangan Usaha).
  • Terlihat jelas memiliki barang jaminan yang legit dan dengan kondisi yang baik.
  • Memiliki surat-surat barang jaminan yang jelas dan lengkap.
  • Jumlah pencairan pinjaman akan ditentukan oleh pihak pemberi hutang, sesuai dengan jaminan yang dapat diberikan. Biasanya 75 – 90 persen dari nilai jaminan.
  • Pinjaman harus dikembalikan sesuai dengan ketentuan dan tenor yang berlaku.
  • Barang jaminan akan dikembalikan jika pinjaman telah dikembalikan sesuai dengan tenor yang telah ditentukan.
  • Kedua belah pihak pemberi dan penerima pinjaman harus menandatangani surat perjanjian yang harus disepakati bersama.
  • Pihak kedua wajib memelihara barang jaminan dan tidak boleh mendapatkan keuntungan selama masa tenor.
  • Jika pihak kedua ingin memanfaatkan barang gadai harus atas sepengetahuan dan izin pihak pertama.
  • Jika tidak mendapatkan izin, maka pihak kedua wajib menjaga amanah motor jaminan selama masa tenor
  • Barang yang digadaikan bukan barang terlarang atau barang barang curian.


Jika ingin Menjaminkan BPKB kendaraan bermotor berikut ini adalah syarat tambahannya:

1. Sepeda Motor: Milik Pemohon / an. Pemohon, usia sepeda motor maksimal 15 thn, surat-surat lengkap;

2. Mobil: Milik Pemohon / an. Pemohon, usia mobil maksimal 20 thn, surat-surat lengkap.


2. Pinjaman Bank

Meminjam dari bank menjadi cara mendapatkan modal usaha selanjutnya.

Berbeda dengan menggadaikan aset, bank biasanya jarang untuk meminjamkan dana pada usaha baru, melainkan mereka lebih mengutamakan usaha yang sudah berjalan.

Mengapa demikian? karena jika meminjam di bank, kamu harus memberikan bukti kesehatan keuangan dari usaha kamu, supaya pihak bank dapat memastikan kalau kamu sanggup membayar cicilannya.

Umumnya, ketika kamu meminjam di bank, maka bank akan menyediakan kredit multiguna (pinjaman dengan jaminan), sehingga kamu tetap perlu memberikan jaminan walaupun dalam laporan keuangan usaha kamu terlihat kamu sanggup membayar pinjamannya.

Memang, ada juga beberapa bank yang menyediakan kredit mikro tanpa agunan atau biasa disebut Kredit Tanpa Agunan (KTA).

Namun sayangnya, bunga dan biaya yang ditawarkan biasanya sangatlah besar.

Maka dari itu, sekarang ini pinjaman dari fintech peer-to-peer lending menjadi alternatif karena dapat memberikan KTA, namun dengan bunga dan biaya lebih renda dari Bank, serta pencairan lebih cepat.

Perihal fintech P2P Lending akan kita bahas di bagian selanjutnya, ya.


Rekomendasi Bank yang Memiliki Fasilitas Pinjaman Modal Usaha 

1. Kredit Modal Kerja BCA

Pinjaman modal usaha selanjutnya datang dari kredit modal kerja BCA, yang menawarkan beberapa alternatif pembiayaan untuk pengusaha dan bisa dipilih sesuai kebutuhan.

Adapun, dengan pinjaman modal usaha BCA menawarkan beberapa bentuk skema, yaitu:

Kredit Lokal: Menawarkan solusi pinjaman yang sifatnya likuid, di mana penarikan dan pelunasan bisa dilakukan sewaktu-waktu selama jangka waktu kredit melalui rekening giro.

Installment Loan: Pinjaman modal usaha yang penarikannya dapat dilakukan sekaligus atau bertahap dan pelunasannya dengan cara cicilan.

Time Loan: Pinjaman bersifat likuid atau khusus yang penarikannya bisa sewaktu-waktu.

Kredit Ekspor: Solusi pembiayaan untuk kegiatan produksi, pengumpuln dan penyiapan barang untuk ekspor.

Syarat Mengajukan Kredit Modal Kerja BCA

  1. WNI yang bebas secara hukum, berusia lebih dari 17 tahun atau sudah menikah;
  2. Mampu melampirkan dokumen pribadi seperti: Fotokopi KTP, Fotokopi NPWP, Fotokopi Kartu Keluarga, Fotokopi KTP Pasangan, Fotokopi Akte Nikah/Akte Cerai/Mati
  3. Dapat melampirkan dokumen usaha seperti: Fotokopi KTP Dewan Direksi/Komisaris dan Fotokopi KTP Para Pemegang Saham
  4. Memiliki usaha yang tidak bertentangan dengan hukum, kesusilaan;
  5. Usaha yang dimiliki tidak dalam status pailit atau sengketa;
  6. Kolektibilitas usaha terbilang lancar;
  7. Bersedia dibebankan dengan biaya provisi/biaya komisi, biaya administrasi, bunga kredit dan denda atas keterlambatan pelunasan.

 

Tertarik? Bisa ajukan di sini


2. Kredit Mikro Sampoerna

Kredit mikro Bank Sampoerna adalah pinjaman modal usaha atau modal investasi dengan cicilan dan plafon sebesar Rp5 juta hingga Rp500 juta.

Adapun, kamu akan ditawarkan tenor pinjaman hingga 36 bulan dan untuk investasi hingga 60 bulan.

Nah, untuk bisa mengajukan pinjaman kredit miko Sampoerna ini, kamu akan dimintakan jaminan berupa BPKB, Deposito, Kebun, atau tanah dan bangunan.

Tapi, kalau kamu merupakan nasabah dari Bank Sampoerna, kamu bisa mendapatkan prioritas mengikuti Program Pinjaman Tambahan Langsung Disetujui (Top-Up Pre-Approved), dan mendapatkan plafon pinjaman sesuai nilai jaminan yang kamu berikan.

Syarat Mengajukan Pinjaman Modal usaha Kredit Mikro Bank Sampoerna

  1. Fotocopy KTP, Kartu Keluarga (KK), dan Surat Nikah (bagi yang menikah);
  2. Usia minimal 21 tahun, atau sudah menikah. Maksimal usia 60 tahun saat jatoh tempo
  3. Memiliki usaha minimun 2 tahun di lokasi dengan bidang usaha yang sama.
  4. Mampu melampirkan NPWP (khusus kredit Rp50 juta ke atas)

Prinsip yang Mendasari Bank untuk Menyetujui atau Menolak Pinjaman

Prinsip yang Mendasari Bank untuk Menyetujui atau Menolak Pinjaman

Selain BI Checking, Bank biasanya memiliki prinsip dalam menganalisa calon peminjamnya yaitu menggunakan prinsip 5C, yaitu:

Character: Prinsip yang dilihat dari kepribadian calon peminjam. Int dari prinsip ini, adalah menilai apakah calon peminjam bisa dipercaya dalam menjalani kerja sama dengan bank.

Capacity: Prinsip yang menilai calon peminjam atas kemampuannya menjalankan keuangannya. Apakah peminjam pernah mengalami masalah keuangan? Dengan begitu, pihak bank jadi tahu kemampuan calon peminjam dala, membayar kredit nantinya.

Capital: Prinsip ini terkait dengan kondisi aset dan kekayaan yang dimiliki, khususnya jika calon peminjam adalah seorang pengusaha. Capital biasanya dinilai dari laporan tahunan yang ada, dari situlah pihak bank bisa menentukan layak atau tidak calon peminjam dan berapa besaran pinjaman yang diberikan.

Collateral: Prinsip ini perlu diperhatikan karena menyangkut hal jika calon peminjam nantinya tidak dapat memenuhi kewajibannya. Jika hal ini terjadi sesuai dengan ketentuan, pihak bank akan menyita aset yang digunakan sebagai jaminan.

Condition: Prinsip terakhir dipengaruhi oleh kondisi faktor luar bank atau calon pinjaman, misalnya kondisi perekonomian suatu daerah atau negara.


3. Pinjaman Modal dari Fintech Peer to Peer Lending

Di era teknologi seperti sekarang, sesungguhnya ada banyak cara untuk mendapatkan modal yang bisa dilakukan.

Kamu tidak harus bekerja dahulu, atau mengorbankan barang-barang berharga.

Cukup dengan koneksi internet, kamu bisa mendapatkan modal dengan mudah. Salah satu caranya adalah dengan mengajukan pinjaman melalui fintech P2P Lending di KoinWorks.

Apa Itu P2P Lending?

P2P Lending adalah praktik atau metode memberikan pinjaman uang kepada individu/bisnis dan juga sebaliknya; mengajukan pinjaman untuk keperluan individu/bisnis.

Pada intinya, P2P Lending yaitu menghubungkan antara pemberi pinjaman (pendana/pendana) dengan peminjam secara online.

P2P Lending memungkinkan setiap orang untuk memberikan pinjaman atau mengajukan pinjaman yang satu dengan yang lain untuk berbagai kepentingan tanpa menggunakan jasa dari lembaga keuangan yang sah sebagai perantara.

Ketimbang mengajukan pinjaman melalui lembaga resmi seperti bank, koperasi, jasa kredit, pemerintah dan sebagainya yang prosesnya jauh lebih kompleks, sebagai alternatif, masyarakat bisa mengajukan pinjaman yang didukung oleh orang-orang awam sesama pengguna sistem P2P.

Oleh karena itulah sistem ini disebut “peer-to-peer”.

Cara Kerja P2P Lending Saat Mengajukan Pinjaman Modal Usaha

Sebagai peminjam, yang perlu kamu lakukan hanya mengunggah semua dokumen yang dibutuhkan untuk mengajukan pinjaman secara online (yang relatif cepat prosesnya).

Di antaranya merupakan dokumen berisi laporan keuangan dalam jangka waktu tertentu, informasi legal, dan identitas dari peminjam.

Permohonan peminjaman kamu bisa diterima ataupun ditolak, tergantung dari beragam faktor.

Jika permohonan kamu ditolak, maka kamu harus memperbaiki segala hal yang menjadi alasan penolakan permohonan tersebut.

Jika diterima, suku bunga pinjaman akan diterapkan dan pengajuan pinjaman kamu akan dimasukkan ke dalam marketplace yang tersedia agar semua Pendana bisa melihat pengajuan pinjaman kamu lalu mendanai pinjaman tersebut.

Kelebihan Mengajukan Pinjaman Melalui P2P Lending

  • Suku Bunga Lebih Rendah

Ketika meminjam tanpa agunan di bank, biasanya tingkat bunga yang diterima antara 12 – 20%, sedangkan P2P Lending memiliki suku bunga yang lebih rendah.

Contohnya, KoinBisnis dari KoinWorks, memiliki bunga hanya mulai dari 0,75% per bulan.

  • Proses Lebih Cepat dan Mudah

Proses pengajuan pinjamannya tidak seformal ketika mengajukan pinjaman di lembaga keuangan seperti bank.

Kamu pun tidak membutuhkan syarat-syarat “berlebihan” yang harus dipenuhi agar pinjaman tersebut disetujui.

Terlebih lagi, biasanya kamu bisa mengajukannya hanya melalui smartphone.

Tapi walaupun begitu, proses penilaian tetaplah dilaksanakan. Maka dari itu, biasanya kamu akan diminta untuk menyerahkan persyaratan seperti identitas pemilik perusahaan, hingga surat legalitas usaha.

  • Besaran Pinjaman yang Tinggi

Di lembaga keuangan seperti bank, biasanya sulit untuk mendapatkan pinjaman usaha yang besar.

Nah, di pinjaman melalui P2P Lending, biasanya akan lebih mudah mendapatkan pinjaman dalam jumlah besar. Namun, tentu saja semua itu tergantung dari hasil penilaian kredit.

Pinjaman Fintech P2P KoinBisnis dari KoinWorks

Di KoinBisnis dari KoinWorks, kamu bisa memiliki modal tambahan untuk usaha mulai dari Rp5 juta hingga Rp2 miliar.

Tak hanya itu, jika meminjam dana usaha di KoinBisnis, kamu juga tidak akan dikenakan biaya pinaliti ketika ingin melunasi pinjaman lebih awal.

Bunga yang ditawarkan terbilang rendah mulai dari 0,75% per bulan, dan tenor juga fleksibel dipilih hingga 24 bulan.

Semua proses pengajuan juga mudah di askes, kamu hanya tinggal unduh aplikasi KoinWorks, selesaikan proses registrasi, dan ajukan pinjaman melalui online.

KoinWorks sendiri merupakan Super Financial App yang menyediakan beragam produk finansial, salah satunya KoinBisnis yang menjadi solusi pinjaman modal usaha tambahan bagi UKM Indonesia.

Syarat Mengajukan KoinBisnis dari KoinWorks
syarat mengajukan koinbisnis dari koinworksCara Kerja KoinBisnis

Cara Kerja KoinBisnis

 

Simulasi Pinjaman KoinWorks
Ketahui maksimum pinjaman dan cicilan per bulan
+62
Estimasi jumlah maksimum pinjaman

Rp

Estimasi cicilan bulanan
  • Tenor 6 bulan: Rp
  • Tenor 12 bulan: Rp
  • Tenor 24 bulan: Rp

Install aplikasi KoinWorks dan mulai ajukan pinjaman di KoinBisnis!

Ajukan Pinjaman Sekarang


4. Modal Pinjaman dari Koperasi

Koperasi Simpan Pinjam (KSP), menjadi cara mendapatkan pinjaman usaha selanjutnya yang bisa diterapkan.

Koperasi secara sederhana adalah sebuah organisasi bidang ekonomi yang dijalankan demi kepentingan bersama.

Adapun, dalam kegiatannya koperasi biasanya menjalankan segala kegiatan simpan-pinjam berdasarkan asas kekeluargaan.

Memang, pinjaman di koperasi biasanya hanya ditujukan khusus untuk para anggota.

Tapi, jika kamu ingin meminjam dana modal usaha, tenang saja karena kamu bisa kok mengurusnya dengan mudah.

Nantinya, jika kamu sudah mengajuan pinjaman di koperasi, status kamu akan berubah menjadi calon anggota koperasi.

Hal-hal lengkap dan lebih mendalam perihal koperasi, sudah kami bahas secara lebih tuntas pada artikel berikut ini.

Kamu akan menukan bagaimana syarat dan cara melakukan pengajuan pinjaman di Koperasi pada artikel tersebut.


5. Pinjaman Modal Usaha dari Pemerintah (KUR: Kredit Usaha Rakyat)

Kredit Usaha Rakyat (KUR), adalah sebuah layanan kredit atau pembiayaan yang diberikan oleh Pemerintah Indonesia, bekerja sama dengan perbankan, ditujukan untuk Usaha Mikro Kecil, Menenah dan Koperasi atau UMKMK.

KUR sendiri meliputi berbagai macam bentuk usaha, terutama usaha yang bergerak di bidang pertanian, perikanan, kehutanan hingga usaha jasa simpan pinjam.

KUR dikenal sebagai cara mendapatkan modal usaha yang menawarkan bunga paling rendah lho, karena disubsidi oleh pemerintah.

Lalu, apa tujuan dari adanya KUR?

Tujuan adanya KUR sebenarnya adalah untuk menciptakan lapangan pekerjaan bagi UMKM hingga memberantas kemiskinan.

Maka dari itu, pemerintah juga menerbitkan berbagai kebijakan dalam pengembangan dan pemberdayaannya, yang memiliki tujuan untuk meningkatkan sektor riil dan memberdayakan UMKMK.

Beberapa kebijakan yang dimaksudkan adalah sebagai berikut:

1. Pengembangan kewirausahaan
2. Peningkatan akses pada sumber pembiayaan
3. Peningkatan pasar produk UMKMK
4. Reformasi regulasi dari UMKMK


Rekomendasi KUR untuk Pinjaman Modal Usaha

1. KUR BRI

KUR BRI merupakan pinjaman usaha mikro yang bunganya mendapatkan subsidi dari pemerintah.

Nah, pinjaman KUR BRI ini sangat cocok bagi kamu yang baru mulai merintis usaha, karena cicilannya relatif rendah.

Adapun, besaran plafon paling kecil dari KUR adalah Rp25 juta, dan termasuk daalam KUR Mikro BRI.

Syarat Mengajukan Pinjaman KUR BRI

  • Memiliki usaha produktif dan layak, secara aktif minimal 6 bulan.
  • Tidak sedang menjakanan kredit dari perbankan lain kecuali kredit konsumtif seperti KKB, Kartu Kredit dan KPR dan mampu melampirkan dokumen-dokumen berikut; KTP, Kartu Keluarga (KK), dan Surat Izin Usaha

2. KUR Mandiri

Sama seperti pinjaman modal usaha sebelumnya, KUR Mandiri juga merupakan alternatif yang bunganya diberikan subsidi oleh pemerintah.

Pinjaman ini sangat berguna dan cocok dijadikan solusi modal bagi para pengusaha mikro.

Adapun karena disubsidi pemerintah, bunga yang ditawarkan juga relatif rendah yaitu 7% per tahun.

Bank Mandiri sebagai akses penyedia pinjaman, menawarkan beberapa jenis KUR yaitu:

  • KUR Mikro: memiliki kredit maksimal hingga Rp25 juta dengan tenor maksimal 2 tahun.
  • KUR Ritel: memiliki kredit di atas Rp25 juta sampai dengan maksimal Rp200 juta, dengan jangka waktu maksimal 3 tahun untuk kredit modal kerja dan 5 tahun untuk kredit investasi.
  • KUR Penempatan TKI: memiliki kredit maksimal hingga Rp25 juta, dengan jangka waktu disesuaikan dengan masa kontrak kerja atau maksimal 12 bulan.
  • KUR Khusus: memiliki limit di atas Rp25 juta sampai dengan Rp500 juta, diberikan kepada kelompok yang dikelola secara bersama dalam bentuk cluster dengan menggunakan Mitra Usaha untuk komoditas perkebunan, peternakan dan perikanan rakyat.


Syarat Mengajukan Pinjaman KUR Mandiri

untuk KUR Mikro dan KUR Ritel:

  1. Calon Debitur/ Debitur tidak memiliki kredit atau;
  2. Calon Penerima KUR Mikro dan Kecil dapat sedang menerima kredit/pembiayaan yaitu KUR pada penyalur yang sama, kredit kepemilikan rumah, kredit/leasing kendaraan bermotor, kartu kredit, dan resi gudang dengan kolektibilitas lancar;
  3. Dalam hal Calon Debitur/ Debitur masih memiliki baki debet Kredit Produktif dan/ atau Kredit Program di luar KUR tetapi yang bersangkutan telah melunasinya, maka diperlukan Surat Keterangan Lunas/ Roya dengan lampiran cetakan rekening Koran dari Bank Sebelumnya;
  4. Tidak masuk Daftar Hitam Nasional Penarik Cek dan/ atau Bilyet Giro Kosong;
  5. Usia Calon Debitur minimal 21 tahun atau sudah menikah (dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Akte Kelahiran/ Surat Kenal Lahir atau Kartu Keluarga (KK) atau Surat Nikah dari Instansi yang berwenang) dan saat kredit lunas usia maksimal 60 tahun;
  6. Mempunyai usaha produktif dan layak yang telah berjalan 6 (enam) bulan.

Biasanya ketika kamu sudah menyerahkan berkas-berkas yang dibutuhkan, nantinya pihak bank akan melakukan survei terhadap usaha milikmu.

Nah, disaat survei itulah, bank akan melihat apakah usaha kamu layak diberikan Kredit Usaha Rakyat atau tidak.

Jika nantinya kamu layak dan memenuhi syarat, maka pinjaman akan segera dicairkan.


Kelebihan dan Kekurangan KUR

Berikut adalah kelebihan yang bisa kamu rasakan jika meminjam dari KUR

  • Bunga Kecil

Berbeda dengan layanan perbankan, jika meminjam melalui KUR biasanya akan mendapatkan bunga yang lebih rendah.

Bahkan di tahun 2020 lalu, besaran bunga KUR turun mencapai 6%, lho.

  • Tidak Memerlukan Agunan*

Untuk pinjaman di bawah Rp25 Juta biasanya tidak diperlukan agunan/jaminan, lho.

Namun, perihal ini sebaiknya dikonfirmasi kembali kepada pihak bank, karena lain bank umumnya memiliki ketentuan berbeda.

Berikut adalah kekurangan yang bisa kamu rasakan jika meminjam dari KUR

Penilaian Selektif

Dalam memilih calon peminjam, KUR memiliki penilaian yang sangat ketat. Di mana biasanya perusahaan-perusahaan yang kurang dari setahun akan kesulitan untuk mengajukan pinjaman.

Maka dari itu, KUR dinilai kurang fleksibel untuk usaha-usaha yang belum berdiri lama.


6. Pinjaman dari E-Commerce, Dompet dan Bank Digital

E-commerce yang ramai muncul saat ini, juga menawarkan pinjaman modal usaha untuk penggunanya.

Biasanya, mereka akan bekerja sama dengan merchat yang berjualan di platform mereka.

Nah, dengan kerja sama tersebut, pihak e-commerce bisa menggunakan data dan menawarkan pinjaman dari mitra penyedia pinjaman.

Tidak hanya itu, dompet digital juga sekarang ini sangat populer digunakan masyarakat Indonesia karena kepraktisannya.

Bukan sebagai alat pembayaran saja, tapi sekarang mereka juga menawarkan pinjaman berupa cicilan tanpa kartu kredit atau PayLater.

Kamu bisa memanfaatkan hal ini sebagai modal usaha untuk biaya pengeluaran operasional.

1. Tokopedia Pinjaman Modal

Sebagai salah satu e-commerce terbesar dan populer digunakan di Indonesia, Tokopedia juga menawarkan cara mendapatkan modal usaha kepada para merchantnya.

Dalam hal ini, Tokopedia Pinjaman Modal bekerja sama dengan mitra penyedia pinjaman, jadi bukan pihak Tokopedia-lah yang memberikan pinjaman.

Dalam hal ini, sekarang Tokopedia bekerjasama dengan 24 perusahaan mitra penyedia pinjaman, salah satunya KoinWorks, lho.

Adapun karena bekerja sama, nantinya merchant akan lebih mudah mengajukan pinjaman, karena tinggal melakukan sinkronisasi data.

Proses pengajuan pinjamannya adalah sebagai berikut:

  1. Calon peminjam menentukan jumlah dan tenor pinjaman;
  2. Penawaran pinjaman dari mitra Tokopedia akan muncul untuk dipilih;
  3. Peminjam mengajukan kredit usaha ke mitra Tokopedia penyedia pinjaman yang paling sesuai.

 

Syarat utama mengajukan pinjaman di Tokopedia

  1. Penjual aktif yang memiliki toko online di Tokopedia minimal 6 bulan, dan penjualannya juga baik;
  2. Penjual harus setuju dan memberikan izin kepada pihak Tokopedia untuk mengolah data transaksi dan lainnya selama 6 bulan terakhir untuk diteruskan kepada mitra penyedia pinjaman terkait.

2. OVO PayLater

Di zaman seperti sekarang, setiap orang bisa dengan mudah mengakses dompet digital.

Salah satu dari dompet digital tersebut adalah OVO.

Nah, tidak hanya digunakan untuk transaksi sehari-hari, tapi ada juga yang namanya OVO PayLater, yang merupakan cicilan tanpa kartu kredit.

Dengan pinjaman tersebut kamu bisa melakukan transaksi di merchant OVO, tentu ini bisa digunakan sebagai pinjaman modal usaha skala kecil, seperti pengeluaran operasional sehari-hari.

Tapi, sayangnya limit yang diberlakukan cukup rendah, jadi tak bisa digunakan bagi kamu yang membutuhkan modal besar.

Maka dari itu, banyak orang yang memilih untuk memakai kartu kredit saja dibandingkan paylater semacam ini sebagai cara mendapatkan modal usaha.

Namun tentu, tidak semua memiliki kartu kredit, bukan?

Adapun, OVO PayLater memberikan limit cicilan kepada pengguna OVO, dan nasabah bisa mencicil dengan pilihan tenor 3, 6, hingga 9 bulan tanpa jaminan.


3. Jenius Flexi Cash

Apa itu Jenius Flexi Cash?

Flexi Cash adalah fasilitas pinjaman dana tunai tanpa jaminan yang ada di aplikasi Jenius.

Dengan fasilitas ini, kamu sebagai pengguna jenius akan bisa mengakukan online lewat aplikasi dan langsung cair ke dalam rekening dalam 24 jam jika disetujui.

Tapi sayangnya, hanya nasabah terpilihlah yang mendapatkan fasilitas ini.

Nantinya, pihak jenius lah yang akan melakukan penilaian apakah kamu berhak mendapatkan Flexi Cash atau tidak.

Biasanya, mereka akan melihat berapa banyak saldo yang kamu miliki dan transaksi yang kamu lakukan.

Plafon kredit yang bisa didapatkan melalui Flexi Cash juga tidak main-main, bisa maksimal Rp50 juta dengan masa cicilan paling lama 36 bulan.

Bunga yang ditetapkan untuk setiap pinjaman adalah 1% hingga 2% per bulannya.


7. Pinjaman Kredit Tanpa Agunan

Walaupun banyak sekali cara mendapatkan modal usaha, tetapi resiko yang harus diambil cukup besar jika harus memberikan barang jaminan.

Oleh karena itulah, banyak pengusaha yang mencari pinjaman modal untuk usaha berupa Kredit Tanpa Agunan atau KTA.

Sebenarnya, saat ini sudah cukup banyak bank ataupun lembaga keuangan resmi yang memberikan fasilitas pinjaman modal usaha tanpa agunan.

Tetapi kamu harus berhati-hati jika akan mengajukan pinjaman seperti ini.

Kamu harus benar-benar mengecek syarat dan ketentuan-ketentuan yang ditetapkan oleh bank atau lembaga keuangan tersebut.

Pastikan kamu mengetahui setiap detail dari pasal-pasal yang ada sehingga Anda tidak akan menyesal di kemudian hari.

Perhitungkan Hal – Hal Ini Sebelum Mengajukan Pinjaman Kredit Tanpa Agunan (KTA)

Kamu tentunya harus mencari bunga yang sekecil mungkin agar beban tidak berat.

Lalu, jangan hanya memperhatikan angkanya saja, tetapi perhatikan kondisi dari bunga tersebut karena bisa mempengaruhi total beban yang harus ditanggung.

Pertama adalah periode bunga tersebut.

Biasanya bank menetapkan bunga per bulan, tetapi ada juga yang menetapkannya per dua minggu atau harian.

Hal ini harus diperhitungkan baik-baik karena bisa saja bunga 2% per bulan lebih menguntungkan dari 0,1% per hari.

Jadi, gunakan akal sehat dan perhitungan yang benar agar kamu tidak salah memilih pinjaman modal usaha.

Kedua adalah sistem pembungaan.

Pada umumya ada dua sistem yang biasa digunakan untuk menarik bunga dari suatu pinjaman yaitu sistem flat dan sistem bunga progresif.

Sistem flat adalah bunga yang ditarik secara tetap dari jumlah awal pinjaman.

Sistem progresif, bunga yang dibebankan akan bergerak sesuai dengan saldo pinjaman terakhir.

Pilih Bunga Sistem Flat atau Progresif?

Bunga flat memiliki keuntungan lebih mudah untuk diprediksi dan bebannya tidak berubah dari waktu ke waktu.

Sebagai contoh, jika kamu dibebankan dengan bungat flat 2% per bulan, maka beban bunga yang harus dibayar setiap bulan adalah sebesar 2% dari jumlah total pinjaman.

Kondisi ini akan terus berlanjut hingga akhir masa pinjaman modal usaha kamu.

Bunga progresif biasanya lebih tinggi dari bunga flat dan lebih sulit diprediksi karena bunganya akan dihitung dari saldo pinjaman terakhir kamu.

Sebagai contoh, kamu dibebankan dengan bunga progresif 2,5% per bulan.

Jika bulan ini saldo pinjaman kamu Rp10 juta, maka beban bunga untuk pembayaran bulan ini adalah Rp250 ribu.

Jika kamu telah melakukan pembayaran dan saldo pinjaman kamu pada bulan selanjutnya menjadi 8 juta, maka beban bunga selanjutnya adalah Rp200 ribu.

Bunga progresif hanya akan menguntungkan jika kamu mengangsur dengan jumlah besar dalam jangka waktu yang singkat sehingga saldo pinjaman berkurang cukup besar dari waktu ke waktu.

Jika kamu mengangsur dalam jumlah kecil, maka total bunga yang harus dibayar bisa cukup besar.

Kondisinya bisa lebih parah jika kamu menunggak dan terkena beban biaya keterlambatan yang justru meningkatkan saldo pinjaman sehingga bunga yang harus dibayarkan menjadi lebih tinggi.


Nah, itulah beberapa tempat yang bisa kamu jadikan alternatif untuk melakukan peminjaman uang dalam memenuhi kebutuhan pribadi atau pinjaman modal usaha.

Pilihlah sumber pinjaman uang yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan yang kamu miliki.

Semoga bermanfaat. 🙂

Firda
As Firda enters her twenties, financial things become exciting stuff for her. Born with no golden steps on her shoes, make her sticks a big goal in life: financial freedom. So here it is, she's digging more and more knowledge to reach her goal. Then, share it with you through something she loves: words. P.S: If you find her nodding head behind the laptop, don't be surprised. She's just following the beats of music.
0 0 vote
Article Rating

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar

Langganan via Email​

Dapatkan Tips dan Berita Keuangan Gratis di Inbox Anda​

Super Financial App yang
membawamu #MelangkahLebih